NovelToon NovelToon
Berpindah Dunia, Kupilih Teori Ku Sendiri

Berpindah Dunia, Kupilih Teori Ku Sendiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Isekai / Epik Petualangan
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: TrueRuler

Cerita tentang seseorang yang berasal dari Indonesia berpindah ke sebuah dunia fantasy, dimana terlihat gunung berbentuk pedang dan pulau melayang itu biasa. Untuk bertahan hidup dia yang tak memahami kemampuan peningkatan di fiksi memililih menggunakan Teknik dari Indonesia yang menggunakan Tenaga Dalam yang dia ubah beberapa caranya. Isi dari novel ini hanya perjalanannya mencari cara untuk membuat kemampuan tenaga dalam milik Indonesia bisa menyaingi peningkatan kemampuan di dunia tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon TrueRuler, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 18: Cabang

Marisa terus batuk.

“Uhuk… Uhuk… Uhuk”

Cakra yang melihat langsung mengalirkan energinya ke Marisa.

“Tahan”

“Ugh… Panas”

“Aku akan mengarahkan pembentuknya inti tenaga dalammu kembali”

Cakra mengalirkan energi kedalam tubuh milik Marisa, tapi keadaan Marisa rupanya cukup sulit dikarenakan energi miliknya mengamuk. Cakra mengatakan Marisa untuk tetap tenang.

“Tenanglah!”

“Tapi ini sangat panas”

“Aku merasa tubuhku terbakar dari dalam”

“Fokus!”

Cakra masih terus membantu membentuk energi milik Marisa agar tak meledakkan tubuhnya. Marisa mulai tenang, dirinya mulai bisa mengarahkan energi miliknya walau pikirannya kacau karena panas. Terlihat didalam tubuhnya energi ungu miliknya dipisahkan menjadi energi biru dan merah. Lalu Marisa dengan bantuan Cakra memisahkan lagi energi merah menjadi energi emas yang menjadi dasar tenaga alam dan asap hitam pun keluar dari tubuh Marisa.

“Bagus!”

“Kau harusnya bisa langsung masuk ke tingkat merasakan alam sekarang”

“Ugh… Ya” Marisa meringis.

Marisa mengalirkan energi untuk membentuk inti tenaga dalamnya, dengan tenaga alam dia kurung untuk bersiap. Inti tenaga dalam berhasil terbentuk, dalam kondisi kosong Marisa langsung mengalirkan tenaga alam kedalamnya. Lalu sisa energi tenaga dalamnya mengikuti untuk menyeimbangkan.

“Bagus”

“Kau sudah masuk ke tingkat pertama”

Setelah benar benar mulai berputar, Cakra melepaskan bantuannya dan membiarkan Marisa menstabilkan levelnya.

“Aku akan membiarkanmu menstabilkan diri”

Cakra pergi ke dapur sambil berbicara sendiri…

“Aneh”

“Di tubuh mereka sama sekali gak ada bekas inti tenaga dalam”

“Apakah di dunia ini inti tenaga dalam milik mereka itu menghilang… ”

“Hanya saja keadaan tubuh mereka sepertinya memiliki berkas tenaga alam”

“…..”

“Anak ini…. Rupanya tak sepertiku yang langsung stabil hanya dalam beberapa jam”

“Sepertinya karena dia langsung masuk ke tingkat berikutnya”

Beberapa hari berlalu Cakra di alam mimpinya telah mendapatkan koordinat dan sedang dalam perjalanan. Dia menemukan sebuah Bintang tua, dimana Bintang tua tersebut sedikit lagi akan mengalami proses supernova. Cakra menggunakan percepatan waktu untuk melihatnya Bintang tersebut terbentuk. Cakra menghabiskan banyak waktu dengan percepatan alam mimpi untuk mengalami langkah demi langkah sendiri.

“Sedikit lagi akan terbentuk” Cakra bersemangat.

Inti Bintang neutron mulai terbentu gaya Tarik menarik pun muncul.

“Ini benar benar mirip dengan cara yang kupikirkan”

“Inti yang terbentuk dari benturan dua elemen berbeda”

“….”

“Hmm sepertinya sudah selesai aku akan menyerap energi dari bintang ini”

Cakra duduk bersila di atas Bintang tersebut, dan dirinya terbangun melihat energi milik Marisa sudah sangat stabil.

“Sepertinya dia akan terbangun sebentar lagi…”

“Aku akan memasak”

Cakra pergi kedapur menyiapkan sarapan, dirinya melihat sebuah roti.

“Eh sepertinya putri itu membuat sebuah roti”

“Tapi kapan dirinya meletakkan ini?”

“….”

“Ah sudahlah”

Cakra mengambil roti tersebut dan menyadari roti ini cukup lembut.

“Hmm sepertinya aku akan memanggang roti ini”

Cakra mengambil sebuah batu untuk alas panggangan yang dia temukan.

“Hmmm”

“Mari gunakan rune panas saja diatas”

Cakra mengukir di batu tersebut sebuah rune, dirinya memastikan rune tersebut dengan mengalirkan sedikit tenaga dalamnya.

“Bagus”

“Ditambah waktunya sepertinya bisa kuatur”

“….”

“Mari mulai”

Memotong roti menjadi beberapa bagian tipis

Memastikan suhu batu tepat.

Setelah suhu tepat meletakkan roti diatasnya

Mengambil tomat memotong, masukkan ke kuali dengan sedikit air

Tambahkan telur kedalam tomat dan sedikit garam

Balikkan roti

Setelah tomat lembek hancurkan bersama dengan telur dan tunggu beberapa saat

Selesai untuk saus

Roti pun harusnya sudah siap.

Cakra meniriskan makanan tersebut, setelah itu membawa makanan ke meja.

“Makanlah”

“Aku tau kau sudah bangun”

“Eh” Marisa membuka mata.

“Jadi kau sadar”

“Aku hanya ingin lebih cepat kembali ke tingkat kemampuanku”

“Jangan terburu buru”

“….”

“Bagaimana dengan dunia mimpimu?”

“Aku mendapatkan hanya sebuah pohon” Marisa menjawab.

“Pohon?” Cakra dengan ekspresi terkejut.

“Ah ya sudah lah”

“Kurasa tiap orang memang berbeda”

“Oh iya… ini roti milikku” Marisa sambil menggigit roti miliknya

“Aku gak mengira bisa dimasak seperti ini”

“Bagaimana apakah enak?” Cakra bertanya.

“Ya ini cukup enak dibanding yang biasa dihidangkan di kediamanku”

“….”

“Roti soalnya gak pernah dijadikan makanan seperti ini”

“Kami biasa memakan ini hanya untuk perjalanan jauh, itupun biasanya keras dan tidak ada rasa”

“Oooh…”

“Sepertinya peradaban kalian masih belum berhasil meningkatkan makanan dan jenis pengolahannya”

Marisa sambil menggigit roti “Ya”

Marisa tiba tiba melihat ke Cakra.

“Apa yang akan kau lakukan hari ini?”

“Aku” Cakra menunjuk dirinya sendiri.

“Sepertinya aku akan memadatkan intiku”

“Inti bisa dipadatkan?” Marisa dengan wajah polosnya.

“Oh aku belum memberitahumu” dengan wajah berbinar.

“Ini adalah cara selanjutnya”

“Rencanaku aku akan mengubah diriku menjadi dunia berjalan yang bisa memproduksi tenaga dalam untukku sendiri”

“Kau…”

“Bukankah itu akan sulit?”

Cakra memegang kepalanya.

“Ya tapi aku telah mensimulasikan keadaannya”

Cakra angkat dan membereskan wadah makan. Marisa berbicara.

“Tunggu…”

“Biarkan aku yang mencucinya kali ini”

“Hmm apakah kau paham?”

“Emmm.. tidak”

“Tapi aku mengintipmu jadi menurutku aku paham”

“Hmm baiklah”

“Aku akan keluar untuk mengecek jebakan dan mencari beberapa tumbuhan”

“Setelah itu baru kuajari kau”

“Baik”

Cakra meletakkan piring dan mangkuk saus lalu menghilang keluar gua, dirinya dengan lihat menghindari mata para Knight yang masih melakukan penyisiran. Ketika sampai di jebakan Cakra melihat sebuah batu yang memiliki sedikit efek petir.

“Hmm Binatang kali ini sepertinya menghasilkan sesuatu yang menarik”

“Untuk dagingnya terlihat di bagian kepala gosong”

“Apakah karena batu ini?”

Cakra yang merasakan keberadaan orang lain langsung menggunakan tenaga alam untuk menyembunyikan dirinya.

“Hmmm”

“Ini lebih praktis untuk menyembunyikan tubuh”

“Walau hanya beberapa menit”

"Ugh... ini menyangkut"

Cakra mengeluarkan parang...

"Kalau menyangkut ya tebas saja"

"Hehe"

Cakra dengan cepat mengangkat Binatang itu kembali ke gua. Dirinya mengatakan temuannya kepada Marisa.

“Aku masih melihat para knight”

“Dan dari percakapan mereka sepertinya mereka menyebutkan pangeran”

Marisa kaget.

“Pangeran?”

“Rupanya benar mereka kemungkinan orang orang pangeran”

“Aku harus meningkatkan kemampuanku”

“Oh iya lihat ini”

Marisa memperlihatkan dirinya yang mampu memadatkan tenaga alam.

“Ini”

“Bagaimana menurutmu”

“Sepertinya kalian memiliki afinitas dengan tenaga alam lebih tinggi karena itu sudah bisa memadatkannya pada tahap pertama merasakan alam”

“….” Cakra seperti berpikir.

“Aku akan mulai memadatkan inti sekarang”

“Kalau begitu aku akan menjagamu”

Cakra duduk di rune yang pernah digunakan untuk menahan rasa sakit. Dirinya mulai bersiap, saat dirinya akan mulai fokus batu petir yang dia temukan melayang diatas kepalanya.

“Batu ini…”

“Sepertinya bisa kuserap sedikit”

Cakra masuk ke keadaan sangat fokus, dirinya mulai membuat bagian intinya mengalami stagnasi sehingga tidak berputar. Sedangkan bagian luarnya masih terus menarik…

1
Nawadipta
konsep pencipta kanuragan dan melawan polusi lumayan.
Rulers???: siap, aku memang coba bikin ceritanya yang beda sih
total 5 replies
Nawadipta
Hiss...
Rulers???: wkwkwkwk elemen Indonesia nya biar kerasa🤣
total 1 replies
Nawadipta
MC, MC. MC.
Hiss memang lagi mode survival tapi jangan kebanyakan atuh...
Nawadipta: hah, minecraft 😂🙏
tapi, oke ditunggu...
total 2 replies
Nawadipta
eits langsung tau ilmu baru, hmmm latar belakang hebat nihh.
Rulers???: yep MC suka belajar dan naik gunung jadi dia banyak mikirin teori 😅
total 1 replies
rintaanastasia41
di dunia ini, ada 2 alam yang saling berdampingan. Jadi agak heran, sih kalau kita ke alam "mereka" lihat berbagai bentuk.
Rulers???: oooh mau santai dulu kah? baca episode ku yang lain dong udah bagus atau nggak 😅
total 7 replies
this that PINK VENOM
.
Rulers???: halo kak selamat datang 😅
total 1 replies
THE GIRL COOL😑
nagusss cakra🤣
Rulers???: eh ada salah ketik kah 😅
total 1 replies
SecretivePlotter
kebalik bang, di buat keterangan dipisah, kalo di buat kata kerja baru digabung
Rulers???: Iya sih yang ini masih sering salah, penggunaan kata kerja sama keterangan aku sering lupa dan ini masih belum diperbaiki sampai sekarang, susah tapi kuusahakan 😅
total 1 replies
SecretivePlotter
sebut aja namanya kan udah disebut
Rulers???: Makasih kak buat dukungannya baru dapet pembaca yang merhatiin soalnya 😅
total 2 replies
SecretivePlotter
gak usah bergantung ama sistem apalah
Rulers???: bener 🤣
total 3 replies
SecretivePlotter
agni nama cewek
Rulers???: Aku merasa terlalu ke barat baratan kalau makai ifrit dan agak jelek sih, karena itu pakai Agni, karena aku coba cari nama yang asal katanya Indonesia buat karakter utama😅
total 5 replies
SecretivePlotter
padahal kalimantan juga hijau full sawit🤭
Rulers???: wkwkwkwk berusaha mengambil sisi positif 😅
total 1 replies
SecretivePlotter
aku adalah tuhan tuhan adalah aku, manunggaling kawulo gusti😎 puncak makrifat
Rulers???: wkwkwkwk konsepnya gak sampai situ sih 😅
total 1 replies
SecretivePlotter
kutak itu apa bang?
Rulers???: "Ku tak" sih harusnya agak diberikan spasi ini bentuk penolakan terhadap keadaan😅
total 1 replies
Litchy Aechadia
Kak ini udah bagus asli, MC nya agak konyol, saran dariku koreksi penulisan nya lagi ya kak, biar bisa lolos editor, semangaat 💪😄
Rulers???: Terima kasih
total 1 replies
THE GIRL COOL😑
ini bacaan mirip naruto😍😍😍😍
Rulers???: hehe makasi 😅
total 1 replies
THE GIRL COOL😑
kak eamang tulisan nya Dar.... atau DUAR!!!!!
Rulers???: Dar, kalau duar itu ledakan yang nyebapin api rencananya bedain dikit 😅
total 1 replies
THE GIRL COOL😑
gue kalau jadi guru nya mau bilang "bagus... kamu berhasil👍👍👍"
THE GIRL COOL😑
bunga untuk mu🤭
THE GIRL COOL😑
bagus lanjutkan 👍
Rulers???: Terima kasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!