NovelToon NovelToon
Penakluk Hati

Penakluk Hati

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: wilda ellen

*Sekuel dari cerita "Ada pelangi sehabis hujan"


Juna, seorang pria yang sangat menggilai pekerjaan, hari-harinya hanya dilalui dengan pekerjaan. Baginya pekerjaan adalah hal yang terpenting dalam hidupnya setelah keluarganya.

Orang tuanya berusaha mencarikan jodoh untuknya. Tapi, setiap wanita yang datang untuk dijodohkan padanya semuanya gagal. Menurut Juna wanita itu tidak ada yang menarik baginya. Padahal wanita yang dijodohkan padanya wanita yang cantik dan tampak seksi.

Wanita seperti apa yang dapat menaklukkan hati Juna? Seorang pria yang menggilai pekerjaan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wilda ellen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak menyangka bertemu dengannya

Kini Icha melakukan aktivitas seperti biasanya. Dia menyibukkan dirinya di toko kuenya. Tapi, setiap pagi sebelum dia ke toko kuenya dia menyempatkan dirinya melihat bengkel dan showroom mobil nya.

"Ya sudah aku ke toko dulu. Jer, kalau ada yang perlu aku tandatangani , seperti biasa kirim ke toko ya!" ucap Icha yang sudah berdiri di samping pintu mobilnya.

"Oke, Cha!" jawab Jerry. Jerry dan Icha umurnya sama, Icha sangat senang kalau Jerry memanggil namanya, supaya mereka tampak lebih dekat.

Icha pun langsung melajukan mobilnya menuju toko kuenya. Saat dia turun dari mobilnya, dia melihat suasana toko kuenya sudah rame.

Setelah melihat suasana toko kuenya, Icha masuk kedalam ruangannya, karena dia harus memeriksa pembukuannya.

Drt...drt...drt..

Baru saja Icha duduk di kursinya, dia mendengar teleponnya berbunyi. Dia melihat yang memanggilnya adalah Isabella, sahabatnya.

"Icha sayang, yuk nanti siang kita ke mall!" ajak sahabatnya.

"Boleh, Romi ikut?"

"Iya. Nanti siang kami jemput kamu ya! Mobil mu tinggalkan saja!"

"Baiklah! Ya, sudah aku kerjakan dulu pekerjaan ku!

"Oke Icha sayang!"

Setelah sambungan teleponnya mati, Icha langsung mengambil buku pembukuannya. Di lihat dari caranya, Icha sangat serius, mengerjakan pekerjaannya.

***

Icha dan kedua sahabatnya sedang berada di mall. Mereka jalan sambil penuh canda tawa. Mereka akan masuk ke toko kalau ada tulisan diskon.

"Hei, apa kalian akan mencoba semua baju yang di mall ini!" tanya Romi dengann kesal, karena sudah 5 toko yang mereka masuki. Mereka banyak mencoba baju, tapi ujung-ujungnya hanya membeli 2 baju saja.

"Hahaha. Ya tidaklah, Rom!" jawab Isabel

"Ayok, cepat! Aku sudah lapar!" ucap Romi sambil mengelus perutnya.

"Baiklah Romi sayang!" ucap Icha dan Isabella serentak, sambil ketawa.

***

Icha dengan kedua sahabatnya berada di salah satu restoran yang di dalam mall. Mereka memasang makan yang ingin mereka makan.

"Aku ke toilet dulu!" ucap Icha.

"Oke!" jawab Isabella.

Saat di berjalan ke toilet, dia menabrak seorang wanita yang tampak kelihatan tua, kira-kira umurnya seperti mamanya. Tapi, kelihatannya seperti modis. Icha, hampir terjatuh, kalau dia tidak memegan meja untuk menopang tubuhnya, pasti Icha sudah jatuh ke lantai.

"Hei, apa kamu tidak punya mata!" bentak wanita itu.

Semua pengunjung restoran itu memandang mereka.

"Maaf, Tante saya tidak sengaja!" ucap Icha.

Ketika mendengar suara wanita itu marah, teman-temannya yang tidak jauh darinya menghampirinya.

"Jeng kamu kenapa?" tanya salah satu teman wanita itu.

"Ini, perempuan ini jalan tidak menggunakan mata, dia menabrak aku!" ucap wanita itu. Teman-temannya langsung melihat Icha.

Saat dari mereka melihat, teman-temannya terkejut siapa ya g didepan mereka. Apalagi salah satu dari mereka menyebut namanya.

"Icha!" gumamnya. Walaupun kecil suaranya, Icha masih bisa mendengar. Icha yang tadi fokus melihat wajah wanita yang di tabraknya itu, langsung melihat kearah teman-temannya wanita itu.

Icha, sangat kaget, melihat siapa yang dihadapannya. Dia tidak menyangka akan bertemu dengan orang, yang ingin dihapuskannya dalam hidupnya. Dia menatap wanita itu, tapi teman-teman perempuan itu berbisik padanya.

"Jeng Keth, bukannya itu putri mu?" bisik salah satu dari mereka. Tapi, dari salah satu mereka yang memang sangat dekat dengan Icha dari kecil, langsung menyapanya.

"Icha sayang!" ucap salah satu teman mamanya sambil datang memeluknya.

"Tante Rosa!" sapa Icha.

Tante Rosa adalah sahabat papa nya Icha sejak kuliah. Dia memang sangat dekat dengan Icha. Dia juga tahu bagaimana Ketrin memperlakukan Icha. Dia tahu dari sahabatnya itu, papanya Icha. Papanya Icha juga, sahabat dari suaminya Rosa. Di hanya pura-pura saja tidak tahu, bagaimana perbuatan Ketrin pada Icha, karena permintaan papanya Icha.

Tante Rosa lah yang selalu menitip hadiah ulang tahun untuk Icha.

"Kalian kenal anak muda ini?" tanya wanita itu dengan bingung.

"Jeng Raya, ini putri pertama jeng Ketrin loh!" ucap nya Tante Rosa.

"Maaf, Tante saya tidak sengaja!" ucap Icha, sebelum Tante Raya yang di tabrakanya bertanya pada mamanya.

"Baiklah, saya maaf kan! Itu semua karena saya kenal baik dengan mama kamu!" ucap Tante Raya dengan sinis.

"Maaf, say permisi dulu!" ucap Icha dingin. Dia tidak memandang mamanya sekalipun.

Mamanya hanya bisa menatap kepergian putrinya. Dia melihat ada sedikit perubahan dari putrinya saat ini. Tapi, dia tidak tahu apa yang berubah.

***

Saat dari keributan kecil tadi, ternyata ada 4 mata yang melihat kejadian itu, karena dia duduk tidak jauh dari meja para wanita sosialita itu.

Dia ingin sekali datang menolong Icha, tapi.saat dia bangkit dia melihat salah satu teman wanita tadi, ada mamanya Icha. Dia ingin tahu, bagaimana hubungan Icha bersama mamanya.

Saat Icha ke toilet dia juga mengikuti Icha.

"Boni, kamu tunggu disini!" perintahnya.

"Baik, bos!" jawab Asistennya.

Ternyata pria itu adalah Juna, dia sebenarnya tidak menyangka akan bertemu Icha di dalam restoran itu.

Dia memang melihat Icha dan dua temannya masuk. Sebenarnya, dia ingin sekali menyapa Icha, tapi karena dia lagi ngobrol bersama klien nya membuat dia tidak bisa langsung menyapa Icha.

Sewaktu kliennya pergi, Juna ingin menghampiri Icha. Saat dia mau bangkit, dia kaget Icha dibentak sama seorang ibu sosialita. Juna tahu itu adalah wanita sosialita, karena mejanya tadi tidak jauh dekat dengannya, dia sempat sekilas melihat ibu itu bersama teman-temannya.

***

Didalam toilet Icha termenung, dia mengingat bagaimana jumpa dirinya dengan ibunya. Tanpa sadar, air matanya telah keluar.

Dia jadi teringat masa lalunya yang ingin dilupakannya.

Hiks...hiks...

"Akh..." Icha menangis dan sambil berteriak kecil.

"Kenapa jumpa dengannya, sih! Pa, aku tidak mau orang mengenal aku sebagai putrinya. Aku hanya ingin orang mengenal ku sebagai putri dari papa!" ucapnya lirih.

"Dia tidak cocok disebut sebagai mama ku!" ucapnya lagi.

Juna yang tadi memang berniat ingin melihat keadaan Icha, Mendengar semua ucapan Icha. Dia tahu, pasti saat ini Icha merasa sedih. Tapi, Juna sangat penasaran kenapa mamanya Icha tidak pernah menyayangi Icha.

Juna, yang mendengar merasakan sakit di hatinya. Entah kenapa dia tidak suka melihat Icha menangis. Dia ingin sekali memeluk Icha.

Icha yang sudah mulai tenang, langsung membilas wajahnya. Dia tidak ingin dua sahabatnya tahu, kalau dia baru menangis.

Setelah dia melihat wajahnya sudah segar kembali, Icha keluar dari toilet. Juna, yang tahu kalau Icha keluar dari toilet langsung sembunyi.

Dia menatap kepergian Icha dari pandangannya.

Icha langsung kembali gabung bersama dua sahabatnya.

"Ya, ampun Cha lama amat sih!" protes Romi.

"Ya, sory! Tadi ada masalah kecil!" ucapnya Icha. Icha memang sangat terbuka dengan sahabatnya.

"Masalah apa, Cha? Siapa yang menyakiti mu?" tanya Isabella dengan kuatir.

Icha pun memberitahu pada kedua sahabatnya, tapi dia tidak mau memberitahu kalau dia menangis.

"Tapi, mama kamu tidak marah kan?" tanya Isabella

"Tidak!" jawab Icha.

"Ya, sudah! Kita makan aja! Sudah lapar aku!" ucap Romi.

"Iya, kita makan!" ucap Isabella dengan senyum.

Mereka pun makan makanan mereka yang dari tadi sudah datang.

***

1
Anyta Djami Lay
icha hamil
Anyta Djami Lay
masuk jebakan
Anyta Djami Lay
jangan biarkan steven berhasil menculik icha
Anyta Djami Lay
ahhhh tenyata si steven yg dibayar untuk menculik icha....
jangan sampai dia berhasil dsn merusak semuanya....
pernikahan icha dan juna
Anyta Djami Lay
good job leo.
icha untuk kali ini saja jangan protes ya...
walaupun kamu jago karate tapi kamu tetaplah seorang gadis...yg butuh perlindungan
Anyta Djami Lay
dasar ayah tiri tdak tau diri, gila harta dan jabatan juga kekuasaan....

ahhhh jangan sampai icha diculik ya....
khan mau married sama kak juna
Anyta Djami Lay
siapa pria asing itu????
jangan bilang kalau dia jahat
Anyta Djami Lay
cemburu sama leo
Anyta Djami Lay
juna cemburu sama leo
Anyta Djami Lay
jadian aja sekalian
Iiq Rahmawaty
knpa ga beli motor aja gitu . kn udh sukses
Evi 060989
up
Ria
sedih
Ria
semangat
Jeankoeh Tuuk
terus thor
bunda syifa
hati" bang Steve ada jebakan Batman
Anjar Angel Part II
cerita y bagus..tp kalimat y suka nambah atau kurang kadang typo..typo msh mending.. hrs teliti ya thor 🤗 biar enak baca y
Lalas Nuraida Nuraids
akhirnya Icha hidup bahagia dan mendapatkan cinta tulus dari suami dan mertuanya...
Lalas Nuraida Nuraids
bahagianya Icha dan Juna memiliki baby Rudiart Charles....
Lalas Nuraida Nuraids
melahirkan memang butuh perjuangan ,,,
yg sangat berat dan taruhannya nyawa...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!