NovelToon NovelToon
Bukan Salah Cinta

Bukan Salah Cinta

Status: tamat
Genre:Cinta Terlarang / Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:49.1k
Nilai: 5
Nama Author: Fajar Riyanti

Ayura Azura sudah jatuh cinta sejak pandangan pertama pada Elvano, cowok populer di kampusnya. Saat mabuk, tanpa sadar Yura menyatakan perasaannya pada Elvano secara langsung. Dan saat cintanya bersambut, masa lalu kedua orang tua mereka menjadi penghalang terbesar bagi hubungan mereka. Akankah mereka bisa terus mempertahankan cinta mereka?

Ikuti yuk kisah Yura dan Vano dan jangan lupa masukkan sebagai favorit kalian.

Terus dukung Author ya. Jangan lupa like, komen, vote, hadiah dan bintang 5 nya.

Terimakasih 🙏🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fajar Riyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 : BSC

"Vano, ada yang ingin mama bicarakan denganmu" ucap Mira

Yura datang dari arah belakang Vano dan berdiri tak jauh darinya. Mira yang melihatnya pun langsung mengenali Yura sebagai putri Hanum karena baru semalam mereka bertemu dirumah kontrakan gadis itu.

"Kamu putri Hanum bukan? Apa kalian berdua saling mengenal?" Mira menunjuk ke arah Vano dan Yura bergantian.

Vano menoleh ke arah Yura yang berdiri tak jauh dibelakangnya "Kamu masuk dan tunggulah didalam. nanti aku akan menyusul"

Gadis itu pun mengerti dan menganggukkan kepalanya, kemudian ia bergegas masuk kembali meninggalkan ibu dan anak itu.

"Vano, apa kamu memiliki hubungan dengan gadis itu? Mama bukannya mau ikut campur, tapi apa kamu tau kalau gadis itu adalah anak dari mantan pembantu dan supir kita dulu" ucap Mira

Deg!!!

Tanpa sengaja Yura yang masih berdiri dibelakang tembok mendengarkan pembicaraan Vano dan Mira. Sekarang ia mengerti mengapa ibunya melarangnya memiliki hubungan dengan Vano, ibunya pasti sudah tau kalau Vano adalah putra mantan majikannya.

Sementara Vano terlihat biasa saja mendengar ucapan mamanya tentang siapa Yura.

"Vano tidak peduli tentang latar belakangnya, mama tidak usah ikut campur urusan Vano. Sekarang katakan apa tujuan mama datang kemari?" ucap Vano mengalihkan pembicaraan.

Sebenarnya Mira merasa keberatan jika Vano memiliki hubungan dengan Yura, bagaimana pun keluarga mereka adalah keluarga terpandang. Bagaimana jika orang-orang tau Vano memiliki hubungan dengan anak seorang pembantu. Tapi saat ini kedatangan Mira menemui Vano bukan untuk itu.

"Mama kemari untuk meminta maaf sama kamu, mama sadar selama ini mama egois. Mama terlalu sibuk dengan urusan mama hingga mama tidak pernah ada waktu untuk kamu dan adik kamu" ucap Mira dengan air mata tertahan.

"Lalu bagaimana dengan papa?" tanya Vano

"Mama dan papa sudah berbicara semalam, jujur mama sangat kecewa dengan pengkhianatan papa kamu. Tapi demi kamu dan Vivian, mama dan papa akan mencoba memperbaiki hubungan kami" jawab Mira

Air mata Mira tak bisa dibendung lagi, ia pun mulai menangis mengingat tentang apa yang sedang ia alami sekarang. Hatinya begitu hancur melihat perselingkuhan suaminya. Namun ia harus kuat dan bertahan demi anak-anaknya. Vano yang melihat mamanya menangis pun memeluk tubuh wanita itu dengan erat, ia bisa mengerti kesedihan yang dirasakan oleh mamanya namun ia juga tidak bisa berbuat apa-apa.

Didalam sana Yura yang mendengar pembicaraan ibu dan anak itu pun ikut meneteskan air matanya. Apalagi setelah ia tau jika ibu dan ayahnya pernah bekerja di rumah keluarga Vano. Rasanya ia seperti memiliki jarak tersendiri dengan pria itu sekarang, mungkin ibunya benar jika sebaiknya mereka meninggalkan kota itu saja.

🌟🌟🌟

Lisa merasa tidak terima karena Mario mengeluarkannya dari perusahaan dan memutuskan hubungan mereka tiba-tiba. Ia pun bergegas melajukan mobilnya menuju kantor Mario, namun saat sudah sampai didepan gedung itu ia melihat mobil Mario meninggalkan area kantor. Lisa mengikuti mobil Mario karena ia harus berbicara pada pria itu.

Sementara itu mobil Mario melaju ke arah kontrakan Hanum, ia ingin menemui wanita itu lagi untuk memastikan siapa ayah kandung dari putri Hanum. Setelah menempuh setengah jam perjalanan, mobil Mario terhenti didepan kontrakan Hanum. Ia pun bergegas turun dan mengetuk pintu rumah itu.

Seseorang membukakan pintu dan wajahnya langsung menegang saat melihat Mario.

"Tuan Mario... Ada apa lagi tuan datang kemari?" tanya Hanum yang sudah tidak ingin berurusan lagi dengan Mario dan keluarga pria itu.

Mario tidak menjawab, ia menarik tangan Hanum masuk dan menutup pintu rumah itu kembali dengan rapat. kini mereka berdiri saling berhadapan.

"Hanum, aku dan Mira telah membuat kesepakatan kalau kami akan memperbaiki hubungan kami demi anak-anak kami. Tapi masih ada yang mengganjal dihatiku ini. Katakan sejujurnya Hanum, gadis itu anak Yudha atau anakku?" Mario ingin meminta penjelasan dari wanita itu sebelum ia memperbaiki hubungannya dengan istrinya.

Hanum masih terdiam, wajahnya memerah menahan marah dan kesal dalam hatinya. Ia juga tidak ingin masalah ini terus berlarut-larut, apalagi sekarang putrinya tengah menjalin hubungan dengan putra Mario.

Hanum menghela nafas panjang dan menatap Mario.

"Saya akan memberitahu semuanya tuan, tapi saya mohon setelah ini tuan jangan pernah menemui saya dan putri saya lagi. Saya akan membawanya pergi jauh dari kota ini" ucap Hanum, wanita itu mencoba mengumpulkan keberaniannya untuk mengatakan kebenarannya.

"Benar, Yura memang anak kandung anda tuan" ucap Hanum sambil terisak, ia tidak sanggup membayangkan jika Yura mengetahui semuanya.

"Jadi, gadis itu benar adalah anakku??" tanya Mario memastikan yang dijawab anggukan oleh Hanum.

Mario mengusap wajahnya, ia menahan air matanya agar tidak keluar. ia tidak menyangka jika ia memiliki anak dari hubungan gelapnya dengan Hanum dulu.

Diluar pintu, Lisa yang tadi mengikuti mobil Mario pun mendengar pembicaraan mereka.

"Apa? jadi mas Mario memiliki anak dari wanita lain?" batin Lisa, ia pun tersenyum simpul. "Aku bisa menggunakan ini untuk menghancurkan hubungan Mario dan Mira. Aku tidak terima jika Mario kembali pada istrinya itu dan menyingkirkanku begitu saja" tambahnya.

Lisa membalikkan badannya dan melangkah kakinya untuk meninggalkan tempat itu, namun langkahnya terhenti saat melihat gadis muda berjalan ke arah kontrakan itu dengan wajah murung.

Yura sengaja meninggalkan kampus lebih awal untuk menghindari Vano. Entah mengapa sejak mendengar ucapan mamanya Vano tadi pagi tentang masa lalu kedua orangtuanya yang pernah bekerja di rumah keluarga Vano, membuat ia merasa minder untuk bertemu dengan Vano lagi.

"Itu pasti anak haram Mario dan wanita itu" batin Lisa sambil menatap ke arah Yura yang belum menyadari kehadirannya.

Lisa melangkahkan kakinya berjalan mendekat ke arah Yura hingga gadis itu menghentikan langkahnya saat melihat Lisa sudah berdiri dihadapannya.

Yura terlihat bingung saat melihat Lisa karena mereka belum pernah bertemu sebelumnya.

"Ternyata ibu kamu itu pandai sekali merayu pria kaya hingga melahirkan seorang anak haram seperti kamu" ucap Lisa sambil menyilangkan kedua tangannya didada.

Mendengar ucapan wanita dihadapannya membuat Yura kesal karena telah mengatainya anak haram.

"Tolong jaga bicaramu! Ibuku wanita baik-baik, dan aku juga bukan anak haram. Aku punya ayah! Ayahku sudah meninggal 3 tahun lalu" Yura tidak terima dan mencoba membela dirinya dan ibunya.

"Jika kamu tidak percaya kamu lihat saja didalam. Dengan siapa ibumu sekarang didalam sana, tanyakan pada mereka kebenarannya" Lisa mencoba menjadi provokator

Yura pun melihat ke arah mobil yang terparkir didepan kontrakannya, itu bukan mobil yang semalam menjemput mamanya Vano. Kali ini siapa lagi yang bertamu menemui ibunya. Karena penasaran Yura meninggalkan Lisa dan melangkahkan kakinya menuju pintu kontrakannya.

Sementara Lisa tersenyum puas karena sebentar lagi akan terjadi pertengkaran hebat diantara mereka, ia pun memilih pergi meninggalkan tempat itu sebelum Mario melihatnya ada disitu.

Dari arah luar Yura bisa mendengar dengan jelas pembicaraan ibunya dengan seorang pria. Ibunya berbicara sambil menangis.

"Saya mohon tuan, jauhkan tuan muda Elvano dari putri saya. Hubungan mereka tidak bisa dilanjutkan karena mereka adalah saudara hiks... hiks.... Saya akan secepatnya membawa Yura meninggalkan kota ini, tapi saya mohon tuan jangan pernah mencari atau menemui kami lagi. Dan saya juga tidak ingin ada yang mengetahui hubungan terlarang kita termasuk nyonya Mira" ucap Hanum memohon.

"Tapi aku ingin bertanggung jawab atas anak itu Hanum. Bagaimana pun dia adalah putriku, darah dagingku" Mario tidak ingin melepaskan Hanum begitu saja karena wanita itu memiliki anak darinya.

Ceklekkkkk....

Pintu rumah itu terbuka dan disana Yura sudah berdiri mematung dengan mata berkaca-kaca menatap pada Hanum dan Mario.

💖💖💖💖💖💖

1
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
aku suka endingnyaa huhu, ngeri banget balasan ke revan huhu rasain, akhirnya hamil juga yura, semangat berkarya thor.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
vano main sosor lupa belum sehat sepenuhnya huhu, aduh revan terlepas abis.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
wahh ternyata vano udah tahu makanya langsung gercep wkwk , aduh yura kenapa kau begokk banget dahh.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
wahh bener2 revan iblis yaa teryata pantas saja dia tiba2 muncul antara mereka. mario bener2 kecolongan hurmm. semoga vano dpt melumpuhkan revan.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
aduh si vano juga kenapa ngak kasi tahu yura liat apa dia udah buat dasar yura begokk adeh. geram sama yura hish.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
apa ngak ada satu org pun buat terpikir mau test dna yaa huhu, yura jgn terpengaruh sama revan lahh, ayoo vano cepat dpt tahu siapa revan sebenarnya kasian juga papamu dicelakakan.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
adeh mario terlambat lah org yg kau percaya ternyata menusukmu, skg udah tahu yura bukan anak kandungmu skg gmana udah ngak bisa apa2, semoga vano segera dpt tahu bisa bersama yura kembali.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
yura sadar kau hanya dimanfaatkan oleh revan, cepat lah terbongkar jgn bg yura masuk kemulut buaya itu adeh.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
waduh revan ternyata jahat aduh, mario kau benar2 begok bisa terlepas pandang soal revan, ternyata yura sama vano bukan saudara kandung wahh bahagia sekali aku rasa masih berpeluang mereka untuk bersama, semoga rencana revan gagal setelah ini.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
iyaa mungkin dgn cara ini masing2 bisa move on tp aku masih berharap yg mereka bukan saudara kandung 😭
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
dari td aku ngak sanggup komen apa2, serius nie lebih menyesakkan huaa /Sob/😢
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
yaa semua terjadi adalah kesalahan mu sendiri mario lihat apa jadi dgn anak2 mu kasian mereka.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
kasian anak2 yg jadi mangsa keegoisan orgtua hurmm
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
wahh semakin panas nie aduh ngak kebayang jadi yura.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
dih bilang aja kenapa kau melarang pasti ada sebb jgn diam aja lah kasian anak.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
aku masih berharap yura sama vano bukan adik beradik kandung. siapa sih yg membungkam yura adeh.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
aduh tidakk jangan mereka sudah saling mencintai adeh hanum kenapa kau menutupi.nie melibatkan masa depan anakmu juga hurmm
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
wahh vano penuh kejutan pantesan dia mau bantu papanya di perusahaan,semoga mereka bukan adik beradik.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
hati sama ucapan ngak seiring nie yura wkwkwk penasaran kan mau tau apa yg vano mau lakuin sampai nyuruh dtg basecamp huhu.
𓆉︎ᵐᵈˡ𝘚𝘜𝘍𝘐♥𝘡𝘜𝘓🍁❣️
yg sabar yura, vano pasti ada sbbnya kenapa bilang gitu, pasti ada kaitan sama orgtuanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!