NovelToon NovelToon
SECOND PALACE

SECOND PALACE

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Romansa / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

Nana gadis desa berumur 18 tahun, merantau ke kota untuk memperbaiki kehidupannya yang berada di bawah garis kemiskinan. Ia bekerja menggantikan Bibinya menjadi seorang asisten rumah tangga di salah satu rumah mewah yang ada di Kota--rumah mewah milik keluarga Coriander. Tapi, siapa sangka baru satu bulan bekerja di sana, dirinya sudah terlibat Affair dengan anak majikannya. Ia menyerahkan kesuciannya kepada Haidar--pria tampan dengan sejuta pesona namun sangat menyebalkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia bukan wanita murahan!

Rumah mewah keluarga Coriander terasa sepi pada pagi hari itu. Tidak ada aktivitas apa pun, biasanya Nana yang bangun lebih dulu dan membuat sarapan untuk anak majikannya.

Opi terheran-heran saat bangun tidur melihat kamar Nana kosong, tidak ada Nana di sana. Namun, ia melihat secarik keras atas tempat tidur Nana yang di tujukan kepada dirinya. Opi segera membaca surat tersebut dengan cermat, tidak berselang lama, ia meneteskan air matanya dengan deras, lalu dengan cepat, ia mengusap wajahnya dengan kasar.

"Sing sabar, Na, sing sabar. Ya Tuhan, kenapa engkau memberikan cobaan yang begitu berat di pundak gadis yang tidak berdosa itu," gumam Opi sambil terisak, lalu segera keluar dari kamar Nana, kemudian masuk ke dalam kamarnya sendiri, untuk menyimpan sepucuk surat yang di berikan oleh Nana.

"Na!" seru Haidar berjalan menuju dapur.

Opi yang mendengar suara Haidar pun segera keluar kamar dan menghampiri anak majikannya itu.

"Den," ucap Opi pada pria tampan dan arogan itu.

"Mana Nana? Panggil dia untuk membuatkan aku sarapan!" tegasnya seraya menatap tajam Opi.

"Nana sudah Mama pecat!" seru Yuki dari arah tangga, pada putranya.

Haidar terkejut saat mendengarnya, tubuhnya kaku untuk beberapa saat dan wajahnya berubah pias, akan tetapi dia berusaha untuk menguasai keadaan. Dia berusaha untuk bersikap biasa saja.

"Mama pecat? Kenapa?" tanya Haidar seraya menolah pada ibunya yang berjalan ke arahnya.

"Mama tidak suka ada perempuan murahan di rumah ini!" tegas Yuki seraya berjalan melewati Haidar yang tampak membeku di tempat.

Opi mengepalkan kedua tangannya, saat mendengar ucapan Yuki yang begitu menyakitkan!

"Tega sekali, Bu Yuki. Kenapa menjadi jahat sekali seperti ini? Benar kata Nana jika semua orang kaya tidak ada yang baik, semuanya kejam!" batin Opi, sambil berjalan menuju rak cuci piring, untuk memindahkan piring yang ada di sana ke rak piring.

Begitu pula dengan Haidar yang juga mengepalkan kedua tangannya dengan erat. Dia menyembunyikan amarahnya dari ibunya.

"Siapa yang Mama sebut murahan?" tanya Haidar menahan amarahnya.

"Apakah ucapan Mama tadi kurang jelas?!" balas Yuki dengan nada ketus, sambil mengambil cangkir dari rak piring, ia akan membuatkan kopi hitam untuk suaminya.

"Ma, Nana bukan wanita murahan!" jawab Haidar sedikit membentak.

"Oh, Ya? Apakah kau melihat tingkah lakunya selama ini? Mama lihat sendiri kalau dia menggoda salah satu pria di dalam rumah ini!" jawab Yuki tersenyum miring sambil menatap raut wajah putranya yang berubah pias.

Opi menghela nafas panjang, dia sudah tidak tahan lagi mendengar percakapan tersebut, dengan sengaja dia membanting gelas yang ada di tangannya.

PYARR!!

Gelas kaca itu jatuh ke lantai, menjadi serpihan kecil-kecil dan terburai ke sembarang arah.

Yuki dan Haidar kompak menatap pada gelas yang pecah di atas lantai itu.

"Maaf ..." Opi segera mengambil mengambil alat kebersihan untuk membersihkan pecahan gelas kaca itu.

"Lain kali hati-hati, Mbak. Gelas kaca itu jika sudah hancur tidak bisa di kembalikan lagi. Sama seperti hati bila sudah di sakiti maka tidak akan mudah kembali seperti semula!" ucap Yuki kepada Opi.

Opi mengernyit heran saat mendengar ucapan Yuki yang seolah seperti sebuah sindiran. Tapi, siapa yang sedang di sindir oleh majikannya itu.

***

Pengen nampol Haidar pakai sepatu kuda😭

1
evi carolin
habizzzz .... kau Sora.... harap harap malah dpt zonk ...
Dessy Lisberita
mana cukup bangun rmh sekolah 200jt ad"aj
Dessy Lisberita
kalau nana balik sama haidar aku juga balik baca novel judul yg lain
Dessy Lisberita
jadi cewe juga kalau laki udah ga mau kenapa juga masih bertahan
Dessy Lisberita
ga seru kalau balik ke haidar
Dessy Lisberita
kalau harga diri murah emang kaya gitu ngemis minta di nikakan jadi cewe mahal dikit napa
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
pinter bgt nana gini dong thor lakon cew jg mudah ditindas, tegas galak, bikin nana pergi thor biar nyahok si haidar
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
aq nebak nih ya, pasti pemeran nana in cew yg teraniaya, bodoh, gt deh, bikin nana pergi thor biar haidar gak semena2 gt, biar sadar sm kelakuanya yg seenaknya, hehehe maaf thor jd ngatur
MamDeyh
Visualnya kurang kak menurut aku🤭
Khairul Azam
cih manusia munafik nana ini
fitriani
gurunya gak benar itu masa ngatain valen gitu d depan murid yg lain jadinya tmn2 valen jadi ngikut.... agak laen ini gurunya😡😡😡😡
fitriani
masa gurunya ngatain muridnya gitu sih gak ada etikanya bgt tuh guru😡😡😡😡😡
fitriani
modarrrr kowe sora bukannya untung malah buntung🤪🤪🤪🤪🤪🤪
fitriani
hadeh si sora sa ae dramanya😏😏😏😏
fitriani
sialan si haidar😡😡😡😡😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
JADI MALAS BACANYA,PERAN COWOKNYA COWOK MURAHAN DAN TEH CELUP..
Qaisaa Nazarudin
Ini nih yg namanya perempuan MURAHAN..
Qaisaa Nazarudin
Bukan diusir,Lebih tepatnya diSEBUNYIKAN oleh Yuki disuatu tempat..
Qaisaa Nazarudin
Gak sadar kamu kalo mama Yuki itu lagi MENYINDIR kamu,Dasar gak punya OTAK..
sitii de phantom
please... momy... ngakak klo gini mah... 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!