NovelToon NovelToon
Sayangi Aku 2

Sayangi Aku 2

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Beda Dunia / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:51.8k
Nilai: 5
Nama Author: yhani_HT

CERITA INI SAMBUNGAN DARI NOVEL SEBELUMNYA YANG BERJUDUL SAMA ,TAPI DI SINI KITA AKAN BERFOKUS PADA CERITA IVAN DAN ANGGI

Anggi yang awalnya hanya gadis biasa dan hidup pas²an tapi semuanya berubah setelah kepergian sang ayah untuk selama nya di mana dokter yang menangani ayah nya berjanji pada ayah nya sebelum meninggal

Hingga hubungan keduanya menjadi saudara tak kalah orang tua dokter mengangkatnya jadi anak Namun ada yang membuat Anggi tidak tenang saat perasan nya mulai tumbuh pada sang dokter.

nanti kita akan selingi dengan Brian dan Alex ya 😘😘😁

bagaimana kisah keduanya ?? apa kah mereka akan bahagia atau mereka akan memiliki jalan yang berbeda ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yhani_HT, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Omelan Widya

Sepulang dar rumah Niken Widya terus mengomel hingga mereka sudah berada di rumah .

Sang suami, Ivan dan Anggi hanya bisa terdiam mengikuti langkah wanita itu .

Huh

Widya membuang napasnya panjang lalu membuang diri nya di sofa di ikuti yang lainnya .

" Harusnya tadi ibu juga menamparnya jangan hanya ayah nya " Gerutu Widya kesal .

" bukti sudah jelas dia lihat masih saja mengelak jika itu bukan dia " Lanjutnya lagi .

" Belum lagi ibu nya seolah membela anaknya jika itu bukan Niken, alasannya anaknya tidak mungkin melakukan hal menjijikkan seperti itu padahal bukti sudah di depan matanya " Gerutunya lagi

" Bu sudah ,kan semuanya sudah selesai " Ujar ayah dengan lembut .

" Sudah bagaimana yah, wanita itu sudah mempermainkan kita " Jawabnya Widya kesal .

" Kita dari mana ,ibu saja " Jawab Ivan tenang .

"Dari awal kan ibu yang ingin aku tunangan dengannya ,sekarang ibu mengomel apa ibu tidak cape " Lanjutnya dengan tenang.

" Kamu juga kenapa tidak memberi tahu ibu " Tanya nya kesal .

" Tidak seru kalau ibu duluan tahu ,sekarang Ivan sudah bebaskan lagian kenginginan Ivan mereka yang meminta putus bukan kita " Jawab Ivan .

" Setidaknya buat dia bahagia dulu Bu " Lanjutnya tersenyum miring .

" Kamu membuat ibu seperti orang yang jahat,karena dulu sudah memaksa mu bertunangan dengan nya tanpa meminta persetujuan dan pendapatmu " Ujar Widya sendu.

" Sekarang ngomong nya gitu ,kemarin di kasih tahu alasannya karena hanya dia yang belum punya menantu dan cucu " Sindir sang suami membuat Widya kesal tapi malu .

" Ayah " rengek Widya dengan wajah memerah .

" Memang benarkan, bahkan mengizinkan wanita itu untuk tidur di rumah ini " Ujar ayah .

" Jangan di ungkit lagi ayah, ya maaf kan ibu tidak tahu kalau dia seperti itu " Jawab Widya cemberut .

" Itu kenapa ayah ngomong biarkan anak-anak hidup dengan pilihannya sendiri ,kita hanya memberikan restu " Ujar ayah lembut .

" Kan ibu hanya membantu ayah, habis anak ayah itu terlalu dingin " jawab Widya menatap Ivan kesal .

" Tuan Brian dan asistennya juga dingin bahkan lebih dingin tapi lihat sekarang mereka sudah bahagia dengan wanita pilihan mereka ,bahkan istri mereka anak mu yang kini sedang mengandung " Jawab ayah .

" Lagian kalau mau bantu itu di lihat dulu di pilah dulu jangan hanya karena cantik, seorang dokter ibu langsung kegirangan " Sindir Ayah membuat Widya terdiam.

" Sudah tidak usah membahas itu lagian sudah selesai kan ? kenapa harus di ribut kan " Ujar Ivan melerai perdebatan ayah dan ibunya .

" Dia itu sudah menipu kita , bersifat layaknya wanita baik tapi ......"

" Hanya ibu saja ,ayah biasa saja begitu juga Ivan " Potong ayah membuat Widya semakin kesal .

" Ya semuanya ibu ...ibu ...ibu puas " Ivan dan ayah nya langsung tertawa kecil sedangkan Anggi hanya diam sejak berada di rumah Niken hingga kembali ke rumah .

" Lebih baik kita istirahat membahas itu tidak akan ada habisnya " Ujar sang ayah .

" Iya ayah " Jawab Ivan.

Satu persatu mulai meninggalkan ruangan itu termaksud Ivan dan Anggi yang langsung masuk dalam kamarnya .

Sesampainya di kamar Anggi langsung membersihkan diri mengganti pakaian yang dia kenakan tadi .

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sudah hampir 2 jam Anggi menunggu Ivan tapi pria itu belum datang ke kamarnya padahal biasanya dia akan datang tanpa di minta .

" Apa kakak Ivan marah ya " Gumam Anggi pelan .

" Wajar sih dia marah ,tapi kan aku juga wajar marah " Anggi menjambak rambutnya frustasi.

" apa aku harus ke kamarnya tapi bagiamana jika ada yang melihat nya " Anggi menghela napasnya panjang.

Perlahan dia berjalan ke arah pintu membuka nya dengan pelan ,sekilas dia menatap ke kanan dan ke kiri berharap tidak ada yang melihat nya .

Di rasa aman Anggi k luar berjalan pelan ke arah kamar Ivan .

Tok ...tok ...

" Kakak " Panggil Anggi pelan agar tidak kedengaran oleh orang tuanya .

Tok ....tok ...

Anggi kembali mengetuk pintu Ivan tapi tidak ada respon apa pun .

" Apa kakak sudah tidur " Gumam Anggi berdiri di depan kamar Anggi " Tidak papa kan aku masuk ke dalam " Lanjutnya memegang handle pintu .

" Tidak di kunci " Anggi menetap sekeliling nya merasa masih aman dia masuk dalam kamar Ivan yang masih terang tanpa penghuni nya sama sekali .

"Kosong " Gumam Anggi berdiri di dekat pintu yang sudah tertutup rapat .

Ceklek

Anggi membalikkan badannya cepat seketika dia panik sendiri karena dia takut jika yang membuka nya orang lain .

" Kakak " Gumam Anggi dengan helaan napas panjang,Ivan hanya menatap Anggi sekilas lalu masuk dalam kamarnya tanpa mempedulikan Anggi .

Ivan masuk dalam kamar mandi karena dia belum membersihkan diri ,tadi dia masih menerima panggilan dari seseorang .

setelah itu dia keruangan ganti sedangkan Anggi menunggu nya dengan sabar .

" Ada yang kamu butuhkan , kamu tidak mungkin ke kamar kakak jika tidak ada hal yang penting " Ujar Ivan saat ke luar dari ruangan ganti berjalan ke arah tempat tidur nya melewati Anggi yang masih berdiri .

" Anggi minta maaf " Gumam Anggi lirih tapi masih di dengar oleh Ivan .

" Memang kamu punya salah " Tanya Ivan menatap wanita yang masih berdiri di depannya nya .

Anggi bingung harus menjawab apa ,karena memang dia tidak tahu salah nya apa ?

" Jika tidak ada jangan meminta maaf , istirahat lah kakak juga mau istirahat " Ujar Ivan lalu mematikan lampu utama hingga hanya ada lampu tidur saja .

" Pergilah istirahat ,aku akan ke kamar mu jika menginginkan mu " Lanjutnya datar dan dingin.

Anggi menatap ke arah tempat tidur di mana Ivan sudah berbaring dengan mata terpejam .

" Maaf sudah mengganggu kakak " Ujar Anggi serak berjalan ke arah pintu kamar .

" Ke luar lah saat itu juga hubungan kita selesai " Anggi langsung menegang mendengar ancaman dari Ivan .

Saat Anggi menekan handle pintu dengan segera Ivan turun dari tempat tidurnya mendekati wanita itu dan menariknya hingga menabrak dada bidangnya.

" Aawww " Ringis Anggi saat keningnya membentur sesuatu yang keras lalu dia menatap ke atas di aman Ivan menatapnya dengan dingin .

" Kakak ...... Hhhmmmppp " ucapan Anggi terhenti begitu saja saat bibir tebal Ivan membungkam nya tiba² dan sedikit kasar .

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Dukung terus Anggi menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰

Like

Koment

Vote

Jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟

1
Intan Intan
bagus banget ceritanya
lanjut dong kak 🙏
Mommy_Mk: ☺️☺️☺️☺️ makasih cantik
total 1 replies
Rika Amelia
di setiap karya KK author,aku selalu terbawa emosi saat membaca nya,seolah aku adalah pemeran wanit nya...🤭🤭kerren pokok y ah...👍👍
Mommy_Mk: makasih cantik 😘😘😘☺️☺️☺️☺️
total 1 replies
Rika Amelia
hai KK author...apa kabar.?semoga sehat selalu ya,biar bisa terus berkarya menciptakan novel² yg kerren..
Mommy_Mk: makasih 🙏🙏🙏 sebaliknya juga sehat selalu biar baca terus karya author 😘😘
total 1 replies
Bunda Anieta
buang aja si Ibrahim itu Syifa...so ke cakepan g ngehargain hati perempuan...di anggap cm buat pelampiasan nafsu aja apa...cuekin aja
nissa
duh jangan di pikirin syifa, kalau jodoh gak ke mana
nissa
terima aja syifa
nissa
kan hamil
nissa
parah si anggi kecil2 tau juga
nissa
ya ampun si anggi manja deh
nissa
ya ampun
nissa
lanjut
nissa
ivan sungguh egois
nissa
hadeh
nissa
ada2 aja si anggi
nissa
nag lho ivan
nissa
bagus nggi pergi yang jauh biar si Ivan nyesel tuh
nissa
lah marah situ yang mulai, nanti kalau sifa bener cinta sama kamu rasain lho jadi runyam urusan nya
nissa
kok sombong amat s ivan
nissa
lanjut
nissa
seperti nya ivan ingin membuat anggi cemburu, awas jangan bermain as pi nanti terbakar jadi runyam urusan nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!