NovelToon NovelToon
Pelakor Tak Berdosa

Pelakor Tak Berdosa

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Poligami / Hamil di luar nikah / POV Pelakor / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:534.1k
Nilai: 5
Nama Author: Reski Muchu Kissky

⚠️Novel ini hanya karya fiksi semata ⚠️

Kesuciannya direnggut secara paksa oleh pria tak di kenal dalam semak-semak sepulang sekolah.

Dirinya yang ketahuan berbadan dua tak di terima dalam lapisan masyarakat, hingga ia berhenti sekolah dan di usir dari kampung halamannya.

Kedua orang tuanya yang hanya buruh lepas pemetik teh, terpaksa menikahkannya dengan sang tuan tanah yang telah memiliki istri namun tak punya keturunan.

“Aku hanya mau anak mu, setelah kau melahirkan kau akan ku ceraikan.” ucap Arash sang tuan tanah pengendali masyarakat setempat.

Bagaimana kisah hidup Ruby Maryam selanjutnya?

Akankah ia bahagia? Atau justru menderita?

Instagram : @saya_muchu


Ikuti terus alur novel Pelakor Tak Berdosa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reski Muchu Kissky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Emosi Istri pertama.

Ruby yang lelah berdiri ingin segera duduk, namun tatapan mematikan dari Bunga membuat ia segan untuk mendaratkan bokongnya ke atas sofa.

Perempuan jahat! batin Bunga.

Perlahan matanya memerah karena menahan tangis.

Ruby yang melihat sejuta amarah dari mata Bunga menundukkan kepalanya karena takut.

Saat keduanya masih bersitegang, Arash datang dengan berpakaian rapi, bau tubuh Arash yang khas membuat Ruby menoleh.

Tuan? batin Ruby.

Ruby menatap penuh makna ke arah Arash, hingga Bunga yang melihatnya naik pitam.

“Murahan!” teriak Bunga. Sontak Ruby terkejut bukan main.

“Maaf nyonya.” Ruby minta maaf meski tahu salah apa lagi saat itu.

“Diamlah.” ucap Arash dengan suara tenang.

Kemudian Arash berjalan menuju sofa. “Kemari, duduk disini.” Arash menunjuk ke sebelahnya.

Bunga yang ingin meledak-ledak harus terhenti, kemudian ia duduk di sebelah suaminya.

“Kau juga duduk Ruby” titah Arash. Ruby pun mengikuti arahan dari sang tuan tanah.

“Aku akan menikah dengannya.” Arash memberitahu rencananya pada Bunga tanpa basa-basi dan memikirkan perasaan istri pertamanya.

“Apa mas?” Bunga yang sakit hati makin makan hati.

“Menikahinya,” jawab Arash.

“Tapi kenapa? Bukannya kita hanya butuh anaknya? Apa harus kau menikahinya juga mas?!” Bunga mengepal tangannya karena emosi.

“Karena aku, ingin dia mengandung anak biologis ku, setelah dia melahirkannya, aku akan menceritakannya.” Arash yang tak berperasaan membuat istrinya syok.

Bunga tak dapat membayangkan, jika suaminya bercinta dengan orang lain.

Ruby yang mendengar pertikaian keduanya hanya diam, sebab ia sudah terikat kontrak dengan Arash.

“Apa kau hanya sekedar memberitahu ku mas?” Bunga tahu, jika apapun pendapatnya takkan di terima oleh Arash.

“Iya.” jawab Arash dengan singkat.

“Kapan mas?” Bunga menekan dadanya yang teras sakit.

“Besok.” Arash yang tak ingin repot dua kali memutuskan untuk menikahi Ruby secepatnya.

Tes!

Bunga menitikkan air matanya, suaminya yang tak punya hati membuat Bunga tertekan.

“Aku paham! Lakukan semau mu mas.” Bunga yang tak tahan berada di ruangan itu pun memutuskan untuk masuk ke kamarnya.

Saat hanya Arash dan Ruby yang tinggal di ruang tamu. Arash pun memberitahu Ruby.

“Dia istri ku.”

Sontak Ruby menoleh ke arah Arash. “Nyonya Bunga?”

“Iya. Tak usah pikirkan apa pun yang ia katakan. Sekarang kau pergilah ke kamar mu yang ada disana.” Arash menunjuk ke arah kamar yang ada di sebelah kamarnya dan Bunga.

“Tuan, apa saya boleh membatalkan rencana pernikahan kita?” Ruby mengerti apa yang Bunga rasakan.

“Tidak bisa.” jawab Arash

“Tapi tuan, kasihan nyonya, aku setuju, karena ku pikir tuan masih sendiri, tak apa aku dan keluarga ku hanya mendapat uang yang tuan berikan tadi, aku wanita tuan, pasti nyonya Bunga merasa sakit hati melihat kehadiran ku.” Ruby mengatakan alasannya pada Arash.

“Kalau kau bisa ganti 10 kali lipat detik ini juga, aku setuju. Tapi kalau kau tak mampu, sebaiknya selesaikan tugas mu dengan benar, jangan banyak bicara yang tak perlu.” setelah mengatakan itu, Arash bangkit dari duduknya, kemudian menuju kamarnya dan Bunga.

Ruby yang miskin tentu tak mungkin punya uang sebanyak itu.

Alhasil, ia harus melakukan apa saja yang telah tertulis di surat perjanjian nikah.

Ia yang lelah pun menuju kamar yang telah di beritahu oleh Arash.

Ceklek!

Kriieet!!

Ruby membuka pintu kamarnya. “Ya Tuhan, kamarnny bagus banget, mirip dengan ada di drama Korea.”

Perlahan Ruby menguncinya pintu kamar mewah dan elegan itu.

Matanya yang indah langsung tertuju pada ranjang empuk yang ada di hadapannya.

Ruby pun berjalan menuju ranjang indah itu. Dan dengan hati-hati Ruby naik ke atasnya.

Tab!

“Nyamannya.” Ruby yang biasa tidur di atas tikar berlantai tanah merasa jika yang ia rasakan sekarang adalah mimpi.

Ranjang yang mampu memanjakan otot-ototnya membuat Ruby jadi mengantuk.

Namun ia ingat jika dirinya belum mandi. Alhasil Ruby harus menunda tidurnya, karena ia harus mandi terlebih dahulu.

🏵️

Bunga yang berbaring di atas ranjang membelakangi tubuh suaminya.

Ia yang marah tak mau berbicara pada Arash.

Arash yang ingin tidur merebahkan tubuhnya di sebelah istrinya.

“Semua ku lakukan demi kau.” ucap Arash seraya menarik selimutnya.

“Tapi tak harus menikahinya jugakan!” pekik Bunga.

“Apa perlu kau berteriak saat kau tak mampu memberi anak pada ku? Harusnya kau bersyukur tak ku lepas, aku juga masih punya hati pada mu dengan hanya nikah kontrak dengannya, keputusan ada di tangan mu, mau pergi atau bertahan, aku tak mau tahu.”

Arash yang dingin membuat Bunga membeku.

“Jangan kau usik dia, aku tak mau anak itu lahir dengan banyak kekurangan.” Arash mengantisipasi istrinya sejak dini agar tak menyakiti calon istri mudanya.

“Baik, kalau memang semua demi aku, ku minta 2 hal pada mu.” Bunga mengajukan permintaan.

“Apa itu?” tanya Arash.

“Nikahi secara sirih, dan tak ada satu pun yang boleh tahu kalau dia istri mu.” Bunga mengerti, jika keluarga suaminya mengetahui keberadaan Ruby yang subur, dirinya pasti akan tersisih.

“Aku setuju, setelah ku penuhi, jangan pernah ada drama baru yang kau ciptakan,” terang Arash.

Setelah keduanya sepakat mereka pun memutuskan untuk tidur.

Keesokan harinya, Bunga yang telah selesai mandi dan berhias pun menuju kamar Ruby.

Tok tok tok!

Bunga mengetuk pintu calon istri muda suaminya.

Ruby yang masih tidur pun membuka matanya karena mendengar suara ketukan pintu.

“Siapa ya?” kemudian ia pun turun dari ranjang menuju pintu.

Ceklek! Kriett!!

Saat Ruby melihat wajah Bunga yang cantik di poles make up, Ruby pun menundukkan kepalanya.

Ia yang sadar kalau dirinya bersalah, tak dapat menatap mata Bunga.

“Jelek!” umpat Bunga.

“Selamat pagi nyonya.” Ruby tak membalas hinaan Bunga.

“Cepat mandi, karena 2 jam lagi kau akan akad nikah bersama suami ku.” ucap Bunga dengan hati tak ikhlas.

“Baik nyonya.” Ruby langsung melakukan perintah Bunga.

Selama Ruby mandi. Bunga pun menunggu di dalam kamar yang di tempati oleh Ruby.

“Teganya kau mas, sudah ku restui, kau malah meminta ku untuk merias wajah madu ku, hiks...” Bunga kembali menangis.

“Andaikan aku tak mandul, pasti suami ku tak menikah lagi.” Bunga sungguh kesal akan kekurangan yang Tuhan berikan padanya.

10 menit kemudian Ruby keluar dari kamar mandi dengan memakai handuk.

Bunga yang melihat Ruby tanpa pakaian tambah mendidih.

Namun karena sudah memiliki perjanjian dengan suaminya, ia pun menahan api amarah yang ada di hatinya.

“Ini!” Bunga melempar gaun pengantin berwarna putih ke tubuh Ruby yang berdiri tak jauh darinya

“Terimakasih nyonya.” Ruby menerima baju pemberian Bunga dengan tersenyum tipis.

Ruby yang tak membawa baju, selain yang ia pakai kemarin, memakai kembali pakaian dalam atas dan bawahnya yang telah kotor.

Bunga yang melihat, betapa lusuh dan tak layak pakainya 2 pakaian dalam Ruby malah tertawa getir.

“Kau hidup di zaman apa sih? Sampai-sampai BH putus pun kau masih pakai?” Bunga menertawai Ruby yang tak mampu membeli pakaian dalam.

...Bersambung......

1
Hnɐſnɐu🎐ᵇᵃˢᵉ𝐙⃝🦜
pastinya Arash juga suka dengan gadis yang muda 🤣🤣
Hnɐſnɐu🎐ᵇᵃˢᵉ𝐙⃝🦜
awas aja ya Arash jatuh hati kepada Ruby 👊🏻👊🏻
Hnɐſnɐu🎐ᵇᵃˢᵉ𝐙⃝🦜
lama² Kesal sama kepseknya ihh.. kok tidak membela muridnya yang menjadi korban asusila 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Evy
Dikira tidak sampai diperkosa Thor...kok begitu sih..
Evy
Jahatnya..gak punya hati..
Evy
Teman teman yang menyesatkan...
Evy
Aku curiga adiknya Arash yg telah memperkosa Ruby....
Evy
kerja diperkebunan Tuan Arash kok gajinya miris banget.Ayah dan ibu Ruby bekerja tapi untuk beli minyak goreng juga tidak mampu.jangan2 orang kepercayaan nya itu korupsi gaji karyawan ya...
Evy
Ibu tirinya kejam banget ya... kenapa sampai tidak diberikan makanan.kasihan...
Ainisha_Shanti
dari awal cik Aini curiga kalau Alvin adalah ayah biologi janin yang d kandung Ruby
Ainisha_Shanti
Astaghfirullah... mulut bu guru ni rasa nak je cik Aini cilikan 😡😡😡.
Ainisha_Shanti
Astaghfirullah... ini buk guru pendidik ka bu guru pem'provokasi? seorang pendidik tak akan pernah mengeluarkan kata2 kesat walau sesalah apa pun muridnya. bu guru akhlak less juga namanya ni😡😡😡
Ainisha_Shanti
bu marisa ada planing jahat ke pada ruby?
Ainisha_Shanti
malangnya nasib mu ruby. sudah jatuh, tertimpa tangga pula
Ainisha_Shanti
Yaa Allah... semoga d luar sana tak ada yang mengalami nasib seperti apa yang ruby alam, semoga hanya ada di dalam novel sahaja. sudah miskin, di dera ibu tiri, dan di nodai lagi. betul2 malang hidupnya.
Ainisha_Shanti
Astagjfirullahalazim... nak membunuh pula rasanya si iblis jantan ni😡😡😡
Puspa Trimulyani
ini seperti jaman apa ya .... sepertinya....semacam desa tertinggal atau apa ya....
Puspa Trimulyani
siapa sebenarnya dia?
Puspa Trimulyani
ibu tiri lucknut 😡
Puspa Trimulyani
mendiang ibumu? berarti ibunya sdh meninggal??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!