NovelToon NovelToon
Time To You: Istri Kesayangan Sang Mafia

Time To You: Istri Kesayangan Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Time Travel / Mafia / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Clark hanya dianggap sebagai tumbal pelunasan hutang dalam pernikahannya dengan Dante, pemimpin mafia berdarah dingin, namun saat peluru nyasar menembus dadanya di pesta keluarga, ia baru menyadari tatapan pria itu yang penuh air mata, sungguh pemandangan tak pernah ia bayangkan ada pada sosok yang begitu kejam.

Lalu bagaimana jika takdir memberikan kesempatan kedua? Membuat Clark kembali terbangun enam tahun silam, tepat saat ia dipaksa menikah dengan pria yang kini ia tahu sangat mencintainya meski dulu ia hanya melihatnya sebagai sosok mengerikan yang harus ia hindari sebisa mungkin.

Kali ini, ia berjanji tak akan membiarkan tragedi yang sama terulang kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Malam semakin larut, menyelimuti kediaman keluarga Leone dalam keheningan yang terasa begitu berat, seolah udara pun tersendat oleh tekanan yang tak tampak. Sunyi malam itu tak lagi membawa ketenangan justru sebaliknya, ia seakan menyimpan ribuan mata yang mengawasi dari balik bayang-bayang.

Di ruang tengah yang remang cahayanya, Clark masih terduduk diam di sofa. Matanya tak lepas dari amplop hitam yang tergeletak di meja, sebuah benda yang seolah memancarkan hawa dingin, meninggalkan jejak ancaman yang tak terucap begitu Vittorio melangkah pergi.

Dante berdiri memunggungi istrinya di dekat jendela besar, kedua tangannya terselip di saku celana.

Akhirnya Clark bangkit berdiri, melangkah perlahan mendekat hingga ia berdiri tak jauh di belakang suaminya.

"Dante..." suaranya terdengar pelan, namun membelah keheningan yang membalut ruangan itu.

Pria itu perlahan menoleh, menatap wajah istrinya yang tampak menyimpan keraguan yang tak bisa disembunyikan.

"Benarkah... semua yang dikatakan Vittorio?" tanyanya pelan, seakan takut mendengar jawaban yang kelak akan mengubah segalanya. "Apakah dulu kau memang dijodohkan dengan Freya?"

Dante terdiam sejenak, tatapannya jatuh ke wajah yang begitu dicintainya itu.

"Benar," jawabnya singkat.

Clark yang mendengar hanya terdiam karna sedang berfikir, di kehidupan yang lalu ia tak pernah mendengar itu, atau mungkin karna ia tak dekat dengan Dante maka ia tak pernah mengetahui kebenaran ini.

"Dulu, jauh sebelum aku mengambil alih tampuk kepemimpinan keluarga Leone," Dante pun mulai bercerita, suaranya tenang namun tak menyembunyikan beban yang dipikulnya sejak lama, "ayahku memang telah menyepakati ikatan perjodohan itu bersama keluarga Vittorio. Kesepakatan yang dibuat ketika kami masih kanak-kanak, bahkan sebelum kami sempat memahami makna hidup dan memilih jalan sendiri. Aku dan Freya... tak pernah diberi kesempatan untuk saling mengenal, apalagi memilih."

"Lantas kenapa kau tak pernah menceritakannya padaku?" tanya Clark pelan.

"Karena bagiku, perjodohan itu sudah tak lagi memiliki arti. Ia telah berakhir sejak lama, jauh sebelum kita bertemu."

"Aku tak pernah menaruh hati padanya," ujar Dante akhirnya, matanya menatap lurus ke dalam mata Clark, jujur dan tegas tanpa bayang keraguan sedikit pun. "Tak pernah."

Clark mengangkat wajah perlahan, menatap manik mata yang menjadi sandaran hidupnya itu. Senyum tipis menyungging di bibirnya yang pucat.

"Aku tahu..." bisiknya lembut. "Aku tahu itu. Sebab jika kau mencintainya, kau tak akan pernah berdiri di sini, memilihku dan menyandingkan hidupmu bersamaku."

Dante merentangkan tangannya, menarik tangan istrinya hingga tergenggam erat di kedua telapak tangannya yang hangat.

"Clark... jangan pernah merendahkan dirimu atau membandingkan dirimu dengan siapa pun di dunia ini," ucapnya tegas, nada bicaranya penuh keyakinan yang menenangkan jiwa yang gelisah itu. "Kaulah istriku. Kaulah satu-satunya wanita yang berdiri di sampingku, dan itu adalah kebenaran yang tak akan pernah kuubah, apa pun yang terjadi."

Dante menarik tubuh itu perlahan ke dalam pelukannya, membiarkan hatinya yang berdetak tenang menjadi sandaran bagi ketakutan yang kini merayap di dada istrinya.

 "Aku telah menghadapi banyak hal yang jauh lebih berbahaya dan mengerikan daripada sekadar kata-kata mereka. Biarkan mereka datang kepadaku jika berani. Biarkan mereka berhadapan denganku."

"Tetapi jika tangan mereka berani menyentuhmu..." nada suaranya berubah seketika, dingin dan tajam bagaikan bilah pedang yang siap menyambar siapa pun yang berani melanggar batas. "...maka jangan harap aku akan memberi mereka kesempatan kedua."

1
Ari Peny
masya Allah 👍👍👍
Ari Peny
bagus dante hrs tegas
Ari Peny
mencurigakan
Ari Peny
pasti berniat berkianat atau pemberontakan
Ari Peny
semangaaat
Siti Maemunah
benarkah si Clark bukan perempuan
Ari Peny
berdua hrs kuat
Ari Peny
lanjuuut
Muft Smoker
km slah cara Andrew ,, menghadapi bocah tantrum macam dante dg menggoda istri ny ,, sama aj km mau di usap2 malaikat maut 😂😂😂😂
Muft Smoker
kak brrti Clark bnran cowo????
😱😱😱😱
Ari Peny
lanjuuut
Ari Peny
waaah apa pamannya hanya ingin tau benar2 cinta gk
Muft Smoker
lanjuuut kak ,,
Muft Smoker
kasihan si dokter ,, di tendang ma Clark ,, moga gx lupa ingatan 😂😂😂😂😂😂😂😂 ,,


sakit perut adek bang ,,,
😂😂😂😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣
Ari Peny
moga salah orang 😭😭😭
Muft Smoker
ayooo segera cari dante jgn sampe Dy di culik gombel wewe
Muft Smoker
kak ni si Clark bnran cowo???
koq pemuda trus nyebutnya 🤭🤭🤭🤭
Ari Peny
jgn2 dante d jebak
Muft Smoker
akhirnya 😂😂😂
Ari Peny
🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!