NovelToon NovelToon
PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA

Status: tamat
Genre:Isekai / Epik Petualangan / Reinkarnasi / Kelahiran kembali menjadi kuat / Mengubah Takdir / Barat / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ark Vest

Myro Aras mati di bumi lalu ia bereinkarnasi ke dunia dimana pedang dan sihir berada.

Myro menjadi anak dari seorang Baron di Kerajaan Azeroth yang dipenuhi dengan permusuhan serta pertarungan di antara para bangsawan. Bukan hanya itu, para pangeran sekalipun juga saling bertarung untuk mendapatkan posisi menjadi raja.

Apakah yang akan Myro lakukan di dunia baru ini? Apakah ia memilih untuk hidup dengan damai atau mengikuti pertarungan di antara para bangsawan serta keluarga kerajaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ark Vest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 18 : PANGERAN KE 4

Ren sama sekali tidak terkejut terhadap perkataan Ibu Myro, ia hanya berkata "Jika itu keputusan tuan maka aku tidak keberatan, apalagi di mataku Tuan Myro merupakan pria terhebat yang pernah aku lihat. Sekarang mungkin tidak terlihat, tapi di masa depan maka Tuan Myro ditakdirkan untuk menjadi seorang raja ataupun kaisar. Tetapi aku tidak bisa menjadi seorang ratu, posisi sebagai wanita nomor 1 itu tidak cocok untukku".

"Kenapa? Apakah karena latar belakangmu yang seorang prajurit? Atau ada wanita lain yang menurutmu lebih cocok", tanya Ibu Myro penasaran.

"Ada 2 tipe wanita yang cocok menjadi ratu dari seorang raja ataupun kaisar", kata Ren yang mulai menjelaskan "Tipe 1 adalah mereka yang memiliki latar belakang besar seperti Grand Duke ataupun Duke, bahkan anak dari raja kerajaan lain. Dengan pernikahan politik tersebut, maka posisi seorang raja bisa menjadi semakin kuat ataupun berkuasa".

"Lalu, bagaimana dengan tipe wanita ke 2?", tanya Ibu Myro lagi.

"Tipe wanita ke 2 yaitu mereka yang bisa memperkuat posisi raja tanpa bantuan latar belakang mereka, melainkan kemampuan mereka sendiri. Sosok ini harus seorang wanita cerdas yang bisa membatu suaminya untuk mengendalikan politik serta seluruh militer kerajaan, selain itu ketika raja pergi untuk berperang maka ratu ini harus bisa menekan semua pejabat yang ada walaupun raja sedang pergi. Terutama pemberontakan, bagaimanapun saat raja pergi dari istananya maka itu merupakan waktu dimana pemberontakan paling mudah terjadi", kata Ren.

"Apakah kau tidak cocok dengan tipe ke 2? Lagipula aku bisa merasakan bahwa kau adalah orang yang cerdas", kata Ibu Myro.

"Tidak, aku memang cerdas membuat strategi serta membawa kemenangan di medan perang. Tetapi untuk mengendalikan politik serta kekuasaan yang ada di seluruh kerajaan, maka itu cukup sulit. Namun aku mengenal seorang wanita yang bisa melakukan ini, wanita itu selalu bertindak di balik layar dan bisa menjadi sangat licik serta cerdas. Siapapun yang menjadi musuhnya maka mereka akan menyesal, sebab wanita itu bisa membuat musuhnya menjadi seperti seorang badut yang melompat-lompat di tangannya tanpa disadari musuhnya tersebut. Aku tidak tahu apa yang sedang wanita ini lakukan sekarang, tapi ia seharusnya sudah mengikuti Tuan Myro sekarang", kata Ren lagi.

Ibu Myro segera menjadi bingung "Wanita hebat seperti itu bisa ada di samping Myro, kenapa aku tidak tahu? Nampaknya anak ini sudah menyembunyikan banyak hal dariku, siapa nama wanita ini?".

"Nama wanita itu adalah--", kata Ren yang mencoba memberitahu Ibu Myro.

Tetapi Falka yang ada di samping Myro segera menghadap ke semua orang "Seluruh pasukan bersiap, kita akhirnya sudah tiba di tenda sementara pangeran ke 4. Kalian harus berbaris dengan tertib, jangan sampai membuat tuan malu karena kalian bertindak lemah serta diejek oleh bangsawan yang lain!".

"Baik!", teriak seluruh pasukan yang kembali mengangkat senjata mereka.

Ren juga menutup kembali kipas lipatnya, karena mereka sudah hampir tiba maka Ibu Myro hanya bisa melupakan masalah tadi dan lebih mementingkan itu melihat seperti apa pasukan pangeran ke 4 serta bangsawan yang lain di peperangan kali ini.

...----------------...

Di dekat Ibukota Provinsi Seth, terdapat sebuah kumpulan tenda tepat di samping ibukota provinsi tersebut.

Jumlah tenda yang ada disana cukup banyak, paling tidak semua tenda ini bisa dijadikan tempat tinggal bagi puluhan ribu orang.

Namun orang-orang yang sedang tinggal di tenda saat ini merupakan para prajurit berasal dari seluruh provinsi utara bahkan Ibukota Kerajaan Azeroth, lebih tepatnya ini merupakan tempat perkumpulan sementara pangeran ke 4 dan pasukannya sebelum menyerang Kerajaan Kavaleri.

Di antara semua tenda ini, terdapat sebuah tenda yang paling besar serta bewarna emas dengan lambang keluarga Kerajaan Azeroth, hanya orang-orang yang merupakan keluarga langsung Raja Azeroth V bisa memakai lambang ini.

Di tenda tersebut, terdapat seorang pria muda dengan rambut pendek berwarna emas. Ia memakai baju zirah perak yang terlihat sangat mewah serta berkilau, selain itu terdapat seorang pria berusia sekitar 40 tahun berdiri tegak di belakangnya.

Pria berusia 40 tahun ini memiliki tubuh yang berotot seperti beruang, selain itu ia memiliki rambut coklat pendek serta tanda luka di wajahnya. Setiap orang yang melihatnya pasti mengetahui bahwa pria ini sudah melalui banyak medan perang, bukan berdasarkan luka di wajahnya melainkan aura darah yang ada di tubuhnya.

Pria muda dan berusia sekitar 40 tahun ini tidak lain adalah pangeran ke 4 dan Jendral Limo.

Pangeran ke 4 menghela nafas sebelum menjatuhkan kepala di mejanya "Limo, apakah kakek benar-benar berpikir kita bisa menang dengan pasukan tidak berguna dari bangsawan provinsi Utara ini? Walaupun semua bangsawan ini sudah mengirim 7000 pasukan bersama anak mereka, tapi apa yang mereka kirim bukanlah pasukan melainkan penduduk yang diberikan senjata. Limo, kau harus membantuku, jika tidak maka aku hanya bisa kembali dengan malu menuju ibukota nanti".

Limo langsung memiliki wajah yang tegas "Pangeran, sebagai anak raja maka anda tidak boleh bersikap seperti ini. Selain itu kakek anda sudah menegaskan bahwa aku tidak boleh membantu bahkan apabila itu hanya memberikan strategi, kecuali masalah hidup dan mati tuan muda maka aku tidak boleh bergerak di perang ini. Kakek anda mengatakan bahwa ini merupakan kesempatan terbaik bagi anda untuk belajar melalui peperangan secara langsung, menang dan kalah sama sekali tidak penting".

"Aku memang memiliki 4000 pasukan elit kerajaan dan 7000 penduduk yang dipersenjatai oleh bangsawan bodoh ini, tapi aku tidak memiliki ahli strategi sedikitpun. Kekuatan pasukan milikku lebih lemah daripada kerajaan kavaleri, kecuali kau membantuku maka tidak mungkin aku bisa memenangkan perang ini. Paling tidak bantu aku dengan beberapa saran di tengah medan perang nanti, sebagai jendral yang sudah sering memimpin di medan perang maka kau pasti bisa membantuku untuk mengalahkan Kerajaan Kavaleri", kata pangeran ke 4 mencoba membujuk Limo ini.

Tetapi Limo sama sekali tidak terpengaruh, ia menggelengkan kepalanya dengan tegas "Aku tidak bisa melanggar tugas yang diberikan kakek anda, jadi aku tidak bisa membantu pangeran ke 4 sedikitpun kecuali waktu melarikan diri sudah tiba".

Pangeran ke 4 masih mencoba membujuk Limo dengan keras kepala, namun mereka langsung mendengar suara langkah kaki kavaleri yang mendekat.

Bagaimanapun kuda memiliki suara langkah kaki yang cukup keras, oleh karena itu baik pangeran ke 4 ataupun Limo bisa mendengar kedatangan pasukan kavaleri dengan jelas.

"Kavaleri? Bagaimana mungkin? Apakah akhirnya ada bangsawan yang sedikit cerdas dan mengirim pasukan kavaleri untuk membantuku melawan Kerajaan Kavaleri?", kata pangeran ke 4 sedikit senang, meskipun kavaleri yang diberikan tidak banyak sekalipun, setidaknya masih jauh lebih baik daripada penduduk yang dipersenjatai seperti bangsawan lain.

Tiba-tiba pintu tenda ini terbuka, seorang prajurit elit dari Kerajaan Azeroth muncul dari pintu itu lalu berlutut "Pangeran, Jendral Limo, ada 400 kavaleri yang bergerak dengan cepat ke arah tempat ini! Kemungkinan besar mereka adalah seorang anak bangsawan yang dikirim untuk membantu kita".

"Akhirnya! Akhirnya ada juga bangsawan cerdas yang mengerti bahwa aku pangeran ke 4 pasti menang!", teriak pangeran ke 4 dengan senang "Limo, ayo pergi untuk menyambut anak bangsawan ini!".

Limo sedikit bingung sebab ia sendiri berpikir bahwa pangeran ke 4 kemungkinan besar kalah di perang kali ini, lalu siapa bangsawan yang begitu bodoh dan mengirim kavaleri nya untuk membantu serta mati di medan perang Kerajaan Kavaleri.

Limo hanya bisa menggelengkan kepalanya, ia tidak bisa mengatakan pendapatnya ini di depan pangeran ke 4 sehingga ia hanya bisa mengikuti pangeran ke 4 untuk menyambut kavaleri yang datang ini sambil mencari tahu dari bangsawan mana pasukan kavaleri ini berasal.

1
Wadzifa Jay
bisakah author lebih memperhatikan penyusunan kalimatnya maaf disini saya agak terganggu dengan pengulangan kata sebagai padahal masih satu kalimat ada baiknya author menggunakan kalimat efektif dan memperhatikan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar🙏
Game Game
korban truck-kun ternyata mc kita
Hamiz Irfan
lana
Hamiz Irfan
bukan kipas ke
Erian Wen
pertama-tama, aku mau bilang. "BIARKAN BRO MEMASAK!!" kenapa aku bilang begitu karena memang, genre politik kerajaan ini bener2 di kemas dengan cara baik, well-written. meskipun dengan absensi hubungan interpersonal MC dan juga lore yang masih kurang deep, tapi tidak menutupi ku untuk memberikan bintang 5! tapi kalo seandainya bisa dinilai dari 1-10 aku kasih 8.9 karena tidak ada karya yang sempurna selalu ada hal yang dapat di perbaiki.

Power system, dan world building bukan fokus dari novel ini. tapi yang sudah di buat itu cukup dan membuat pembaca lama itu bisa catch up karena hal yang di fokuskan sendiri itu tidak banyak. yang paling mengesankan itu adalah pembawaan masalah politik dinasti ini yang sangat mengesankan! bravo!

Kemudian untuk saran, seperti yang ku mention sebelumnya. kurang nya hubungan interpersonal MC kepada tokoh lain, apakah MC ini bakalan punya istri? apakah lana, ren, atau pun Carla (kali) bakalan berebut supaya jadi ratu Myro. ya meskipun terdengar seperti gila wanita dan seolah-olah hanya terpaku pada bidang itu saja sebenarnya memang yang ku katakan itu nggak bohong. Cukup di sayang kan ketika aku tak dapat membaca kelanjutan kisah kasmaran Myro, dan juga hubungan terhadap tokoh pendukung lain. Sejujurnya unsur sub genre bisa di dibangun lho, meskipun sedikit2. seperti unsur romansa, unsur konflik remaja dan masalah pertemanan/persahabatan.
Erian Wen: dan untuk kritik, sebenarnya sedikit aja sih. ya kenapa kesannya kayak Cerita Raja Myro Aras itu harus berhenti di cerita ini doang? tidak hanya itu dibagian perang terhebat dimana Kerajaan aras menaklukkan Kerajaan Azeroth dan diamant di Skip sih! padahal itu hal yang sangat ku nantikan loh! jadi balik lagi, eksekusi ceritanya itu buruk karena kesannya ceritanya Myro aras anak yang di buang bangsawan Baron itu harus berhenti di cerita ini doang, jirlahh. Tidak hanya itu saja, author saja bilang di akhir cerita dia gak tau kelanjutannya ceritanya bagaimana. aku Sempat memikirkan bahwa ini cuman "salah-satu" cerita yang di buat bagus dan tidak patut untuk di lanjutkan lagi.

sebetulnya aku tidak pantas untuk merasa kecewa, aku bukan pembaca yang senantiasa menunggu novel ini dari episode pertama hingga epilog, sedangkan aku saja cuma butuh waktu seminggu bahkan kurang untuk menyelesaikan novel ini. tapi tolonglah, ini cerita bagus banget sejauh ini cuman novel ini aja yang genre politik nya itu bener bener bagus! pembaca dicekokin masalah politik setiap episode (not litterally) dan aku pun mau baca sampai tamat novel ini! tolong lah, di lanjutkan soalnya power system nya ini sederhana nggak perlu mikir banyak2, Lore nya cukup tapi masih bisa di kembangkan, kemudian hubungan interpersonal MC yang harus di suguhkan kepada Pembaca! aku merasa ini bisa saji series kalo seandainya tidak ada eksekusi buruk di akhir cerita novel ini.
total 1 replies
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
seharusnya kalimatnya [myro sangat bingung dengan tatapan tersebut. "apa yang ...] tambahkan titik kalau sebelum dialog gak ada kalimat yang menyambung.
Sulaiman Jambi 2
keren
minak jinggo
mc d sini terlalu naif
minak jinggo
yg jd pertanya'an, orng yg d panggil lain'nya kemana seharusnya masih ada 1500 lebih.. katanya dr capter pertama, orng yg d panggil ada yg jd pedagang, pandai besi dll.. kenapa gk d panggil untuk membatu mc, contoh:pandai besi dan pedagang...
Sampoerna Samsu
ending yg sangat menyebalkan seharusnya di bagian terdiri nya kerajaan adalah cerita yg lebih menarik
Harland Pathi
kelihatan kalau gak pernah mengayunkan pedang di medan perang...
Harland Pathi
sebenarnya mc nya ini siapa...?
Andikk Jaya: iya lemah banget peran sampingan mulu
total 1 replies
Ucil Pam-pam Pambudi
cerita yang sangat menarik... mantap
Weed25
Bagus kak tapi kurang panjang, terburu-buru
Weed25
Harusnya Raja Baru itu menyerang Myro lah wkwkwkw biar dia kalah sekalian, baru aja naik tahta udah kepikiran serakah, dasar bocil
Weed25
ya kan bisa ngalirin air dari utara ke selatan, salju kan bisa cair, jualan es batu ke keselatan keknya menguntungkan
Weed25
Panggil Raja Penyihir dong Thor
Weed25
la terus kegunaan markas apa weh, kan bisa markas menyelidiki soal penggelapan
Weed25
masih bayangin Bapaknya Myro yang buang anaknya dulu wkwkwk, kalau Myro g maafin bukankah Bapaknya bakal nangis guling2 tujuh turunan gegara buang Myro yng sekarang jadi Count.
Weed25
Wkwkwkwk dan bener di akhir Romansa 3 Kerajaan, yang bertahan hanya keturunan Cao Cao dan Kerajaan Wei, tapi endingnya malah keturunan Jendral Sima Yi yang berhasil menyatukan tiongkok menjadi satu dinasti, Dinasti Jin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!