NovelToon NovelToon
Menikah Di Usia Remaja.

Menikah Di Usia Remaja.

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 5
Nama Author: selvi serman

Seorang gadis bernama Alisya putri yang kini masih duduk di kelas satu sekolah menengah atas, terpaksa harus menikah dengan pria yang di jodohkan dengan kakaknya. Alisya rela berkorban demi kakaknya yang bercita cita menjadi dokter. apakah Alisya mampu menjalani kehidupannya sebagai seorang istri di usia yang terbilang sangat muda, karena umurnya memang belum genap berusia tujuh belas tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi serman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjenguk Kheano.

Keesokan harinya di sekolah, Alisya tengah sibuk memasukan buku bukunya ke dalam laci meja sebab sudah waktunya istirahat kelas, sementara Sisil dan Indah yang lebih dulu selesai merapikan buku serta alat tulis melanjutkan obrolan mereka yang sempat tertunda pagi tadi.

"Sil tumben udah jam segini si babang ganteng nggak kelihatan batang hidungnya, biasanya kan jam segini babang ganteng udah di lapangan basket." Sisil menyapu pandangan ke arah lapangan basket.

"Gue denger sih kak Khe lagi di rawat di rumah sakit sejak kemarin." Indah menjawab pertanyaan Indah lirih takut ada yang mendengar obrolan mereka.

Pandangan Alisya seketika beralih pada Indah.

"Emangnya kak Kheano sakit apa sampai harus dirawat di rumah sakit??" Alisya berusaha tetap bersikap tenang agar sahabatnya tersebut tidak curiga, karena tidak biasanya ia menanyakan sesuatu yang berhubungan dengan Kheano.

"Yang gue denger sih Habis berantem." lanjut Indah sembari mengemut lollipop kesukaannya.

"Lo jangan sembarangan kalau ngomong!! emang Lo dengar berita ini dari siapa sih??" Kini Sisil mewakili pertanyaan yang ada di kepala Alisya.

"Gue nggak sembarangan ngomong kali... orang tadi gue nggak sengaja denger kak Bobi ngomongin itu sama kak Arya. malah wajah kak Arya juga kelihatan lebam kayak habis berantem gitu." tadi pagi indah yang tengah berjalan menuju toilet, tidak sengaja mendengar obrolan Arya dan Bobi yang mengatakan jika Kheano habis berantem.

"Terus yang gue denger tadi sih kak Kheano berantem sama kak Devano karena rebutan cewek." entah kenapa mendengar Indah yang mengatakan jika Kheano berantem karena rebutan cewek, ada rasa kecewa di hati Alisya.

"Jadi kak Khe bela belain berantem hanya karena rebutan cewek....kak Kheano bahkan rela nama baiknya tercemar hanya karena rebutan cewek" batin Alisya, entah kenapa Alisya tidak bisa lagi menyembunyikan raut wajah kecewa.

"Jadi selama ini kak Kheano punya pacar, makanya dia menolak perjodohan ini" lanjut batin Alisya.

"Lo kenapa sih Ca'??" selidik Sisil saat melihat Alisya merenung.

"Gue nggak apa-apa kok, cuma lagi lapar aja soalnya nggak sempat sarapan tadi di rumah." Alisya beralasan pada sahabatnya.

"Lo bertiga ngapain sih masih di situ, nggak lapar apa??" Dani yang baru saja kembali ke kelas, usai menyerahkan tugasnya pada guru mata pelajaran menimpali obrolan ketiga sahabatnya itu.

"Ayo" ajak Alisya yang sudah berdiri dari duduknya.

Ketiganya pun menghabiskan waktu istirahat kelas di kantin dengan menyantap bakso buatan mang Jaja.

***

Di rumah sakit MITRA KASIH.

"Pa apa tidak sebaiknya kita kabari Alisya tentang kondisi Kheano saat ini??" ujar nyonya Tasya pada suaminya di saat Kheano sedang tertidur pulas, mungkin karena reaksi obat.

"Tadi papa sudah menelepon ayahnya Alisya, kata Rendi nanti ia yang akan memberi tahu Alisya" Tuan Reza membawa istrinya bersandar di bahunya, saat keduanya duduk di sebuah sofa Double.

"Tidak perlu terlalu khawatir ma!! anak kita sekarang sudah dewasa, sudah sepantasnya seorang pria dewasa membela harga dirinya." tuan Reza tahu betul jika saat itu putranya melakukan sesuatu demi mempertahankan harga dirinya sebagi seorang lelaki, walaupun tuan Reza belum tahu pasti permasalahannya.

"Iya pa" jawab nyonya Tasya yang kini masih menyandarkan kepalanya di bahu suaminya. entah kenapa jika melakukan itu rasanya begitu nyaman bagi nyonya Tasya. ibarat sedang memikul gunung semua akan hilang seketika saat ia bersandar di bahu suaminya seperti yang dilakukan nya saat ini.

***

Sepulang sekolah Alisya meminta pak Ujang untuk mampir ke rumah sakit untuk menjenguk Kheano.

"Pak kita mampir sebentar ke rumah sakit mitra kasih ya!!" pinta Alisya ketika baru saja masuk ke mobil.

"Baik Non" jawab pak mengangguk.

"Emang siapa yang lagi sakit dek??" Tiara yang duduk di samping menoleh ke arah Alisya yang tengah sibuk dengan ponselnya.

"Kak Kheano, kak" jawab Alisya singkat, karena jujur ia masih merasakan sesuatu yang berbeda di hatinya, saat tahu jika Kheano berantem karena rebutan cewek.

"Emang siapa yang ngasih tahu kamu kalau Kheano masuk rumah sakit??" Tiara kembali bertanya.

"Tadi ayah yang telepon,dan ayah juga meminta Alisya untuk menjenguk kak Khe." jawab Alisya jujur, karena memang saat di sekolah tadi ayahnya sempat menelepon dan mengabarkan padanya jika calon suaminya itu masuk rumah sakit, dan tuan Rendi meminta putrinya tersebut untuk menjenguk Kheano.

"Kakak ikut mampir sekalian boleh??" walaupun ia lebih tua Tiara tetap meminta persetujuan adiknya, mengingat Kheano adalah calon suami Alisya.

"Ya boleh dong kak, masa nggak boleh" Alisya tertawa karena menurutnya pertanyaan kakaknya sangat aneh.

"Masa mau jengukin orang sakit doang mesti minta izin Alisya segala, kak Arah aneh deh." lanjut Alisya masih dengan sisa tawanya.

"Harus dong dek...Kheano itu kan calon suami kamu, jadi bagaimanapun kakak juga harus meminta izin dari kamu dong." jawab Tiara dengan wajah yang di buat buat kesal karena sejak tadi adiknya terus menertawakan dirinya.

"Iya kakakku sayang." jawab Alisya saat melihat raut wajah kakaknya yang menurutnya sangat lucu.

Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga puluh menit akhirnya mobil yang di kemudikan pak Ujang memasuki area rumah sakit. Alisya serta Tiara pun turun dari mobil, sementara pak Ujang kembali melajukan mobil ke parking area.

Ketika melewati koridor rumah sakit pandangan Alisya tertuju pada seseorang yang tidak asing baginya.

"Dokter Ferdi" Tiara tahu betul profesi Ferdi sebagai seorang dokter namun Tiara tidak tahu pasti di rumah sakit mana pria tersebut bertugas.

"Tiara...Alisya..." sapa dokter Ferdi saat berhasil mengingat sosok kedua gadis itu.

"Siapa yang sakit??" lanjut Dokter Ferdi basa basi.

"Oh iya dok sampai lupa....pasien atas nama Kheano putra Admaja di rawat di ruangan mana dok??" dokter Ferdi menatap lekat saat Tiara bertanya di mana kamar perawatan Kheano. entah apa yang ada di dalam pikiran dokter Ferdi hanya dia yang tahu.

"Jadi kalian ingin menjenguk pasien atas nama Kheano. kalian terus saja nanti mentok belok kiri ruangan VIP melati." terang dokter Ferdi sebelum berlalu sementara Tiara dan Alisya kembali melanjutkan langkahnya.

"Assalamualaikum Om..Tante..." ucap Alisya dan Tiara ketika membuka handle pintu setelah sebelumnya mengetuk lebih dulu.

"Waallaikumsalam Nak." jawab nyonya Tasya yang tengah sibuk menyuapi putranya.

Tatapan tajam Kheano menghunus sampai ke jantung di rasakan Alisya. entah kenapa kejadian yang sampai membuatnya berkelahi dengan Devano kembali menari nari di ingatan Kheano saat menatap wajah Alisya.

"Tante mau ke kantin sebentar Ca' boleh kamu gantiin Tante menyuapi Kheano!!" Nyonya Tasya sengaja memberikan waktu untuk Kheano dan Alisya berdua, sebab ia meminta Tiara ikut bersamanya.

Alisya mulai menyuapi Kheano, walaupun awalnya menolak akhirnya Kheano menurut juga, saat Alisya mengancam akan memberitahu nyonya Tasya jika putra kesayangannya itu tidak mau makan.

"Nggak nyangka seorang Kheano putra bakal berantem hanya karena rebutan cewek." ucapan Alisya membuat Kheano mencekal lengan gadis itu.

"Kamu dengar baik baik ya...!!! Saya hanya tidak suka jika ada seseorang yang berani mengusik sesuatu yang menjadi milikku." tegas Kheano yang mengira Alisya tahu jika ialah yang menjadi alasan mengapa sampai Kheano adu jotos dengan Devano.

"Aaarrggghh...Sakit kak."saking kesalnya Kheano sampai tidak sadar jika cekalan tangannya menyakiti Alisya.

Dengan segera Kheano melepaskan cekalan tangannya pada lengan Alisya, saat gadis itu mulai meringis kesakitan.

"Dengan melakukan ini pada Alisya, kak Khe semakin menunjukkan jika ia sama sekali tidak menginginkan Alisya masuk ke dalam kehidupannya." batin Alisya yang menyangka jika gadis yang di maksud Kheano adalah wanita lain.

Sejenak suasana hening sampai Alisya kembali berucap.

"Kak boleh Alisya meminta sesuatu??" ucap Alisya dengan sedikit menunduk.

Mendengar Alisya menginginkan sesuatu dari membuat Kheano tersenyum menyeringai.

"Belum jadi istri saja, kamu sudah banyak permintaan" cetus Kheano.

"Katakan apa yang kamu inginkan!!" lanjut seru Kheano.

"Alisya tidak meminta banyak pada kakak... Alisya hanya ingin, jika kita sudah menikah nanti, tolong jangan melakukan sesuatu yang membuat ayah serta bunda Alisya menyesal karena pernah menjodohkan kita." mendengar permintaan gadis itu membuat hati Kheano terenyuh.

"Maksud kamu??" tanya Kheano beberapa saat kemudian.

"Tolong jangan sampai kedua orang tua Alisya tahu jika kakak mencintai wanita lain, karena itu akan menyakiti hati kedua orang tua Alisya." Kheano mengerutkan keningnya karena tidak paham dengan ucapan gadis itu.

tapi beberapa saat kemudian Kheano berujar.

"Tidak usah berpikir sejauh itu!! memikirkan satu wanita saja sudah membuat hati dan badanku jadi seperti ini, apalagi memikirkan wanita lain." ungkap Kheano kemudian merebahkan tubuhnya di ranjang.

"Apa maksud ucapan kak Kheano??" batin Alisya.

"Apa kak Khe akan memutuskan gadis itu jika nanti kami sudah menikah" batin Alisya, yang mengira Kheano memiliki gadis pujaan hati di luar sana.

1
Marina Tarigan
utk apa disembunyikan ya Tiara kalian berdua saling menvintai
Marina Tarigan
laki2 yg sangat bertanggung fdia telaten menabung uang utk masa depannya tdk mau membuat orang tuanya capek anak yg tahu balad budi sm orangtua. mknya Rania kamu akan tenang bersama Andi
Marina Tarigan
la jut ceritanya thour bagus teringat masa muda dulu terutama. 4 sekawan pria tampan 2 sdh nikah 2 lavi pasangan nya belum nonhol
Marina Tarigan
kegigihanmu akan membuat hasil yg baik kedepannya membuat istrimu tdk lagi menganggap kamu bocah tapi sbgai suami yg patut dibanghakan
Marina Tarigan
vimNa penculikan itu kok doam2 saja kalau Regins biar mampus di hutan dans tdk madallah main vulil segala
Marina Tarigan
giman radsnya Regins diperkosa banyak laki 2 secara brutal mampus lo gatal
Marina Tarigan
wanita gatal kali atau saingan bisnis atau Regina yg sdh gila itu
Marina Tarigan
dr Tiara sgt mengagumi dr Ferdi sejak lama Jgn sangka Tiara Mirna itu sdr sepupu suamimu dek
Marina Tarigan
jodohmu berdua
Marina Tarigan
lucu juga penganten baru ini ngfumel terus Mirna sm duaminya lalau tdk suka kenapa mau menilahinya drbentsr lagi kami hsrus melsyaminya duka atau tdk
Marina Tarigan
bete ya Ranni kerjamu nuorocos terud pd Andi dia bukan anak buahmu kedudukannya tonggi di perusahaan kakakmu fan juga kamu tdk punya etika manggil kakak iparmi Ics oca teris foa istri abangmu bodoh tdl ada sopanmu
Marina Tarigan
hebat kali kamu Candra sampai segitunya kamu mengjhina menantu dsri bosmi yempatmu bekerja
Marina Tarigan
wanita aneh keturunan monyet ke mana2 sambil ngil2 ia ah ngeri
Marina Tarigan
sdh takdirmu Cia menikah dgn ttp menyembunyikan kebenaran supaya semua keluarga adem2 saja kamu yg mengalami penghinaan n dan kesakitan sendiri demi suamimu dan keluargamu Cia semoga kamu bahagia dgn keluarga kecilmu
Marina Tarigan
selama ini kan walaupun bobny membuka hati buka hati dan tdk pernah ngomong kecuali penting2 sajasuka Cia kan gak pernsh
Marina Tarigan
gigihlah kheano dan klarifikasi semua apa penyebab selama 3 thn kalian tdk bisa saling berbicars supaya Cia tdk sakit hati lagi pdmu
Marina Tarigan
kalau memang Kheano sdh mencintai istrinya Cia tk isa mengelak lagi karena laki 2 yg suka sama wanita banyak cara utk menaklukan wanita ini Cia masih istri sahnya
Marina Tarigan
yg salah di rmh tgga kalian melulu ayah kandungmu sehingga meblokir ponselmu dan ponsel Cia hingga kaluan tdk bisa komen apa2 yg tersakiti disini Cia aturannya anak dibimbing bukan terus didiktr tak benar dulu masih selah Keano tak pernah main sm wanita walaupun rata2 wanita mengidolakannya
Marina Tarigan
jgn difitnah kheano casa nova bilang sm tuan Resa biangnya dia yg menhianati kalian berdua dulu perasaan kalian msh labil karena dipaksa menikah masih muda
Marina Tarigan
rayuan pulau kelapa ya apapun itu salahmu Kheano sm ayahmu sdh terlampau jauh bertinadak tdk kepikiran sedikitpun sm wanita hamil jgn mudah luluh Cia sampai 3 thn pak Resa menutup ponsel Khe dan kamu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!