maaf saya ini novel pertama saya maaf kalo jelek yah hahahaahahha
.
.
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I_R_E_F, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CH.18
setelah sampai di rumah sakit ia kemudian menanyakan kepada suster yang berada di tempat administrasi
"sus apa disini ada seorang kakek yang kritis"ucap tergesa gesa Jono
"tunggu biar saya cek dulu mas "ucap suster
"cepat sus jangan lama lama "ucap Jono
"hmm ada atas nama Yusuf ia berada di kamar 076 "ucap suster yang melihat komputernya
"makasi sus"ucap Jono yang kemudian berlari menuju kamar 076
Jono berlari menuju lorong lorong sesampainya di kamar 076 ia melihat di luar kamar itu ramai sekali bahkan ada seorang om om dan anak perempuan yang sedang menangis Jono mendekati ia menanyakan apa ini tempat sekarang kakek yang sedang kritis kepada om yang sedang mundar mandir itu Tampa rasa gugup
"maaf pak apakah initempat seorang kakek yang sedang kritis"ucap Jono
"benar ini tempat ayah saya yang sedang menjalani operasi ia sekarang sedang didalam menjalani operasi"ucap Andrian
"ada keperluan apa kenapa anda menanyakan ayah saya apa ayah saya mempunyai hutang kepada anda"ucap Andrian dengan muka setengah sedih
"tidak pak saya disini ingin menyelamatkan nyawa ayah anda apa saya boleh masuk"ucap Jono
tapi sebelum Jono mulai bicara lagi seorang dokter dan suster keluar dari ruang operasi mereka dengan muka sedih dan menunduk rasa kekecewaan terhadap para dokter tidak bisa di ungkiri lagi
"dik apa ayah saya berhasil menjalani operasi"ucap Andrian
"dok apakah kakek saya berhasil dalam oprasinya"ucap Tasya dengan wajah yang penuh air mata
"kami mohon maaf kepada keluarga bahwa pasien tidak bisa di sel-"sebelum sang dokter berbicara ia dipotong oleh Jono
"Masi bisa "teriak Jono dan langsung berlari kedalam
"kau mau kemana tunggu"ucap dokter bedah
"sistem apa dia Masi hidup"ucap Jono
"PASIEN MASI HIDUP TUAN TAPI HANYA PASIEN AKAN MENINGGAL DALAM HITUNGAN 1 MENIT"
"berarti Masi bisa di selamatkan "ucap Jono
"MASI TUAN"
"apa ada obat agar dia bisa sembuh kembali"ucap Jono
"ADA TUAN PIL KEMBALI KEHIDUPAN DAN PIL PENGUAT TUBUH DENGAN HARGA 5000 PS APAKAH HOST AKAN MEMBELINYA"
"kenapa mahal sekali"ucap Jono yang mendengar perkataan sistem
"ITU MEMANG SUDAH HARGA SISTEM HOST"
"baiklah walau harus rugi beli "ucap Jono dengan muka kecewa
"PIL SUDAH ADA DI INVESTOR"
kemudian Jono mengambil pil yang ia dari sistem di dalam investor setelah di ambil ia melihat kedua pil itu sangat kecil dan bewarna hitam dan putih
"cih kecil sekali"pelan Jono
Jono memasukan kedua pil itu kedalam mulut pak tua itu setelah beberapa saat tubuh pak tua itu bercahaya dan mulai berdenyut kembali. dokter yang melihat merasa takjub dan tidak percaya apakah keajaiban itu ada tentu ada karna berkat sistem nyawa pak tua itu Slamet
"i.....ini keajaiban "ucap suster
"ini luar biasa ,anak mudah apa yang kau masukan kedalam mulutnya apakah itu sebuah pil kehidupan"ucap dokter bedah
"terimakasih anak mudah berkat kau ayahku selamat"ucap Andrian
"tidak apa apa pak ini kewajiban ku sebagai manusia"ucap Jono
"kalau begitu saya pergi dulu pak"ucap Jono
"ini kartu pengenal saya kalau butuh apa apa tinggal telpon saja"ucap Andrian
"saya pamit"ucap Jono berlari
Jono berlari menuju keluar rumah sakit ia pasti tau akan ditanya oleh dokter obat apa yang kau pake bla bla bla bla bla ia kemudian naik kemobilnya dan mulai menancap gas dengan cepat
di sisi dokter bedah
"pak Andrian apah bapak melihat anak mudah tadi"ucap dokter bedah yang mencari anak mudah tadi
"dia tadi berlari menuju arah luar,kami keluarga Yusuf sangat berhutang Budi kepanya"ucap Adrian
"hmmm begitu yah"ucap dokter bedah
'obat apa yah yang ia berikan kepada pak tua Yusuf sampai sampai ia sadar kembali pasti itu bukan obat biassa 'pikir dokter bedah
Kemabli ke Jono
"SELAMAT KEPADA HOST TELAH MENYELESAIKAN MISI MENDAPATKAN KEAHLIAN MEDIS TINGKAT DEWA"
othor nya o'on atau gimana
terlalu terburu buru.ga ada kisah ini dan itu😓😓