Reyhan Anderson adalah CEO dari perusahaan Anderson Grop yang sangat terkenal. Dia mampu membuat perusahaan nya berkembang begitu pesat dengan waktu yang sebentar. Namun Reyhan memiliki sifat yang sangat Arogan dan tak jarang para wanita patah hati karena ulah nya. Dia juga dikenal sebagai Bos yang tidak mentolerir kesalahan sedikit pun jika di kantor dia juga terkenal sebagai Casanova
Kinara Andara Ramazoty gadis sederhana yang berasal dari desa dan dia ingin mengadu nasib nya di sebuah kota yang dia yakini dapat membuat dia bisa mewujudkan keinginan nya agar kehidupan keluarga nya menjadi lebih baik lagi.
Kejadian Tak Terduga antara mereka membuat mereka terikat oleh tali pernikahan akankah pernikahan mereka berjalan dengan semestinya?
Jangan lupa follow Ig author @wachyuni_17
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachyu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 18
Setelah Kinara duduk bergabung bersama Dewi mereka pun makan bersama dan Dewi juga mengajak nya berbicara
"Bagaimana Kinar apa mereka semua suka dengan masakan kamu?". Tanya Dewi
"Aku tidak tahu wi karena belum mereka makan aku sudah pergi untuk makan siang di sini". Jawab Kinara
"Oh gitu ya gak apa-apa juga sih kalau begitu kita lanjutkan makan saja". Kata Dewi
Mereka kini sudah melanjutkan makan nya dengan santai sambil mengobrol juga. Dewi dan Kinar sering sekali bercanda juga bahkan para karyawan di sana juga sering ikut bergabung bersama mereka sebab mereka suka sekali dengan sikap Kinara yang ramah itu.
Di lantai atas tempat nya di ruangan Lexa mereka kini menikmati makanan yang di buat oleh Kinara
"Bagaimana rasa nya makanan ini?". Tanya Lexa
"Sangat enak sekali mama Lexa bisa nambah Ben kalau makanan nya se enak ini". Kata Ben
"Kau terlalu berlebihan Ben makanan seperti ini biasa saja kenapa kau terlalu berlebihan memuji nya apa kau suka dengan yang membuat nya?". Tanya Rey
"Jika Ben suka tidak ada masalah kan lagi pula Kinara juga masih belum memiliki kekasih iyakan Rena?". Tanya Lexa
"Benar nyonya kinara untuk saat ini masih belum memiliki nya tidak tahu kalau nanti". Kata Rena
"Apa maksud mu tidak tahu kalau nanti Rena apa ada yang mendekati nya?". Tanya Reyhan
Jika memang benar ada yang mendekati Kinara maka Rey pasti kalah taruhan dengan Steven dan dia tidak mau hal itu sampai terjadi
"Kenapa kamu penasaran sekali Rey tumben sekali". Kata Lexa dengan santai nya
"Rey hanya tanya saja ma apa tidak boleh". Kata Rey kembali dengan dingin nya
"Makanya Rey jangan terlalu dingin terhadap wanita dan lagi Kinara itu mama lihat baik anak nya". Kata Lexa
"Mama baru bertemu dengan nya jangan menilai terlalu cepat". Kata Rey
"Mama tidak seperti kamu yang mudah di bodohi oleh cinta Rey". Kata Lexa
"Kita sama ma sama-sama pernah merasakan bagaimana di khianati orang yang kita cintai". Kata Rey
"Iya juga ya kenapa kita harus sama". Kata Lexa dengan santai nya. Dia tidak masalah jika ada yang menyinggung tentang perselingkuhan suaminya itu karena dia juga sudah tidak perduli lagi dengan hal tersebut
"Karena Rey anak mama jadi ya kita hampir memiliki kesamaan". Kata Rey
"Tapi kamu sangat play boy dan mama dulu tidak seperti kamu". Kata Lexa
"Sudah lah ma sebaik nya kita makan saja". Kata Rey
"Oh ya mama Lexa apa bisa mulai besok Kinara membuat kan bekal untuk Ben dan mengantar nya ke kantor?". Tanya Ben
"Nanti biar Rena yang menanyakan hal itu kepada nya jika dia bisa nanti mama kasih dia waktu untuk mengantar kan nya kepada kalian". Kata Lexa
Setelah selesai berbicara mereka pun kembali melanjutkan makan nya hingga habis. Memang makanan yang di buat Kinara sangat sesuai sekali dengan selera mereka semua termasuk Rey juga sebenarnya tapi dia hanya tidak mau mengakui nya saja
"Kita kembali ke kantor Ben jam makan siang sudah habis". Kata Rey
mereka berdua pun pamit kepada Lexa lalu pergi dari ruangan itu. Di tangga Ketika turun pun Rey tampak memperhatikan Kinara yang kini terlihat sedang bercanda dengan karyawan lain nya
"Kau suka dengan nya Rey?". Tanya Ben
"Tidak sama sekali dia bukan tipe ku". Kata Rey
"Mungkin saja kau berpindah haluan Rey mencari wanita seperti dia. Lalu untuk apa biodata nya jika kau tidak menyukai nya". Kata Ben
"Gue ingin menaklukkan dia karena Steven sudah menantang gue untuk bisa mendapatkan nya". Kata Rey
"Kau sudah gila menjadikan dia sebagai barang taruhan padahal aku rasa dia sangat polos sekali". Kata Ben
"Kepolosan nya mungkin saja hanya topeng kita tidak tahu sama sekali kan". Kata Rey
"Kita pasti tahu jika dia hanya berputar-putar saja Rey karena kita sudah sering kali mengalami dan bertemu dengan orang yang suka berpura-pura apalagi Lo ". Kata Ben
Mereka sudah turun dan para karyawan tersebut termasuk Kinara juga kini menunduk hormat kepada mereka berdua
"Kinara masakan mu enak sekali". Puji Ben
"Terima kasih tuan atas penilaian nya". kata Kinara sambil tersenyum ramah
Rey dan Ben pun meninggalkan butik itu dan karena memang mereka harus sudah kembali ke kantor untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan nya
"Ben selesai kan laporan yang dari perusahaan di Bali dan segera berikan kepada ku". Perintah Rey
"Apa kau tidak ingin mengunjungi proyek kita yang ada di sana Rey?". Tanya Ben
"Kau saja yang pergi karena aku tidak ingin ke sana". Kata Rey
"Apa kau tetap di sini karena ingin mendekati Yuli?". Tanya Ben
"Jangan menebak jika dirimu tidak tahu Ben". Kata Rey
Mobil mereka sudah sampai di parkiran khusus di kantor dan kini mereka segera masuk ke dalam ruangan nya masing-masing untuk menyelesaikan tugas nya
woi jngn gantung begitu lah cerita ya . gk ada yng enak yng nama ya di gantung itu