Freya Pranata Putri menyukai kakak dari sahabatnya sejak kecil. Tapi keluarganya membawanya pergi ke luarnegeri, sehingga mereka terpisah.Saat dewasa perasaan suka Freya tumbuh menjadi cinta. Freya seringkali menyatakan cintanya kepada cinta pertamanya, tapi selalu diabaikan oleh Revan.
Revan yang sudah dewasa pun memiliki seorang kekasih, tapi ternyata tanpa sepengetahuan dirinya, orang tuanya menjodohkan dirinya dengan Freya. Hingga Revan membenci Freya. Pernikahan tetap terjadi tapi Revan akan menceraikannya setelah enam bulan.
Lika liku kehidupan membuat Revan jatuh cinta pada Freya, tapi dia pun masih bingung harus memilih antara istri atau kekasih.
akankah Freya mendapatkan cinta pertamanya setelah berkali-kali disakiti?,ataukah harus menyerah dan bertemu cinta yang lain?
selamat membaca...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rima Andriyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 17
"Aku sedang menjalani profesiku, dan kau, apa yang kamu lakukan di sini?",tanya Jasson.
" aku sedang kursus memasak di sini, aku ingin mengenal berbagai macam masakan ".
" oh ya...? Bukankah kamu seorang putri yang manja ",goda Jasson terkekeh.
" ishh...kau ini tidak berubah, selalu saja menggodaku ",Freya ikut terkekeh.
"Ehemm...ehemm...", Revan berdehem.
Freya menoleh ke arah Revan, kini wajah Revan sedang ditekuk."Oh iya Jass,kenalkan ini suamiku", Freya mengenalkan suaminya.
" Jasson "
"Revan"
Mereka berdua saling berjabat tangan.
"Wah..ternyata kau sudah menikah, kalau begitu aku terlambat", Jasson berubah sendu." Apa kau kak Revan yang selalu di ceritakan Reya waktu kecil? ,ternyata cinta Reya tidak bertepuk sebelah tangan ".
" maksudnya ",Revan bingung.
" Jasson..... ",Freya memelototi Jasson.
Jasson yang melihatnya pun terkekeh.
"Maksud saya selamat atas pernikahan kalian, semoga kalian selalu bahagia".
"Terima kasih".
" Yasudah kalau begitu kak Revan pulang saja lebih dulu, aku takut kak Revan bosan nanti ".
"Aku akan menunggumu sampai selesai".
" yasudah terserah kak Revan saja ".
"Kalau begitu aku masuk dulu", ucap Jasson kepada Freya dan Revan.
" tunggu ...Jasson,kita bareng aja masuknya, apa kau juga anak baru di sini, memang kau belajar memasak untuk siapa? ",Freya tidak berhenti bertanya mengikuti Jasson dari belakang.
Jasson berhenti dan menoleh.
"Aku sedang memenuhi janjiku padamu apa kau ingat", ucap Jasson mengedipkan sebelah matanya dan berjalan meninggalkan Freya.
Freya mematung mendengarnya," setelah sekian lama, apa Jasson serius dengan ucapannya ".
Revan sedikit kesal melihat keakraban Freya dan Jasson, dia berjalan ke arah Freya yang masih mematung.
" kenapa berhenti...senang ya bertemu dengan Jasson ",ucap Revan dingin.
Freya tersadar dari lamunannya." Apa sih kak, kita itu dulu tetanggaan,jadi kami sering main bareng dan berteman".
Revan sedikit lega Freya hanya menganggap Jasson teman."Lebih dari teman pun juga tidak apa-apa ",ucap Revan.
Freya menatap Revan lekat." Tunggu sampai aku bisa menghapus cintaku padamu kak,baru aku akan mempertimbangkannya ",ucap Freya berjalan dengan cepat.
Revan mematung mendengarnya, dia seakan tidak rela Freya menghilangkan perasaan cintanya kepada dirinya.
" kenapa dengan hatiku ,kenapa sakit rasanya ",Revan memegangi dadanya. Revan segera menyusul Freya dan duduk menyaksikan Freya yang sedang belajar memasak bersama dengan teman-temannya yang lain.
" baiklah teman-teman, kali ini tempat saya akan digantikan oleh sahabat saya, dia yang akan mengajarkan kalian cara membuat masakan yang lezat ",ucap chef Rendy.
" yah...chef kenapa mesti di ganti ,kami sangat senang chef yang mengajari kami ",ucap salah satu ibu-ibu di sana.
Chef Rendy terkekeh." Apa kalian tahu, siapa chef yang akan menggantikan ku?".
Para ibu-ibu saling berpandangan. "Memang siapa chef?", tanya salah satu ibu-ibu.
" chef... Masuklah! ",chef Rendy memanggil chef yang akan menggantikannya.
Kemudian chef Jasson masuk dengan gagahnya memakai pakaian chef.
" aaaaaaa.....chef Jasson.... Benarkah ini chef Jasson... Apa aku mimpi bertemu dengannya ?...",ucap histeris ibu-ibu yang ada di situ.
Freya yang melihat ibu-ibu heboh memanggil nama chef Jasson hanya bingung di buatnya. "Kenapa mereka heboh melihat Jasson?", apa Jasson terkenal, sampai mereka heboh seperti itu", batin Freya mengerutkan keningnya.
"Selamat pagi semuanya, saya chef Jasson akan menggantikan chef Rendy, kebetulan waktu saya sedikit senggang jadi bisa berada di sini".
" wah..kalau yang menggantikan chef Rendy adalah chef Jasson, kami sangat senang sekali",ucap salah satu ibu-ibu.
Jasson yang mendengarnya tersenyum.
"Apa kalian akan protes lagi chef Jasson menggantikan ku?", tanya chef Rendy.
" tidak chef, kami merelakan chef menikmati hari tua chef degan keluarga, kami tidak akan protes lagi chef ".
Chef Rendy terkekeh." Baiklah kalau begitu kalian akan diajarkan cara memasak dengan chef Rendy ,saya permisi dulu, semoga kalian berhasil ",ucap chef Rendy kemudian bersalaman dengan para ibu-ibu dan meninggalkan tempat kursus.
"Baiklah semuanya ,sekarang kita akan memasak masakan Indonesia ,kita akan memasak kepiting saus Padang dan bahan-bahannya sudah ada di depan kalian, oke ..semua siap kita akan memulainya".
Jasson mempraktekkan cara memasaknya, semuanya pun mengikuti langkah-langkahnya. Revan melihat Jasson yang selalu memandangi Freya merasa panas dalam hatinya.
" kenapa pria itu selalu menatap Freya, aku akan mencongkel matanya kalau dia terus menatapnya ",umpat Revan mengepalkan tangannya.
Saat menunggu masakan matang, Jasson mendatangi tempat Freya memasak. Semua pun heboh dibuatnya.
" apa kau sudah mengerti cara memasaknya ",tanya Jasson.
Freya menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan."Kenapa kamu tidak bilang kalau kamu chef nya,dan kenapa semua orang heboh melihat mu?,apa kau ini artis?".
Jasson menepuk jidatnya." Apa kau tidak pernah melihat televisi, atau berita?, oh iya duniamu kan hanya kak Revan mu itu,jadi yah...seperti inilah jadinya ",Jasson mengejek.
Freya memukul lengan Jasson." kau menyebalkan ".
"Bolehkah aku minta nomor ponsel mu?,mungkin aku akan mentraktirmu bagaimana?".
" apa kau mau menyogokku?".
"Anggap saja begitu".
" baiklah kamu berhasil ",Freya mengeluarkan ponselnya dan memberikan kepada Jasson.
Jasson menelpon nomornya." terima kasih Reya, selesaikan masakanmu",Jasson memberikan ponsel Freya dan kembali ke tempatnya.
Seorang wanita di sebelah Freya menghampirinya. "Apa kau mengenal chef Jasson, kau begitu akrab dengannya?".
" kami dulu bertetangga ".
" oh ya... Wah senang sekali ,apa kau mau mengenalkanku dengannya ?".
"Emmmm...itu...aku...". Belum sempat menyelesaikan kata-katanya Freya dikejutkan Revan yang menepuk pundak Freya.
"Apa sudah selesai memasaknya?, aku ingin mengajakmu ke suatu tempat".
" iya sebentar lagi kak,".
Wanita yang tadi berbicara pada Freya pun kagum dengan ketampanan Revan.
"Kamu beruntung berada di sekeliling para pria tampan", ucapnya berbisik.
Freya hanya bisa nyengir kuda. Akhirnya Freya menyelesaikan masakannya." Reya, masakan mu semakin enak ",ucap Revan memuji saat mencicipinya.
" benarkah... Kalau begitu aku akan membawanya pulang ",Freya senang Revan memuji masakannya.
Revan yang melihatnya senang hanya karena dipuji hanya tersenyum.
" yasudah ayo kita pergi, aku akan mengajakmu jalan-jalan ".
" tunggu sebentar, aku akan menyapa Jasson dulu siapa tahu dia mau bergabung ".
" tidak..tidak.. Aku hanya ingin kita berdua saja ",Revan langsung menarik tangan Freya hingga sampai di parkiran.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.