NovelToon NovelToon
My Hidden Love

My Hidden Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:799.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: Krisna Yosepha

#Based True Story

Saat ia yang kau sebut "General Manager" mendekatimu hanya karena ingin tahu. Mengajakmu sembunyi dari statusnya saat ini. Pria itu tak lagi sendiri, namun dua insan telah mematahkan teori tentang hati.
Krisna, wanita yang kerap kecewa akhirnya pandai menyimpan cerita. Benar saja, godaan datang di waktu yang ia sendiri tidak pernah bayangkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Krisna Yosepha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Stage 17 Aku Lelah

Dalam cinta

Jangan pernah percaya karena semua dusta

Dalam jiwa

Jangan pernah percaya akan sebuah rasa

Dalam raga

Cukup percaya

Jika Tuhanlah yang paling sempurna membolak-balikkan hawa

Aku pernah mencintaimu

Ketika kamu tak lagi memperdulikan ku

Aku pernah menyayangimu

Ketika kamu tak hanya menyayangiku

Akankah kamu berpikir jika aku lelah

Aku lelah ketika semua tak lagi sama

Aku lelah ketika kehadiranku dianggap sama

Bahkan kini

Kau samakanku dengan sebuah debu

Yang hanya berlalu

Tanpa ada yang menunggu

Semua terasa sakit

Jika aku sedikit mengungkit

Berusaha untuk lupa

Bahkan membuatku semakin sadar akan pedihnya luka

Menganga

Tak disapa

Dan tanpa dipinta

Tetaplah abadi di dalam sana

Bersemayam indah dalam jiwa

Karena aku percaya

Jika cinta datang menyapa

Maka luka hilang dengan sendirinya

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

Seolah melupakan lara yang baru saja. Bahkan luka itu hanya beberapa hari yang lalu. Namun Krisna benar-benar melupakannya. Melupakan untuk saat ini. Untuk nanti, esok dan kelak, hanya takdir yang tahu. Krisna bergegas bangun dari tidurnya menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Mengguyur badan yang terasa lengket itu dengan hangatnya air shower.

Membiarkan rambut panjangnya terkena kucuran shower, mengingat betul kejadian yang pernah dilakukan. Tentang penginapan, tentang malam panjang, dan tentang kebodohannya yang memberikan mahkotanya untuk laki-laki yang saat semalam tidur bersamanya. Ingin rasanya mengulangi semua keindahan itulagi. Andai saat ini dia sedang tidak terluka mungkin semalam akan melakukannya dengan senang hati. Namun nyatanya rasa sakit yang dirasa masih dengan jelas bertengger di benaknya. Memberi shampo aroma strawberry kesukaannya. Menghirup dalam aromanya. Meresapi dan menikmati aromanya. Menggosok seluruh tubuh, berharap kotor sisa semalam benar-benar hilang. Karena bagaimanapun dia merasa hina dengan dirinya sendiri. Terlebih nafsu telah menguasainya.

Membasuh rambut panjangnya untuk kedua kali guna menyelesaikan ritual mandinya. Sebenarnya dia masih ingin berlama-lama, namun takut kedinginan merasuki tubuhnya. Selesai mandi, segera mengusap seluruh tubuhnya dengan handuk, lalu memakai kimono yang kemarin di beli dalam perjalanan pulang. Rambut basahnya sengaja digerai. Membiarkannya supaya cepat kering.

Setelah Krisna selesai, dia segera keluar dari kamar mandi. Poda menatap Krisna tanpa berkedip. Jarang sekali dyi melihat Krisna sudah mandi ketika dia bangun tidur. Biasanya mereka selalu bangun dan mandi bersama.

"Sudah mandi? Kenapa tidak membangunkanku?," tanya Poda dengan memincingkan matanya.

"Aku takut mengganggumu," jawab Krisna datar.

"Tidak, tapi kali ini aku yang mengganggumu," ucap Poda merasa bersalah.

"Aku sudah membersihkan diriku, oh ayolah kamu lekas membersihkan dirimu juga! Hari ini adalah keberangkatan ku menuju Sema*ang lagi," ucap Krisna mengingatkan.

"Tidak ada yang bisa membantahku saat ini! Dan untuk keberangkatanmu aku tidak mengijinkan!," teriak Poda.

"Baiklah, tapi aku tetap akan pergi hari ini," tegas Krisna.

"Tidak," sentak Poda.

Kemudian Poda menarik Krisna menuju ranjang. Bermaksud akan melampiaskan keinginannya namun Krisna berontak.

"Mungkin kamu akan menikmatinya hanya saja saat ini kamu berpura-lura menolak," pikir Poda.

Namun tanpa di sangka Poda sebelumnya, hal mengenaskan menimpanya. Setelah Poda menjatuhkan dirinya ke ranjang, Krisna segera memberi Poda hadiah tendangan di sela ******** Poda.

"Shit! Kamu berani menolakuu heh?," umpat Poda kasar.

"Ingat! Aku bukan budak nafsumu walaupun aku menikmatinya, karena membantahmu itu hal mustahil," ucap Krisna ketus.

"Aku tahu maafkan aku," lirih Poda pura-pura menyesal padahal hanya untuk mencari simpati Krisna.

Krisna tidak menjawab ucapan Poda. Dia hanya diam dan hanyut dalam pikirannya sendiri. Sementara Poda mengambil handuk dan segera masuk ke kamar mandi. Menyalakan shower yang terdengar dari luar. Selesai Poda mandi, mereka berdua turun kebawah. Bersiap untuk sarapan. Mereka duduk bersebelahan namun masih saling diam belum ada yang memulai pembicaraan.

"Sayang jangan pergi," pinta Poda.

"Aku tetap akan pergi," ucap Krisna.

"Kamu mau kemana?," Ayah Poda angkat bicara.

"Kembali ke Sema*rang," Poda menjawab ketus.

"Tolong jangan pergi, tetaplah disini menemani Poda hingga kembali seperti sedia kala," pinta sang ayah.

"Eh, apa-apaan ini? Mereka tidak tahu apa yang kurasakan dan sekarang memintaku tetap disini? Bahkan mereka tidak tahu jika beberapa hari lalu anaknya melakukan pengkhianatan kepadaku?," batin Krisna.

"Tidak om, saya harus kembali ke sana," ucap Krisna lirih.

"Pokoknya kamu harus disini, aku tidak peduli seberapa penting kamu disana! Aku ingin kamu selalu disampingku!", teriak Poda.

Krisna hanya bisa diam. Bagaimanapun dia menolak, tetap saja keputusannya selalu tidak di terima.

Mendapat tatapan tajam dari mereka berdua, Krisna akhirnya pasrah. Semua akan berakhir tragis jika dia sedikit saja membantah.

"Anak dan ayah sama saja, seharusnya sang ayah berlaku sedikit bijaksana, tidak seperti ini!," gerutu Krisna dalam hati.

Tanpa menyelesaikan makan, Krisna kembali ke kamar. Dia menangis dalam diam. Tidak bersuara namun air mata menetes perlahan.

"Tidakkah ada yang tahu bagaimana perasaanku? Tidakkah ada yang peduli bagaimana lelahnya menjadi aku? Bahkan orangtuaku sekalipun! Mereka semua egois! Mengapa aku yang selalu menjadi korban?," lirih Krisna.

Tanpa Krisna menyadarinya, tiba-tiba Poda datang memeluknya. Semenjak Krisna meninggalkan acara sarapan paginya, Poda segera berlari mengikutinya. Ketika Krisna masuk ke kamar, dia hanya berdiri di ambang pintu. Laki-laki itu juga mendengar Krisna menangis dan bergumam lirih. Poda kemudian mendekat ketika melihat keadaan Krisna tak kunjung membaik.

"Tolonglah, kali ini saja kamu menemaniku," pinta Poda.

"Kamu terlalu egois selalu memintaku disampingmu namun tak pernah sedikitpun kamu memperdulikan ku! Begitukah caramu mencintaiku? Aku melakukan semuanya untukmu dan aku memberikan semua yang kupunya untukmu, jadi ini balasan darimu?," Krisna berbicara dengan gemetar serta air mata yang kembali menetes. Dia benar-benar lelah.

"Maaf sayang," lirih Poda.

"Untuk sesuatu yang menyakitkan?," tanya Krisna.

"Tidak, tapi untuk waktu yang tidak pernah ku berikan," jawab Poda.

"Kamu menyadarinya namun tetap saja kamu tidak melakukannya kan?," tanya Krisna lagi.

"Aku akan berusaha meluangkan waktu untukmu," jawab Poda.

"Waktu untuk selalu membohongiku? Waktu untuk selalu mengkhianatku? Atau waktu untuk selalu menyiksaku?," cerca Krisna dengan berbagai pertanyaan seraya tertawa sinis seperti ada lelucon diantara kata-kata ya.

"Jangan membuatku murka," ancam Poda.

"Bahkan kamu tidak bisa sedikit saja membuang egomu," sindir Krisna dengan senyum sinis.

Aku mencintaimu," ucap Poda.

"Omong kosong," batin Krisna.

"Saat itu kamu hadir dengan segala kelembutanmu, dengan bodoh aku terjatuh ke pelukanmu! Aku tidak pernah menyelidiki lebih dulu tentang siapa kamu, tentang orang-orang di sekelilingmu, juga tentang kehidupanmu, aku terlalu mudah tergoda tanpa memikirkan bagaimana akan menjalaninya, aku tidak pernah berpikir akan luka yang saat ini ku rasa! Aku terlalu bodoh menjalani semuanya! Arrgghhhhh!," teriak Krisna seraya mengacak rambutnya penuh putus asa.

1
Alea
jahat banget
Alea
berarti umur Krisna masih belasan ya thor.
udah pacaran bebas aja Krisna.
jangan ditiru ya adik adik
AU CHANN ᵗⁱᵉᶜᵏ ( ͡° ͜ʖ ͡°)❣︎
Krisna itu cowok kn kak? kokk... gituh
Dewi Rifka
ribet.. mau bngt dianggap si Krisna. kalo uda hamil duluan mah Terima aja sih.. uda untung mau dinikahin. kalo mau dianggap jgn hamil duluan. ortu nya juga malu kali
wangi
ini lebih mirip seperti rangakaian sajak atau puisi, kata2nya itu lho terlalu puitis dan romantis, bikin baper....
masih dalam proses menikmati alur ceritanya
biar lebih dapat feel nya, tapi sejauh ini aku suka ko, novel nya beda, alurnya real bgt, GA ngadi2.....
sukses dech buat author nya
novel nya keren👍👍👍
Nurul Hidayati
lanjut dong
Susanti
𝒔𝒂𝒎𝒑𝒂𝒊 𝒔𝒕𝒂𝒈𝒆 3 𝒕𝒕𝒆𝒑 𝒃𝒏𝒈𝒖𝒏𝒈 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝒂𝒍𝒖𝒓 𝒏𝒚𝒂 𝒐𝒓𝒂 𝒎𝒖𝒅𝒆𝒏𝒈 𝒎𝒖𝒅𝒆𝒏𝒈 𝒃𝒐𝒔𝒔😇
Nadin Jolie
next
Nadin Jolie
next thor
Nadin Jolie
next thor
Nadin Jolie
next thor
Nadin Jolie
next
Radin Zakiyah Musbich
Ceritanya seru kak 👍👍👍

ijin promo ya 🐞🐞🐞

jgn lupa baca novel dg judul "HITAM"

kisah tentang pernikahan yg tak diinginkan,

jangan lupa tinggalkan like and comment 🐞🐞🐞🙏
rara
background ceritanya di jogja ya thor,,
Hayati
duhh dr awal sampe detik ini kok hatiku sm sekali ga nyess gitu ya bcnya.scroll aja nyari yg nyess blm ketemu🙏
Novi Trisna
tinggalkan aja poda thor nanti dia pasti akan nyesel ditinggal cewek sebaik athor. pilihlah kebahagian athor sendiri jangan dipikirkan pendapat orang lain.
Sarmiyati Fikhairelyn
keren bgt puisinya thor
Sarmiyati Fikhairelyn
sumpah thor,,,,,puisi2nya keren bgt
Sarmiyati Fikhairelyn
alur ceritanya susah ketebak,,,,,,,keren bgt thor
Sarmiyati Fikhairelyn
klu gw jd Krisna mending tinggalin Poda, dr pada makan hati terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!