Adit seorang pemuda yang miskin, di asuh oleh tantenya yang bernama Desi, tantenya itu begitu kejam dan tidak berperikemanusiaan selalu menyiksa pemuda itu.
Pemuda itu di jual oleh Tante Desi kepada seorang reinternir yang bernama Tante Elsa, dia reinternir yang kejam, tetapi kekejaman itu tidak berlangsung lama ketika Adit bersamanya. Ada sisi baik Tante Elsa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon evey rachmawathy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17
Enam bulan telah berlalu, Rianti belum bisa mengembalikan uang Tante Elsa sedangkan. Bintang pun mengingatkan wanita itu akan hutang Rianti. Tante Elsa pun segera menuju rumah Rianti.
Rianti
Rianti
Rianti
Teriak Tante Elsa sambil mengedor-gedor pintu yang besar itu, saat itu Rianti sedang tidur dan terkaget mendengar ketukan keras dari luar wanita itu langsung bangun lalu turun ke bawah.
Dia mengintip dari jendela siapa yang datang, setelah tahu langsung pergi ke belakang ingin melarikan diri, ketika membuka pintu belakang dia terkejut karena Tante Elsa sudah berada di depan pintu.
"Mau pergi ke mana?"tanya Tante Elsa sambil maju ke depan sedangkan Rianti mundur ke belakang.
"Ti-tidak kemana-mana,"gagap Rianti yg terus mundur sampai tubuh menempel di tembok.
Tante Elsa pun menjadi kejam seperti dahulu bila menghadapi orang seperti Rianti, dia menyuruh pengawalnya untuk memegang tangannya agar tidak bisa lari.
"Sekarang kembalikan uang yang kamu pinjam atau kamu pergi dari rumah ini!"perintah Tante Elsa.
"Saya belum punya uang Tante, beri waktu 1 minggu lagi,"balas Rianti seraya mengatupkan tangannya.
"Tidak bisa,"murka Tante Elsa seraya memukul meja yang ada di depannya.
"Saya mohon Tante,"ucap Rianti tetap terus mengatupkan tangannya.
Dengan melihat wajah Rianti yang memelas wanita itu memberi kelonggaran kepadanya,dia memberi kelonggaran batas waktu sampai tiga hari, bila dalam tiga hari belum bisa lunas semua rumah dan aset perusahaan menjadi milik Tante Elsa.
Rianti sangat lega ketika Tante Elsa memberi kelonggaran dalam melunasi hutangnya terapi dia bingung bagaimana mendapatkan uang yang begitu besar.
*****
Om Herman pergi ke sebuah villa di Tawangmangu karena om Herman juga harus metting di daerah itu dia mengajak Mea karena tidak tega meninggalkan sendirian.
Mea yang sendirian di villa dia jalan-jalan dengan persetujuan om Herman, dia berjalan-jalan ke balaikambang di sana terdapat replika seluruh dunia.
Gadis itu berfoto di semua replika, setelah pergi ke balaikambang dia pergi ke grojogan Sewu untuk melihat air terjun yang ketinggian dari 1000 meter itu, di sana dia main air di sungai.
Mea yang sedang makan sate kelinci tiba-tiba ada pesan dari om Herman bahwa mettingnya sudah selesai dan ingin menyusul ke tempat di mana gadis itu berada.
Gadis itu memberitahu bahwa dia di air terjun grojogan Sewu dan om Herman pun menyusul kesana, dari tempat pertemuan sangat dekat sehingga cepat sampai.
Pria itu sampai di tempat lalu mencari gadis itu yang masih main di pinggiran sungai yang dingin. Di sana banyak kera yang bergelantungan tanpa di kurung sehingga bisa menganggu pengunjung.
"Udah lama di sini?"tanya om Herman sambil memegang pundak Mea lalu duduk di samping Mea.
"Sekitar satu jam om,"jawab Mea seraya kaki menainkan air.
Mereka berdua pun makan siang di salah satu warung di sana, om Herman dan Mea memesan nasi pecel dan minun es teh dan es jeruk.
****
Adit dan Endra sedang kerja di rumah, ternyata berita Rianti yang tidak bisa membayar hutang ke Tante Elsa mereka berdua sudah tahu. Endra sangat bahagia sehingga berjanji akan mengabdi kepada wanita itu.
Tante Elsa sedang berada di kamarnya masih menghadap laptop untuk mendata karyawan,
setelah pergi dari rumah Rianti wanita itu langsung mewawancara pelamar di toko.
Tak begitu lama Adit masuk ke kamar
Tante Elsa untuk memberitahu supaya mandi terlebih dahulu tetapi wanita itu tetap menunda terlebih dahulu karena masih banyak yang harus di kerjakan.
Adit yang agak jengkel dia langsung menutup laptop itu lalu dia pun menggendong Tante Elsa dengan cara di panggul di mana kepala dan tangan berada di belakang sedangkan kaki di depan.
Sesampai di kamar mandi wanita itu di turunkan oleh Adit dan wanita itu menurut tetapi dengan catatan pemuda itu harus keluar dari kamar mandi.
Adit pun turun ke ruang santai karena pekerjaan sudah selesai. Endra pun masuk ke dala rumah untuk belajar bersama Adit, pos satpam pun di jaga oleh pak Romy untuk sementara selama pemuda itu selesai belajarnya.
Malam pun datang kembali bintang dan sinar rembulan pun bersinar tetapi saat mereka sedang melihat televisi tiba-tiba terjadi mati lampu, semua orang di rumah menjadi panik.
Saat mati lampu ada seorang pria yang masuk rumah dia mengendap-ngendap seperti maling dia mencari seseorang yang ada di ruangan itu dengan menggunakan lampu ponsel.
Sampai di belakang tubuh Tante Elsa pria itu langsung membekap hidungnya dengan tisu yang sudah di beri obat tidur dan membuat wanita itu pingsan membuat pria itu bisa mengangkat tubuhnya dengan cara di panggul.
Saat pria itu membawa Tante Elsa, Endra pun menyalakan lampu rumah di mereka berdua curiga kenapa ada orang yang iseng mematikan lampu rumah.
Adit memeriksa satu persatu orang yang berada di rumah itu dan ternyata yang tidak ada di ruangan itu adalah Tante Elsa, semua orang yang ada di rumah itu mencari di segala penjuru.
Ketika yang berada di rumah wanita itu mencarinya, dua pria yang menculik Tante Elsa sangat senang karena berhasil menjalankan tugas dari utusannya, salah satu pria itu yang bernama Sulis menelpone yang wanita yang mengutus mereka.
Wanita : Gimana berhasil
Sulis : Berhasil bos
wanita : Cepat bawa ke gudang nanti saya share lokasinya.
Sulis : Siap bos.
Mereka pun meluncur ke tempat di mana wanita itu mengeshare lokasinya.
Sementara itu di rumah Tante Elsa orang-orang sangat kebingungan mencari wanita itu berada, mereka mencari sambil berteriak namanya tetapi tidak ada jawaban sama sekali.
Adit dan Endra lun mencari ke berbagai kawannya tetapi mereka tidak mengetahuinya.
Adit dan Endra sedang berpikir di mana tantenya berada.
"Atau jangan-jangan,"teriak mereka bersamaan sambil saling menunjuk.
"Tante di culik saat lampu padam tadi,"cetus Adit seraya mengacak-acak rambutnya.
Mereka berdua pulang menunggu kabar dari Tantenya karena Adit dan Endra tahu Tante sangat pintar dan juga wanita itu membawa jam tangan yang bisa melacak kemana mereka berdua pergi.
*****
Di sebuah gudang kosong ada seorang wanita yang menunggu kedatangan tiga orang yang sudah mengetahui tempatnya. Wanita itu sangat gusar dan cemas.
Mobil Sutris dan kawannya datang dengan membawa seorang wanita yang di panggulnya.
"Taruh di sini!"perintah wanita itu seraya menunjuk ke tanah dan Budi meletakkan tubuh Tante Elsa.
Gelap
Terang
Gelap
Terang
Tante Elsa mengerjap-ngerjapkan matanya dia melihat ke kanan dan kiri, ia bingung di manakah sekarang dia berada, tiba-tiba ada seorang yang datang.
"Kamu?"teriak Tante Elsa
CERITANYA GANTUNG...
(PENGALAMAN PRIBADIKU🥰🥰🥰)
MAKANYA SAYANG SEKALI OTHOR BUAT UMUR ADIT 15 TH..
HARUS OTHOR JGN KASIH UMUR ADIT 15 THN, MINIMAL 17 ATAU 18 THN, MSIH RELEVAN LH, KLO 15 MSH KECIL BANGET..