PENHGIANATAN PERNIKAGAN 1
awal aku mengenal soni merupakan sebuah kebahagiaan untuk ku karna aku berfikir Soni adalah orang yang baik dan orang yang tepat untuk menjadi imam ku
sebelum pada akhirnya aku menyadari semua nya
sampai pada akhir nya kami menikah selama enam tahun dan memiliki dua orang anak dan setelah kelahiran anak ku yang kedua terbongkar semua nya.
dia bahkan berhianat dan memiliki wanita lain hingga ia tega memfitnah ku sungguh memang aku sangat bodoh selama ini telah mempercayai dia.
hingga aku pun akhirnya memutuskan untuk pergi dari rumah dan lumayan lama aku mengumpulkan uang untuk biaya perceraianku
tepat dua tahun kami berpisah aku pun lantas langsung menggugat cerai Soni.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rahmawijaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Di rumah 2
aku yang masih terlelap dari tidur ku pun terbangun setelah mendengar suara azan yang menandakan bahwa subun telah tiba, aku perlahan membuka mata ku yang terasa berat namun harus tetap ku paksakan demi memenuhi kewajiban ku sebagai seorang muslim.
aku pun langsung menuju kamar mandi untuk berwudhu, setelah selesai berwudhu aku pun keluar dari kamar mandi dan mulai ku kenakan mukena dan melaksanakan kewajiban ku.
setelah selesai sholat aku pun membereskan tempat tidur setelah selesai aku langsung bergegas menuju dapur untuk segera memasak dan menyiapkan makanan karna mungkin pagi ini bang Soni akan pulang.
cukup lama aku berkutat di dapur, setelah selesai segera ku siapkan makanan di meja makan, ku lihat jam baru menunjukan pukul 6 pagi. aku pun langsung beranjak pergi dari dapur untuk membangun kan Fania dan setelah itu aku langsung mbersihkan diri.
**tok tok tok
" Fa** sudah bangun belum" tanya ku
tak ada jawaban dari Fania, aku pun bergegas masum ke kamrnya untuk membangunkan.
" Fa bangun udah pagi, nanti bapak pulang lo" aku masih berusaha membangunkan Fania sambil menggoyang-goyangkan badan nya
" iya ma" Fania mengerjapkan mata nya lalu duduk di kasur nya
" bangun, trus mandi mentang- mentang libur enggak mau bangun pagi" omel ku
" iya, iya. Fani mandi dulu ya" kata Fania
"ok. mama juga mau mandi dulu" jawab ku dan berlalu pergi ke kamar ku dan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh ku.
setelah selesai mandi aku pun langsung menuju ruang keluarga, ku lihat Fania sudah di sana sedang asik menonton film kartun nya.
"udah nonton aja Fa" kata ku
" hee, habis mama lama sih" jawab Fania sambil cengengesan
" dasar kamu ini" kata ku dan mulai fokus dengan apa yang di tonton Fania.
🚗🚗🚗🚗🚗
kini waktu sudah menunjukan pkul 7 pagi bang Soni masih dalam perjalanan dengan wajah yang berbinar dan senyum yang selalu mengembang. entah apa yang sedang di rasa kan nya.
setelah setengah jam perjalanan akhir nya bang Soni pun sampai di rumah
TIN TIN
bang Soni membunyikan klakson nya tanda dia sudah pulang, saat aku mendengar suara mobil nya aku pun beranjak dari duduk langsung menunju pintu untuk membukakan pintu dan menyambut bang Soni.
" assalamualikum" salam bang Soni
" waalaikumssalam bang" jawab ku
dari dalam terlihat Fania lari- lari langsung memeluk bang Soni dan mengulurkan tangan nya dan mencium punggung tangan bang Soni.
" bapak ko baru pulang sih" tanya Fania
" bapak kan kerja sayang, cari uang buat Fania" kata bang Soni
" udah Fa, biar bapak nya masuk dulu terus mandi dulu" kata ku
" iya pa, ayo masuk" kata Fania sambil menggandeng bang Soni.
kami pun masuk ke dalam rumah, setelah itu bang Soni pun lansung menuju kamar mandi untuk membersihkan badan nya. setelah 15 menit bang Soni melakukan aktifitas di kamar mandi kini ia pun sudah keluar kamar mandi dan mengganti pakaian nya dengan pakaian santai nya.
" bang makan dulu yuk, sudah aku masakin loh" kata ku mengajak bang Soni untuk makan
" iya sayang" ucap bang Soni mengiyakan dan merangkul tubuh ku.
aku pun hanya tersenyum.saja melihat perlakuan nya yang manis ada rasa bahagia di hati ku karna merasa bang Soni sudah berubah lebih manis.
setelah sampai di meja makan sudah ada Fania yang menunggu.
" bapak lama ih, Fani.udah lapar ini" kata Fania dengan wajah nya yag cemberut
"iya maaf ya Fania sayang, ayo dah kit makan" kata bang Soni dan duduk di samping ku. setelah itu kami pun mulai sarapan pagi.
hubungan haram