NovelToon NovelToon
Penjelajah Waktu, Hidup Dizaman Ajaib

Penjelajah Waktu, Hidup Dizaman Ajaib

Status: tamat
Genre:Manusia Serigala / Dunia Lain / Spiritual / Matabatin / Time Travel / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:26.7k
Nilai: 5
Nama Author: ara putri

Saat ia terbangun pertama kali ia mendapati dirinya telah melakukan perjalanan waktu kezaman kuno. Yang lebih membuat dirinya terkejut ia tidak hanya terlempar kezaman biasa, tapi zaman Ajaib yang membuat dia sangat takjub.


"Mereka bukanlah manusia biasa, tapi manusia serigala?"


Saat ia masih belum terbiasa untuk hidup dizaman ini cobaan malah datang silih berganti. Abella tidak hanya harus membatu kakaknya yang tiba-tiba kehilangan kekuatannya, tapi dia juga harus menghadapi kegilaan pangeran dari bangsa jin. Belum lagi para siluman dan Iblis yang selalu memburunya.

Gadis yang dulu dianggap lemah entah sejak kapan menjadi keinginan semua orang.


Mampukah ia menjalani hidup barunya?

Simak terus cerita author ya, semoga membantu pembaca terhibur 🙏😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ara putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ramuan ajaib

Ditengah hutan yang lebat Abella terus berlari menyusuri sungai kecil yang penuh batu-batu besar. peluh membasahi tubuhnya, meskipun begitu ia tak menyerah terus berjalan meskipun kelelahan.

"Bagaimana caranya agar bisa kembali ke suku?" ia tidak punya apa-apa untuk menjadi petunjuk, sedangkan sekelilingnya hanya nampak pohon-pohon besar.

Satu-satunya cara ia hanya bisa menyising sungai, hanya tempat itu terasa lebih aman. Dikehidupan dulu ia tidak punya pengalaman dengan alam, tapi dikehidupan ini ia hanya hidup diseputaran hutan.

"Apa yang harus kulakukan sekarang?"

Dia memilih kabur bukan tanpa alasan. Tapi ia melakukannya karena takut, takut pada mahluk yang mengakui dirinya sebagai bangsa jin.

"Heh, bukankah jin dan iblis itu sama saja? mempercayai dia sama saja aku bodoh," Abella terus bergumam sepanjang jalan.

Teringat kembali saat ia tak sengaja melihat pria penyelamatnya membunuh seseorang dengan pedang di belakang istana, saat itu ia memutuskan untuk pergi dari sana.

Sibuk dengan pikirannya sendiri Abella dikejutkan dengan suara berisik dari balik-balik semak. Awalnya ia pikir itu hanya babi liar atau hewan liar lainnya, jadi ia meneruskan langkahnya tanpa peduli.

Tapi suara berisik itu terus mengikuti langkahnya, rasa was-was langsung melingkupi hatinya.

"apakah itu mahluk berbahaya?"

Jika dipikir itu manusia, ia tak yakin. Jadi Abella mengambil bongkahan batu, memegang erat di tangannya. Ia berbalik berlahan, saat batu itu hampir melayang dari tangannya ia terkejut melihat seekor elang berbaring lemah dengan sayapnya yang terluka.

"Astaga... Elangnya besar sekali!" Abella memekik kecil.

Ia ingin mendekat, tetapi takut, sehingga ia berdiri agak jauh, menatap elang itu tanpa berkedip.

"tolong atau tidak?"

"tapi elangnya terlalu menyeramkan. aku tidak yakin dia hanya hewan biasa."

Merasa diperhatikan elang itu kembali bergerak. dengan langkah-langkah yang tertatih-tatih ia mendekati Abella yang diam mematung.

"Tolong aku..."

"Hah?!" Abella mengerjap tak percaya. 'apa aku salah dengar? burung itu berbicara?'

"Kau... kau bisa bahasa manusia?"

pertanyaan konyol. Burung elang itu terdengar berdecak, tingkah bodoh gadis didepannya membuat dia kesal.

Abella mengerti burung itu mungkin sedang kesal padanya, "baiklah, maafkan aku yang meragukanmu tuan elang....."

"Gadis bodoh, cepat bantu aku." di sayap kiri burung itu tertancap sebilah panah tajam, lukanya dalam terlihat dari mata panah itu yang tembus dikedua sisi.

"Tapi... tapi aku tidak tahu cara melakukannya."

Ia tidak berani melakukannya. Bagaimana jika saat ia mencabut panah dari sayap burung elang itu ia akan kesakitan lalu memakan dirinya, kan gak lucu jadi santapan hewan pemakan daging itu.

Lama Abella menunggu tapi tak lagi ada jawaban. ia melihat burung itu telah sepenuhnya jatuh ketanah dengan mata tertutup.

"ya Tuhan... apa dia mati?"

Ia merasa kasihan. Berlahan, Abella mendekat untuk melihat apakah burung elang itu masih bernafas.

"Dia belum mati," ujarnya singkat.

Teringat akan ia memiliki ramuan hebat dari istana kerajaan, Abella merasa tidak masalah jika menggunakannya sedikit.

"Lihat bagaimana Ramuan ini bekerja, benarkah bisa menyembuhkan? Sebelum aku memberinya pada kakak, aku akan mencobanya pada burung elang ini."

Ia tidak tahu, keputusan untuk mengunakan ramuan ajaib itu akan segera ia sesali.

....

..

Di istana kerajaan jin, Pangeran Aldert terpaku sesaat saat ia bisa merasakan ramuan ajaibnya telah digunakan. Ramuan keabadian miliknya dibuat dari campuran darah jin miliknya sendiri, jika benda itu digunakan ia dapat merasakannya.

"Gadis itu benar-benar..." Matanya berkilat tajam. Iris mata biru bagai batu safir itu menyala terang penuh kemarahan.

Sesaat kemudian ia menghilang dari ruang kerjanya, lalu kembali muncul tepat dimana Abella menyelamatkan seseorang tadi.

Tapi saat ia sampai ia tak bisa menemukan jejak gadis itu. Jelas ia telah menyadari akan kehadirannya, Abella melarikan diri lagi.

"Sekarang aku mulai meragukan kau gadis yang lemah..."

Tetesan darah di atas batu membuat pangeran Aldert tersentak. Kemarahan yang menyelimuti hatinya berlahan berubah menjadi hawatir, apalagi darah itu terlihat cukup banyak.

"Dia terluka?"

Tangannya mengepal kuat, jika gadis itu terluka wajar saja dia mengunakan ramuan ajaibnya. Tapi saat dia menajamkan Indra penciumannya ia merasa disini tidak hanya tinggal jejak Abella, tapi juga bau tubuh makhluk lain.

Ia mulai berpikir mungkin gadis itu telah dicelakai oleh makhluk lain. Rasa hawatir di dadanya semakin bergejolak. Lihat bagaimana ia akan membalasnya jika ada yang berani menyentuh wanita miliknya di wilayah kekuasaan dirinya.

****

Halo, terimakasih yang telah membaca cerita ini.

Sedikit informasi saya sebagai penulis mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisannya ya. atau nama tokoh yang salah, maklum terkadang ada kekeliruan 🙏

dan jangan lupa tetap tinggalkan jejak, terimakasih.

1
Wiji Lestari
waduh
Fahreziy
nexk
Ara putri: siap kak fahreziy
total 1 replies
Maria Lina
wkwj ngakak
Maria Lina
kok 1 thor lgi donk thor ya ya
Maria Lina
sbr bruno hehe
Maria Lina
moga tiap hari up n double ya thor ni hadia untuk mu💪💪🙏🙏😍😍
Ara putri: terimakasih kakak. insyaallah ya
total 1 replies
Fahreziy
nexk
Maria Lina
outhor klo bisa tiap hari up nya ya jgn gk up ud buat cerita gk pernah up kayak du sebelah ya thor💪💪🙏🙏
Ara putri: insyaallah kak sayang. author malas up juga karena pf gak beri imbalan yang sesuai. jadi mohon maaf ya kalau kalian kecewa dengan mood authornya🙏
total 1 replies
Maria Lina
outhor jgn lh buat cerita ud tu ilang ya
Nurul Aisyah
lanjut KK
Fahreziy
nexk
Nurul Aisyah
lanjut KK 😍😍
Nurul Aisyah
lanjut kkk jgan lama2
Maria Lina: gk akan kk klo bgus ceritanya
total 2 replies
Siska Sutartini
si bruno yg terbakar api cemburu lah kok malah nyuruh kakaknya abella buat misahin mereka. ciee cemburu 😄
Ara putri: bener kayaknya🤭
total 1 replies
Fahreziy
nexk
Fahreziy
👣👣👣👣👣
Nurul Aisyah
lanjut kkk
Musdalifa Ifa
selamat author dan yakin lah semuanya sudah rencana ALLAH mungkin belum tapi akan
Ara putri: terimakasih kakak, tetap semangat kok💪
total 2 replies
nanuna26
sudah ku kasih setangkai bunga
Ara putri: terimakasih kakak baik😍
total 1 replies
Narimah Ahmad
ku baca🤭
Ara putri: terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!