NovelToon NovelToon
Aku Kamu Dan Dia

Aku Kamu Dan Dia

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:326.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Melisa ekprisa

Belum revisi

Tema : sad story


Season 1

Gita harus menerima kenyataan pahit bahwa perjodohannya dengan Roki kandas. Bersamaan dengan itu dia harus ikut keluarganya pindah dari Jakarta ke Jambi.

Gita dipertemukan oleh seorang lelaki yang bernama Alam. Keduanya sering bertengkar setiap bertemu. Hingga sebuah tragedi menimpa mereka. Membuat Gita di usir dari kampung.

Beberapa tahun kemudian mereka bertemu kembali. Percikan cinta pun tumbuh. Namun ada sosok lain yang sudah berada di sisi Gita.

S2:
Setelah perjuangan penuh dramatis, Gita dan Alam akhirnya menikah. Mereka melewati berbagai rintangan masalah rumah tangga yang begitu rumit.
Di tambah kanker yang diidap Gita semakin parah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melisa ekprisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. KETIKA GITA PATAH HATI

Waktu menunjukkan pukul 01:00 tapi Gita belum menampakkan batang hidungnya. Mama ingin menelpon Roki tapi tidak punya nomor Roki.

Mama membangunkan Papa yang masih tertidur pulas.

"Pa...!" Mama menggoyangkan tubuh Papa yang masih nyenyak tidurnya.

"Gita belum pulang."

"Huh.. Mama paling juga nginap sama ketiga temannya." jawab Papa seperti mengigau.

Mama kesal menimpuk Papa dengan bantal, tapi yang ditimpuk malah tidak bergeming.

Mama memasuki kamar Gita, lalu membangunkan Siti.

"Ti,Gita belum pulang?"

Siti baru menyadari kalo Gita tidak ada di kamar lalu menghubungi Ronal.

Sayangnya,tidak diangkat.Mama bilang pada Siti takut kejadian dulu terulang lagi. Siti menyabarkan mama.

Tak lama Ronal menghubungi Siti setelah membaca pesan singkat dari Siti.

"Apa yang terjadi?" tanya Ronal

"Gita belum pulang kak."

"Kok bisa?"

"Ya,mana Siti tahu kak. Kakak bisa kan tolong cariin Gita."

Ronal langsung beranjak ke mobil.Hari hujan lebat. Si bibi yang melihat Ronal keluar rumah langsung mendekati.

"Mau kemana,den."

"Keluar sebentar, Bi. Urgen!"

"Hujan lebat, den. jangan, den!"

Ronal tetap berangkat. Roki yang mendengar kehebohan langsung turun.

"Ada apa, Bi?" Tanya Roki saat melihat bibi di depan pintu.

"Den Ronal pergi hujan lebat begini." lapor bibi.

"Kemana?"

"Nggak tahu, den. Bilangnya urgen."

Bibi langsung masuk ke dalam. Tinggal Roki masih bingung dengan yang dilakukan Ronal.

Tanpa berpikir panjang Roki langsung mengambil kunci mobil dan menyusul Ronal.

Sementara di mobil Ronal terus mencemaskan Gita. Ronal ingat saat mereka terjatuh di lobang ranjau, dimana Gita sudah pingsan. Ronal ingat sebelum dia pingsan dia mengecup kening Gita tapi keburu pingsan juga.

"Please, Gita. Kamu dimana?" gumam Ronal dalam hati.

Ronal merasa mobilnya diikuti oleh mobil Roki. Tapi Ronal mengabaikan klakson dari Roki. Rasanya dia ingin marah pada Roki, karena tidak mengantarkan Gita pulang ke rumah. Tapi sekarang bukan waktunya marah-marah, yang terpenting adalah menemukan Gita.

Sementara di rumah mama menangis karena mencemaskan Gita. Opa terbangun mendengar kehebohan di rumahnya.

"Ada apa ini?" Tanya Opa.

"Papa!" Mama memeluk Opa masih histeris.

"Kamu kenapa? Ribut sama Dul."

"Gita, pa!"

"Gita kenapa?" tanya opa masih bingung.

"Gita belum pulang sampai sekarang. Terakhir dia diajak dinner sama kak Roki." kata Siti menjelaskan masalah sebenarnya.

Opa menghela nafas. Menurut Opa, reaksi Lia berlebihan.

"Sudah, kamu tenang dulu. siapa tahu Gita pulang ke rumah temannya." opa menyabarkan putri sulungnya.

"Siti, ambilkan minum untuk Lia." Perintah opa pada Siti.

Siti langsung bergegas ke dapur mengambil air minum untuk mamanya Gita.

"Tante, minum dulu." Siti memberikan minum pada mama Lia.

"Kamu ingat dulu, waktu kamu hampir menikah dengan Bryan. Kamu juga menangis seperti ini." kata opa.

"Ya, iyalah,pa. Aku hampir menikah dan calon pengantin cowok kabur nyusul pacarnya." jawab mama Lia yang sudah agak tenang.

"Aku menangis bukan karena Bryan kabur. tapi karena malu, undangan sudah tersebar."

"Dan akhirnya kamu malah menikah dengan Dul." opa sembari tertawa.

Mama Lia ikut tertawa mendengar cerita Opa. Opa lega anaknya sudah tidak sedih lagi.

"Ya, sudah. Nanti opa suruh orang di kantor bantu nyari Gita. Kamu yang tenang dulu."

Opa langsung pergi ke kamar.

Papa yang bingung karena semua berkumpul.

"Ada apa ini?"

Mama melihat Papa dengan kesal. Lalu pergi ke dapur. Papa menyusul Mama kedapur.

"Ada apa Lia?" Tanya Papa

Mama menghela nafas " Tidak ada apa apa."

"Lalu kenapa semua berkumpul!" papa masih bingung.

"Pada lihat jam berapa sekarang!"

Papa mendelik jam dinding di ruang tamu.

"Jam 5."

"Itu artinya apa,pa."

"Itu artinya sudah subuh,pak." bi Endah muncul dari WC dekat dapur.

"Tuh, sudah di jawab, kan." Mama berlalu dan memasukkan kamar mandi.

***

Pukul 03:00

Ronal sudah memasuki sekitar daerah Ancol. Hujan masih deras. Tapi Ronal tidak menemukan jejak Gita. Ronal melihat mesjid dan memarkirkan mobilnya.

Ada bapak bapak sedang sholat tahajud. Ronal pun mengambil wudhu dan ikut sholat tahajud.

"Adek darimana?" Tanya bapak tadi.

"Dari Jakarta inilah,pak." jawab Ronal saat merapikan rambutnya.

"Apakah adek ke Ancol untuk liburan?"

"Adik saya belum pulang ke rumah, pak? Informasi terakhir dia ke Ancol." cerita Ronal pada bapak itu.

"Oh,ya nama wawan. saya tinggal di dekat sini." pak Wawan memperkenalkan diri.

"Saya Ronal pak." Ronal balik memperkenalkan diri.

"Ada photonya. siapa tahu nanti saya bertemu." Tanya pak Wawan.

"Ada pak." Ronal merogoh hp nya.

"Ini photo nya." Ronal memperlihatkan photo Gita.

"Sepertinya,saya belum lihat perempuan ini."

"Saya pamit, pak."

"Tunggu,nak! sebentar lagi Subuh, apa tidak menunggu dulu."

"Maaf, pak. Saya harus mencari adik saya. Kasihan keluarga menunggu dirumah." pamit Ronal pada pak Wawan.

"Ya,sudah,nak. hati-hati." Pak Wawan menepuk pundak Ronal.

Ronal menyalami tangan pak Wawan dan menaiki mobilnya.

"Anak yang baik. andai dia jadi menantuku." batin pak Wawan dalam hati.

***

Hujan semakin deras. Seorang gadis berpakaian sexy meringkuk di dekat pantai. Make up nya luntur, membuat setiap yang melihat ketakutan.

"Gitaaaaa!" suara seseorang memanggil namanya.

"Gitaaaaa!" suara itu semakin jelas.

"Iiiineee." suaranya lirih tapi tak terdengar.

Gita susah bersuara. Mungkin karena

semalaman kehujanan.

"iiiineee." suara itu mulai menampakkan volumenya.

"Ya, Allah Gita. Mbaaaak kesini!" panggil Ine kepada staf yang lain.

Mereka membopong Gita masuk kedalam hotel. Ine memerintahkan stafnya untuk menyiapkan kamar untuk Gita. Para staf membantu membersihkan Gita yang kacau.

"Ya, Allah Gita. Kamu kenapa kayak gini?" Ine begitu cemas melihat kondisi Gita.

"Mia, tolong telepon dokter Dimas!" perintah Ine pada asistennya.

Mia dengan cekatan menelpon dokter Dimas. Ine juga menghubungi keluarga Gita.

***

Ronal mendapat telepon dari Siti. Siti mengabari kalo Gita sekarang ada di hotelnya Ine.

Berdasarkan alamat yang dikirim Siti, Ronal langsung menemukan lokasi di mana keberadaan Gita.

Ronal sampai di ruang resepsionis, menanyakan adakah wanita yang bernama Gita.

"Gita siapa,ya,pak?" Tanya Mbak resepsionis.

"Coba cek dulu ada nggak namanya" jawab Ronal.

Petugas resepsionis mengatakan tidak ada yang bernama Gita.

"Kak Ronal!" ada suara memanggilnya. Ternyata suara Ine.

"Kakak ngapain disini!" Tanya Ine.

"Jemput Gita."

"Oh, Gita ada di dalam, biar aku antar."

"Bagaimana ceritanya Gita bisa ketemu?" Tanya Ronal.

"Gita, di putusin Roki." Ine menjelaskan sesuai dengan yang di ceritakan Gita.

Menurut Ine saat ini Gita down banget. Belum bisa di temui siapapun. Ronal minta Ine mengantarkan ke kamar Gita. Tapi tetap di tolak oleh Ine. Ronal mengancam akan mendobrak semua pintu, kalo tidak diizinkan menemui Gita. Akhirnya Ine menyerah dan mengantarkan Ronal ke kamar Gita.

Ronal menangis melihat Gita yang sangat pucat dan tertidur lelap. Dari keterangan Ine, Gita sudah di tangani dokter.

Gita terus menyebut nama Roki sepanjang mimpinya. Ronal kesal meninju dinding. Dia berjanji akan membuat perhitungan pada Roki.

***

Pagi ini

Gita membuka matanya. Melihat di sekelilingnya. Matahari pun sudah menampakkan diri. Mata Gita tertuju pada Lelaki yang berada di sebelahnya.

Gita kaget karena ternyata dia tidur bareng Ronal.

Ronal terbangun melihat pergerakan tubuh Gita. Senyumnya membuat Gita tak jadi marah, Ronal mengecup kening Gita. Gita terdiam.

"Barusan, dia...."

Ronal keluar kamar. Tak lama ada Ine mendatangi kamar Gita. Ine menggoda Gita yang semalaman bersama Ronal.

Ronal datang membawa sarapan romantis buat Gita. Gita bingung dengan sikap Ronal.

"Gita, Mama papamu sudah sampai." lapor Ine

"Kamu menghubungi mereka?"

"Iyalah. Mereka pasti cemas karena kamu tidak pulang semalam."

"Oh,ya. Jemput mereka dulu,ya." Ine pamit pada Gita dan Ronal.

"Eh, kak Ronal nggak pulang. Hari ini ada jadwal sidak,Lo."

"Sidak?"

"Sidak pasangan non muhrim."

Ronal beranjak dari tempat tidur, lalu mengambil jaketnya. Tapi jaketnya tidak ada.

"Jaketku mana,ya?"

"Oh, jaket kak Ronal di laundry bareng baju Gita."

"Terus gimana aku ganti baju." Rengek Gita menyadari tidak ada baju ganti.

"Bentar lagi diantar kok."

"Yuk,kak" Ine menarik tangan Ronal.

"Bentar!"

Ronal mengecup kening Gita. Gita kaget dengan tingkah Ronal.

"Aku pulang dulu sayang." Pamitnya.

"Sayang?" Gita masih bingung

"Iya, kenapa? kita kan sudah seranjang."

"Jadi!"

"Nggak kok becanda."

"Pulang!" Gita mengancam sambil mau melempar garpu.

Ronal langsung keluar. Ine yang keluar bersama Ronal langsung mengajak Ronal menemui orang tua Gita.

1
checangel_
Curhat sama pacarnya 🤧, ternyata segitunya asing itu dan "Asing"😔
checangel_
Iya begitulah zaman sekarang /Hey/
checangel_
Ku kira tadi wassalam penutup, ternyata nama orang "Alam"😭
Wednesday: 😄😄😄😄😄
total 1 replies
checangel_
Begitulah Ibu😄
checangel_
Ternyata fansnya K-Pop😅
checangel_
Arsitek/Smile/
checangel_
Wah, Pakistan😄
Wang Lee
Pasti promo murah nih🤣
Wang Lee: Begini ceritanya.....Bla..Bla..La...And so on ...Ngerti ngak...
total 7 replies
🎧✏📖
hebat novel nya udah banyak yg baca 😊😁👍
Oma yeni*🦋
like & subscribe y mom's 🥰
Oma yeni*🦋
kalau jodoh pasti bertemu 😍
Wednesday
bagus
Nnek Titin
ceritanyaaa agak ruwet
mama Al: soalnya itu novel pertama kak.

jadi sesuai imajinasi aku dulu. karena emang tujuan cerita tentang gadis pengidap kanker.
total 1 replies
Nnek Titin
thooor g adil bgt deech
yg lain d bikin happy
sementara Gita yg org baik d bikin cacat n sakit hati teruuss
Nnek Titin
ruweeett
Memyr 67
ilham dokter bodoh. nggak pernah coba tanya hati kecilnya, siapa yg bisa dipercqya?
Memyr 67
orang yg baik dan nggak tegaan memang sering dimanfaatkan orang licik. kasian bener ilham dijodohkan ma cewek licik.
Memyr 67
kok membingungkan ya? episode sebelumnya, gita mau balas dendam ma ronal spencer, tapi episode selanjutnya gita bertekad untuk berbuat baik sama ronal, calon kakak iparnya.
mama Al: ikuti saja terus ceritanya
total 1 replies
Momy Dhen✿ฺ
sangat² luar biasa karya kakak😍
Memyr 67
gita shalat pas kena musibah, tapi nggak pernah bangun shubuh buat shalat
mama Al: Yang penting ada shalatnya
karena temanya romance modern. tidak merancu pada hal keagamaan.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!