Usaha suami dalam membawa istri nakalnya kembali.
Sebuah kisah yang mengandung rasa cinta, benci dan obsesi pada wanita yang masih berstatus sebagai istri.
Segala paksaan dan tipuan Mikhael lakukan demi mendapatkan sang istri tercinta, Mikhayla, seorang Model papan atas.
Bagaimana kelanjutan kisah mereka? Silahkan baca sampai akhir..
Memiliki 2 buku:
• My Obsession Model
• Her Obsession
_-_
Dalam Tahapan Revisi!
Note : Bentuk Season 2 dari ' Playboy Vs Playgirl '.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reva As, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kegilaan Mikhael
Kayla menarik nafasnya dalam-dalam saat dia berada di depan pintu ruangan Mikhael.
Setelah merasakan dirinya lebih tenang, dengan segera Kayla pun membuka pintunya dan masuk ke dalam.
" Kau memanggilku, Tuan? " Tanya Kayla.
Mikhael yang berdiri membelakangi Kayla hanya menyeruput wine nya dengan santai tanpa menghiraukan keberadaan Kayla.
Kayla memutar bola matanya malas, untuk apa pria itu memanggilnya jika hanya diam-diaman seperti ini? Pikirnya.
" Tuan Smith, jika tidak ada yang ingin Anda katakan maka lebih baik saya- "
" Jauhi Aditya! "
" Apa?! " pekik Kayla saat mendengar perintah gila dari Mikhael.
Mikhael membalik badannya dan menatap Kayla dingin.
" Kau tidak mendengar ucapanku? Aku bilang jauhi Aditya! " Ulang Mikhael dengan menekankan perkataannya.
Kayla hanya diam sambil menatap Mikhael heran.
" Apa sebenarnya maksudmu? Kau menyuruhku untuk menjauhi Aditya yang merupakan tunanganku? Apa kau gila? " Tanya Kayla.
" Lagian, siapa dirimu sehingga kau berani memerintahku untuk menjauhi tunanganku? Kau hanya bos ku saja, tidak lebih. Jadi sebaiknya kau tidak perlu mengurus kehidupanku dengan cara menyuruhku menjauhi tunanganku! " Lanjut Kayla yang ikut menekankan perkataannya dengan mata yang menatap Mikhael tajam.
Mikhael mengepalkan kedua tangannya kuat-kuat, nafasnya memburu dengan tatapan membunuh yang dia tujukan pada Kayla.
" Beraninya kau menolak perintahku, apa kau lupa siapa aku? Aku adalah su- "
" Masa laluku. Selain bos ku, kau juga hanya sebatas masa laluku yang tidak seharusnya muncul kembali di kehidupanku! " Potong Kayla cepat.
Preng..
Mikhael melempar gelas yang di pegangnya, dia melangkah menuju Kayla dengan langkah cepat dengan wajah yang dipenuh dengan emosi.
Kayla yang melihat Mikhael berjalan ke arahnya terus berjalan mundur dengan tangan yang sudah meremas mini dress yang di pakainnya karena takut.
Saat melihat Kayla yang hendak melarikan diri, dengan segera Mikhael meraih pinggang Kayla dan menariknya hingga tubuh mereka berdua menempel tanpa jarak.
Kayla memejamkan matanya dengan kedua tangan yang ia simpan di dada supaya tubuhnya tidak terlalu menempel pada Mikhael, dia tidak berani membuka matanya karena takut jika Mikhael akan menggila nantinya.
Mikhael menyeringai melihat ketakutan di wajah istrinya itu, inilah yang dia inginkan. Kayla takut padanya dan akan menuruti setiap perkataannya.
Tanpa aba-aba, Mikhael mencium bibir Kayla secara paksa yang membuat gadis itu melotot seketika.
" Hem..hempppp!! "
Kayla terus berontak dengan memalingkan wajahnya ke kanan ke kiri untuk menghindari ciuman Mikhael.
Tapi Mikhael tidak kehabisan akal, dia mengangkat sebelah tangannya dan menekan tengkuk belakang Kayla sehingga gadis itu tidak bisa berontak selain menerima ciuman darinya.
" Ahh..! "
Kayla meringis saat bibirnya di gigit oleh Mikhael, dia membuka mulutnya karena merasakan sakit yang mana di manfaatkan untuk menerobos masuk oleh lidah Mikhael.
Mikhael makin menarik pinggang Kayla dan memperdalam ciumannya, dia memejamkan matanya dengan lidah yang menari-nari di dalam mulut Kayla.
Kayla hanya bisa pasrah dengan tangan yang meremas jas Mikhael dengan kuat. Tubuhnya bergemetar hebat saat merasakan boko*g nya yang di rem*s kuat oleh tangan Mikhael.
Ciuman Mikhael semakin lama semakin liar, dia mendorong tubuh Kayla dan mendudukkannya di atas meja kerja dengan Mikhael yang berdiri di hadapan Kayla.
Kayla terus mengerang di balik ciumannya saat merasakan tangan Mikhael yang semakin tidak terkendali.
Mikhael menyeringai puas melihat wajah pasrah Kayla dengan mata gadis itu yang makin tertutup rapat.
Tangannnya sibuk membelai punggung Kayla mencari ret seleting mini dress berwarna maroon yang di kenakan Kayla.
Saat dia menemukannya, dengan segera Mikhael menariknya yang mana membuat tubuh bagian atas Kayla hampir telanjang.
Kayla yang menyadari itu segera membuka matanya, dia memukul-mukul dada Mikhael dan mengeliat pelan saat merasakan tangan pria itu yang kini sudah masuk ke dalam bajunya dan membelai punggung putihnya yang sudah tanpa penghalang.
Ciuman dan gerakan tangan Mikhael semakin buas, beberapa kali dia menggigit bibir Kayla yang membuat gadis itu berakali-kali membuka mulutnya yang mana membuat aksinya semakin mudah.
Mereka terus berciuman sampai seluruh ruangan itu di penuhi dengan suara decakkan bibir mereka.
Kayla menahan nafasnya saat merasakan tangan Mikhael yang menarik baju bagian atasnya dalam satu kali tarikan.
Kayla bisa merasakan jika dadanya kini sudah terlihat jelas tanpa penghalang, dia melingkarkan kedua tangannya di pinggang Mikhael dan menekannya kuat agar dadanya tidak terlihat oleh Mikhael.
Mikhael melepaskan ciumannya dan kembali menyeringai saat melihat mini dress yang Kayla gunakan sudah merosot sampai pinggang.
Dia menunduk dan mendapati Kayla yang semakin erat memeluknya menyembunyikan dadanya yang kini polos tanpa penghalang di balik tubuhnya.
" Lepaskan! " Titah Mikhael.
" Brengsek kau! " Teriak Kayla emosi tanpa mau melepaskan pelukannya.
Mikhael menyeringai, " Kenapa? Apa kau malu aku melihat tubuhmu yang setengah telanjang? " Godanya.
" Brengsek! Baj*ngan! Bia*ab! Kenapa kau melepas ret sletingnya hah!! " Maki Kayla dengan nafas memburu.
Mikhael mengangkat bahunya tidak peduli, dengan gerakan cepat dia memegang bahu Kayla dan menariknya hingga pelukan gadis itu terlepas.
Kayla langsung menyilangkan kedua tangannya di dada, dia melotot pada Mikhael yang melihatnya dengan seringaian mesum yang pria itu keluarkan dari bibirnya.
" Menjauh kau! Beraninya kau melecehkan modelmu sendiri! " Teriak Kayla penuh kekesalan.
Mikhael tidak menghiraukan teriakan Kayla, dia mendekat dan menarik kedua tangan Kayla dan menggenggamnya dengan sebelah tangannya.
" Ah,, lepaskan aku!! " Teriak Kayla sambil meronta-ronta.
Mikhael menatap gundukan kembar yang berada di hadapannya dengan penuh takjub dia mengangkat sebelah tangannya lagi dan menyentuh benda itu dengan lembut.
Kayla mengangkat wajahnya ke atas dengan mata yang terpejam kuat dan menggigit bibirnya agar tidak mengeluarkan suara sialan akibat permainan tangan Mikhael.
" He-hentikan! A-apa yang kau la-lakukan, ahgghkk..!! "
Akhirnya suara bia*ab itu pun keluar saat Mikhael bermain menggunakan bibirnya.
Tubuh Kayla bergemetar hebat, dia tidak bisa apa-apa karena kedua tangannya sudah di cekal oleh sebelah tangan Mikhael dan di angkat ke atas kepalanya.
" Mi-mikhael plese!! " Lirih Kayla di tengah-tengah desahannya.
Mikhael menyeringai dan mengangkat kepalanya melihat wajah Kayla.
" Tolong apa? Apa kau sudah tidak tahan? " Goda Mikhael yang puas melihat wajah tersiksa Kayla.
" He-hentikan, ah!! "
Bukannya berhenti, Mikhael malah semakin kuat mere*as dada Kayla yang membuat wanita itu semakin lemah.
" Bi-bia-dab kau! Ah..Mikhael lepas ehmppp!! "
Mikhael kembali membungkam mulut Kayla menggunakan bibirnya dengan tangan yang semakin liar bermain di kedua gundukan Kayla.
Kayla berkali-kali mendesah di balik ciumanya, saat merasakan kedua kaki Mikhael terbuka dan menghimpit kaki Kayla yang masih terduduk di atas meja, ide untuk melarikan diri pun seketika melintas di otak Kayla.
Kayla mengangkat sebelah kakinya dan-
Bughk!!!
" Aaaghkkk!! "
Mikhael berteriak sakit dan menjauh dari Kayla, dia memegangi aset berharganya yang baru saja di tendang oleh Kayla.
Secepat kilat Kayla berdiri dan memebenahi bajunya, dia berlari sekuat tenaga dan meninggalkan Mikhael yang masih memegang burungnya yang berdenyut sakit akibat tendangan kuat yang Kayla berikan.
Sebelum pergi, Kayla sempat menengok dan tersenyum puas ke arah Mikhael yang membuat Mikhael semakin marah.
" Itulah akibat kau yang berani bermain denganku, aku harap telur mu pecah dan kau tidak akan memiliki anak seumur hidupmu! " Ucap Kayla dengan lidah yang dia keluarkan mengejek Mikhael.
" Sialan kau, kembali Mikhayla!!! " Teriak Mikhael penuh amarah.
Kayla yang sudah berada di liar ruangan Mikhael menarik nafasnya dalam-dalam, dia memegangi dadanya yang naik turun dengan jantung yang berdegup kencang kerena kelelahan berlari tadi.
" Mikhael gila! Dia memainkan dadaku sesuka hati, awas saja jika sampai merah atau terluka. Akan ku bunuh dia! " Gumam Kayla sambil mengepalkan sebelah tangannya di udara.
_-_
Tbc!