NovelToon NovelToon
Jerat Tumbal Pesugihan

Jerat Tumbal Pesugihan

Status: tamat
Genre:Thriller / Iblis / Harem / Hantu / Roh Supernatural / Tumbal / Horor / Tamat
Popularitas:507.9k
Nilai: 4.8
Nama Author: Siti H

wanita bernama Ayu yang hidup dalam kemiskinan setelah menikah dengan suaminya yang bernama Sugi.

Sugi sang suami hanyalah pekerja serabutan yang penghasilannya tidak menentu, sehingga membuat Ayu mengambil jalan pintas dengan melakukan pesugihan yang mana mengorbankan anak atau anggota keluarganya.

Bagaimanakah kisah perjalanan Ayu, ikuti kisah selanjutnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pindah-4 (Ayam cemani)

qAyu berjalan mondar-mandir seperti orang sedang kebingungan.

"Kang, cari pinjaman motor. Aku mau ke pasar hari ini juga," titah Ayu tak sabar.

"Masih pagi, Dik. Pastinya motor dipakai semua orang untuk berangkat kerja dan antarkan anak sekolah," jawab Sugi berusaha selembutnya.

"Hiiih! Aku lama-lama kesel tau-gak, sih sama kamu, Kang!" ucap Ayu dengan wajah bersungut.

Sugi kelimpungan setelah mendapat omelan dari sang istri yang sekarang sudah tak tau batasannya.

Pria itu terpaksa pergi untuk mencari pinjaman motor dan mengantarkan sang istri kepasar.

Ia berjalan sejauh 400 meter dan tujuannya adalah Yudi. Ia tau jika pemuda itu pasti masih meringkuk diatas tempat tidur sepagi ini.

Setelah tiba didepan rumah pemanen, ia dengan perasaan sungkan mengetuk rumah kediaman orangtua pemuda itu.

Tok... Tok... Tok...

"Assallammualaikum," Sugi berusaha membangunkan pemilik rumah.

Tok...,

Pintu terbuka sebelum ia mengetuknya untuk yang ke dua kalinya.

"Hoaaaaam," Yudi menguap, "Ada apa,Kang?" tanya pemuda itu dengan wajah kusut seperti belum disetrika, rambutnya juga terlihat semrawut.

"Yud, akang pinjam motornya ada perlu banget," ucap Sugi merasa tak enak hati.

"Heeem, bentar, Kang," ucapnya dengan malas, lalu menuju dapur dan mengeluarkan motor untuk dipinjamkan kepada tetangganya itu.

Sugi menerima motor dan kuncinya dengan cepat, lalu berpamitan untuk pulang.

Setibanya dirumah, ia melihat Ayu sudah sangat kesal sekali karena terlalu lama menunggunya.

Tanpa menyahuti omelan sang istri, Sugi membawa Ayu ke pasar. Ia mengendarai motor dengan menjaga kecepatannya agar tak membuat bahaya kandungan sang istri.

Setibanya dipasar. Sugi ikut membawa keranjang dan mengikuti kemana istrinya yang ayu jelita itu berbelanja.

Hingga tiba saatnya Ayu berhenti dipedagang ayam yang spesial menjual berbagai macam ayam.

Lalu Ayu membeli beberapa ekor ayam cemani, dan salah satunya berukuran besar. "Untuk apa beli ayam hitam itu, Dik?" tanya Sugi penasaran.

"Emmm, ya dimasaklah," jawab Ayu sedikit gugup.

"Tapi---,"

"Ihhhhh, jangan banyak tanyalah, Kang. Cerewet!" potong Ayu dengan cepat, bahkan ia tak sungkan memarahi suaminya didepan umum.

Sugi hanya dapt menurut saja, sebab ia mengira emosi Ayu meninggi karena pengaruh kandungannya. Kemudian ia menenteng ke lima ayam cemani yang masih hidup itu, lalu mengikuti kembali sang istri yang tampak memborong belanjaan.

*****

"Kang, sembelih ayam-ayam itu, tampung darahnya, dan jangan lupa saat menyembelihnya jangan ucapkan basmallah apalagi shalawat, awas kalau sampai itu akang lakukan, aku pecat kamu jadi suami!" ancam Ayu dengan tatapan tajam.

"Dik, kalau sampai sembelih ayam tak pakai basmallah, berarti itu sesembahan untuk syetan," protes Sugi cepat.

"Ini permintaan anak dalam kandunganku, emangnya Akang mau aku susah melahirkan karena pengen makan ayam disembelih tanpa Basmallah?!" kilah Ayu cepat.

Sugi menjadi serba salah. Ucapan Ayu berupa ambigu baginya.

Tanpa menjawab omelan sang istri, ia menuruti apa yang diinginkan oleh Ayu. Bahkan ia tak berani bertanya darah ayam cemani itu ditampung untuk apa. "Apakah Ayu akan membuat Saren/marus?" Bukankah itu makanan haram karena terbuat dari darah yang dikukus jika muslim yang memakannya? (maaf ya reader, ini hanya berlaku haram untuk muslim saja, dan yang non muslim bebas saja, ya. Jangan dibuat perdebatan,)

Namun lagi-lagi Sugi harus menuruti apapun yang diucapkan oleh sang istri.

"Sudah selesai semuanya, Dik," ucap Sugi sembari membawa kelima ekor ayam tersebut. "Beesihkan bulu-bulunya, dan cuci dengan baik, setelah bawa ke Ayu," sahut wanita itu dari dalam dapur.

"Ya,"Sugi mengiyakan, dan mengerjakan semuanya.

Hari menjelang hampir siang. Ayu sudah selesai memasak empat ekor ayam cemani dan menyisakan satu ekor yang masih mebtah beserta darah uang nuga berwarna hitam didalam wadah tertutup.

"Ayo makan," panggil Ayu dengan wajah sumringah. Ia sudah tak tahan lagi ingin membeli semua barang yang diinginkannya.

Kebetulan sat ini swdang tanggal merah, anak-anaknya libur sekolah, dan ia dapat makan bersama pagi menjelang siang ini.

Sekuanya berkumpul, kecuali Juni yang harus tergeletak dikamar karena penyakit aneh yang dideritanya.

"Kenapa daging ayamnya hitam, Bu?" tanya Bagas yang merasa geli melihat warna daging ayam yang tak biasa tersebut.

Seketika Ayu membolakan matanya. Pertanyaan Bagas dapat memprovokasi anak-anaknya lain. "Kamu ini, Ya, Bagas! Protes mulu. Sudah pinter melawan ibu kamu, ya!" ucap Ayu dengan geram, ia hampir saja kehilangan selera makannya karena ucapan puteranya yang selalu saja kritis akan segala hal.

Bocah itu tersentak kaget, tetapi jujur ia tak bersemangat menyentuh daging yang berwarna aneh baginya. Bagas hanya mebgambil sayuran dan nasi yang hanya sedikit saja.

"Kenapa kamu tidak makan daging ayamnya, hah!" hardik Ayu kasar.

"Emm... Bagas sudah kenyang, Bu,"

"Ibu bilang makan!" Ayu mulai kehilangan kesabarannya menghadapi Bagas.

Sugi segera bangkit dan menghampiri sang istri. "Sabar, Dik. Ingat kandunganmu, jangan terlalu diturutkan amarahmu. Kalau Bagas gak suka jangan dipaksa!" Sugi membelai lembut punggung sang istri.

"Tidak, semua anak-anak dan juga Akang harus makan daging ayam ini," ucap Ayu dengan kesal.

"Baiklah, Baik, akang yang akan menghabiskannya, puas kamu," jawab Sugi mulai kesal.

Ayu mereda, dan ia memakannya dengan sangat lahab, termasuk Nisa dan juga Meli. Namun Laila dan Bagas merasakan tekak lehernya tak dapat menelan masakan tersebut.

*****

Jam didinding memperlihat pukul 12 malam. Ayu mengendap-endap keluar dari kamar dan memasuki kamar rahasianya. Ia harus melakukan ritual dan persembahan tumbal nyawa. Ia sudah tak sabar ingin membeli motor, mobil, sofa dan apa saja yang ia inginkan.

Ia sudah menyiapkan segala sesuatunya. Darah ayam cemani yang berwarna hitam itu hanya tinggal sebagian, sebab setengahnya sudah ia campurkan dalam masakannya tadi.

Ia duduk bersila dengan perutnya yang membuncit. Perhitungan bidan Andana ia akan melahirkan beberapa hari lagi.

Wanita itu membakar arang yang sudah disiapkannya didalam anglo. Kemudian ia membakar kemenyan dan juga dupa.

Ia sudah menyiapkan semua sesaji yang dibutuhkan. Kemudian menangkupkan kedua telapak tangannya didepan dada dan merafalkan mantra.

Sesaat asap mengepul dengan aroma kemenyan yang sangat kuat dan menyeruak diruangan kamar rahasia tersebut.

Lalu terdengar suara tawa yang sangat mengerikan. Sosok itu perlahan memperlihatkan diri dengan wujud yang penuh darah. Punggungnya berlubang dengan luka membusuk dan belatung yang menggerogoti dagingnya.

Aroma amis bercampur busuk sangat menusuk hidungnya, tetapi itu tak membuat hati wanita berhati iblis itu menyurutkan niatnya.

Sosok itu tersenyum menyeringai. Lalu menyesap sari dari sesembahan yang telah di sediakan oleh Ayu.

Setelah itu, Ayu meminum darah tersebut, dan memakan daging ayam cemani mentah dengan begitu lahapnya.

"Bagus, sesatlah bersamaku," ucap sosok mengerikan itu dengan tawanya yang membuat bu-lu kuduk meremang.

1
Rika Yudesni
🤣🤣🤣🤣
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem
segoblok goblok nya seorg suami.. trnyata gak segoblok suami ny ayu ini.. meski dia sdah mengetahui banyak kejanggalan yg trjadi sejak istriny melakukan ritual pesugihan..
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem
baru diawal mnjalani pesugihan.. lngsng beli rumah n motor pdhal sblm ny khidupannya miskin serba kkurangan.. itu namanya sengaja bikin curiga orang2 trlebih anak2 nya mati satu prsatu.. Dimana2 yg namany pesugihan di tutup2in.. bukan lngsng di umbar beli kemewahan..
Pelangi Senja
sebenarnya ceritanya TK beralur...tp drpd gabut ya baca aja🤣🤣🤣
Um Andri
banyak pelajaran yang bisa d petik
syska
Luar biasa
Febby Sadin
hi mampir yuk di novelku Mega J, Tafsir Mimpi Sang Inspirator, Doris Hart dan Vyren.
untuk yang Mega J episode nya gak banyak jadi enak untuk dibaca
Siti H✍️⃞⃟𝑹𝑨: @⍣⃝ꉣꉣAndini Andana @Ai Emy Ningrum bisa bawa pasukan ke novel kakaknya🙏
total 1 replies
Rahima Nurlaela
Luarrr Biasaaa
A Aa
Luar biasa
Ree Prasetya
cakep
pelajaran apa gess?? ya benar ustad
Aprillia Novianti
aduh thor jadi bingung
sampe baca 2x
Roewina
senengnya Sugi dapet rumah gratis,😀 Thor dimana ada rumah gratis mau dong Thor🤭🙏🙏
Ridho Widodo
kisah nyata yg harus dijauhkan dr man7sia beriman
Sri Keren Mutamimah
Luar biasa
Wahyu Kasep
pelajaran apa benar nya


oh aku ingat pelajaran Sugi yang cinta mati pada istrinya walaupun sudah tahu akan sipat nya

hidup Sugi
Wahyu Kasep: hihihi hihihi hihihi
total 2 replies
Wahyu Kasep
harusnya Sugi mati
Wahyu Kasep
biasa aja
baru kali ini ana baca novel gini amat

Akhy Sugi kayaknya yang akan mendapatkan piala Oscar 2030 mendatang
Wahyu Kasep
semoga Sugi selamat dan menyalahkan semua orang termasuk bagas insyaallah
Wahyu Kasep
Sugi pintar
Sugi genius
Sugi prosesor
Sugi
Sugi
Sugi
sugi.sugi
Sugi
Sugi cerdas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!