Trauma dalam percintaan dan menjalin hubungan membuat Adel memutuskan menyendiri. Namun siapa sangka, baru 8 bulan setelah hubungannya kandas tiba-tiba ada pria yang datang melamarnya dan ingin menikahinya.
Daniel, lelaki berwajah dingin dan datar tersebut memilih menikah dengan anak dari karyawan Papahnya. Wanita yang tidak mengenalnya itu dipilih sebagai istrinya.
Setelah menikah, perlahan banyak rahasia terkuak. Daniel dan Adel yang memiliki karakter berbeda mulai saling terbuka. Namun dapatkah keduanya saling membuka hati setelah banyak hal yang mereka lalui?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ningsihe98, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 17
Daniel masih berkurat di dapur sambil menatap layar ponselnya untuk melihat tutorial cara membuat nasi goreng Hong Kong yang diminta oleh Adel sejak tadi bangun tidur.
Daniel sampai kebingungan untuk membuat masakan tersebut, pasalnya ia saja tak pernah mencoba makanan tersebut dan pagi ini juga belum ada resto menjual nasi goreng tersebut buka. Dan hasilnya Daniel lah yang diminta untuk membuatkannya.
Nasi goreng Hong Kong memang banyak ditawarkan di restoran. Paduan bahan yang biasa dipakai adalah daging sapi iris atau cincang. Tetapi yang populer justru dengan paduan udang dan nasi goreng Hong Kong ini juga tidak pedas dan memang cocok untuk sarapan.
Adel duduk memperhatikan suaminya yang sudah terlihat kebingungan, padahal sejak tadi Adel juga ikutan untuk menyiapkan semua bahan-bahan yang sudah dicatatnya.
“Gimana, Mas? Masih sanggup?” Adel bertanya sambil mengelus perut buncitnya yang membuat Daniel tak bisa menyerah.
“Kamu duduk di sana aja, biar saya konsen masaknya.” Daniel mengantarkan Adel keruangan televisi agar istrinya menunggu di sana.
Adel terlihat tak terima tapi menunggu Daniel yang belum juga selesai membuatnya bosan. Jadilah Adel menurut saat Daniel menyuruhnya menunggu sambil menonton televisi.
“Kamu tunggu di sini, nanti kalau masaknya sudah selesai saya panggil.”
Adel hanya mengangguk dan melihat suaminya sudah kembali ke dapur untuk membuatkan sarapan untuknya.
Kali ini Daniel sedikit lebih aman karena tak ada yang mmemperhatikannya-tepatnya mengomelinya memasak. Karena sejak tadi Adel terus mengomelinya dari potongan bawang bombaynya yang terlalu tebal sampai potongan wortelnya yang salah.
Memang ini kali pertama setelah menikah pria itu berkutat di dapur, dirinya tak pandai memasak. Yang dia bisa hanya memasak mie instan dan pernah sekali membuat nasi goreng itupun saat SMA dulu dan karena tak ada orang di rumahnya dan hasilnya juga hanya bisa ditelan karena benar-benar lapar saja.
Tapi kali ini benar-benar berbeda, istrinya yang sedang hamil itu benar-benar membuatnya harus terjun ke dapur dan perang dengan irisan bawang yang membuat matanya perih. Bagaimanapun, Daniel tak bisa menolak karena Adel sedang ngidam.
...***...
Setelah beberapa menit, masakan pertama Danielpun sudah siap santap. Aromanya juga sudah menyeruak ke hidung Adel yang membuat perutnya kini keroncongan.
“Nih makanan dari Hong Kong yang kamu pesan,” Daniel menuangan nasi goreng buatannya ke piring Adel yang sudah tidak sabar memakannya.
“Oke, Adel coba.” Adel mencoba satu suapan nasi goreng tersebut.
Sedangkan Daniel yang masih berdiri memperhatikan mimik wajah istrinya untuk menilai masakannya. Ia juga masih tak yakin masakannya akan cocok di lidah istrinya, tapi yang penting baginya adalah mengabulkan keinginan istrinya.
“Gimana, enak?” tanya Daniel saat melihat Adel masih mengunyah.
“Hmm, sebenarnya lumayan sih tapi ada asinnya dikit tapi gak terlalu asin, tap...,” ucapan Adel terhenti saat Daniel menyuapinya nasih goreng.
“Makan yang banyak, jangan banyak protes rasa. Ini baru pertama kali saya harus masak,” kata Daniel yang sekarang sudah duduk di sebelahnya.
Adel menuruti ucapan suaminya, ia langsung menambahkan nasi goreng tersebut ke piringnya dan ia juga menyuapi Daniel yang belum sarapan. Kali ini Daniel hanya diam menerima suapan istrinya, tanpa sadar nasi goreng tersebut benar-benar habis oleh mereka berdua.
...***...
Hari libur Daniel seperti biasa hanya bersantai dan berolahraga di rumah. Jika keluar pun biasanya Daniel hanya jogging keliling kompleks perumahannya saja atau ia pergi ke supermarket sendiri membeli kebutuhan sehari-hari mereka.
Dan seperti hari ini, di hari liburnya saat ini Daniel memilih berolahraga di rumah. Ia memiliki beberapa peralatan fitnes di ruangannya.
Daniel sedang melakukan sit up untuk mengencangkan otot-otot perutnya. Ia hanya bisa melakukan kegiatan seperti ini seminggu sekali karena hari-hari biasanya ia akan di sibukan dengan pekerjaannya.
Karena terlalu serius dengan kegiatannya, Daniel tak sadar saat Adel tiba-tiba datang dan ia juga terkejut karena Adel dengan tanpa aba-aba langsung duduk di pahanya saat ia sedang melakukan sit up.
Daniel menghentikan kegiatannya dan menatap istrinya bingung.
“Kenapa?”
Adel menatapnya “Bosan, Adel pengen jalan-jalan,” katanya.
Daniel sebenarnya cukup kuat menahan Adel duduk di pahanya hanya saja saat ini bukan hanya Adel ada juga calon anaknya di dalam perut istrinya yang membuatnya bertambah berat.
Bukannya menjawab, Daniel memilih kembali melakukan sit up nya dan membuat Adel yang ada dihadapannya benar-benar kesal karena suaminya mengabaikannya.
Daniel masih bisa melihat wajah kesal Adel padanya, dan kali ini Daniel mengecup bibir Adel saat ia melakukan sit up dan hal itu ia lakukan berulang-ulang yang membuat Adel terkejut.
“Gimana? Masih bosan?” Daniel kembali mendarat kecupannya di bibir Adel.
“Adel maunya jalan-jalan.” Tuturnya kembali dan Daniel pula kembali mengecup bibir Adel.
Karena bibirnya menjadi sasaran suaminya, Adel kemudian menutup bibirnya dengan tangan sehingga Daniel benar-benar mencium tangannya dan setelahnya menghentikan olahraganya.
“Mau jalan-jalan ke mana?” tanya Daniel akhirnya.
“Pengen jalan-jalan ke tempat wisata, Adel pengen cuci mata karena udah sumpek di rumah terus.” Katanya yang membuat Daniel mengerutkan keningnya.
“Cuci mata lihat cowok lain?” Daniel menaikan satu alisnya.
“Enggak, cuci mata lihat pemandangan. Kalau ada cogan juga di sana ya sekalian nambah Indah pemandangan,” kata Adel dengan santai.
Daniel menyentil kening istrinya yang masih sempat-sempatnya menginginkan melihat pria lain.
“Kalau mau lihat yang Indah, di sini juga sudah ada,” kata Daniel.
“Di mana?”
Daniel menarik dagu istrinya lebih dekat, “Di depan kamu juga pemandangan yang Indah bukan? Saya juga sudah tampan untuk kamu tatap tanpa bosan,” ujar Daniel dengan wajah tanpa ekpresi seperti biasanya.
Adel mencebik, “Yang di sini mah kulkas dua pintu dan mukanya datar kayak triplek!” kata Adel yang membuat Daniel terkejut.
Tak terima dengan sebutan Adel tentang dirinya, Daniel kini membuka kaosnya yang sudah basah karena keringat dan menampilkan otot-otot juga roti sobeknya di hadapan Adel yang kini menatapnya bingung.
“Jadi menurut kamu, saya ini kayak triplek?” Daniel menaikan alisnya.
Bukannya menjawab, mata Adel justru kini tak fokus menatap otot perut suaminya yang terpampang. Entah karena hormon tubuhnya yang sedang hamil atau memang dia khilaf, jari-jari Adel kini mengelus perut kotak suaminya itu.
Daniel sempat terkejut melihat Adel menyentuh perutnya, tapi memang benar sejak hamil hormon Adel meningkat. Ia sering tergoda dengan Daniel bahkan membuat Daniel ikut terbawa oleh permainan panas Adel. Untung saja mereka sudah konsultasi pada dokter kandungan tentang itu.
Daniel memajukan wajahnya lebih dekat dengan Adel yang masih terdiam, dan kini ia menarik dagu istrinya dan mencium bibirnya dengan lembut dan keduanya menikmati ciuman tersebut dan tangan Daniel juga kini sudah mulai bermain. Kali ini ia tak bisa menahannya, karena sejak Adel hamil dan berat badannya bertambah benar-benar terlihat sangat seksi untuknya.
Daniel menghentikan ciumannya, kemudian ia mengangkat badan Adel pergi ke kamar mereka. Kali ini Daniel melanjutkan olahraganya bersama Adel di kamar mereka dan ini adalah olahraga paling berkeringat untuk Daniel yang paling disukainya.
“Sekarang gak boleh jalan-jalan, karena Ayahnya mau tengok dedeknya bayi dulu,” kata Daniel yang membuat Adel tertawa.
...***...
...Terimakasih yang sudah membaca kelanjutannya....
...Jangan lupa kasih like dan komentarnya ya ...
...^_^...
...11 September 2022
...
si Dea yg neror Adel ya
season k dua ank2 ny adel dn danil kk, atw cerita bru kk??? atw crita adek ny adel kyk ny seru tu klw dpt cewk yg ceriwis.
smga langgeng y danil dn adel😘
oh itu masalh mu sofia, smga ank mu lekas sembuh dn rujuk az deh sama mantan suami mu. tpi lain x, ap pun msalh mu jangn libatkn suami orang terus y sofia. dn k sana kmari brdua trus dgn suami orang.
iy la danil mkin manis sejak punya ank. aplgi mg danil kn cinta dgn adel. kyk ny k jakarta mg mau rayakn ulth ny adel. danil mau buat kjutan.
up ny mlah bhas yg gk pala penting, jdi brtele2. si sofia ni kq gk mikiri prasaan ny adel y, dri datng nyita wktu ny danil terus. si danil ny jg gitu mlah ngobrol z sama prempuan lain. adel kurang tegas, tegas bukn brati melawan. msak dri kmren suami dibiar2 kn brduaan trus dgn prempuan lain. gk mungkn gk ad rsa cemburu. cba deh adel diami danil. mrasa gk dy istri ny cemburu. klw mg gk ad rahsia knp ngobrol ny gk di depn adel az. trus danil jg gk crita2 sama adel. dri omongn sofia dy tu mau dinikhkn dgn danil. smpe adel tau sendiri.
ap pun msalh sofia, gk suka aku klw danil bolak balek prgi kluar brdua dgn sofia. danil pun hrus ny ceritakn dulu bru pergi. jdi istri pun tenang. mertua pun gk punya hak buat nyuruh sofia nginap dirumah danil smpe berhari2. sebaik2 ny sbgai suami hrgai lah istri mu. istri mu ngurusi ank di rumh, kau mlah sibuk ngurusi masalh orang lain. suka hati mu la danil.