NovelToon NovelToon
Penakluk Miss Playgirl

Penakluk Miss Playgirl

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:94.8k
Nilai: 5
Nama Author: Dayu Putri

Hari pertunangan merupakan hari yang berbahagia bagi dua insan yang saling mencintai. Namun siapa sangka dihari tersebut Rara ditinggalkan oleh kekasih hatinya. Kegagalan pertunanganpun tak dapat dihindari sehingga membuat keluarga Rara menanggung aib dan luka yang mendalam atas meninggalnya Sang Papa karena serangan jantung.


Kejadian tersebut membuat Rara memendam dendam terhadap kaum laki – laki dan merubah Rara menjadi sosok playgirl. Sehingga karena suatu permasalahan dipekerjaan membuat dia bertemu dengan CEO yang dingin dan menjadikannya bekerja dalam satu ruangan dengan CEO. Sering mendapat hukuman dan sering pulang kerja bersama dengan sang CEO menimbulkan rasa yang aneh dihati Rara.`

Akankah hati Rara yang beku takluk terhadap pesona CEOnya? Bagaimana jika Yuda, lelaki yang sangat dicintainya kembali? Mungkinkah kekuatan cinta akan menyatukan kembali Rara dengan Yuda?Atau mungkin Rara akan menjadi penghuni dunia kelam yang sering berganti kekasih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dayu Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 Mantan Belum Kelar

Satu minggu sudah Rara menjadi Sekertaris CEO, dan selama itu pula Rara selalu mengerjakan pekerjaanya sesuai dengan kesepakatan yang dibuat oleh Tuan Andika. Khusus untuk memasangkan dasi, Rara mempunyai trik tersendiri dia selalu menyiapkan dasi yang sudah dibuat simpulnya jadi Tuan Andika bisa memasang sendiri. Walau awalnya protes dan beralasan tidak bisa memasang dasi sendiri, tetapi Rara adalah wanita yang cerdas jadi dia membuatkan simpul dasi dan tidak tanggung – tanggung Rara menyiapkan dasi yang sudah dibuatkan simpulnya sebanyak 5 picis perharinya dan Tuan Andika hanya tinggal memasang saja. Walaupun diawal awal selalu berdebat dan Tuan Andika ngeyel minta di pasangkan dasi tetapi Rara mempunya 1000 cara untuk menolaknya. Dan buah dari kecerdasan Rara itu menyelamatkannya agar dia tidak terlalu dekat dengan CEOnya.

Pagi ini Rara membawakan bekal sarapan nasi goreng seafood untuk Tuan Andika .Dengan langkah percaya diri Rara membuka ruangan CEOk betapa terkejutnya Rara mendapati CEOnya sudah ada diruangannya lengkap dengan pakaian formalnya. Padahal ini baru pukul 07: 40. Kenapa bosnya itu berangkatnya pagi sekali pikir Rara. Rara berusaha menenangkan dirinya karena sang bos sedang menatapnya datar.

“Selamat pagi Tuan” sapa Rara mencoba mencairkan suasana

“Hem” jawabnya dingin

“ kamu telat hari ini Ra” ucapnya masih dingin

“ Maaf Tuan saya sebenarnya tidak telat tadi saya langsung ke pantry untuk membuatkan Tuan kopi dan menyiapkan sarapan Tuan” Kata Rara membela diri

“Alasan” kata Tuan Andika dingin

Rara hanya memutar bola matanya malas, sepertinya mood Tuan Andika kurang baik hari ini karena sifatnya kembali dingin. Untung saja tadi memang Rara sudah membuatkan kopi untuk CEO nya dan menyiapkan sarapannya. Karena tadi Rara susah membuka pintu jadi nampan sarapan dan kopinyapun diletakan di meja dia untuk sementara.

“ Ini Tuan sarapanya dan kopinya, tadi saya letakan lebih dulu di meja saya karena saya kesusahan mebuka pintu tadi” Ucap Rara mencoba menjelaskan.

Nasi goreng seafood adalah makanan favorite Tuan Andika . Tapi setelah mencoba masakan Rara berapa hari ini sepertinya bukan hanya nasi goreng seafood saja menjadi makanan favorite nya. Semua makanan yang dimasak oleh Rara selalu nikmat menurut Tuan Andika. Aroma gurih mengguar diruangan Tuan Andika dan berhasil meredakan amarahnya.

“ Terimakasih, kamu sudah makan?” tanyanya perhatian

Rara terbengong dengan sikap tuannya yang cepat sekali berubah setelah diberikan sajen. Tadi saja dingin kenapa mendadak perhatian pikir Rara bingung. Tetapi Rara tidak mau ambil pusing toh Tuannya ini memang begitu sebentar dingin, sebentar hangat, sebentarnya lagi arogan seperti banteng main seruduk.

“ Sudah Tuan, maaf Tuan saya kembali kemeja kerja saya “ pamit Rara

“ Sebentar” ucapa Tuan Andika menahan Rara

Duhhh apalagi ini pikir Rara. Jangan – jangan disuruh nyuapin oh… no sepertinya dia harus pura pura sakit perut lagi ini sebelum Tuannya menyuruhnya untuk menyuapinya. Seketika Rara memasang mimic wajah tegang dihadapan Tuan Andika

“ Kenapa? Kamu sakit perut lagi?” Tanya Tuan Andika

“ Padahal saya tidak menyuruhmu untuk menyuapi saya, jadi kamu jangan pura – pura sakit perut lagi” Katanya tepat sasaran

Rara Melipat bibirnya kedalam menyembunyikan keterkejutannya. Bagaiman bisa Tuannya mengetahui kalau dia mau pura – pura sakit perut untuk menghindari menyuapi Tuannya. Eh… sebentar tadi katanya khan Tuannya tiak menyuruhnya untuk menyuapi lalu kenapa menahan Rara .

“ Ada yang bisa saya bantu lagi Tuan “ ucapnya berusaha setenang mungkin

“ Nanti siang pukul 10:00 temani saya menemui klien. Kami ada kesepakatan kerja sama yang belum selesai, nanti kita berangkat pukul 09:30 agar tidak terlambat takutnya macet ” Kata Tuan Andika menjelaskan

“ Oh…. Baik Tuan akan saya siapkan semua keperluannya” ucap Rara yang hanya dijawab oleh anggukan kepala oleh Tuan Andika

“Kalau begitu saya pamit Tuan” Kata Rara dan kembali hanya mendapat anggukan kepal dari Tuannya.

Ini adalah pertama kali Rara mengikuti CEOnya bertemu dengan klien. Biasanya setiap ada pertemuan dengan klien Tuan Andika selalu membawa David sang asisten. Mungkin karena David sedang berada diluar kota untuk mengunjungi cabang Aw Group ( singkatan dari Awiguna Group) yang sedang membutuhkan pengawasan. Rarapun mulai menyiapkan bahan – bahan pertemuan dengan klienya.

Tepat Pukul 09:30 Tuan Andika mendatangi meja Rara. Rarapun sudah siap untuk berangkat dengan membawa 2 map yang berisi perjanjian kerjasama beserta Surat kontraknya. Tidak lupa Rara membawa tas slempangnya . Tuan Andika dan Rara berjalan beriringan menuju lift khusus CEO dan langsung menuju lobi. Disana sudah ada Mobil SUV hitam milik Tuan Andika beserta sopirnya yang sudah membukakan pintu penumpang untuk Tuan Andika. Saat Rara hendak membuka pintu didepan sebelah sopir, Tuan Andika melarangnya.

“ Kamu duduk dibelakang Ra bersama saya” Ucapnya tidak bisa dibantah

Akhirnya Rarapun duduk dibelakang bersebelahan dengan Tuan Andika. Jujur Rara sangat canggung berada dalam situasi dekat begini. Rara mengalihkan pandangannya ke jendela mobil memandang rute lalu lintas yang dilaluinya. Samar - samar Rara mendengar Tuan Andika menyebutka RY Resto. Rara merasa tidak asing dengan inisial tersebut. Tidak mau pusing memikirkannya Rara pun menyibukan dirinya dengan melihat – lihat ponselnya.

Pukul 09:55 Tuan Andika dan Rara sampai di RY Resto dan ternyata kliennya pun sudah sampai. Saat hendak masuk kedalam Restopun Rara tidak asing dengan tatanan dan dekorasi didalam Resto. Dia seperti pernah melihat atau merencanakan resto yang nuansanya seperti ini. Tetapi karena keterbatasan waktu dan dia harus mengimbangi langkah Tuan Andika lamunan Rarapun buyar

“ Hallo Tuan Andika, wah sebuah kehormatan besar bagi saya bisa bekerja sama dengan Perusahaan anda Tuan” Ucap Tuan Saka.

Tuan saka, pria paruh baya pemilik perusahaan yang bergerak dibidang Akomodasi dan Transportasi . Tuan Andika melakukan kerja sama dengan Tuan Saka untuk menyediiakan mobil truk container. Karena permintaan pasar semakin meningkat akhir –akhir ini jadi, agar semua berjalan lancar Tuan Andikapun memutuskan untuk menambah alat transportasi raksasa tersebut.

“ Hallo juga Tuan Saka saya juga senang bekerja sama dengan anda” ucap Tuan Andika kembali

“ Kenalkan ini Sekertaris saya namanya Rara” ucap Tuan Andika

“ Wah sekertarisnya cantik sekali, saya kira tadi calonnya, karena terlihat serasi sama – sama cantik dan tampan” goda Tuan Saka yang hanya ditanggapi senyum simpul oleh Tuan Andika.

Setelah selesai penandatangan kontrak kerjasama antara dua perusahaan Tuan saka pamit terlebih dahulu karena ada janji makan siang bersama istrinya. Sedangkan Rara dan Tuan Andika memutuskan untuk makan siang di RY Resto. Saat hedak kembali kekantor usai makan siang Rara dikejutkan dengan suara yang tidak asing di pendengarannya.

“Ra… Rara….”

Rara membalikan badannya untuk mengetahui siapa yang memanggilnya. jiwanya seperti mau lepas dari raganya. Siapa yang menyanggka setelah sekian purnama mereka akan dipertemukan kembali. Tanpa disadari air mata pun sudah berlinang, Rara kehilangan keseimbangannya hampir saja dia rubuh kelantai kalau saja tidak ditahan oleh tangan kekar Tuan Andika. Tuan Andika tau kalau yang didepan Rara saat ini adalah Mantan Rara. Mungkin lebih tepatnya Mantan belum Kelar karena sampai sekarang belum ada keputusan dari Rara walau Yuda telah meninggalkannya saat hari pertunangannya.

Bersambung

...****************...

Hallo para readers setiaku maaf telat update karena sikecil habis imunisasi kemaren trus agak rewel.

Terimaksih untuk para readers yang sudah sudi mampir kekarya Autor yang receh ini, Jangan lupa tinggalkan jejak like & komen ya…… see you next Part

1
Ai Maswah
Luar biasa
Arsenio Bait
mantap thour
Dayu Putri
besok subuh yaaa jangan lupa dukungannya yaaaa
Mhercye DG
makasih thor🙏
gimana keadaan ratih thor
bantuin jga dong🙏
Dayu Putri: keadaan ratih besok subuh yaaa jangan lupa klik favorit dan masukan ke ral buku kary aauthor biar kalau author up ada pemberitahuan terimakasih...
total 1 replies
Mhercye DG
thor datangkan Andika buat bantu Rara dong🙏
Indah Batam: Aku mampir Thor,, seru banget ceritanya,, salam dari - Gairah Ayah Tiriku
total 2 replies
Dayu Putri
terimakasih sudah mau mampir
Dayu Putri
terimaksih jempolnya dan terimaksih yang sudah favorite. author usahakna setiap hari update 2 bab
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!