NovelToon NovelToon
Putri Untuk Mas Duda

Putri Untuk Mas Duda

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Duda / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:313.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rani

Putri, gadis cantik anak seorang pengusaha, yang sekarang sudah berusia 23 tahun, kembali dijodohkan dengan laki-laki tampan yang dia sukai selama bertahun-tahun. Kembali? Ya, itu karena ini bukan perjodohan pertama buat dia. Melainkan, perjodohan kedua setelah kegagalan perjodohan yang pertama.


Namun, Putri yang masih menyimpan rasa buat laki-laki itu, tetap bersedia menikah, walau sekarang, laki-laki itu sudah berstatus sebagai duda. Pernikahan berlandaskan perjodohan. Apakah Putri masih bisa menenangkan hati Mas Duda sekarang? Atau malah, dia akan di benci oleh Mas Duda karena dianggap tidak punya harga diri?

Ikuti kisahnya di sini supaya tahu! Kalian akan tahu apa jawabannya nanti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

*Episode #17

Mereka melakukan hal tersebut selama beberapa kali. Sampai-sampai, Putri yang baru pertama kali merasakan hal itu, dibuat tak berdaya dengan seluruh tubuh menderita kesakitan.

Maklum, panglima gagah mantan duda itu sudah sangat jago dalam urusan membahagiakan sang istri. Bagaimana tidak? Dia sudah pernah menjalani kehidupan rumah tangga selama dua setengah tahun bersama orang yang sangat dia cintai. Tentu saja dia sudah sering melalui hal yang membahagiakan itu bersama istrinya selama hubungan pernikahan mereka berlangsung.

Putri bangun ketika matahari sudah bersinar terang. Sebisa mungkin dia paksakan untuk turun dari ranjang. Meski sebenarnya, ada bagian yang terasa sangat perih sampai sulit untuk bergerak.

Namun, dia harus tetap memaksakan diri agar bisa bangun dan segera membersihkan diri. Karena sekarang, hari sudah sangat siang. Ditambah, dia sedang berada di rumah mamanya. Bagaimana jika sang mama malah mencari dirinya karena dia masih juga belum. muncul. Karena biasa, dia tidak pernah bangun kesiangan jika tidak dalam keadaan sakit.

Lagipula, sekarang, Abian sudah tidak ada di sampingnya. Mungkin saja sudah bagun sejak tadi subuh. Dan sekarang, mungkin sudah berangkat ke kantor. Setidaknya, itulah yang Putri pikirkan ketika dia tidak menemukan Abian di sampingnya ketika dia membuka mata.

Putri berjalan dengan langkah cukup pelan dengan tubuh yang terbalut selimut kesayangan miliknya. Dia terpaksa membawa selimut itu ikut serta ke kamar mandi. Karena selimut itu juga sepertinya memang harus di bersihkan juga.

Ketika dia sudah sampai di kamar mandi dengan susah payah. Saat ingin membuka pintu kamar mandi tersebut, pintu tersebut malah terbuka dengan sendirinya. Terdiam dengan wajah kaget, itulah yang bisa Putri lakukan.

Sementara itu, Abian yang membuka pintu kamar mandi langsung muncul dari balik pintu yang sudah terbuka. Dengan tatapan kasihan, dia melihat Putri sejenak.

"Kenapa gak tunggu aku baru ke kamar mandi?"

Suara itu langsung membuat Putri yang tertunduk langsung mengangkat wajah untuk melihat orang yang ada di depannya. Sambil membenarkan selimut yang dia pakai, Putri berucap dengan nada kaget.

"Mas Abi!"

"Lho, kok malah kaget sih?"

"Kamu ... gak ke kantor, Mas?"

"Gak."

"Ke--kenapa?"

"Udah izin sama asisten aku. Gak ke kantor hari ini. Lagian, gak ada rapat penting juga. Makanya bisa bolos."

"Kamu mau ke kamar mandi?"

"Iy--iya."

"Ya sudah. Aku antar."

"Eh ... ng .... "

Belum juga siap berucap, Abian langsung saja mengambil tubuh langsing itu untuk dia gendong. Lalu, dia bawa masuk ke kamar mandi. Dengan sangat hati-hati, dia turunkan tubuh itu.

"Mau aku bantu gak?"

"Tidak-tidak! Tidak perlu, Mas. Aku bisa sendiri," ucap Putri dengan cepat.

Abian ingin mengukir senyum karena tingkah Putri barusan. Namun, sekuat tenaga dia tahan. Karena dia tidak ingin Putri berpikir, kalau dirinya sedang tertawa di atas penderitaan yang Putri alami.

"Ya sudah kalo gak mau aku bantu. Aku tunggu kamu di luar. Ada perlu apa-apa, panggil saja. Aku gak jauh kok. Oh ya, kalo udah siap, langsung panggil aja. Aku bantu kamu keluar."

Selesai berucap, Abian langsung beranjak tanpa menunggu Putri menjawab perkataannya terlebih dahulu. Sementara Putri yang sedang berada di kamar mandi, tidak langsung melakukan apa yang ingin dia lakukan. Putri malahan terdiam sambil melihat punggung laki-laki penuh kharisma yang sekarang sudah sangat-sangat resmi jadi suaminya lahir batin.

"Ya Allah ... dia benar-benar sudah jadi suami aku sekarang? Huh ... benar-benar seperti mimpi saja. Tidak habis pikir dengan perubahan yang begitu cepat ini. Lah aku ... aku juga kok jadi begitu bego ya? Mau-mau saja ...."

"Put ... buruan. Aku dengar apa yang kamu katakan dengan baik. Ayo segera bersihkan dirimu itu," ucap Abian dari luar pintu kamar mandi.

Putri yang kaget, terpaku tanpa kata. Dia yang sungguh tidak menyangka kalau ucapannya di dengar oleh si suami, lah sekarang membatu bak patung pajangan yang tidak bisa bergerak.

"Putri .... " Abian memanggil lagi saat tidak mendengar jawaban dari Putri.

"Put, apa kamu butuh bantuan aku? Jika tidak ada jawaban juga, maka aku langsung masuk sekarang ya. Aku akan bantu kamu membersihkan diri."

Sontak saja. Kata-kata itu langsung menyadarkan Putri dari membatunya tubuh akibat kata-kata yang Abian ucapkan sebelumnya.

"Tidak-tidak. Tidak perlu masuk, Mas. Aku akan mandi sekarang. Sekarang juga. Kamu tidak perlu bantu aku."

"Mandi dengan cepat, jika tidak ingin aku masuk ke dalam buat bantu kamu."

"Iya ... bawel kamu ah! Cukup saja mamaku yang bawel. Jangan kamu juga ikut-ikutan." Putri berucap dari dalam kamar mandi karena dia sekarang sudah merasa kesal dengan tingkah Abian yang mendadak jadi bawel bukan kepalang.

Abian yang mendengar ucapan itu hanya bisa tersenyum nyengir. Dia bahagia dengan ucapan kesal dari istri yang baru saja dia sadari, kalau dia punya perasaan pada si istri kecilnya ini.

Rasa cinta yang entah sejak kapan tumbuh. Dia baru bisa menyadari kalau dia punya rasa cinta itu setelah dia melihat kebersamaan si istri dengan laki-laki lain. Meski dia tahu siapa laki-laki itu sebenarnya.

'Aku akan perlakukan kamu seperti apa yang kamu inginkan, Putri. Kamu adalah berlian dalam keluargamu. Maka aku juga akan memperlakukan kamu sama seperti keluargamu memperlakukan kamu. Bahkan, mungkin aku harus lebih baik lagi memperlakukan kamu dari pada mereka,' kata Abian dalam hati sambil tersenyum dengan terus melihat pintu kamar mandi yang ada di depannya.

1
Anonim
Udah ah ceritanya lebay dan janggal. Dari dokter mendadak mau operasi tp masih sempet ngobrol tp ga ngasih tau suaminya apa yg terjadi sm istrinya sampe harus dioperasi. Wwes lah aku ga lanjut baca.
Rani: jangan baca karya lama aku atuh. masih burik banget
total 1 replies
kezia desta
boleh ga sih gepruk abian pake bantalan rel jadi laki egois amat, bilang kaga cinta tapi cemburu liat putri ama Aditya, makanya kl punya istri cantik itu dibahagiakan di sedangkan bukan disakiti beuh kesel bener dah
kezia desta
blm respect ama abian
kezia desta
nyesek amat ya jadi putri pu ya suami yg mati-matian dicintai jutek bener bahkan ga peduli, sekali ya di cintai Aditya putrinya kaga mau.
D_Mayanti
simpel ceritanya
Lina Sutiah
🥰🥰🥰
Lina Sutiah
mdh"an cepet...❤️❤️❤️❤️❤️....😂😂
Eki Susanti
bagus banget
Fitria Trimalasari
calon pebinor kah🤭😁
nisa
mksih kk ok critanya👍👌
Otw sebatas menikah🏃‍♀️
Rudias BowongBengo
bagus dan menarik☺☺☺
fian widy
👍🏻
мєσωzα
ko sakit ya bacanya 🥺
мєσωzα
jangan galak-galak lah sama putri.. mau bagaimana pun dia itu kan istri kamu🥺
мєσωzα
ko sedih ya 🥺
Akun Vivo
bikin mas duda cemburu wk wk wk
Akun Vivo
jenggot dan kumis ,kok egk d cukur kn hari pernikahan 💒 nampak tua dong
tri susanti
sudahkah Adit nikahi aja si icha kasihan ntar juga cinta kalau sudah bedua terus......
tri susanti
selamat pasti suster icha sembuh total dia kan calonnya dokter aditya ya gak thor....... hehehehe
tri susanti
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!