NovelToon NovelToon
DOKTER LUISA

DOKTER LUISA

Status: tamat
Genre:Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Romansa / Hamil di luar nikah / Dokter / Tamat
Popularitas:176.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ribka Kurniawati

"Murahan!"

Satu kata yang keluar dari laki - laki berbadan kekar yang saat ini duduk di samping tempat tidur besar.

"Mas, maafkan Luisa mas."

Air mata Luisa mengalir dengan deras ketika Bramasta tunangan yang begitu dia cintai memberikan penghinaan tersebut kepadanya...

"Ternyata aku menunggu wanita yang sudah tidak perawan."

"Jadi selama ini kau tidak mau tidur dengan ku karena takut ketahuan jika kau sudah tidak perawan?"

"Aku terpaksa membuatmu tidak sadar dan memberikan mu obat agar aku bisa merasakan kegadisan wanita yang aku cintai, karena kau tidak pernah mau memberikan untuk ku."

"Dan ternyata kau wanita Murahan!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ribka Kurniawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AKU INGIN PERGI

Untuk yang ke dua kalinya salah satu wartawan kembali menanyakan hal tersebut kepadanya

Sungguh saat ini lidah Luisa begitu kelu untuk menjawab pertanyaan para wartawan tersebut.

Hatinya tak kuasa menerima dan ingin rasanya Luisa lari dari kerumunan wartawan ini, namun kakinya terlalu berat untuk melangkah.

"Hai, untuk hal ini nanti dokter Luisa akan mengadakan konferensi press khusus untuk teman - teman media, jadi saat ini biarkan dokter Luisa masuk dulu yah, karena acara live show sebentar lagi akan di mulai."

Franda sang manager yang juga baru tiba, langsung masuk ke dalam kerumunan dan mengatakan hal tersebut.

Franda pada akhirnya sukses untuk menyakinkan para wartawan dan membawa Luisa masuk ke dalam gedung.

"Franda."

Satu kata yang Luisa sebutkan ketika mereka sudah sampai di ruangan khusus untuk Luisa.

"Stop Luisa, simpan penjelasan mu nanti, satu jam lagi kau akan on air jadi simpan penjelasan mu nanti, karena...'

Tiba - tiba saja Franda berhenti berhenti berbicara dan memandang tajam ke arah Luisa.

"Karena apa Franda?"

"Karena yang akan menjadi bintang tamu pada hari ini adalah mas Bramasta."

Deg

Luisa yang mendengarkan nama itu kembali di sebut hanya bisa menjatuhkan dirinya di atas tempat duduk.

"Luisa, ayolah kau harus profesional, kau harus tetap masuk ke dalam acara talk show ini."

Franda mengatakan hal tersebut sambil memandang tajam ke arah Luisa.

"Tolong batalkan saja Franda, kenapa kau tidak memberitahukan aku jika hari ini bintang tamunya adalah mas Bram."

"Hei, kau ingat, dua bulan yang lalu aku sudah memberikan jadwal hari ini kepada mu, dan kau sudah mengingatnya dengan betul, hari ini pun aku sudah berusaha untuk menghubungi mu berkali - kali, tapi apa yang aku dapatkan? nomor mu sama sekali tidak bisa di hubungi, entah semalam apa saja yang telah kau lakukan Luisa!"

Franda mengatakan hal tersebut sambil memperlihatkan ponselnya dimana banyak sekali Franda menghubungi Luisa, namun tidak ada satupun panggilan yang Luisa jawab.

Luisa yang mendengarkan penjelasan Franda kini hanya bisa menutup wajah dengan ke dua tangannya dan langsung menangis histeris.

"Hei, Luisa, jangan seperti ini!"

"Aku tidak kuat lagi Franda, ganti saja hari ini dengan pembawa acara yang lainnya."

Luisa mengatakan hal tersebut masih dengan tangisan yang meraung - raung.

"Luisa dengarkan aku, sangat mustahil untuk kita meminta ganti pembawa acara di dalam waktu yang singkat ini, apalah pihak televisi melihat keadaan mu sangat baik - baik saja secara fisik, ya meskipun belum tentu psikisnya, tapi pihak televisi tidak akan memperdulikan hal ini."

"Kita bisa di dalam masalah besar jika kau tidak mau untuk menjadi pembawa acara untuk hari ini, Luisa aku mohon."

Luisa kini hanya bisa menatap Franda tanpa bisa mengatakan apa - apa lagi.

"Bukan hanya kau yang akan memiliki masalah besar Luisa, namun aku juga bisa terlibat, kau tau sendiri kan kalau aku adalah tulang punggung keluarga, jika sampai karir kita bermasalah karena kita tidak bisa profesional maka bukan hanya kita yang terkena imbasnya, namun orang - orang terdekat kita pun akan merasakan hal ini."

Perkataan Franda langsung mengingatkan Luisa akan Jovan, ya putra kecilnya yang sampai saat ini masih dia sembunyikan dari semua orang, putra kecilnya yang membutuhkan biaya yang tak sedikit untuk pengobatan dan juga masa depannya.

"Baiklah Franda aku akan tetap menjadi pembaca acara untuk hari ini."

1
Kenzi Kenzi
bang ronal ayah jovan... kecelakaan dan amnesia cacat pula
Junita Lempoi
seru ceritanya
etna winartha
mengakui kebenaran itu lebih cepet lebih baik
Sri Wahyuni
mka y setiap punya mslh jngn lari nya ke alkihol ini jd y luisa salah kn az duri mu sendri
Tiah Rahayu
lusia yg bakal berjodoh sama ronal
Leny Andriyani
kebanyakan drama & teka teki baca ya
Leny Andriyani
seorang dokter tp kelakuan sprti jalang
pnts lha cmn mentingin ego ya sendri
Leny Andriyani
iihh ada ya model ibu kyk Luisa mentingin karir dr PD kebahagiaan ank ya sendri
terlalu egois
ntar juga yesal
Hermie Hermi
lanjut
Nur Marsha
lanjut lg
Bagas Langsa
menunggu lanjutannya
Bagas Langsa
pertama
Nur Marsha
lanjut lagi ke cerita berikut nya
Dev
Kok bisa tamat, apa sesi 2 tetap d sinj🤔🤔
Nur Marsha
lanjut ya, cerita bagus
Miss Yeye
bagus alurnya. saya suka
Miss Yeye
wah apa yang tidak mungkin CEO Ronald?
Nur Marsha
lanjut
Aniikada🌅
lanjutt thor
Asri Angsela Melivina Potabuga
Ronal bisa trima Lusia wlw Dy blm tw kl dirix penyebab hadirx jovan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!