NovelToon NovelToon
Sunny Day For Us

Sunny Day For Us

Status: tamat
Genre:Teen / Tamat
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Tina0801

Empat bersaudara Jafar, Ira, Iskan, dan Tina harus berjuang melawan kehidupan yang keras dan tidak adil bagi mereka, yang dibuang dan ditelantarkan oleh kedua orang tua mereka.

Jafar, sebagai kakak tertua yang kini masih duduk di kelas 12 terpaksa berhenti sekolah dan mencari pekerjaan, serta banting tulang untuk menghidupi ketiga adiknya yang masih sekolah.

Dan Ira, yang kini baru duduk di kelas 10 berusaha dengan sangat baik, belajar dengan giat dan bekerja paruh waktu untuk membantu sang kakak.

Serta Iskan, yang kini masih duduk di kelas 8 selalu bertugas untuk menjaga adik bungsunya-Tina yang masih duduk di kelas 5 SD.

Masalah demi masalah terus berdatangan kepada mereka. Membuat hidup mereka sangat menderita dan terkadang tertimpa oleh rasa putus asa. Lantas, akankah mereka berhasil membuat kehidupan mereka menjadi lebih baik?

Yuk, ikuti kisah mereka. Jangan lupa like dan komen yah! Semoga para readers suka ama ceritanya.

Selamat membaca!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tina0801, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 17

Setelah perjalanan yang cukup panjang, akhirnya Iskan tiba di Bandung. Mereka sampai di Fabu Hotel Bandung untuk beristirahat sejenak sebelum melakukan tour di Bandung. Mereka beristirahat di kamar yang sudah dipesan dari hari-hari sebelumnya.

Siswa kelas 8-D ikut semua yang totalnya ada 20 siswa per kelasnya. Dan setiap kamar yang dipesan, satu kamar untuk empat orang. Hotel ini terhitung cukup murah karena per kamar, per malamnya hanya 256.297 saja. Dan hotel ini berjarak 5 menit dari alun-alun kota dan museum konferesi Asia- Afrika yang akan mereka kunjungi untuk tour besok.

Hari ini setelah istirahat, mereka akan mengunjungi beberapa monumen di Bandung. Di antaranya monumen Bandung lautan api. Salah satu tempat bersejarah di Bandung. Namun sebelum itu, wali kelas menyarankan supaya semua muridnya untuk melakukan waktu istirahatnya dengan sangat baik.

Maya langsung saja merebahkan dirinya di sofa saat tiba di kamar.

"Haduh! Nyaman banget!" gumamnya.

"Iyah, lumayan enaklah buat istirahat," timpal Ebi bestinya menilai hotel ini.

"Hehe... Iyah, Bi." Maya bangkit duduk sambil memikirkan Iskan. Ia khawatir karena ia gak bawa bekal.

"Eh, Bi! Gue keluar sebentar, yah!" ujarnya sambil bangkit berdiri dan mencari beberapa makanan ringan yang ia bawa dari dalam ranselnya.

"Mau kemana, loh? Gak mau makan siang bareng kita? Gue bawa banyak bekal tahu!" tanya Ebie, karena ia membawa bekal banyak sekali yang sengaja dimasak yokapnya.

"Bentar aja, kok! Gak akan lama, sumpah!"

Maya terkekeh pergi dan meninggalkan kamarnya. Dan ia pun pergi ke kamar Iskan. Ia mengetuk pintu kamar mereka, dan kebetulan yang membuka pintu adalah Iskan sendiri.

"Maya? Kenapa loh kemari?" tanya Iskan.

"Ini!" Maya menyodorkan beberapa makanan ringan yang ia peluk tanpa dikantongi. "Jangan sampai kelaparan," lanjutnya.

"Gak usah. Gue gak papah. Loh bawa balik lagi," tolak Iskan.

Namun, Maya sudah tahu kalau Iskan akan menolaknya dan memberikan beberapa makanan ringan itu ke tangan Iskan.

"Udah, loh makan aja. Apa susahnya, sih!" ucap Maya, lalu pergi begitu saja setelah Iskan menerimanya.

"Eh!"

Sejenak Iskan menatap kepergiaan Maya, lalu ia tersenyum gemas melihat tingkah Maya yang begitu imut di matanya.

Iskan segera menggeleng pelan dan menyadarkan dirinya dari angan-angan tentang Maya. Ia kembali masuk dan bergabung dengan tiga teman sekamarnya yabg termasuk ada Ridwan dan Panji.

"Wih! Siapa yang tadi?" tanya Ridwan setelah melihat Iskan membawa beberapa makanan dipelukannya.

"Maya. Dia bawain makanan buat gue," jawab Iskan terus terang pada teman-temannya.

"Cieee... gue nyium bau-bau yang lagi jatuh cinta, nih!" goda Panji menyikut perut Iskan.

"Apaan, sih! Kalian ngarang aja!" sangkal Iskan tak mau jujur dengan perasaannya.

"Ayolah, bro! Gue tahu loh suka kan, sama Maya? Udah loh jujur aja, kali! Gak usah malu sama kita, mah!" sambar Ridwan terkekeh.

"Nggak! Gue gak ada perasaan kok, sama dia!" Iskan terus menyangkalnya.

"Iyah deh! Tapi, kalo si Maya yang naksir sama loh, gimana? Apa yang bakal lo lakuin?" sahut Panji terus memancing Iskan.

Sejenak Iskan terdiam memikirkan pertanyaan Panji itu. Tetapi, sebanyak kali pun ia memikirkannya. Iskan merasa tetap tak pantas diri membandingkan dengan Maya. Mereka seperti hidup dalam dua dunia.

"Woy! Eh, loh malah bengong!" Ridwan mengejutkan Iskan sampai ia terperanjat kaget dan bangun dari lamunannya.

"Udah ah! Waktu istirahat cuma dua jam, kan? Gue mau tidur dulu. Nanti loh berdua bangunin gue," balas Iskan mengakhiri perbincangan itu dan beranjak bangun menuju sofa dan tidur.

1
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
bawang merah Mahal thor ampe ikut deres air may aku😭😭😭
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
seriap baca karyanya ka tina pasti ikut mewek😭
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ya Allah kuatkan ka kanya tina😭😭
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
tina masih kecil harus merasakan sakit parah apa tina umurnya udah ga lama
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
baru aja kebahagian mereka di mulai sudah di uji dengan sakitnya tina semoga penyakitnya tidak parah
Ifah
Tetap semangat 💪😉🤗
Imarin
Saling dukung yok kak, baca novel juga "Cinta Jarak Jauh berujung Miris"
Jae-Tina: Iyah kak.. nanti mampir
total 1 replies
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ga up ka
Jae-Tina: Masih di riview kak
total 1 replies
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
kalau ada gcnya bisa aku promoin tiap GC karya kaka
Jae-Tina: Iyah kakak makasih
total 5 replies
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
semangat ka upnya
Jae-Tina
Makasih Kakak udah jadi pembaca setia... Moga kakak tetap sehat biar bisa terus dukung karya aku😊
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ: Amiin ka
total 1 replies
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
belum ada GC nya ya aku sudah kirim bunga biar up lagi😁
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
kenapa setiap baca dapet banget rasa ampe nyyesek aku cengeng tiap baca pasti bawang bombay😭 terharu sama empat bersaudra
zha
sedih bawang Bombay😭😭😭
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
belum up
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
sedih banget bawang bombay deres nig😭😭
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ya Allah dimana hati nurani para tetangganya ga ada Belas kasihan sama sekali untuk menolongnya
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
makin rumit kasian anak2 men jadi korban
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ya ampun kasian iskan semoga ada yg membantunya
diananaibaho18
aku suka aku suka😉😉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!