NovelToon NovelToon
Yaoma : Sang Iblis Terkuat

Yaoma : Sang Iblis Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Misteri / Fantasi Timur
Popularitas:78.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yoake-Sama

[Cover buatan salah satu pembaca baik hati yang mau membuatnya]


"Namaku Yaoma aku hanyalah bocah kecil, yang hidup bahagia, setidaknya itu menurutku sampai kehancuran akibat para Dewa di langit terjadi...."

"Peperangan para Dewa terlalu menghancurkan dunia, ibuku yang seorang Dewi kembali ke langit dan berusaha menghentikannya..."

"Tapi dia tidak pernah kembali, dan senyuman kebahagian keluargaku tidak pernah lagi terlihat..."

"Aku yang masih kecil terkadang berpikir begini 'Apa semua masih bisa kembali?' yah meski setelah melihat fakta hari itu harusnya mustahil yah."

(Authornya jarang off, sorry kalo jarang baca komen + ini novel uji coba. Semoga menikmati)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoake-Sama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17 "Hewan Iblis Dan Iblis Biru, Prt 3"

Chapter 17

"Hewan Iblis Dan Iblis Biru, Prt 3"

Behemonth melompat dan menggigit jempolnya dan seketika tubuhnya bercahaya.

Yaoma merasa silau dan menahan cahaya itu dengan tangannya. "Apa itu!?" tanya Yaoma sembari melihat tubuh Behemonth bercahaya.

"Awekaning : Kyojin Monster!" ucap Behemonth mengaktifkan skill awekaning.

Behemonth mengaktifkan skill awekaningnya dan seketika shock wafe terjadi dan Yaoma terpental kebelakang karena terkena Shock wafe.

"UARGHHHHH!!!" ucap Yaoma sembari tubuhnya terpental ke belakang.

Yaoma melihat katananya di lantai saat terpental dan mengambilnya dan langsung menacapkannya ke lantai untuk menahan shock wafe.

"Perubahan jenis apa yang membuat shock wafe ini!!?" tanya Yaoma melihat shock wafe yang datang dari tubuh Behemonth.

Behemonth berubah menjadi sangat besar dan kaki kirinya yang hilang tumbuh dan tubuhnya juga berubah menjadi sebuah monster buas dan tubuhnya menjadi sangat besar.

Cahaya dan shock wafe itu mulai menghilang dan tubuh Behemonth semakin terlihat.

"GRAAHHHHHHH!!!!!!" teriak Behemonth dengan suara monster buas.

"Cukup besar...," ucap Yaoma melihat tubuh Behemonth yang sangat besar bagi manusia normal.

Yaoma berdiri dan melepas pedangnya dari lantai dan memegangnya. "Mungkin sekitar 23 meter yah," ucap Yaoma sembari memperkirakan tinggi perubahan monster Behemonth.

"AKAN KU BUNUH SEMUANYA!!!!!" teriak Behemonth dalam wujud monster dengan suara yang cukup keras.

"Dia sudah benar-benar jadi monster yah," ucap Yaoma melihat Behemonth yang sangat mirip seperti monster pada umumnya.

*Di sisi lain di belakang pilar*

"Hah.. hah... dia sudah mulai yah.....," ucap Luciel sembari berusaha berdiri.

Luciel berdiri dengan kesulitan dan pergi dari pilar itu menuju sebuah tempat.

"Sepertinya aku harus sedikit serius melawanmu monster besar!" ucap Yaoma pada Behemonth.

"GRAHHHHHH!!!!!" jawab Behemonth dengan berteriak.

Behemonth berlari seperti monster hilang kendali menuju ke arah Yaoma sembari berteriak.

"Sepertinya aku akan mencoba teknik baru, ku harap katana ini cukup kuat!" ucap Yaoma sembari berkuda-kuda pedang.

Yaoma mengangkat pedangnya dengan satu tangan di tangan kanannya dan tangan kirinya memegang lengan kanannya.

Behemonth semakin mendekati Yaoma dengan lari tidak beraturan.

"Kenjutsu : Kuro Ken Zangoku Kiri!" Yaoma mengaktifkan skillnya dan mengubah pedangnya menjadi hitam.

Behemonth menyerang Yaoma dengan tangannya yang super besar dan Yaoma langsung menebas lengan kanan Behemonth yang menyerangnya dan kaki kanannya.

"HEARGHHHHHH!!!!" teriak monster Behemonth dengan kesakitan.

"Dark : Super Dark Speed!" Yaoma mengaktifkan skillnya kembali dengan cepat.

Yaoma dengan cepat langsung di bagian kiri kaki Behemonth saat keseimbangan Behemonth mulai tak stabil.

"MASIH BELUM!!!!" teriak Yaoma sembari menebas kaki kanan Behemonth sampai terlepas.

"EARGHHHH!!" Yaoma melompat ke tangan kiri Behemonth dan langsung menebasnya juga.

Tubuh Behemonth langsung terjatuh tanpa bisa bergerak dengan tanpa adanya tangan dan kaki.

"DENGAN BEGINI HABIS KAU!" teriak Yaoma sembari mendarat ke punggung Behemonth.

"Kenjutsu : Renzoku Zangoku Kiri!!!!" ucap Yaoma mengaktifkan skill berpedang pada katananya yang hitam.

Behemonth terbebas secara bertubi-tubi oleh Yaoma di punggungnya sampai membuat Behemonth sama sekali tak berkutik.

"HEARGH!!!" teriak Yaoma sembari tetap menebas.

"HEARGHHHHHHHHHH!!!!" teriak nya semakin lebih keras dan menjadi lebih fokus menebasnya.

"Element : Kaze Kick!" ucap Luciel dari jauh di dekat gerbang sembari mengaktifkan skillnya.

Yaoma langsung menyadarinya dan melompat mundur.

"Sialan! padahal tinggal sedikit lagi aku sampai di bagian tengah tubuhnya!" ucap Yaoma dengan kesal.

"Maaf itu tak akan terjadi!" jawab Luciel pada Yaoma.

Tubuh Behemonth yang terluka dan terpotong oleh Yaoma langsung tumbuh dengan instan setelah Yaoma berhenti menebas.

"Apa!?" ucap Yaoma dengan terkejut akan kecepatan regernerasi luar biasa Behemonth.

Behemonth langsung berdiri dan Luciel melompat ke pundak Behemonth.

"Behemonth kau dengar aku? Behemonth!" ucap Luciel pada Behemonth di atas pundaknya.

Behemonth tidak berbicara namun matanya melihat ke arah Luciel.

"Dengar! aku akan lakukan rencana itu dan menggunakan kombinasi yang mungkin akan membunuh kita! jadi sembari aku mengumpulkan energi tahan dia sebaik mungkin!" perintah Luciel sekaligus penjelasannya akan rencananya.

Behemonth mengangguk, dan untuk sekejap Luciel tersenyum dan turun dari pundak Behemonth dengan melompat ke bawah.

Mereka berdua melakukan tugas masing-masing dengan Behemonth berlari ke arah Yaoma untuk menyerang nya dan Luciel sembunyi kembali untuk mengaktifkan skillnya.

"Apapun yang kalian rencanakan, maju sini!" tantang Yaoma pada mereka berdua.

"YAOMA!!!!!" teriak Behemonth sembari berlari ke arah Yaoma.

"MAJU LAH BEHEMONTH!!!!" jawab Yaoma dengan berteriak juga ke arah Behemonth.

Yaoma mengangkat pedangnya dan berlari juga ke arah Behemonth.

Behemonth bersiap dengan pukulannya sembari mengepal tangannya dan menuju ke bawah ke arah Yaoma.

Yaoma juga bersiap dengan kuda-kuda pedangnya untuk menyerang Behemonth.

"Monster : Renzoku Punch!!!!" teriak Behemonth dengan nada seperti monster dengan keras.

"Kenjutsu : Kuro Ken Renzoku Zangoku Kiri!" teriak Yaoma pula sembari mengaktifkan skillnya.

Mereka berdua saling menyerang satu sama lain dengan menebas dan pukul.

Yaoma terpukul oleh Behemonth secara goresan dan ada yang secara langsung mengenai tubuhnya namun ia menahannya dan tetap fokus menyerang, begitu pula dengan Behemonth yang terbebas juga namun ia bergernasi dengan instan dan tetap fokus memukul.

"HEARGHHHHHHHHH!!!!!!!!!" teriak mereka berdua sembari saling serang.

Di sisi lain Luciel sedang bersembunyi sembari mengumpulkan energi.

"Hah.... hah... hah... sepertinya ini cukup!" ucap Luciel sembari berusaha berdiri.

Luciel berdiri dan mengarahkan tangannya ke lantai dan bersiap menggunakan skill.

"AKU SUDAH SIAP!" teriak Luciel sembari memberi aba-aba pada Behemonth.

Behemonth yang mendengar itu menjadi sedikit lambat bergerak dan menjadi ada celah.

"Itu dia!" ucap Yaoma melihat ada celah pada Behemonth.

"Kenjutsu : White And Black Alestaria Ken

Pedang Yaoma di aliri kekuatan dengan warna hitam dan putih pada pedangnya.

Zangoku Kiri!"

Yaoma menebas leher dari Behemonth dengan kekuatan pedangnya dan membuat kepala Behemonth terpotong dan terjatuh.

Yaoma langsung mendarat setelah menebas kepala Behemonth dan bernafas panjang karena cukup kelelahan.

"Hah... hah... hah... sepertinya... berhasi___"

"Element : Super Create Water!!!" tangan Luciel mengeluarkan air dalam jumlah yang sangat banyak dengan cepat dan memenuhi ruangan itu.

"Apa!?" ucap Yaoma dengan bingung akan air yang tiba-tiba muncul.

Yaoma langsung melompat ke pilar dan menggunakan pedangnya sebagai pijakan di pilar tersebut.

Sedangkan tubuh Behemonth dia tergeletak dan tak bergerak.

Luciel melompat dengan cukup tinggi dan mengarahkan tangannya yang besar itu ke atas.

"Awekaning : Blue Devil Girls!" ucap Luciel sembari mengaktifkan awekaningnya.

Cahaya biru yang keluar seperti tadi datang lagi dan membuat Yaoma tak bisa melihat.

"BANGUNLAH BEHEMONTH!!! KITA MASIH BELUM KALAH!!!" teriak Luciel pada Behemonth sembari berubah menjadi awekaning.

Luciel selesai berubah menjadi awekaning dan air di ruangan itu sudah terisi penuh oleh skill Luciel sebelumnya.

Luciel mengarahkan kedua tangannya kebawah untuk mengaktifkan skillnya lagi.

"Kumohon bangkitlah, ini serangan terakhir kita!" gumam Luciel sekaligus permohonannya pada Behemonth.

"Blue : Super Lightning Spear!!!" Luciel mengaktifkan skillnya.

Luciel mengeluarkan tombak petir super besar ke air dengan harapan Behemonth dapat menghalahkan Yaoma.

"Majulah!!!" teriak Luciel dengan keras sembari terjatuh dari atas situ.

"Ah.... itu serangan terakhirku... sisanya... kuserahkan padamu Behemonth...," gumam Luciel sembari jatuh ke air dan mulai tak sadarkan diri.

Petir menyambar dari dalam air mengenai tubuh Behemonth dan membuat tempat itu di aliri listrik secara maximal.

"Kekuatan listrik yang sangat gila....," ucap Yaoma melihat ke arah bawah.

Tubuh Luciel terjatuh ke air dan ikut tersambar juga namun ia tak berteriak karena dia sudah tak sadarkan diri.

"Dia... melakukan pengorbanan diri?" gumam Yaoma melihat tindakan Luciel.

Tubuh Behemonth mulai bergerak kembali dan ia menyerap aliran listrik itu dan membuat tubuhnya menjadi penuh listrik.

*Flash back sebelumnya*

"Sekarang bagaimana caranya kita mengalahkan orang segila itu?" tanya Behemonth sembari melihat pertarungan Yaoma dengan kedua peliharaannya.

"Aku ada rencana tapi ini akan mengorbankan diriku, jadi kumohon selesaikan ini dengan sebaik mungkin!" jawab Luciel sembari beristirahat di pilar.

"Orang sepertimu mengatakan it___"

"Diam dan dengarkan!" bentak Luciel pada Behemonth.

"Maaf... katakan rencanamu....," Behemonth meminta maaf dan mempersilahkan Luciel untuk jelaskan rencananya.

*Di keadaan sekarang*

"Tidak ku sangka kau mau mengorbankan diri loli sialan!" gumam Behemonth di dalam tubuh monsternya.

Tubuh Behemonth berdiri dan bersiap menyerang Yaoma dengan kekuatan maximal.

"Tubuhnya di penuhi petir yah, kalo begitu serangan terakhir ini akan menghabisi batas pegangku dan tubuhmu," ucap Yaoma memperjelas keadaan.

Yaoma melepas pedang di pilar dan melompat. "Baiklah! ku terima tantanganmu!" ucap Yaoma menerima tantangan Behemonth.

Behemonth bersiap menyerang dengan pukulannya dan Yaoma juga bersiap menyerang dengan pedangnya.

"MONSTER : LIGHTNING MONSTER PUNCH!!!" teriak Behemonth sembari mengaktifkan skillnya.

"Kenjutsu : Dark Reveletion Sword!!" Yaoma mengaktifkan skill berpedangnya juga sembari turun ke bawah menuju Behemonth.

Behemonth menyerang dengan pukulan besar yang di aliri listrik oleh Luciel dan Yaoma menyerang dengan pedangnya menggunakan skill penghisap kegelapannya ke arah Behemonth.

Yaoma menebas bagian samping lengan kanan Behemonth dan menyerap listrik di tangannya dan menuju ke bagian jantung Behemonth.

"Apa!?" gumam Behemonth di dalam tubuhnya.

Yaoma menancap kan pedangnya di dalam jantung Behemonth dan menyerap seluruh listrik di tubuh Behemonth ke pedangnya.

"Jangan-jangan!!!" gumam Behemonth menyadari sesuatu.

"Aku menang!" ucap Yaoma sembari tersenyum.

"Reveletion : Lightning Counter!" Yaoma mengaktifkan skillnya kembali untuk menyerang.

Yaoma menyetrum bagian jantung Behemonth dengan pedangnya dan menyebar ke dalam bagian tubuhnya.

Yaoma langsung melompat agar tak kena imbasnya dan membiarkan pedangnya di tubuh Behemonth.

"GRAHHHHH!!!!" teriak Behemonth dengan kesakitan akibat setruman.

Behemonth tersentrum oleh listriknya sendiri dan membuatnya menjadi hampir tak sadarkan diri.

"Maaf Luciel... aku... kalah...," gumam Behemonth dalam keadaan hampir tak sadarkan diri.

Behemonth terjatuh ke belakang dan tak bergerak kembali, sembari air yang mulai surut di tempat itu.

Yaoma berjalan menuju ke arah tubuh Behemonth dari bawah dengan menginjak genangan air yang masih ada.

Yaoma naik ke atas tubuh Behemonth dan mengambil pedangnya dari jantung Behemonth dan turun dari tubuhnya.

Yaoma melihat pedangnya yang sudah tak tajam dan banyak sekali kerusakan. "Sepertinya memang batas pedang ini," ucap Yaoma setelah melihat keadaan pedangnya.

Yaoma melempar pedangnya dan melihat tubuh Behemonth yang menyusut kembali seperti semula.

Yaoma menghampiri tubuh Behemonth dan menunduk dan memegang dada kiri Behemonth yang letak jantungnya berada.

"Anggap saja ini hadiah, bahwa kalian team terbaik menurutku yang selama ini aku lawan," ucap Yaoma sembari memegang dadanya.

"Light : Healing!" ucap Yaoma mengaktifkan skillnya dan menyembuhkan jantung Behemonth.

Yaoma bangkit berdiri kembali dan melihat tubuh Luciel.

"Sepertinya Luciel tidak luka separah itu yah karena dia hanya kelelahan dan hanya sedikit terluka bakar," ucap Yaoma melihat Luciel.

"Kalo begitu aku pergi dulu dan kalian sembuhkan yah luka kalian sendiri, dan....

Yaoma melihat kembali pedangnya di lantai tergeletak dalam keadaan rusak.

terimakasih teman," ucap Yaoma sembari berterimakasih pada pedangnya.

Yaoma berjalan menuju gerbang selanjutnya dan meninggalkan mereka berdua tak sadarkan diri.

*Di sisi lain di dalam gerbang ke-8*

"Mereka berdua juga sepertinya sudah selesai yah," ucap Rebbeca sembari meminum teh di meja di ruangan gerbang nya.

"Yah, aku rasa juga begitu," jawab Baal padanya sembari meminum teh juga di depan Rebbeca.

"Kau tau sekarang kau yang paling darurat karena tak ada sama sekali team," ucap Rebbeca menghina Baal.

Baal kesal mendengar perkataan Rebbeca dan menggengam gelas teh dengan kuat sampai retak.

"Jangan meremehkanku!" jawab Baal dengan tatapan dingin.

"Kalo begitu coba saja kau lebih baik daripada Behemonth dan Luciel, mereka itu jauh lebih kuat darimu saat sudah team, dan mereka baru saja kalah!" ucap Rebbeca sembari mengolok-ngolok Baal.

Baal berdiri sembari memegang cawan teh itu dan berjalan menuju pos dia gerbang ke 7.

Baal menghentikan langkahnya dan mulai berbicara. "Akan ku kalahkan dia, aku jauh lebih kuat daripada team itu dan akan ku buktikan padamu!" ucap Baal sembari meminum teh yang tersisa di gelas itu dan melemparnya ke tanah sampai pecah dan kembali berjalan.

"Yah aku tunggu itu kok... meski aku tak yakin

adikku itu bisa semudah itu kalah"

Episode berikutnya "Neraka Listrik"

1
Doubley
KERENN! Semangat, Kak. Feedback ke novel saya dong, judulnya The Vengeance. Terima kasih.❤
Claire
kalo jadi sang penghancur pun pasti ada alasannya dan kau itu Eden alasan dia menjadi penghancur🙄
Li Permana
Semangat terus kak author!
fristaandini
baguss
fristaandini
bagus banget
Ishiba Yoake(Bangkit): Thanks~
total 1 replies
El Putri
wah author cover ny bagus sukses buat yang buat cover ny, sama author juga moga sukses
Ishiba Yoake(Bangkit): Terimakasih!
total 1 replies
Blacktedy
Yoake kapan up? :) ini dah kontrak masi aja males. kau dipecat tau rasa :)
Blacktedy: bacot:)
total 4 replies
Blacktedy
aku mau vote tapi vote ku abis
Rsya
halo min, karna saya sedang gabut. apakah mau dibuatin cover?
Rsya: wah sama sama kak, senang kalau authornya suka
total 5 replies
Dhina ♑
Thor, simak deh tulisan I Firmo, rapi bagus, dan Insya Allah jarang salah, tapi pernah typo juga 😂😂
Dhina ♑
Makin teliti dan rapi ya Thor, semoga makin sukses 👍👍
Dhina ♑
Sad dong
Dhina ♑
Semangat up, ga boleh mager
mich
ngeri dah brp bulan ngilang Thor wkwk
Blacktedy: gila gilaan matamu:)
total 2 replies
Blacktedy
jangan bercanda aku ini anaknya roste alscreia(?) sialan!

well tidak adanya tanda baca disana kau jadi seakan akan menghina ibumu sialan:)
Blacktedy
...perhatikan ketikanmu:)
Blacktedy
perhatikan ketikanmu!

kau ini mau pakai kalimat apa?! jangan dicampur seperti itu coba pelajari lagi tentang tata letak kalimat langsung tidak langsung. ada beberapa hal yg butuh penjelasan latar tapi sudah dilanjut ke adegan berikutnya.

mohon perhatikan lagi.
Blacktedy
terlalu banyak pengulangan kata!
kata yaoma dengan sedih.

yaoma dengan sedih ....bla bla..

tadi sempat kulihat sudut pandang tokoh aku di tengah sudut pandang penulis.
tolong kurang pengulangan kata. selain boros juga bisa membuat bosan! perhatikan juga latar waktu tempat dan keadaan! bukan hanya suasana.

selain itu. bagus.
Ishiba Aoi
Semangka othor yoke, next🤘
Xswag
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!