NovelToon NovelToon
Legenda 7 Bintang

Legenda 7 Bintang

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur / Dan budidaya abadi / Tamat
Popularitas:521.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: Mr crabb

Li Bai dengan membawa sebuah takdir yang ada di belakang punggungnya, dia berjanji akan menjelajahi dunia yang kejam ini.

Li Bai dengan membawa sebuah pedang yang ada di samping pinggangnya, dia berjanji akan selalu memberantas kejahatan yang ada di dunia ini.

Li Bai dengan membawa sebuah senyuman yang hangat di wajahnya, dia berjanji akan selalu menolong orang yang ada di dunia ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr crabb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch17. Melatih Li Bai II

Li Bai membuka mata hal yang pertama di lakukan adalah mengingat kejadian sebelum dia pingsan. 

"Kakek aku sudah pingsan berapa lama?" Li Bai akhirnya mengingat dia pingsan saat sesudah menelan muscle boosting pill. 

"Tidak lama sekitar 4 jam kau pingsan, istirahatlah dulu kita lanjutkan latihan besok."

Li Bai bangun dari tidurnya kemudian duduk, "Apakah aku besok harus menelan muscle boosting pill lagi kek?"

"Ya tentu, terus siapa yang harus menelan pil tersebut." Lin Yuan menunjuk dirinya, "Masa aku yang menelan, memang buat apaan aku."

"Ais.. Bukan begitu kek..." Li Bai masih sempat mengingat rasa sakit yang di timbulkan saat sesudah menelan pil tersebut, "Badanku saat menelan pil tersebut seperti terbakar kek... dan ototku seperti bergerak-gerak di bawah kulitku, rasanya benar-benar sangat sakit."

"Ya bagus dong, tandanya pil tersebut bekerja secara sempurna."

Li Bai seperti ingin menangis tapi tak keluar air mata, dengan entengnya kakeknya berbicara seperti itu dan tidak tau rasanya kayak bagaimana. 

"Sudah tidak perlu merasa senang begitu, istirahatlah kita lanjutkan latihan besok." Lin Yuan melirik kemudian berjalan keluar dari ruangan tersebut.

"Kakek! Ini bukan senang! tapi menangis!" Li Bai berteriak dalam hatinya sendiri dan tak ingin kakeknya tahu bisa-bisa semakin di ejek terlalu cengeng. 

* * * *

Keesokan di pagi hari yang masih buta dan matahari belum muncul dari bawah bumi. Li Bai sudah bersiap-siap untuk melakukan latihan fisik. 

"Kakek apakah aku masih harus berlari lagi sambil membawa beban?" Li Bai bertanya sambil merenggangkan otot-otatnya yang masih kaku sehabis bangun tidur. 

"Tidak perlu, kau hari ini hanya berlatih push up, sit up, dan pull up untuk melatih ototmu. Sekarang kau lakukan push up sambil membawa beban 20 kilogram dan jangan sampai berhenti sebelum aku yang menyuruhmu berhenti, kau mengerti kan?"

"Mengerti kek.." Li Bai langsung siap ke posisi Push up, "1.. 2.. 3.. 4.. 5.. 6 ..... 98.. 99.. 100.." Brak... Nafas Li Bai terengah-engah, badannya gemeteran semua, Li Bai sudah tidak kuat lagi untuk push up.

"Ais.. Baru juga 100 sudah nyerah saja, anak muda payah." Li Yuan memberikan Stamina Recovery pill, sesaat itu tenaga Li Bai berlangsung-lansung pulih kembali.

"Sekarang lakukan lagi push up, seperti yang tadi..."

Li Bai tersenyum kecut, sudah di duga kakeknya akan menyuruh melakukan push up lagi.

"Tenang... kau jangan khawatir kalau kau entar kehabisan tenaga, aku sudah membawakan banyak Stamina Recovery pill." Lin Yuan tersenyum dengan wajah yang mencurigakan sambil menujukkan pil tersebut dengan jumlah yang sangat banyak. 

Li Bai melebarkan matanya memandang pil tersebut dengan jumlah yang sangat banyak, kemudian dia mengangguk. Tetapi sebenarnya dia sedang membatin, "Ini sama aja dengan menyiksaku secara halus kakek..."

* * * *

Hari berganti hari lagi, setiap hari dia melakukan Sit Up, Push up dan pull up beserta menelan muscle boosting pill. Kini sudah memasuki waktu ke sebulan lebih semenjak dia melatih pembentukan otot. Dan pada saat di hari yang ke 40, ototnya meningkat menjadi Otot kawat. 

"Akhirnya kini ototmu, telah berada di otot kawat." Lin Yuan tersenyum puas ternyata tidak butuh waktu yang lama untuk Li Bai membentuk Otot kawat, "Kini kau seperti pria yang gagah, dengan ototmu yang membesar di setiap tubuhmu.

Li Bai kemudian membuka mata dan melihat perubahan tubuhnya, "Hahaha.. Kakek, kini badanku semuanya berotot dan aku juga semakin kuat." Li Bai tertawa senang sambil memperagakan gerakan binaragawan.

"Walaupun kau belum melatih tenaga dalam, dengan kau begini saja, kau sudah bisa mengalahkan pendekar Awal tahap kedua." 

Li Bai masih memandang otot tubuhnya kemudian dia mengangguk, "Kakek, setelah ini kita berlatih apa lagi."

"Hahaha.. Kau sekarang sudah mulai semangat berlatih dan tidak protes seperti yang waktu lalu."

Li Bai tersenyum canggung, seolah kakeknya sedang menyindirnya.

"Kau tetap masih akan melatih ototmu, tapi sekarang kau menelan ini dulu." Lin Yuan memberikan pil lagi tapi berbeda dari yang lainnya, "Ini purify blood pill, untuk memurnikan darah."

Li Bai memandang pil tersebut dengan wajah yang masih bingung, "Memurnikan darah, aku tidak paham kek?"

"Dengan kau menelan pil ini, darah kau akan semakin murni dan saat kau terluka serta mengeluarkan darah, darah kau akan cepat berhenti keluar dan kecepatan tingkat penyembuhannya juga lebih cepat dari manusia lainnya."

"Ternyata ada juga pil yang seperti begitu." Gumam Li Bai dan setelah itu dia mencoba duduk bersila kemudian menelan pil tersebut. Ledakan terjadi di tubuh Li Bai sesudah menelan purify blood pill, wajahnya memerah seperti menahan sakit, darahnya seperti mendidih seperti sedang di masak, dari Telinga, hidung, serta mulut Li Bai keluar asap. Dan seperti biasa Lin Yuan akan memberikan tenaga dalamnya untuk mengurangi rasa sakitnya. 

Ternyata cuma butuh waktu 7 jam untuk mencerna semua khasiat purify blood pill. Kemudian Li Bai membuka mata dan langsung melakukan protes, "Kakek, Apa tidak ada pil yang tidak sakit saat di telan?"

lin Yuan menggelengkan kepala, "Kau ini bukannya senang darahmu semakin murni, malah melakukan protes."

"Is.. bukannya begitu kek..." Li Bai susah menjelaskan ke kakeknya.

"Sudah.. lihat ini." Li Yuan menusuk lengan Li Bai dengan cepat, sesaat kemudian darah langsung keluar dari lengannya.

"Kakek.. sakit... apa yang kakek lakukan?" Protes Li Bai yang merasa kakeknya sudah menyakitinya dan memberikan luka.

"Kau ini terlalu cengeng, lihat! dan perhatikan lukamu!" Bentak Lin Yuan yang semakin meninggi.

Li Bai memperhatikan lukannya, dan benar saja sekitar 2 menit darah sudah berhenti keluar lalu setengah jam lagi Lukannya benar-benar sembuh tanpa bekas. Li Bai membelalakan matanya menatap tak percaya, "Kakek apa ini yang di namakan darah murni, lukaku sembuh dengan cepat."

"Ya betul itu darah murni..."

__________________________________________

Sekali lagi untuk sekedar informasi, untuk nama pil aku ambil dari bahasa Inggris.

1
Nurkholis S. H
penasaran
Nurkholis S. H
lanjut
Sujud Saronto
terlalu bertele tele.awal bagus/Gosh//Gosh/
Zainal Tyre
ini cocokx flashback judul novelx
Mr Crabb
saya baca novel sendiri waktu pertama kali bikin terasa mau muntah.
saya akan perbaiki dulu, setelah itu saya lanjutkan.
Harman LokeST
berani sekali mereka menculik Li Bai
Harman LokeST
waspada terus Li Bai
Harman LokeST
kuuaaaaaaaaaaaaaaaaaaattkkaaaannnnnnn teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss teekaaaaaaaaaaaaaaaayaaaaaddmuuuuu Li Bai untuk meningkatkan kultivasimu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii agar orang tidak merendahkanmu
Harman LokeST
kuuaaaaaaaaaaaaaaaaaaattkkaaaannnnnnn teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss teekaaaaaaaaaaaaaaaayaaaaaddmuuuuu Li Bai untuk meningkatkan kultivasimu yaaaaaaaaAaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannnggg lebbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihh tinnnngggggggggggggggggggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii laaaaaggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
Harman LokeST
author mana Li Bai
Harman LokeST
baaaaaaaaannnntttttttaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii ssssseeeeeeeeeeeemmmmuuuuuuaaanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
Harman LokeST
buuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuunuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh seeeeeeemuuuuuuanyaaaaassssaaaaaa jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
buuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuunuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaabbbbiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiisiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii semuaaaaaaaaaaanyaaaaaaaaaaannnyaaa saaaaaaammmmmppaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii maaaaaaaaaaaaaaaaaaatiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeerrrrrrrrriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn
Harman LokeST
baaaaaaaaannnntttttttaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii ssssseeeeeeeeeeeemmmmuuuuuuaaanyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa saaaaaaammmmmppaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiiiii maaaaaaatiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeerrrrrrrrriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
buuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuunuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh seeeeeeemuuuuuuanyaaaaassssaaaaaa jaaaaaaaaaaaaaaannnngggggaaaaaaaaannn beeeeeeeriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii aaaaammmmmmmmmmmppppuuuuiunnnn kiipaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaasssss teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
Harman LokeST
next author
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss Li Bai
Harman LokeST
laaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjuuuuuuuuuuuutttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!