Story One
Aldrich Keano Grissham adalah CEO sekaligus direktur perusahaan Keano Group , pewaris tunggal dari James Grissham dan Nathalie Smith. dia berwatak angkuh,arrogan,dingin,dan playboy tapi tampan. dia selalu dikelilingi wanita dan banyak wanita yang rela berakhir di ranjang bersamanya.
Hingga pertemuannya di cafe dengan seorang gadis yang bernama Clarissa Stefani. dia gadis pertama yang acuh dan cuek melihatnya , kalo gadis lain pasti mendatanginya dan memohon mohon padanya.
Aldrich yang baru pertama kali diabaikan seorang gadis diapun menatapnya tajam dan merasa tertarik dengan gadis itu.
"Gadis yang menarik".seringainya menatap gadis itu
"Akan kupastikan kamu jadi milikku".ucapnya penuh keyakinan.
Story kedua
Kisah cinta sang pewaris tahta Ciara dengan Rey
Story ke tiga
Kisah cinta Louis dengan Angela
Story ke empat
Kisah keluarga Johnstone dan keturunannya.
mau tau kelanjutan ceritanya ikutin terus ya dan jangan lupa masukin ke favorit ya. selamat mem
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayu andita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Posesifnya Sang CEO - 17
Clarissa berjalan ditepian pantai sambil merasakan air di bawah kakaknya.Angin meniup rambut panjang Clarissa dan menampilkan wajah cantiknya dan bule disana terpesona dengan kecantikan yang di miliki Clarissa.Aldrich merasa geram dan terbakar api cemburu melihat Gadisnya di kagumi oleh pria lain di depan matanya.
"Sayang,"Panggil Aldrich lembut
"Iya,"jawabnya tersenyum tulus
Aldrich terpesona dengan senyuman tulus yang ditujukan Clarissa padanya untuk pertama kali.lalu dia menghampirinya dan merengkuh pinggang Clarissa posesif.Aldrich menatap tajam pria bule yang menatap gadisnya.setelah itu dia menatap penuh cinta gadis di pelukannya ini.
"Jangan tersenyum seperti ini pada pria lain,"Ucap Aldrich cemburu
"Kenapa,"godanya sambil terkekeh
"Aku cemburu sayang ih kamu enggak peka,"sungut Aldrich memonyongkan bibirnya
Clarissa pun tertawa terpingkal pingkal melihat kelakuan Aldrich lalu dia tersenyum jahil menatap Aldrich.
"Ternyata ngerjain si cowo bucin ini seru juga batin Clarissa tertawa puas
"Kenapa tuh bibir di monyongin mau aku timpuk pakai sandal ya,"ucap Clarissa sambil tertawa jahat
"Minta di cium lah jahat banget kamu pakai mau nimpuk,"rajuknya
"Cih ngambek," ejek Clarissa sambil menjulurkan lidahnya
Clarissa berlari di sepanjang tepi pantai dan Aldrich mengejarnya karena geram dengan ejekan Clarissa.Clarissa semakin kencang berlarinya dan Aldrich ngos ngosan.
"Aduh aku capek banget,"Keluh Aldrich
"Dasar pak tua lari segitu aja udah capek,bisanya cuma buas di ranjang doank," ejek Clarissa sambil tertawa sambil mengeluarkan air mata
"Kalau aku bisa menangkapmu aku tidak akan melepaskan mu dan membuatmu lemas di ranjang," Gerutu Aldrich sambil menyeringai
Clarissa merasa bergidik dan merinding mendengar ucapan Aldrich yang mesum itu.Aldrich menghampiri dan menangkap pergelangan tangan Clarissa.Aldrich menyeringai dan berhasil menangkap Clarissa lalu memeluk pinggang ramping Clarissa.
"Siap siap sayang aku akan membuatmu lemas di ranjang,"ucap Aldrich dengan nada sensual sambil meniup telinga Clarissa
Clarissa merasa merinding mendengar suara Aldrich dan tiba tiba merasa ketakutan.Aldrich merasa gemas dengan Clarissa lalu tanpa aba aba dia mencium dan ******* bibir Clarissa.Clarissa yang ikut terbuai mengalungkan kedua tangan nya di leher Aldrich dan aldrich memegang tengkuk Clarissa memperdalam ciuman mereka.setelah dirasa kehabisan nafas Aldrich menyudahinya.
"Olah raga Ranjang yuk sayang," ucap Aldrich frontal
Clarissa merasa pipinya merah merona mendengar ucapan frontal dari Aldrich.lalu dia menyembunyikan wajahnya di dada bidang Aldrich dan Aldrich hanya terkekeh lalu memeluk Clarissa erat.
"Sayang apakah kamu mulai mencintaiku," tanya Aldrich penasaran
Clarissa melepaskan pelukannya dan menatap Aldrich dengan tatapan bingung.
"Aku enggak tahu dan aku enggak ingin mencintai siapapun karena mencintai hanya akan tersakiti," ucap Clarissa dengan sendu
"Tapi aku mencintaimu tulus sayang,"ujar Aldrich sambil memegang dagu Clarissa
"Maaf tapi aku belum bisa menerima mu dan hatiku tidak siap untuk sakit hati kelak seandainya kamu menghianatiku," balas Clarissa tegas sambil melepaskan tangan Aldrich dari dagunya
Clarissa melirik jam tangannya menunjukan jam 11.00 lalu dia berbalik dan berjalan meninggalkan Aldrich yang menatapnya kecewa menuju ke hotel tempat mereka menginap.sampai di hotel dia masuk ke kamarnya dan menguncinya.
"Kenapa hatiku sakit setelah menolaknya,"lirih Clarissa
"Tidak aku enggak boleh jatuh cinta aku harus jadi gadis yang kuat dan tidak lemah,"Lanjutnya
Clarissa merebahkan tubuhnya di ranjang dengan pikiran yang berkecamuk.sementara Aldrich masih merasa kecewa dan lalu membalikan badannya menghadap ke arah tepi Pantai.dia menghirup udara segar sekaligus menenangkan hatinya.
"Seperti inikah rasanya di tolak pertama kali oleh seorang gadis dan apakah ini karma buatku,"ucapnya sedih memandangi ombak
"Aku tak akan menyerah aku akan terus mengejar Clarissa dan meluluhkan hatinya,"ujarnya penuh keyakinan
lalu dia berbalik dan berjalan meninggalkan pantai menuju ke Hotel.sampai di hotel dia berjalan menuju kamarnya dan memandangi Kamar Clarissa sebentar lalu masuk ke dalam kamar.
Clarissa bangun dan masuk ke kamar mandi membersihkan dirinya.setelah mandi dia berganti pakaian lalu duduk di tepi ranjang sambil melamun.
"Hidup bukan hanya tentang cinta,"ujar Clarissa lirih
"Hidup tanpa cinta juga bukan akhir segalanya,"lanjutnya
Di kamarnya Aldrich membersihkan tubuhnya di kamar mandi dan berganti pakaian santai.pakaian itu dia beli delivery oleh pihak hotel.
"Sebegitu bencikah kamu sama aku Ris,"ujar Aldrich sambil membayangkan kejadian tadi
"Walaupun kamu selalu menolak ku aku akan selalu mengejarmu dan meyakinkanmu sayang,"ucap Aldrich sambil menyunggingkan senyum
TBC
jangan lupa like , rate ,vote dan komen 😁😁😁😁