Ini adalah sequel dari que sera sera ya...
Cerita tentang Nikolai Gregori Romanov. Sang playboy sejati yang tidak ingin terikat hubungan apapun dengan wanita. Petualangan cintanya masih terus berlanjut meskipun sang sahabat James dan Alex sudah menikah dan memiliki anak.
Xena Galanis, gadis 26 tahun keturunan Yunani. Merantau sendirian di kota Moskow yang besar. Xena berasal dari keluarga broken home. Ayah dan ibunya bercerai sejak usianya masih kecil dan mereka sudah menikah lagi dan memiliki keluarga masing masing.
Xena menjadi asisten baru Nik di perusahaannya karena rekomendasi dari temannya. Bagaimana kisah cinta mereka?
Sesuai komitmen author di awal. Novel author minim konflik dan simple ya guysss..😁 Dan episode ga panjang panjang amat...
Kalau yang sudah baca novel author memang semua konflik hampir sama. Author ga pernah kasih konflik KDRT dan perselingkuhan karena perselingkuhan dan KDRT itu sesuatu yang komplek dan biasanya ujungnya sad ending...
Perselingkuhan dan KDRT itu karakter dan watak yang sangat susah diperbaiki..jadi author skip bagian itu..ingat ya..takdir novel ada di tangan author..wkwkwkwk
Sekali lagi jangan mengharapkan konflik yang berat di novel otor ya..dipastikan ga ada.. silahkan ke lapak sebelah kalau mau konflik berat..
ig Author @zarin.violetta
(Sedang proses revisi puebi dll)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#17
Pagi hari Xena sudah sampai di kantornya. Xena memarkirkan mobilnya dan masuk ke kantor melalui parkir bawah tanah.
Xena masuk ke dalam lift menuju ruangannya.
"Xenaaaaa...waiiiittt", kata Shania dari jauh.
Xena menahan pintu liftnya agar Shania bisa masuk ke lift.
Shania memegang dadanya dan nafasnya ngos ngosan.
"Kau tidak terlambat Shania..mengapa kau terburu buru?", tanya Xena.
"Kemarin ponselku tertinggal di kantor..jadi aku datang pagi pagi sekali agar bisa mencari ponselku sebelum pegawai yang lain datang", kata Shania sambil mengatur nafasnya.
"Oiya..kau baru pulang Xena?bukankah seharusnya 2 hari yang lalu?", tanya Shania.
"Hmm..Ada beberapa masalah yang belum selesai jadi kami benar benar menyelasaikannya dulu sebelum kembali ke Moskow", jawab Xena.
"Apa saja yang kau lakukan denga Tuan Nik..apa kalian berjalan jalan bersama?", tanya Shania dengan wajah ingin tahu.
"Tidak..kami terlalu sibuk jadi tidak sempat berjalan jalan", kata Xena.
'Ya..kami sibuk di ranjang', batin Xena.
"Ada sesuatu tang berbeda darimu..kau terlihat lebih mempesona Xena..hmm apakah terjadi sesuatu disana?", tanya Shania.
Xena mengangguk.
"Ceritakan padaku", Shania bersemangat.
"Tuan Nik memberikanku bonus gaji yang lumayan banyak", jawab Xena tersenyum.
Jawaban Xena membuat Shania kecewa. Bukan itu jawaban yang diinginkannya.
Xena tahu apa yang ada di otak Shania saat ini dan dia tertawa kecil.
"Kurasa kau harus membersihkan otakmu yang sedikit kotor ini Shan", kata Xena dan keluar dari lift.
"Xenaaa...aku hanya berpikir logika...baiklah nanti siang kita makan siang bersama oke?!", kata Shania.
"Oke..", Xena mengerlingkan matanya.
Sampai makan siang tiba, Nik belum juga datang ke kantor. Tetapi Xena tak menelepon atau mengirimnya pesan. Karena Xena berpikir dia bukan kekasihnya. Mereka hanya partner.
Xena makan siang bersama teman temannya dan seperti biasa suasana akan heboh jika mereka sudah bertanya tentang Nik.
"Oh God..apakah kalian tidak ada topik yang lain selain membicarakan bos kita?", tanya Xena.
"Nothing Xena...", jawab Anya.
"Aku bosan mendengarnya...huffttt..oiya bagaimana dengan rencana liburan kita?apakah kau sudah menyewa villanya Anya?", Xena akhirnya mendapat topik menarik untuk dibahas daripada membahas Nik terus.
"Bolehkah aku membawa kekasihku?", tanya Alea.
"Tentu saja tidak boleh..ini acara wanita Al sayang...WANITA", kata Anya dengan penekanan.
"Aahhh...kau menyebalkan Anya.", kata Alea yang masih mengunyah makanannya.
"Aku sudah menghubungi Villanya..Dan jadwal kita 2 minggu lagi..bersiaplah ladies", kata Anya semangat.
"Waaaahh..aku sudah tidak sabar memakai bikini", kata Shania.
"Xena jangan lupa membawa bikini", kata Anya.
"Aku tidak punya bikini Anya".
"Kalau begitu kita beli setelah pulang kerja..bagaimana?aku juga ingin membeli bikini baru yang lebih sexy", kata Anya.
"Baiklah", jawab Xena santai.
Setelah makan siang, merekapun kembali ke ruangannya masing masing.
Xena masuk ke ruangannya dan melihat Nik sudah ada di kursi kebesarannnya.
Nik tampak serius memeriksa dokumennya. Xena tak berani menyapanya karena takut menggangu konsentrasinya.
"Xena kemarilah", perintah Nik yang masih fokus dengan pekerjaannya.
Xena mendatangi Nik dan berdiri didepan mejanya.
"Kemarilah", kata Nik menyuruhnya mendekat ke kursinya.
Setelah berdiri disamping kursinya, Nik menarik tangan Xena hingga Xena terduduk di pangkuannya.
"Nik..nanti ada yang masuk dan melihat kita", kata Xena khawatir.
2025 aku mengulang membaca lg 😍😍😍💙💙💙