Warning!!!
Bagi yang suka dengan novel tema : 7 deadly sins,7 virtues, solomon Scripture, mitos yunanis, mitos nordik, dan Eastern myth. maka novel ini akan mengandung hal hal seperti itu.
cerita di dalamnya dikemas dengan epic.
Ceritanya tidak akan ngasal barbar, di dalam cerita akan berisi banyak hal tentang konspirasi dan misteri.
......
Sinopsis
Archie Von Ciel seorang Ranker rank-S, terpaksa meledakan dirinya karena sudah terpojokkan. tapi siapa sangka saat dia meledakan diri, sebuah manik - manik misterius yang dia dapatkan malah membuatnya terlahir kembali ke titik dimana dunia belum berubah.
Dengan semua pengalaman dan ingatan yang dia punya pada kehidupan sebelumnya, Archie sekali lagi meniti jalan sebagai Ranker Terkuat dan berusaha mengalahkan semua musuhnya.
"Dalam hidup ini, aku akan membayar kembali berkali lipat kepada mereka, bahkan jika dewa menghentikanku, aku akan meledakan dewa tersebut. aku akan menebus semua kesalahan yang ku lakukan pada kehidupan sebelumnya"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lonely Tree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16. Pergi bersenang - senang
Archie yang sudah berada di dalam kamar mulai membuat rencana untuk nanti malam. Sedangkan Scarface masih berusaha tenang, walaupun tidak ada Archie yang mengawasi dirinya.
Waktu terus berjalan, tidak terasa hari sudah berganti malam. Cresta yang dari tadi sudah bersiap untuk keluar bermain berjalan menuju kamar tempat Archie beristirahat. Cresta yang tiba di depan pintu kamar Archie langsung mengetuk pintu kamar.
Tuk!
Tuk!
Tuk!
Cresta langsung masuk ke dalam kamar setelah mengetuk pintu. Creta yang masuk ke dalam kamar memperhatikan Archie yang sedang bercermin dan mengenakan pakaian.
Cresta melihat Archie hanya mengenakan pakaian casual biasa menjadi kesal, tidak seperti dirinya yang mengenakan pakaian mewah dan bermerek.
Saat Cresta masuk ke dalam kamar, Archie hanya meliriknya kemudian tetap melanjutkan mengenakan pakaian casual biasa.
“Aduh! Archie, kita akan pergi keluar, apa kau tidak bisa mengganti pakaian yang lebih baik ?. begitu banyak pakain bagus di dalam lemari, kenapa kau memilih pakaian ini”
Cresta yang kesal segera meneriaki Archie.
“Apa yang salah dengan pakaian ini ?”
Archie melirik Cresta heran. Menurutnya pakaian yang dia kenakan tidak ada yang salah sama sekali. mengenakan hoodie, celana cargo dan sepatu sports.
Cresta melirik dari atas ke bawah dengan tatapan mata yang memandang heran Archie, sambil mulut Archie sedikit ternganga kecil.
“Kita akan pergi keluar untuk bersenang - senang, pakaianmu ini tidak seperti akan pergi ke tempat hiburan. Pakain yang kau kenakan lebih seperti akan pergi ke hutan,. Kau lihat diriku dan kau bandikan dengan mu, dan kau itu seorang anak dari tetua ketga di Federasi, pakaian yang kau kenakan sama sekali tidak mencerminkan identitasmu” ucap Cresta dengan ketus sambil menatap Archie dengan kesal.
Cresta yang kesal segera menyuruh Archie untuk membandingkan pakaian yang dikenakannya dengan pakaian yang digunakan olehnya.
Archie melirik Cresta sambil mulutnya berkedut. Pakaian yang dikenakan oleh Cresta memang sangat mewah dan bagus. Kemeja berwarna pink pucat, celana hitam dan sepatu kulit berwarna hitam model oxford.
“Tidak, aku merasa nyaman dengan pakaian seperti yang kau kenakan, aku lebih suka dengan seperti ini yang sederhana” ucap Archie sambil melengkungan bibirnya ke atas sedikit.
“Arg!, sudahlah. Terserahmu saja, kau aneh, kau benar - benar aneh”
Cresta yang cemberut dengan Archie segera berbalik badan sambil mengangkat kedua tangannya setinggi bahu seakan membuat isyarat menyerah.
“kalau begitu, ayo kita segera keluar. aku sudah sangat lama tidak melihat gadis - gadis di aliansi kebebasan”
Cresta yang berjalan keluar dari kamar Archie sekali lagi mengingatkan Archie untuk segera bergegas.
Archie mengangkat kedua alisnya begitu dia mendengar ucapan Cresta.
Sebenarnya Archie bukan tidak ingin seperti Cresta yang berpakaian rapi dan mewah. tapi pakaian seperti itu membatasi gerak Archie ketika bertarung, sehingga Archie mempertimbangkan untuk menggunakan pakaian yang sedikit longgar untuk mempermudah gerakan dirinya.
“Anak ini, masih saja suka bermain wanita, tapi kau puaskanlah malam ini. karena aku telah menyiapkan hadiah yang luar biasa untuk mu” ucap Archie sambil tersenyum misterius.
Archie akhirnya berjalan keluar dari kamar menuju ruang tamu. Archie melihat Scarface yang masih di ruang tamu.
Scarface duduk di ruang tamu dengan tegang. Saat Scarface melihat Archie muncul, dia langsung berdiri tegak, dan menjadi salah tingkah.
“AKu akan pergi malam ini, besok kita akan pergi bersama menemui eksekutif, dan ku harap kau tidak kabur, tapi jika kau ingin mencoba kabur, aku tidak akan melarang” ucap Archie mengingatkan.
Scarface hanya bisa mengangguk, dia tidak berani membantah, apa lagi saat dia melihat senyuman Archie. Mungkin bagi orang lain, senyuman itu sangat indah dan ramah, tapi hanya orang sepertinya yang telah melihat kemampuan Archie yang tahu bahwa itu adalah senyuman iblis.
Di balik senyuman ramah dan hangat itu ada sebuah iblis yang mengancam bersembunyi.
“karena kau mengerti, maka aku tidak perlu mengingatkan lagi”
Setelah mengatakan itu, Archie segera menuju keluar Villa.
Di luar Villa sudah ada Cresta yang sedang menunggu Archie. Kali ini Cresta yang menyetir. Cresta kali ini membawa mobil sport tipe Mamborghini Peneno. (sengaja disamarkan)
Cresta yang menunggu dari tadi, akhirnya melihat Archie muncul.
“Cepat! para wanita diluar sana telah menunggu kehadiranku” Cresta berteriak menyuruh Archie segera mempercepat gerakannya.
“Oke, santai saja. hari aku tidak akan mengganggumu bersenang - senang”
Archie menggelengkan kepalanya dengan lemah, kemudian segera masuk ke bangku di samping Cresta.
Cresta tersenyum cerah menatap Archie.
“hehehe, saatnya berangkat!”
Cresta langsung menginjak pedal gas secara penuh. mobil yang dikendarai Cresta segera melaju pesat.
Broom! Ciciticit
Suara knalpot mobil dan suaraban yang berdecit terdengar saat mobil lepas landas.
….
Hanya dalam waktu 45 menit, mereka telah tiba di wilayah pusat kota. Di Aliansi kebebasan, Kota Brokelyno adalah salah satu pusat hiburan, selain Kota Freedom yang merupakan ibu kota, Kota Brokelyno adalah tempat nomor dua di Aliansi kebebasan.
Saat mobil Cresta memasuki wilayah Kota Brokelyno, orang - orang yang berada di kota memperhatikan mobil Cresta. Cresta segera melambatkan mobilnya, dia ingin menikmati suasana diperhatikan oleh orang - orang di kota.
“Percepatlah!” teriak Archie yang kesal karena tidak menyukai terlalu diperhatikan.
“Kenapa terburu - buru, nikmati saja suasana ini. Lihatlah orang - orang yang mengagumi kita”
Cresta penuh kebanggan saat berbicara kepada Archie. Dia sangat suka menjadi pusat perhatian, sehingga dia sengaja memperlambat mobil.
Archie merasa sakit kepala mendengar jawaban Cresta.
Cresta terus mengendarai mobil dengan santai, aura kepercayaan dirinya memancar keluar.
Orang - orang yang memperhatikan Cresta sebenarnya tidak melirik Cresta, tapi melirik Mobil yang dikendarai Cresta. Mamborghini Peneno adalah mobil limited edition, hanya ada 5 lima dibuat, sehingga hal ini membuat orang - orang menjadi tertarik.
“kemana kita akan pergi ? dikota ini ada banyak tempat hiburan” Cresta bertanya meminta pendapat Archie.
Archie berpikir sebentar sambil melihat - lihat sekeliling, namun belum bisa memutuskan akan pergi kemana.
“Keliling saja dulu, cari saja tempat yang paling mewah” Archie membuat usul.
“Oke”
Cresta pun mengikuti saran Archie. Dia segera berkeliling kota Brokelyno.
Tak lama kemudian, setelah berkeliling sekitar 10 menit, Cresta akhirnya memutuskan tempat yang akan mereka singgahi.
“Sepertinya tempat ini bagus” ucap Cresta sambil memandang sebuah bagungan mewah dan megah.
Bangunan dipenuhi dengan lampu warna warni, gedung yang tinggi, parkiran yang luas, dan di parkiran ada banyak mobil mewah.
“Bagus, tempat ini cocok” ucap Archie sambil menganggukan kepala.
Archie merasa tempat yang akan mereka kunjungi adalah yang paling mewah.
Cresta segera masuk ke dalam tempat itu, dan berhenti tepat di depan pintu masuk.
Saat mobil berhenti, seorang petugas valet parking segera tiba menyambut mereka.
“Selamat datang di The Valley” ucap petugas itu.
Cresta sudah paham bahwa petugas yang datang adalah seorang valet parking.
“V.I.P” ucap Cresta sambil menyerahkan kunci mobil miliknya.
Petugas itu segera mengambil kunci mobil dan mulai memindahkan mobil Cresta.
“Boy!, saat nya kita bersenang - senang”
Cresta menatap Archie dengan tatapan wajah yang penuh antusias.
“Hmp” Archie bersikap biasa saja.
“Sudah lama aku tidak merasakan hal ini” gumam Archie pelan.
Cresta dan Archie segera masuk bersama. Cresta berjalan di depan, sedangkan Archie sedikit di belakang.
Saat Archie masuk, banyak orang menatapnya aneh. Karena pakaian yang dikenakan dia terlalu biasa untuk mengunjungi The Valley.
“Sudah kubilangkan, pakaianmu tidak cocok dengan tempat seperti ini. Orang - orang pada memperhatikanmu jadinya”
Cresta yang memperhatikan tatapan orang - orang ke arah Archie, dia merasa tidak berdaya, bagaimanapun dia sudah mengingatkan Archie.
“Santai saja, tidak usah pedulikan mereka, kita disini untuk sedikit bersenang - senang”
Archie terlalu malas menanggapi orang - orang yang memperhatikan dirinya.
Cresta dan Archie berjalan terus melewati lobi dan akhirnya tiba di depan sebuah pintu.
“Hehehe, saatnya kita berpesta!”
Cresta segera membuka pintu tersebut, dan suara music EDM segera terdengar kencang, lampu kerlap kerlip, dan sudah banyak manusia yang berada di lantai dansa berjoget.
Cresta tersenyum melihat ini, dan dia segera melangkah maju masuk ke dalam diikuti Archie.
ato emng author nya yang bocil?
apa novel ini hiatus?
semisal ada lawan yg sepadan sm ayahnya juga cakep itu, tp ini fokus ke MC memang, jd keknya smua sorot diambil MC