NovelToon NovelToon
Setulus Kasih IBU

Setulus Kasih IBU

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:145.5k
Nilai: 5
Nama Author: yessie

Ibu adalah orang yang paling bisa mengerti dan mengenal tentang kita. Tak ada cinta yang sekuat Cinta ibu. Kasih sayangnya begitu tulus sampai tak ada yang bisa menandinginya.

Novita adalah wanita paruh baya yang berstatus single parent, dia menghidupi kedua anak-anaknya seorang diri. Masalah dalam hidupnya datang silih berganti tak ada hentinya. Namun dia selalu berusaha sabar dan tegar untuk menghadapi semua masalah yang menimpanya. Baginya pengalaman adalah sebuah pelajaran berharga untuk dirinya.

Tapi hati ibu mana yang tak hancur ketika kedua anaknya berani untuk membenci ibunya sendiri. Akankah mereka sadar betapa besarnya kasih sayang yang tulus dari sang ibu? Bisakah Novita bertahan dan menyadarkan kedua anak-anaknya dengan cinta dan kasih sayang tanpa batas, walaupun di balas dengan kebencian?

Yuk berkelana dalam kisah hidup Novita bersama-sama😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yessie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mendekatkan diri dengan Cantika

Seluruh siswa tampil di panggung untuk menampilkan kreasi seninya masing-masing. Hingga tibalah giliran Cantika yang menampilkan bakatnya di atas panggung dan di depan banyak orang.

Novita sangat senang melihat anaknya yang begitu gemulai dan pintar menampilkan tariannya waktu itu. Beberapa menit kemudian pentas itu selesai.

Para juri memberikan nilai kepada masing-masing peserta yang ikut dalam perlombaan pentas seni tersebut.

Setelah itu pembawa acara memanggil satu persatu para pemenang perlombaan pentas seni untuk naik ke atas panggung dengan di dampingi wali muridnya masing-masing.

“baik, ini adalah waktu yang sudah di tunggu-tunggu, yaitu pemberian hadiah untuk para pemenang. Jadi, saya meminta kepada wali murid untuk naik ke atas panggung mendampingi anaknya  yang juara atau yang saya panggil nanti.” ucap pranatacara itu.

Dan tak di sangka ternyata nama Cantika masuk dalam juara kedua dengan tarian bali-nya, MC lalu meminta Cantika untuk naik ke atas panggung dengan di dampingi orang tua-nya.

“baiklah selanjutnya adalah juara kedua yaitu jatuh pada siswi yang bernama Cantika mewakili kelas VIB silahkan untuk naik ke atas panggung bersama orang tuanya. Mana aplaus-nya semua.”

Para penonton bersorak-sorak memberikan tepuk tangan yang meriah. Setelah namanya di panggil cantika justru terkindap-kindap kebingungan mencari Raditya.

“dimana kakak, kok nggak kelihatan. Apa kakak nggak datang?” gumam Cantika.

Namun dari jauh ujung tempat duduk para tamu, Novita terlihat 5berdiri dan berjalan kearah panggung karena merasa Nama anaknya di panggil. Cantika langsung terkejut melihat kedatangan ibunya di acara itu.

“itu ibu kan? Kenapa yang datang ibu? Kemana kakak?” gumam Cantika.

Setelah Novita naik ke atas panggung, pranatacara bertanya kepadanya.

“ibu ini orang tua wali murid atas nama siapa?” Tanya MC itu.

“saya ibu Novita, ibunya Cantika.”

Tak lama Cantika menyusul naik ke atas pangung dengan mengernyitkan wajahnya.

Selesai memberikan hadiah kepada para pemenang perlombaan waktu itu, Cantika langsung saja turun dari atas panggung dan meninggalkan ibunya. Melihat anaknya pergi Novita lalu menyusul Cantika turun dari panggung. Namun, belum sempat kaki Novita turun dari anak tangga, ia tiba-tiba terpeleset dan terjatuh.

 

Gubrak!

Semua orang melihat Novita yang terjatuh dan kemudian beberapa orang menolongnya.

Akan tetapi anak bungsunya itu sama sekali tidak memperdulikan ibunya. Dia malah langsung pergi begitu saja.

“astaga, pake acara jatuh segala! Sumpah bikin malu aku aja! Ih kesel banget aku sama ibu.” Gumam Cantika.

Novita berdiri dengan tertatih menahan sakit di kakinya, dia lalu memanggil-manggil nama putrinya.

“Cantika. Cantika. Tunggu ibu nak.” Teriak Novita.

Namun Novita sama sekali tidak memperdulikan ibunya. Dia lalu di tuntun oleh panitia yang menolong dirinya untuk duduk di kursi tamu.

“ibu, lebih baik sekarang duduk di sini dulu ya. Sebab kaki ibu terlihat masih sakit.” Pinta panitia itu.

Novita hanya terdiam dan mengangguk-anggukkan kepalanya.

Dia merasa kalau Cantika sangat marah kepada dirinya waktu itu. Sikap Cantika seakan menorehkan sayatan sembilu di hati wanita rapuh yang tak berdaya.

“sepertinya Cantika sangat marah padaku karena aku datang di acara perlombaan ini. Dia sama sekali tidak menyukai kehadiran ku di sini.” Ucap Novita dari dalam hati yang terlihat sedih.

Sesampainya di rumah Novita menemui Cantika di kamarnya.

Tok, tok, tok,

Karena Cantika sama sekali tidak menjawab, Novita kemudian membuka pintu kamar putrinya.

“cantika.”

“hem!”

“kamu lagi ngapain nak?”

Cantika hanya menoleh kebelakang melihat Novita. Novita lalu mendekati Cantika dan duduk di sampingnya.

“bisa ibu bicara sebentar sama kamu nak?” kata Novita yang menyentuh lembut pundak putrinya itu.

Cantika yang sedang membaca buku pun langsung menutup bukunya dengan keras.

Bluk!

“apa sih yang sebenarnya ibu inginkan? Ibu sudah membuat aku malu di depan umum tadi, sekarang ibu juga mau menganggu waktu ku untuk membaca buku?!” sengak Cantika.

Novita terbelalak melihat tingkah laku yang di perlihatkan oleh putrinya itu.

“astaga nak. Kenapa kamu seperti itu kepada ibu?” Tanya Novita.

“udah deh, sekarang cepet ibu mau ngomong apa sama aku?!” bentak Cantika.

“ibu ini sebenarnya punya salah apa sama kamu? kenapa kamu begitu membenci ibu nak?”

“ibu! Kalau ibu ke sini hanya untuk bertanya pertanyaan yang tidak penting, lebih baik sekarang ibu pergi dari kamar aku! Aku mau baca buku dan jangan ganggu konsentrasi ku!” bentak Cantika lagi.

Raditya yang mendengar suara Cantika membentak-bentak ibunya waktu itu, langsung saja bergegas masuk kedalam kamar adiknya.

“Cantika!” pekik Raditya.

Novita dan Cantika menoleh ke arah Raditya yang berdiri di depan pintu kamar adiknya.

“berani kamu bicara seperti itu pada ibu?! Kenapa sih kamu nggak pernah bisa berubah? Tolong hargai ibu. Dia itu orang tua kita. Dia juga yang sudah melahirkan kamu! merawat kamu dan membesarkan kamu!”

“sudah kak, sudah.” sahut Novita.

Novita mencoba menengkan hati Raditya, supaya kakak dan adik itu tidak bertengkar.

“nggak bu, aku nggak bisa diam terus melihat ibu selalu di perlakukan kasar sama Cantika. Sekarang lebih baik kamu segera meminta maaf sama ibu Can!”

“nggak!” jawab Cantika dengan nada keras.

“Cantika!” damprat Raditya.

“nggak mau! Kalian nggak pernah peduli dengan ku!”

Cantika lalu melempar bukunya di kasur dan pergi begitu saja. Namun, Novita mencoba mengejar langkah Cantika.

“Cantika tunggu sayang.” Ucap Novita yang kemudian menarik tangan anaknya.

Begitu tangannya sudah berhasil meraih tangan anaknya, Novita lalu memeluk tubuh Cantika sambil menangis. Begitu pula dengan Cantika yang juga menangis dipelukan ibunya.

“hisk… hisk… hisk… Cantika, ibu minta maaf nak. Ibu minta maaf karena sudah membuat kamu kesal. Ibu tidak memiliki maksud apa-apa sayang. Ibu hanya ingin dekat dengan kamu.”

“lepaskan!”

Cantika lalu mendorong tubuh ibunya mencoba untuk melepaskan pelukannya itu.

“ibu tidak akan melepaskan pelukan ibu ini sebelum kamu memaafkan ibu sayang.”

“ibu, ibu itu tidak salah. Cantika yang salah. Kenapa ibu yang harus meminta maaf kepada dia?!” sahut Raditya.

“raditya, sebaiknya kamu masuk ke kamar dulu kak. Kasih ibu dan Cantika waktu sebentar ya nak.” Pinta ibunya.

Raditya lalu masuk ke dalam kamarnya. Sedangkan Novita masih tetep memeluk erat Cantika,

“Cantika, ibu tau kamu marah sama ibu karena kamu merasa kehilangan ayah. Tapi nak, bukan hanya kamu saja yang kehilangan ayah, tapi kakak dan ibu juga, sayang. Lihat ibu. Ibu sangat menyayangi kamu dan juga kakak kamu sayang.”

“hisk…. Hisk… hisk… kembalikan ayah ku bu. Kembalikan. Aku ingin ayah ada di sampingku lagi.”

“sayang, ayah akan selalu tetap ada di samping kamu. raga ayah memang sudah tidak ada, tapi jiwa ayah akan tetap selalu ada di samping kita Cantika.”

“tapi kenapa? Kenapa ibu membiarkan ayah tiada? Kenapa bu? Hisk… hisk…”

Novita kemudian mengajak duduk Cantika untuk menjelaskan kepadanya soal kematian ayahnya.

“sekarang, kita duduk dulu ya. Ibu ingin menceritakan semuanya sama kamu. ibu tidak ingin kesalah pahaman ini berlarut-larut nak. Kamu mau mendengarkan penjelasan ibu kan?”

Dengan kesabaran yang luar biasa, novita berhasil mengajak Cantika untuk duduk berdua menjelaskan soal kematian ayahnya yang sebenarnya.

bersambung...

 

1
Sri Soedarta
mantap thor gk bertele" 👍👍👍
Sri Soedarta
tangkap polisi lh itu sara dan bpk'y
Sri Soedarta
mtah kmna" cerita'y thor
Sri Soedarta
terus cerita kk Cantika kok hilang ya thor
Firdha Widyaningsih
percuma jd ceo tp masalah gini kau sangat kejam ke sesama manusia apalagi terhadap wanita
Firdha Widyaningsih
tp setidaknya aku kagum akan pemikiran cantika dia ga mau dihina dan di injak" semoga km dan ibumu cepat berbaikan karna ini ada karma mu jg cantika semoga km seperti ibumu yg kuat dan tangguh menghadapi semua masalah
Firdha Widyaningsih
pasti berat jauh dengan anak apalagi harus merantau berat pasti cemas pasti seorang ibu pasti merasakan hal yg di rasakan novita
Firdha Widyaningsih
sedih jg liat pengorbanan novita hanya karna salah paham chantika membenci ibu nya yg berhati malaikat seperti itu
Firdha Widyaningsih
iyaa wajar klu chantika kecewa sm novita karna dia pergi begitu aja ga blg ke anak" nya atau gmn karna hal seperti ini lah yg membuat salah paham trs karna kita menggapnya hal ini sepele tp yg ada dampaknya besar seperti ini karna ini hal serius gitu disaat seperti ini dia pergi aja ga ngasih tau apa" seharusnya dlm kondisi gmn pun atau panik wajar tp ga sampe jd fatal gini ninggalin aja jd nya kan suami nya harus cepat ditangi anak" nya bingung harus gmn sedangkan rs itu ga bisa gegabah jg itu lah kesalahan fatal yg dilakukan novita klu dia sadar tp ga bisa dibenarkan jg sifat chantika itu ketelaluan
Sukati Saja
thor setahu aq anak ke 1 itu sulung trus yg bontot itu bungsu...
Ilham Risa: Hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "bangkitnya pria terhina" makasih kak🙏
total 1 replies
Sri Wahyuni
mksh thor
Sri Wahyuni: sama2
total 2 replies
Agus marolo
Thor kenapa lama ya
Siti Fatimah Nasa
moga cepet sembuh ya thor semangat trus thor💪💪
Sri Wahyuni
makanya kalo suka buruan nembak...diambil orang lain manyun deeh
Ida Sagita
lannnjutt tuuuurrt
Siti Qomariyah
kok g ada bahagia"nya masa yg naik tertindas trs thor trs kpn karmanya jd gedek
Siti Qomariyah
kok radit kd anak durjana gtu g ingat apa ama pengorbanan ibuknya dulu
Nur'S
mana lanjutannya..
Nur'S
horeeeeee bahagia semuanya...
Nur'S
kenapa nggak di kasihtau aza ya keadaan ibunya kepada raditya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!