NovelToon NovelToon
Lihat Aku, Mela!

Lihat Aku, Mela!

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahkontrak / Duda / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ria Mariana

Cerita mengandung 21+

Berawal dari mimpi buruk, duda 40 tahun yang menjadi kakak angkat Mela tiba-tiba menyatakan rasa suka pada adik angkatnya yang orang tuanya adopsi.
Jarak mereka terpaut 22 tahun, namun Darsen tetap kekeuh untuk mendapat hati Mela.

Darsen, ia jatuh hati pada adiknya sendiri dan pada akhirnya membuat kesalahan di satu malam membuat Mela kehilangan kehormatannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ria Mariana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 : Keposesifan ibu

Mata ibu terperanjat, ia memandang putranya dengan heran namun ia bersikap sewajarnya dan tidak ingin membuat Darsen terluka.

Tatapan ibu yang sulit di tebak membuat Darsen bingung, ia memandang bola mata ibu dengan lekat.

"Bu, ibu tidak masalah 'kan jika aku menyukai Mela? Kami bukan sedarah dan sah saja untuk menikah?' tanya Darsen.

"Mela sudah tahu hal ini?"

Darsen menggeleng, ibu menepuk bahu putranya itu. "Istirahatlah! Kau sedang sakit jadi bicaramu ngelantur. Ibu akan membawakan bubur dan teh hangat untuk kalian."

Darsen menatap kepergian ibunya dengan bingung, ia lalu menatap Velino yang juga menatapnya heran. Bocah 5 tahun itu belum mengerti apa-apa dan hanya tersenyum kecil saat sang papa ketahuan menyukai adiknya sendiri.

"Velino jangan bilang pada Tante Mela, ya?"

"Kenapa?"

"Nanti Tante Mela marah dengan Papa."

Velino mengangguk. Darsen lalu menyuruh Velino untuk tidur, sementara dirinya harus mandi supaya lebih segar.

Di kamar Mela

Ibu membongkar baju milik Mela dan menaruhnya di karung. Satu persatu ia pilah dan mencari pakaian yang seharusnya masuk ke karung. Dia tak habis pikir pada Darsen yang tiba-tiba mengaku menyukai Mela yang sudah menjadi adik angkatnya selama 10 tahun ini.

Setelah selesai, ibu menaruh karung itu di atas ranjang Mela lalu keluar menuju ruang keluarga. Dia tak habis pikir dengan Darsen. Dia sudah dewasa seharusnya bisa berpikir dengan logis apakah mencintai adiknya sendiri pantas?

Disisi lain.

Mela sedang membersihkan ruangan staf. Bekerja di sebuah agensi membuatnya harus bertemu dengan para artis setiap saat. Ada yang mau menyapa dan ada yang di sapa malah memalingkan wajah. Identitas Mela sangat di rahasiakan dan hanya Pras saja yang tahu.

Ngomong-ngomong dengan Pras, pria duda itu sedang sibuk mengurus banyak hal dan yang terbaru adalah kasus Laura. Darsen menyerahkan seutuhnya pada Pras, walau terkadang somplak namun Pras sangat bisa di andalkan. Itulah sebabnya Darsen sangat mempercayai Pras.

Ketika urusan sudah selesai, Pras melihat Mela sedang membuatkan minuman untuk para staf, ia lalu menghampirinya.

"Mel, sedang apa?" tanya Pras.

"Eh ... Kak Pras, aku sedang bikin kopi. Kakak mau?"

"Boleh juga, sambil kita mengobrol sebentar."

Mela mengangguk, ia membuatkan kopi untuk Pras juga setelah itu mereka mengobrol di sebuah bangku yang kosong. Mela duduk bersebelahan dengan Pras. Dia terlihat kelelahan setelah bekerja sedari pagi.

Pras menyeruput kopi buatan Mela lalu memandang wajah imut dari Mela yang sangat di gilai oleh Darsen.

"Mel, menurutmu si Bos bagaimana?" tanya Pras.

"Kakakku? Hem ... dia galak, hehe ... jangan bilang pada kakak, ya!" jawab Mela.

Pras tertawa, betul ucapan Mela jika Darsen memang galak dan dingin. Bahkan tak ada seorang pun yang berani membantahnya kecuali orang tuanya sendiri.

"Selain itu?"

Mela menaikan alisnya. Dia curiga dengan Pras jika ini pasti ada hubungannya dengan Darsen.

"Nanti pasti Kak Pras melaporkan pada Kak Darsen," ucap Mela.

"Enggak, bilang saja!"

"Ehm ... Kak Darsen itu di balik sikap dinginnya ia sangat baik. Dia masih memikirkan perasaan orang lain. Itu sih yang aku tangkap setelah menjadi adik angkatnya selama 10 tahun," jelas Mela sambil tersenyum sendiri.

Pras semakin memasang pendengarannya dengan kuat dan tidak boleh satu kalimat tertinggal.

"Kau suka?" tanya Pras.

Mela mengernyit, ia menatap Pras dengan bingung.

"Maksudku, kau suka dengan Kak Darsen?" tanya Pras sekali lagi.

Mela mengangguk. "Tentu saja, dia kakakku dan aku selalu menyukainya. Ini pertama kalinya aku punya kakak."

Sayang sekali, Bos. Mela malah menganggapmu hanya sebatas kakak. Batin Pras.

Pras berdiri, ia mengusap kepala Mela. Dia lalu berpamitan untuk kembali bekerja.

Mela memandang punggung Pras, pria yang sudah di sukainya sejak masuk SMA.

Pras memang tampan serta mempunyai senyuman yang manis membuat Mela mengaguminya.

"Kak Pras, tunggu!" ucap Mela.

Pras berhenti lalu membalikan badan.

"Semangat, Kak!" ucap Mela.

Pras mengernyitkan dahi lalu kembali tersenyum lagi membuat Mela semakin menyukainya.

Pokoknya sebelum aku menikah dengan Kak Leon aku harus mengatakan pada Kak Prasatya jika aku menyukainya supaya aku tidak terbebani dengan perasaan terpendam ini.

Di rumah.

"Hueeeeek ... Aisshhh ... panas sekali teh ini," ucap Darsen melepeh teh buatan ibunya. "Lidahku terasa terbakar," sambung Darsen.

Darsen mengelap mulutnya yang terasa sangat hambar karena sakit. Dia memperhatikan jam yang menunjukan pukul 5 dan sebentar lagi Mela pulang.

Aku harus mencari perhatian Mela. Aku harus sesakit mungkin supaya Mela mau merawatku.

Mela masuk ke rumah tentu saja di sambut Pak Adi yang selalu menunggu kepulangannya. Pak Adi belum tahu jika Mela menjadi petugas kebersihan, jika tahu pasti akan memarahi Darsen yang memberi pekerjaan pada Mela.

Mela berpamitan untuk ke kamar, di kamar sudah ada sang ibu yang duduk di atas ranjang. Mela mengecup tangan ibunya dan duduk di sampingnya. Mata Mela menatap sebuah karung yang isinya sangat familiar.

"Ibu, di dalam karung itu baju milikku?" tanya Mela.

"Benar, ibu akan membuangnya. Mulai dari sekarang kau tidak boleh memakai pakaian yang terlalu minim dan seksi bahkan tidak boleh memakai celana pendek sekalipun di rumah. Tenang saja! Ibu akan membelikan pakaian baru untukmu," ucap Ibu.

Mela masih bingung. Ibu berdiri lalu memegang kedua bahu Mela. "Kau sudah dewasa. Berpakaianlah yang lebih tertutup di depan Bapak maupun kakakmu!" sambung Ibu.

Ibu tersenyum, ia keluar dari kamar Mela dengan membawa karung berisi bajunya. Kenapa ibu bersikap aneh seperti ini? Ah ... sudahlah, Mela tak mau ambil pusing lalu segera mandi menggunakan air hangat.

Saat mandi ponselnya berbunyi yang ternyata dari teman onlinenya.

Eh ... sudah tidak di blokir lagi? Batin Mela.

Sena

Sedang apa?

Mela

Baru pulang kerja. Km?

Sena

Sedang sakit tapi tidak ada yang merawatku.

Mela

Istri kakak kemana?

Sena

Aku belum punya istri. Kau mau jadi istriku?

Mela

Haha ...

Sena

Kenapa tertawa?

Mela

Gak ah, kakak terlalu tua.

Sena

Jahat!

Mela

Bercanda kakak. Maafkan aku! Hehe

Sena

Sakit sekali dikatai tua

Mela

Maafkan aku, Kak.

Jangan marah dong!

Sena tak membalas membuat Mela merasa tidak enak. Mela akan meminta maaf yang benar setelah mandi nanti. Dia kini segera menyelesaikan mandinya dan bergegas turun ke ruang keluarga.

Disana sudah ada bapak, ibu, sang kakak dan putranya. Melihat Mela menggunakan baju tanpa lengan, ibu langsung melepas jaket yang dikenakannya lalu ia pakaikan pada tubuh Mela.

"Ibu sudah bilang jika mulai sekarang jaga penampilanmu dari bapak dan kakakmu," bisik Ibu.

"Tapi kenapa, Bu?"

"Kau tanya kenapa? Kau sudah dewasa. Yang sekandung saja bisa melakukan hal terlarang apalagi jika bukan sekandung?" jawab ibu.

Bapak melihat sang istri bisik-bisik dengan putri tercintanya langsung menghampiri mereka dan merangkul Mela tapi langsung dilepaskan oleh Ibu.

"Mulai sekarang kalian harus jaga jarak dengan Mela. Terutama kau, Darsen," ucap Ibu membuat Darsen terkejut.

1
Azura (A)
sweet
Author_Ay: Yuk baca juga karya aku kak My Bastard Boss

jangan lupa like, vote dan komen
total 1 replies
SR.Yuni
Di part ini berbeda dengan kebanyakan Novel yg berujung wanitanya ternoda, kali ini aman dan bergerak cepat darsennya....top banget pokoknya authornya
Senora Ahmad
ih,,, si pras sm dokter rafi lucu 😄😁 ayo darsen ungkapkn sj pd org tua kalian💪 semangat
Rinda_Rey
darsen dikira pras gegara yang ngasih jam waktu itu pras, kena prank kamu mel🤭🤭
Rinda_Rey
apa maksutnya mela suka sama pras😲
Bunga Diva Ade Cahya Ramadhani
ceritanya menarik
Ricis
Nama Alex pasaran sekali, tiap baca novel pasti seringnya pakai nama Alex 😅
Ricis
cowok baperan 😅
Qhasturi Amazor
Kak Author boleh nanya ngak...kan Kaka sudah prnh ikut lomba...nah aku mau nanya,pada kerngka cerita itu berupa bnyk katanya/kalimatnya?Soalnya say bingung kak paa dikerangka certnya....Plisss kak bales🙏🙏🙏🙏
Ney Maniez
👍👍💪🤗🙏
Ney Maniez
👍
Ney Maniez
😘😍💖🤗👍💪🙏
Ney Maniez
💖😍😘
Ney Maniez
🤗🤗🤗🤗
Ney Maniez
😲😲😲😲
Ney Maniez
🔥🔥🔥🔥🤭
Ney Maniez
🤦‍♀🤦‍♀🤦‍♀
Ney Maniez
😠😠😠
Ney Maniez
😔😔😔😔
Ney Maniez
😲😲😲😲
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!