Aku masuk ke dalam dunia novel dan menjadi tokoh antagonis yang memiliki kisah hidup yang tragis.
Bagaimanapun juga aku harus tetap hidup! Dan membuatmu jatuh cinta kepadaku...
▫️▫️▫️▫️▫️▫️
100% hasil pemikiran Author. Bukan novel terjemahan.
Genre : fantasy, time travel, misteri, romance.
Time Travel, tapi tidak mengandung unsur reinkarnasi.
▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ThePalecat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
15 : Pria Berbahaya
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Aku merasa kesepian sekali semenjak joseph pergi ke wilayah perbatasan. Padahal dulu aku bahkan lebih kesepian dan tidak ada tempat bersandar. Tapi, kenapa sekarang terasa berbeda?.
Aku juga merasa sudah sangat dekat dengan hana, pelayan pribadi ku. Aku selalu memintanya untuk menganggapku temannya sendiri dan sekarang dia dapat menemani keseharian ku.
Tapi, aku masih merasa jenuh di istana yang luas ini.
Tiba-tiba sebuah ide muncul di benak ku. Pergi ke kota secara diam-diam sepertinya menyenangkan juga. Semua orang sedang sibuk sekarang, mungkin aku bisa pergi tanpa sepengetahuan mereka.
Aku langsung mengganti gaun mewahku dengan gaun yang biasa di kenakan masyarakat dikerajaan ini.
Dengan ilmu bela diri dan kekuatan yang kumiliki mungkin bisa diandalkan jika sewaktu-waktu ada bahaya.
Aku membuka jendela dan langsung melompat ke salah satu pohon di dekat jendela ini. Tubuhku terasa ringan sekali dan dengan mudah aku keluar dari lingkungan istana ini. Dan untungnya, tidak ada satupun yang menyadari.
Lagi pula joseph tidak ada disini, jadi bebas. Aku bisa melakukan apa yang aku inginkan.
Ini adalah kali ke dua aku pergi ke kota, jadi aku bisa tahu jalannya. Dan jaraknya tidak terlalu jauh dari istana.
Sesampainya di kota, orang-orang tidak menyadari ku. Mungkin karena pakaianku ini jadi aku tidak terlihat mencolok.
Pasar tradisional dan banyak makanan yang menggugah selera membuatku betah disini. Banyak tempat yang ingin ku kunjungi. Bodo amat dengan semua orang di istana yang mungkin sedang mencari ku sekarang.
Aku berjalan menuju ke salah satu restoran yang terkenal disini. Melewati gang yang sempit dan gelap tidak mengurangi semangat ku untuk makan, aku benar-benar lapar sekarang.
Brak...
Seseorang menyenggol ku sehingga membuat tubuh ku oleng dan hampir terjatuh. Tubuhnya keras sekali, bahkan bahuku terasa sakit.
1 detik...
2 detik...
5 detik...
Aku menundukkan kepala, aku sudah menunggu beberapa detik tapi masih belum terdengar suara permintaan maaf dari nya. Padahal aku merasa dia masih berdiri di dekat ku.
Aku mengangkat kepala ku dan menatap orang yang tidak punya rasa bersalah itu.
Seketika tubuh ku meremang, mata tajam dengan bola mata berwarna hitam legam yang senada dengan rambutnya, hidung mancung dan rahang kokoh membuat pria ini terlihat benar-benar tampan.
Tapi kenapa aku merasa sangat ketakutan? Dia terlihat sangat berbahaya. Di tambah lagi beberapa pria berjubah di belakangnya membuat ku merasa ingin pergi secepatnya.
Mata hitam itu menatap ku dalam, dia masih diam tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
" Dasar tidak tahu malu!!! Berani-beraninya kau menatap tuan kami dengan mata yang hina itu!!!". Teriak salah satu anak buah pria itu sambil mendorongku sampai aku terjatuh.
Benar-benar kasar!! amarah ku langsung naik ke ubun-ubun. Menghina dan mendorongku seperti tidak ada harganya seperti ini adalah hal yang tidak bisa ku maafkan.
Sedangkan pria itu hanya diam melihat anak buahnya yang tidak beradab ini. Aku mengepalkan tanganku, amarahku tidak bisa di bendung lagi.
Dengan cepat aku langsung meraih leher pria yang menghina ku itu dan mencekiknya kuat. Jangan salahkan aku jika dia tidak bisa melihat hari esok. Perbuatan nya ini harus dihukum berat.
Mereka terlihat terkejut, kecuali pria bermata elang itu. Dia masih diam dengan tatapan yang sulit diartikan.
" Baji**an!!". Teriakku sambil mencekiknya sampai dia hampir mati. Aku benar-benar seperti monster sekarang. Tubuhnya langsung terjatuh saat aku melepaskan tanganku.
Mereka langsung bersiap untuk menyerangku, aku tersenyum miring. Sebanyak apapun mereka, mereka tetap bukan tandingan ku. Walaupun dengan tangan kosong, aku tetap akan menang melawan mereka.
" bunuh dia!!".
" hahaha, tidak semudah itu".
Dengan mudah mereka kalah dengan ku, rasanya puas sekali. Tujuh lawan satu bukanlah hal yang sulit untukku.
Pria itu tersenyum melihatku, sepertinya ada yang aneh.
Dia berjalan kearahku, senyum yang masih terpampang di wajah tampan nya itu membuat ku sangat takut. Kaki ku seolah terkunci sehingga aku tidak bisa pergi, dia mengangkat daguku sehingga mataku langsung menatap matanya.
Dia masih tersenyum, aku harus pergi sekarang. Aku mendorong nya sekuat tenaga dan langsung berlari menjauh. Jantung ku masih berdegup kencang karena ketakutan.
Dia terlihat sangat kuat dan berbahaya, bahkan joseph yang tak terkalahkan mungkin bukan tandingan yang sebanding dengannya.
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Jangan lupa like, comment dan tambahkan ke favorit.
Kalian juga boleh beri saran apapun.
Salam hangat
_*ThePaleCat
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️*