NovelToon NovelToon
Cinta Itu Kasih

Cinta Itu Kasih

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Romansa-Teen school
Popularitas:43k
Nilai: 5
Nama Author: Sherly Lie

Kisah ini bercerita tentang seorang gadis yang percaya bahwa suatu hari kehidupannya akan seperti dongeng yang sering kali dibaca olehnya. gadis ini suka sekali bermimpi bahwa suatu hari hidupnya akan berubah. semua mimpi manisnya selalu menjadi kekuatannya untuk terus berharap. walau kehidupan keluarganya broken, namun ia terus percaya suatu hari nanti kehidupannya akan berubah bahagia, gadis ini terus menyemangati dirinya sendiri bahwa nantinya semuanya akan seperti pepatah "habis hujan terbit pelangi". Pencobaan yang dialaminya begitu bertubi-tubi membuat ia harus merelakan masa depannya terabaikan karena terikat dengan seorang pria bernama Tuan Smith Alexander. Sedangkan ia sendiri begitu mengagumi cinta pertamanya Rey Dinata wijaya sebagai pangeran impiannya. Manakah yang akan menjadi pilihan akhir bagi Kasih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sherly Lie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16 Hamil?

“Wah!” seru Karina tercengang tidak percaya

dengan apa yang barusan ia dengar.”Kak Rey tiba-tiba menyatakan perasaannya

padamu dan kau dengan mudahnya malah menolak?!” suara Karina terdengar lantang ”kau

bahkan melarikan diri!!!” menarik napas kasar “ Kasih kau membuatku benar-benar

tidak percaya!” Karina akhirnya menurunkan volume suaranya sembari

menggelengkan kepalanya menatap Kasih yang terlihat sedih

“aku harus bagaimana?” suara Kasih

terdengar lirih “kau tau sendiri bagaimana keadaanku sekarang. Aku bukan gadis

suci lagi, aku sudah kehilangan kehormatanku. Aku tidak tau harus berbuat apa.

Aku sangat malu dengan diriku sendiri…Hiks!” airmata mengalir dipipinya.

Karina mendekat dan memeluk Kasih yang

menangis

“aku mengerti bagaimana perasaanmu Sih.

Maafkan aku. Aku hanya tidak ingin kau membuang kesempatan ini.” Karina

berusaha menenangkan Kasih yang masih menangis dalam dekapannya

“lalu kau ingin aku bagaimana? aku tidak

mungkin mengatakan yang sebenarnya pada kak Rey.”

Karina terdiam ia nampak berpikir

“kita akan memikirkannya nanti. Sekarang,

katamu kau ingin bertemu dengan orang yang akan memberitahukanmu kebenaran yang

terjadi pada malam itu di bar. Ayo! Aku akan menemanimu.”Ujar Karina pada Kasih

yang sudah berhenti menangis.

Di sebuah hotel tempat Kasih membuat janji

dengan seseorang yang tiba-tiba mengiriminya pesan singkat waktu itu. Kasih

ditemani Karina yang ikut menemaninya bertemu dengan orang misterius itu

memasuki hotel. Setelah berjalan menaiki lift dan mencari nomer kamar yang dituju,

tibalah Kasih pada kamar itu. Kasih dan Karina berpandangan memberi keyakinan

untuk mengetuk pintu kamar.

Tok! Tok!

Setelah beberapa saat pintu kamar terbuka.

Kasih dan Karina langsung masuk.

“tidak ada yang mengikuti kalian kesini

bukan?” tanya orang itu menutup pintu

“tidak ada.” Ucap Kasih sambil menggeleng

yakin

Orang itu lalu melirik Karina yang ada

disebelah Kasih seolah bertanya siapa dia

“ah! Ini sahabat saya tuan, anda bisa

mempercayainya” Ujar Kasih menjelaskan

“hm! Terserah kau saja” kata orang itu

ketus.”tuan sudah menunggumu” kata orang itu kemudian

Karina dan Kasih saling berpandangan

bingung “siapa?”

Setelah bertanya bersamaan dengan itu Kasih

dan Karina dibekap dari belakang hingga pingsan tak sadarkan diri

Beberapa saat kemudian..

Kasih yang perlahan memperoleh kembali

kesadarannya membuka matanya. Perlahan penglihatannya tampak buram dan

kepalanya pusing. “apa yang terjadi?” gumam Kasih entah pada siapa karena saat

ini ia hanya seorang diri didalam kamar itu. Mengedarkan pandangannya

kesekeliling mencoba mengenali kamar siapa ini. Namun ia sama sekali tidak

mengenali dimana dia sekarang. Ditengah kebingungannya ia tersadar akan

sahabatnya yang tadi sedang bersamanya. “dimana Karina?” gumam Kasih mencari

keberadaan sahabat cerewetnya itu yang entah ada dimana sekarang.

Sementara itu …

“lepaskan aku!!!” teriak Karina yang saat

ini sedang terkurung disebuah kamar lain. Sedari ia tersadar ia sudah

memberontak sambil berteriak-teriak minta dilepaskan. “apa yang kalian lakukan?

apa kalian tidak tau aku siapa? Kalian akan tamat jika Ayahku tau kalian

melakukan ini padaku. Lepaskan aku!” Kasih terus berteriak kencang sambari

menggebrak pintu kamar itu. Diluar dua orang penjaga siap siaga menjaga pintu

kamar mengacuhkan suara Karina yang terus berteriak “apa yang kalian lakukan

pada sahabatku dimana dia!! Aku akan membunuh kalian jika kalian berani

menyakitinya. Lepaskan aku sialan!”

 Lelah

berteriak Karina mondar-mandir berusaha berpikir tenang namun ia terlalu cemas

dengan Kasih yang entah ada dimana sekarang “semoga kau baik-baik saja Kasih.

Kau harus baik-baik saja” guman Karina bernada khawatir

“aku tidak bisa diam saja. aku harus

mencari jalan keluar dan menemukan keberadaan Karina. Ia tidak boleh sampai

kenapa-kenapa karena diriku. Sebenarnya ada apa ini? Kenapa orang itu malah

menculikku?” gumam Kasih berpikir

Kasih POV

 

 

“kau ini

benar-benar..” ibu memukul dada Ayah pelan lalu kedua

adik Kasih datang menghambur kedalam pelukan Ayahnya. Karina dan Kasih yang

menyaksikan kehangatan ini hanya tersenyum bahagia. Mereka semua tertawa

bahagia dan masuk kedalam rumah. Saat hendak ikut masuk ke dalam rumah langkah

kaki Kasih terhenti saat sebuah pesan masuk ke ponselnya yang membuat raut

wajah

Kasih berubah tegang seketika.

TEMUI AKU DI HOTEL

XXX AKU PUNYA BUKTI KEJADIAN SEWAKTU DI BAR

Begitulah pesan yang membuat

Kasih termenung seusai membacanya. Kasih mencoba menelpon nomer itu namun tidak

bisa terhubung. Dengan rasa penasaran yang tinggi dan harapan bahwa dengan

memegang bukti bahwa ia tidak ada kaitannya dengan kejadian di bar waktu itu

Kasih sangat yakin ia bisa segera terbebas dari belenggu si pria gila.

“kau serius mempercayai

orang itu Sih?” tanya Karina pada Kasih yang tampak sedang berpikir”bisa saja

kan orang itu hanya menipumu.” Lanjut Karina mengemukakan pendapatnya

“aku tau bisa saja

aku ditipu, tapi, jika memang benar orang itu punya bukti kejadian di bar waktu

itu bagaimana?” ujar Kasih

Karina mengangguk

setuju”lalu, Kau akan menemui orang itu” tanya Karina kemudian

“aku tidak punya

pilihan lain Rin, aku harus mengungkap siapa pelaku sebenarnya agar aku bisa

segera terbebas dari pria gila itu” guman Kasih terdengar lirih

Kasih END POV

Saat sedang termenung

pintu kamar tiba-tiba terbuka seorang pria masuk kedalam kamar itu. Tersadar

Kasih memasang sikap waspada terhadap pria yang baru masuk itu. Pria itu

berjalan mendekati Kasih yang sudah waspada.

“apa yang anda

inginkan? Kenapa anda menculik saya dan teman saya? Dimana teman saya

sekarang?!” tanya Kasih bertubi-tubi. Pria itu hanya tersenyum simpul menatap

Kasih lekat.

“apa yang anda

lakukan? kenapa menatap saya seperti itu?” Ucap Kasih menyilangkan kedua

tangannya didepan dadanya risih dengan tatapan pria itu.

Pria itu hanya terus

menatap Kasih sembari melangkah mendekat. Kasih memundurkan tubuhnya sampai

dipojokan. Punggungnya menyentuh tembok ia sudah tidak bisa kemana-mana.

“lepaskan saya anda

tidak akan untung jika menangkap saya.” Kasih menutup matanya dengan kedua

tangannya “saya hanya orang miskin. Saya tidak punya apapun. Tolong lepaskan

saya”

“aku tidak butuh

uangmu” ujar pria itu akhirnya setelah jarak antara dirinya dan Kasih sangat

dekat sampai Kasih bisa merasakan deru nafas orang itu

Mendengar perkataan

orang itu membuat Kasih terdiam tidak berani bergerak. Napasnya serasa tercekik

“jika anda tidak

ingin uang, bisa tolong lepaskan saya?” tanya Kasih hati-hati

“tidak bisa” ujar

pria itu mantap

Kasih bingung “eh?!

Kenapa?!” suara Kasih terdengar seperti teriakan pria itu spontan menatap Kasih

yang sontak menggaruk belakang lehernya yang tidak terasa gatal tersadar dengan

apa yang  baru saja dia lakukan ‘apa yang

kau lakukan Kasih? Kau berteriak pada orang yang menculikmu. Bisa saja aku

langsung dibunuh setelah ini. Aku harus tenang jangan membuat orang ini marah.

Setelah ada celah aku akan langsung kabur dari sini. Tunggu aku Karina aku akan

menyelamatkanmu’

Seseorang lalu

memasuki ruangan lagi. Kali ini seorang pria paruh baya yang masuk diiringi

beberapa pengawal dibelakangnya.Setelah membungkuk hormat, pria itu membisikkan

sesuatu ketelinga pria yang pertama masuk

“bagus!” seru pria

itu senang “kali ini rencanaku berhasil. Pastikan tidak ada kesalahan”perintah

pria itu tanpa melepaskan pandangannya pada Kasih yang menatap mereka semua

bingung

“sebenarnya apa yang

terjadi?”sela Kasih tidak mengerti

Pria itu

mengisyaratkan bawahannya untuk pergi.

“selamat gadis kecil

kau telah berhasil mengandung pewaris keluarga Alexander” Ujar pria itu lantang

Mendengar itu Kasih

semakin bingung “mengandung?” gumam Kasih tanpa ada suara yang keluar yang

keluar dari bibirnya”tunggu sebentar tuan, aku tidak mengerti apa yang anda

maksud dengan mengandung? Siapa? Aku?” menunjuk dirinya sendiri”itu tidak

mungkin terjadi aku…”tiba-tiba Kasih teringat sesuatu yang membuatnya mengingat

kejadian malam dimana kesuciannya direnggut paksa oleh si pria gila.

“sebentar, tadi anda

menyebutkan mengandung, maksud anda hamil??? Aku??? Aku hamilll…???!!!”

teriakan keras itu memenuhi seisi ruangan. Pria itu hanya mengangguk mengiyakan

pertanyaan Kasih.

Kasih yang syock

merasakan seluruh tubuhnya melemas bahkan ia tidak sanggup lagi menopang

tubuhnya dengan kedua kakinya. Ia jatuh terduduk dengan airmata yang membanjiri

kedua pelupuk matanya.

“habis sudah! Aku benar-benar

sudah tamat.” Gumam Kasih dengan lirihnya diringi dengan jatuhnya butiran kristal

bening yang lolos dari pipi gadis muda itu. Pupus sudah harapan Kasih untuk

bersekolah atau mengejar cita-citanya bahkan ia tidak akan mungkin bisa

bermimpi lagi untuk bersama pangeran impiannya Rey.

“kasihan sekali

padahal kau masih sangat muda. Tapi tenang saja kau sangat beruntung karena

anak yang kau kandung bukan anak biasa. kau mengandung pewaris dari keluarga

yang sangat berkuasa di negara ini. Hidupmu akan sangat terjamin…bla..blaa..blaa”

Perkataan orang itu

tidak dapat Kasih dengar lagi, ia menulikan pendengarannya. Ia benci dengan

dirinya sendiri ‘mengapa aku begitu sial’ seketika tangisan pilu Kasih terdengar

begitu menyayat hati.

“ibu…ayah…maafkan

Kasih Huhuuuuu…!!!”

Pagi harinya…

Kasih tidak tidur semalaman ia hanya

menangis sepanjang malam menumpahkan kesedihannya. Hanya airmata yang dapat

Kasih tumpahkan ia tidak mungkin tega menggugurkan janin yang ada di dalam

kandungannya saat ini. Jika bukan karena orang-orang yang menculiknya yang ternyata

adalah orang yang sama yang telah menaruh obat itu kedalam minuman tuan Smith

waktu itu dan memeriksa tubuh Kasih saat ia pingsan, mungkin ia tidak akan

pernah tau bahwa ia sedang mengandung anak dari pria yang sangat dibenci

olehnya. Ternyata orang-orang itu sengaja ingin menjebak tuan Smith dengan

menaruh obat perangsang dan menyiapkan seorang wanita yang akan mereka suruh

untuk merayu tuan Smith. Tujuannya agar wanita itu hamil dan mereka bisa

menggunakan anak yang merupakan darah daging tuan Smith untuk memprovokasi tuan

Smith. Rencana sudah tersusun dengan rapi namun semua berakhir karena Kasih

yang dibawa oleh tuan Smith malam itu , ia tidak jadi bermalam karena sudah

menyadari dari awal ada yang salah dengan dirinya setelah meminum minuman yang

dituangkan oleh Kasih. Maka, Kasihlah yang dibawa karena ia mengira Kasihlah

yang mencoba untuk mencelakai dirinya.

Pria yang tadi malam datang lagi menghampiri

Kasih yang sudah seperti zombie. Matanya sembab disertai lingkaran mata yang

menghitam, rambutnya juga acak-acakan. Kasih sudah tidak peduli akan

penampilannya ia sangat sedih.

“bersiaplah” ujar pria itu menyerahkan baju

ganti pada Kasih “kita akan segera berangkat.”

Tidak menjawab perkataan pria itu, airmata

Kasih berlinang.

“hei! Jangan menangis terus. Aku tau ini

sangat berat bagimu. Tapi kau harus kuat demi anakmu.” Ujar prai itu menguatkan

Kasih.

‘apanya yang demi anak, aku ini bahkan

terbilang masih anak-anak paman. Aku bahkan belum 17 tahun’ batin Kasih tidak

terima

“kalian akan membawaku kemana?” tanya Kasih

dengan suara serak karena menangis sepanjang malam.

“kau akan tau nanti. Sudah pakai saja

pakaian itu dan bergegaslah!” perintah pria itu sambil berlalu meningalkan

Kasih yang kembali menangis entah sudah berapa banyak airmata yang ia curahkan

bahkan matanya sudah sangat bengkak dan merah.

BERSAMBUNG…

1
Kasmyati
seru ceritanya kak,jangan lupa mampir juga dikarya "Cinta pertemuan pertama" Dan juga karyaku yang lain
belly
mksh otor dah mau up lagi..
belly
kpn up lagi... dah rindu nih...
belly
semangat Thor...
BELLY
kapan up nya Thor.....🤔🤔
BELLY
q yakin kayaknya bakal balik ma tuan Smith deh.....
BELLY
semangat Thor..
erna srifidias titik erna
kenapa jadi kasihan sama tuan Smith kak😭😭
BELLY
mencintai bukan berarti untuk memiliki 😭😭😭🤧
BELLY
yg pertama terjadi karena ketidak sengajaan
tp yg kedua terjadi Krn kecemburuan 😂😂😂
tuan Smith gak. da manis manisnya ya....😂😂😂

makasih otor dah mau up tiap hari...
semangattt,.........,!!!!!
BELLY
semangat Thor 💪💪💪

knp lama banget Dan nya nunjukin jati diri nya😞😞
BELLY
yah mungkin lama2 knpa up-nya cuma 1 bab
Yolanda Tahalea
paling jg yg bayarin si smit gila
Yolanda Tahalea
kenapa ga ngomong langsung ajh sih kasihnya.. malah bebeliut gt... bloon bgt di perkosa trskan maunya tuh thor ih sebel
BELLY
semangat Thor...qw tunggu lanjutannya 😚☺️☺️☺️
BELLY
Thor, qw padamu deh thorrrr.......
gak mau crazy up lagi Thor,.....???
semangattt kutunggu Nex nya
Mutiara
good...kena karmanya..lnjt thor
BELLY
bener2 crazy up
BELLY
bener2 crazy up
thanks thorrrr 💪💪💪
qw tunggu next up nya
Puput adellya
lanjut dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!