NovelToon NovelToon
Buat Apa Aku Kau Pilih Tapi Akhirnya Aku Kau Bully

Buat Apa Aku Kau Pilih Tapi Akhirnya Aku Kau Bully

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Murni / Dikelilingi wanita cantik / Nikahmuda
Popularitas:554
Nilai: 5
Nama Author: Daesy.Rf

Burhan menikahi Tania karena perjodohan, Tapi ini adalah awal neraka untuk Tania, menikahi Burhan yang tak pernah mencintai dirinya, har-hari Tania dilalui dengan hinaan, cacian dan perselingkuhan Burhan.

Bagaimana perjuangan Tania untuk kembali bangkit, ikuti kelanjutan ceritanya di novelku ya. Berjudul "Buat Apa Aku Kau Pilih Tapi Akhirnya Aku Kau Bully di Novel Toon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daesy.Rf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16 KERAMAHAN YANG DIPAKSA

Satu persatu keluarga yang masih tinggal di rumah Buk Seno bangun,rencananya semuanya akan pulang kembali ke kota mereka tinggal, setelah hadir di pernikahan Burhan dan Tania.Pagi itu Tania telah mempersiapkan hidangan yang telah selesai dimasak dimeja makan untuk persiapan sarapan pagi bersama."Sudah bangun kamu Tania" sapa Buk Seno,Wah kamu sudah masak" Buk Seno melihat hidangan yang sudah ready dimeja makannya.

"Iya Buk,Tania sudah siapkan sarapan bersama pagi ini"dengan tersenyum.

"Suami kamu sudah bangun Tania?" tanya Buk Seno yang masih belum melihat Burhan turun ke bawah.

"Tadi belum Bu, biar Tania lihat dulu ke atas" Tania bergerak menuju ke atas untuk melihat suaminya. Sesampainya diatas Tania melihat Burhan masih tidur dengan berselimut nyenyak.

Tania mendekati Burhan lalu berusaha membangunkannya "Mas__Mas bangun Mas, Kita sarapan dulu ke bawah, Mama Mas sudah bertanya" Tania sedikit mengguncang tubuh suaminya.

"Mas___bangun Mas" Burhan menggeliatkan tubuhnya untuk mengendurkan tubuhnya agar terasa nyaman."

"Ada apa" Burhan yang masih setengah sadar dari tidurnya dengan mata terpejam dan kuap yang tertahan dari mulutnya mencoba menanyai Tania tanpa berpikir hari sudah pagi.

"Sudah pagi Mas,mandi lagi sarapan sudah siap dan Mama sudah bertanya di bawah"

"Ah kamu saja dulu kebawah nanti aku menyusul,aku mau mandi dulu" Tania menatap suaminya." Aku menyiapkan pakaian kamu Mas aku izin membuka lemari kamu ya Mas"

"Tidak usah biar aku saja kamu tak perlu melayani aku, aku bisa sendiri Tania,sudah kamu kebawah saja, bantu Mama ku"

"Baik Mas" Tania melangkah akan meninggalkan kamar itu. "Tunggu Tania" Burhan menghentikan langkahnya Lalu membalikkan badannya melihat Burhan yang sudah berdiri.

"Kamu Jangan pernah menyentuh lemari dan Meja itu,Burhan menunjuk kearah lemari dan meja disamping kamar tersebut."Ini kamar aku jadi kamu jangan pernah menyentuh barang-barang aku, kami dengar itu Tania"

"iya Mas" Tania merunduk dan terdiam kembali."Bagus kamu ingat kata-kataku itu,sudah kamu pergi sana!" Tania melangkah kembali menuju pintu keluar, tujuannya hanya satu keruang bawah. Hatinya agak sedikit pedih mendengar ucapan Burhan kepada dirinya bahwa dia tidak boleh menyentuh apapun yang ada dikamar tersebut.Dia tidak menyangka bahwa suaminya akan berkata seperti itu kepadanya.

"Tania,Mana suamimu?" tanya Buk Seno kepada Tania yang turun dari tangga atas rumah tersebut sendiri"Mas Burhan sedang mandi Buk sebentar lagi akan turun"

"Oh gitu, kalau gitu kamu buatkan minuman untuk suami kamu dia suka kopi hitam sedikit gula"

"Baik Bu" Tania beranjak ke arah dapur untuk membuat kopi hitam sedikit gula untuk suaminya.

Beberapa saat meja makan telah terisi oleh saudara buk Seno dan Burhan mereka nampak bersenda gurau karena akan berangkat pagi ini untuk pulang. "Burhan bawalah istri kamu kapan-kapan ke Palembang sekalian bulan Madu, kalian kan pengantin baru jadi harus banyak bersama biar Tiara cepat punya cucu"

"Hahahha" semua nampak tertawa mencandai Burhan"

"Iya Paman InshaAllah, jika ada kesempatan kami akan ke sana" Burhan membalas tawaran Pamannya.

"Oh ya Tania masaknya kamu enak sekali, sudah cantik pintar masak lagi, kamu beruntung sekali Burhan mendapatkan Tania"

"Benar tante atau malah Tania yang lebih beruntung mendapatkan aku,Semua tertawa mendengar ucapan Burhan"Ucapan Burhan nampak bagi banyak orang sepele tapi tidak bagi Tania,itu hal tidak sepele tapi mendalam bagi hati Tania yang tersenyum tipis didepan sanak saudara Buk Seno.

Kenapa Hatinya merasa sakit saat Burhan menjawab itu semua.Apakah Burhan memang tidak benar-benar memiliki perasaan apapun kepada dirinya yang sudah sah menjadi istrinya, Atau benarkah ucapan Buk Seno Burhan tak bisa melupakan Desy cinta sejatinya.

Tania tetap tersenyum hambar ditengah keluarga yang sedang bercengkrama tersebut berusaha tidak menunjukan perasaan sedihnya, dia sudah berjanji akan berjuang mendapatkan cinta Burhan dan menjadi wanita satu-satunya dihati Burhan.

"Tania kenapa kamu melamun" sapa tante Aura yang sedang menikmati sup buatan Tania. "Ah ngak tante Tania ngak ngelamun" Kilah Tania.

"Sudah-sudah habiskan makanannya jangan bicara terus, Tania bungkus kan makanan yang sudah dipisahkan buat Om dan Tante Ya Nak, di perjalanan nanti mereka lapar daripada singgah-singgah"

"Baik Bu" Tania berdiri menuju dapur untuk ngisi cap tempat makanan yang akan dibawa oleh keluarga mertuanya. koper dan tas yang berjejer siap dimasukkan kedalam mobil.

"Kami berangkat dulu Tiara, jagalah kesehatan kamu ucap Om Danu kakak dari Buk Seno yang tinggal di palembang yang hadir saat pernikahan Burhan dan Tania.

"Iya Kak" Rombongan yang terdiri dari dua mobil tersebut akhirnya berangkat meninggalkan kediaman Buk Seno menuju Palembang.

Rumah tersebut nampak sepi kembali hanya tinggal Buk Seno Tania, Burhan dan Bik Asih."Burhan besok kamu akan dijemput oleh keluarga Tania untuk menginap disana dua hari, kamu akan dijemput menjelang magrib jadi siap-siaplah Nak"Buk Tania menjelaskan adat dan kebiasaan didaerah mereka.

"Siapa yang akan menjemput kamu dan Burhan besok Tania?" tanya Buk Seno.

"Adik Bapak Buk, kata ibu seperti itu kemarin menjelang magrib mereka akan menjemput Mas Burhan dan Tania"

"Iya nanti dari sana kalian akan memutuskan tinggal dimana itu keputusan kalian berdua" Tania mengangguk mengerti apa yang diucapkan oleh Buk Seno.

"Burhan kamu bawa Tania istirahat keatas dulu,dia sudah capek bangun pagi untuk menyiapkan sarapan tadi pagi"

"Baik Ma, Ayo Tania" Burhan mengajak Tania menuju kamarnya dan meninggalkan Buk Seno sendiri, Buk Seno ada yang dipikirkan menantunya itu tapi dia tidakbisa berbicara didepan Burhan.

Diatas kamar Burhan duduk di kursi kamar tersebut, begitu juga Tania. "Dengar Tania kamu sudah menjadi istri saya sekarang tapi, bukan berarti kamu bisa mendapatkan hati saya, Aku hanya ingin Mamaku bahagia, tapi kamu harus ingat jangan sekali-sekali mengadu kepada Mamaku apapun yang terjadi di antara kita"

"Baik Mas" Tania mendengarkan kata-kata yang Burhan ucapkan.

"Setelah dari rumah ibu kamu kita akan tinggal di apartemen ku di Adinegoro"

"Apa Mas, kita akan tinggal sendiri, tidak dirumah orang tua kita?"

"Tidak, aku tidak mau seorang pun ikut campur urusan rumah tanggaku, termasuk Mamaku dan Ibu kamu, mengerti kamu Tania"

"Tapi Mas, aku_" Tania menghentikan ucapannya karena dia tidak ingin meninggalkan ibunya yang sudah tua.Namun dia juga teringat perkataan ibunya untuk patuh kepada suaminya"

"Apa?! kamu ingin menantang semua ucapan aku Tania"

"Ngak Mas"

"Bagus kalau begitu kamu harus patuh jika kamu tak ingin saya marah"

Tania hanya terdiam, hatinya menangis dalam kepedihan bagaimana ia harus meninggalkan ibunya yang sudah tua, bagaiamana jika ibu sakit dia tak punya teman dirumah kecuali dirinya"

Sedangkan dua hari di sini dia tak henti memikirkan Ibunya yang sendiri disana, apalagi dia harus terpisah tinggal di rumah yang lainnya.

Tania nampak bigung tak bisa berucap apa-apa. saat Burhan bangkit dan pergi menuju lemari kamar tersebut, dan mengambil serta menyusun pakaiannya dikopor untuk kerumah Tania besok dan langsung ke apartemen nusanya.Sementara Burhan sibuk menyusun pakaiannya, Tania hanya duduk memperhatikan suaminya tanpa berkomentar apa-apa lagi.

1
Delsi Irma
Hai singgah di ceritaku ya... 😍 jangan lupa komen dan like nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!