Novel ini sedang dalam tahap rombok(revisi) dan akan diperbaiki karena banyak yang tidak menyukai alurnya maka novel ini akan diperbaiki menjadi lebih baik terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sintia maharani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tia vs misha
"Tia," ucap bu sita dengan tatapan tajamnya.
"Heheeh maaf bu. saya keceplosan," ucap tia,sambil tersenyum.
"Kamu tuh yah, kebiasaan tau gak!" ucap Bu sita
"Iya maaf buk,"ucap tia
"Yasudah ayok cepetan!" printah Bu sita
"Iya ibu dosen," ucap Tia
Tia pun tiba dikantin ,dan langsung menyantap makanannya tanpa melihat sekeliling murid- murid yang membicarakannya.
Skip setelah tia selesai makan
"Huh,kenyang banget buk." ucap tia sambil memegangi perutnya.
"Yaiyalau,kenyang masa udah abisin beberapa mangkok bakso masih gak kenyang. ohh iya saya lupa ngasih tau kamu!! kamu kan gak ikutin mata pelajaran saya jadi ibu mau ngasih tau kamu bahwa kamu harus presentasi Minggu depan!" ucap bu sita
"Ohhh iya buk siap ehh tapi buk saya liat mata pelajaran nya dari mana ." ucap Tia
"Ya dari sahabat kamu lah si Niken sama siapa tuh si seila!! udah kamu jangan banyak tanya lagi sekarang cepetan bayar dan setelah itu kamu lanjutin hukuman kamu!" printah bu sita
"Iya buk," ucap Tia
Tia pun langsung membayar semua makananya setelah itu,Merekapun pergi menuju kamar mandi kampus.
"Jadi apa yang harus saya lakukan buk?" tanya Tia
"Kamu tuh ya,pelupa kaya nenek nenek.
mertua saya aja gak pelupa kaya kamu," ucap bu sita
"Saya juga gak tau buk,kenapa saya pelupa mungkin bawaan lahir kali yah." ucap Tia
"Haduh terserah kamu deh, yang penting sekarang kamu bersihin kamar mandi ini sampai bersih. setelah itu kamu boleh balik ke kelas!" ucap bu sita
"Siap komandan," ucap tia menghormat pada bu sita.
"Saya bukan Komando kamu,saya ini dosen kamu!" tegas bu sita
"Salah lagi buk," ucap Tia
"Iyah,salah lagi." ucap bu sita
"Yah," ucap Tia
Bu sita pun pergi dan meninggalkan Tia seorang diri di toilet.
"Oke tia sekarang Lo hanya perlu bersihin kamar mandi," ucap Tia sambil mengambil pel.
Tia pun membersihkan kamar mandi itu hingga bersih dan mengkilap.
Beberapa menit kemudian
"Huh, akhirnya beres juga." ucap tia sambil duduk dilantai.
Tia pun bangkit dari duduknya dan menaruh kembali pelan yang sudah ia pakai tadi.
"Sekarang gue tinggal balik deh kekelas," ucap Tia pada dirinya sendiri.
Tapi saat Tia akan pergi kekelas nya ada yang datang.
"Ehhh,ada cewek murahan tuh." ucap misha
"Maksud kakak apa yah," ucap Tia
"Kamu itu emang cewek murahan kan, yang bisanya cuma ganjen sama pak kenzo!" ucap misha dengan nada merendahkan.
"Saya gak pernah tuh ganjen sama pak Kenzo," ucap Tia membela dirinya.
"Terus kemarin itu apa hah," ucap misha
"Kemarin itu saya hampir mati,jadi wajar dong pak Kenzo nolongin saya." tegas Tia
"Masa nolongin sambil gendong segala," ucap misha
"Ya,kan kemarin saya kaget jadi wajar aja kalau pak Kenzo nge gendong saya.!" ucap tia
"Ya gak wajar lah,kalian itu gak ada hubungan apa apa jadi itu gak wajar." tegas misha
"Terus saya harus bilang waw gituh," ucap Tia
"Kamu berani ngelawan kakak kls yah," tegas misha
"Selama saya gak salah. saya berani mau itu kakak kls saya ke, presiden ke,Mentri kek!" ucap Tia
"Kamu gak tau siapa saya hah," teriak misha
"Saya tau,anda adalah cewek yang sewot sama urusan saya dan pak kenzo." tegas Tia
"Kamu berani ngelawan saya yah,saya ini anak pemegang saham terbesar di kampus ini." ucap misha
"Ohh terus saya harus gimana,kalau anda anak pemegang saham terbesar di kampus ini.kenalin saya ini anak presiden," ucap tia
"Kamu berani yah!" ucap misha sambil mengangkat tangannya dan ingin menampar Tia.
Dan tamparannya gagal Karana buru buru ditahan oleh Tia.
"Jangan pernah berani main kekerasan,kalau anda masih ingin belajar disini." ucap Tia menahan tangan misha
"Kurang ngajar," teriak misha sambil melepas genggaman tangan Tia.
" Maaf tapi saya, gak ada waktu buat ngeladenin orang seperti anda." ucap Tia sambil melangkah pergi meninggalkan misha.
"Kurang ngajar, awas aja Lo gue bakal ngeluarin Lo dari kampus ini!" teriak misha
Tia pun terus melangkahkan kakinya tampa memperdulikan omongan misha.
Skip sampailah Tia di kls nya
"Tia!" teriak seseorang
"Niken,seila." ucap Tia
"Lo dari mana aja sih?" tanya niken
"Tau,kita dari tadi nyariin Lo." ucap seila
"Maaf yah,tadi gue dihukum disuruh ngebersihin kamar mandi sama bu sita." ucap Tia
"Hukumannya ditambah?" tanya Niken
"Ya gitu deh," jawab Tia
"Ya ampun, kenapa sih tadi Lo gak kasih alamat rumah Lo sama kita.kalau Lo kasih alamat rumah Lo
Lo gak bakalan dihukum kaya gini!" ucap Niken
"Gak papa kok lagian,ini juga salah gue." ucap Tia
"Tapi kan, sekarang Lo jadi kena hukuman tia!" ucap seila
"Gak papa, itu udah resiko gue." ucap Tia
"Yaudah sekarang Lo,duduk pasti Lo capek kan?" tanya Niken
"Enggak kok,lagian tadi gue udah makan sebelum bersihin toilet!" ucap Tia sambil duduk di bangku nya.
"Ehh Tia Lo tau gak,tadi si misha di tampar sama si niken." ucap seila
"Apah!!" teriak Tia
"Iya masa dia bilang Lo cewek murahan,gue gak terima yah sahabat gue dihina kaya gitu." tegas Niken
"Emmm, makasih udah belain." ucap Tia
"Iya sama sama," ucap niken
"Tapi barusan gue juga ketemu sama si misha," ucap Tia
"Hah,masa sih terus terus dia bilang apa?" tanya Niken
"Tadi ituh,dia bilang..." Tia pun langsung menceritakan semua kejadian dikamar mandi.
"Hahahah, Lo serius bilang gitu sama si misha?" ucap seila sambil tertawa terbahak bahak.
"Iya," jawab Tia
"Asli sumpah Lo keren banget," ucap niken
"Orang kaya dia tuh,harus dapet pelajaran kali kali." ucap Tia
"Bener bener,tapi sumpah itu lucu banget.
masa Lo bilang sama dia kalau Lo anak presiden!" ucap seila
"Heheh,itu cuma kata kata gue aja yang cuplas ceplos." ucap Tia
"Tapi sumpah itu lucu banget,gue jadi pengen liat gimana reaksi wajah si misha." ucap seila
"Ya wajahnya nunjukin dia marah banget ,sampe sampe mau nampat gue." ucap Tia
"Wahh,terus terus dia nampar Lo gak?" tanya niken
"Ya enggak lah," jawab Tia
"Huh, syukur deh kalau dia berani nampar Lo gue bakal tonjok tuh wajahnya sampe babak belur!" ucap Niken
"Gak usah gitu juga kali nik," ucap Tia
"Hmm,bener kata Lo sih untung aja dia gak jadi nampar Lo." ucap Niken
"Iya untung aja Allah masih ngelindungin si misha kalau enggak udah abis tuh,wajah cantiknya ditinju sama si niken!" ucap seila
"Bukan abis lagi,tapi dia bakal oplos karna wajahnya banyak yang rusak." ucap Tia
"Emang gue segarang itu apah?" tanya niken
"Bukan garang lagi, tapi galak kaya macam."ucap seila
"Yaelahh," ucap niken
Mereka bertiga pun tertawa bersama.
Makasih udah mau mampir, nanti aku bakalan mampir balik ke novel kalian kok.sekali lagi makasih banyak
"See you next time"
(Mohon maaf masih dalam tahap revisi)
🙏🙏
Semangat update saling mendukung ❤️