NovelToon NovelToon
Xiao Yun : Anak Tanpa Qi

Xiao Yun : Anak Tanpa Qi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Anak Genius / Mengubah Takdir
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mr.Mounyenk

Di Benua Tianxu, setiap orang terlahir dengan kemampuan menyerap Qi untuk berkultivasi. Namun Xiao Yun, bocah yatim dari Desa Kabut, lahir tanpa memiliki Qi sedikit pun dan hidup sebagai bahan hinaan seluruh desa.
Setelah kakek angkatnya meninggal, Xiao Yun bertahan hidup seorang diri dengan mencari tanaman obat di Hutan Terlarang. Hingga suatu hari, sebuah kecelakaan membawanya ke Lembah Iblis — tempat ia bertemu roh petapa kuno bernama Luo Hai.
Tanpa disadari siapa pun, di dalam tubuh Xiao Yun tersegel kekuatan kuno bernama Nadi Kekosongan, kekuatan terlarang yang bahkan ditakuti langit.
Dari bocah tanpa Qi yang dipandang sampah, Xiao Yun memulai perjalanan untuk mengguncang dunia kultivasi.

{ Update setiap hari }

Mohon dukungannya 👍🏻⭐🔁

Terima kasih 🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.3 — Roh Petapa Kuno

Sebuah gua raksasa berdiri di hadapannya.

Mulut gua itu begitu besar hingga mampu menelan puluhan rumah sekaligus. Kegelapan memenuhi bagian dalamnya sehingga mustahil melihat apa yang tersembunyi di balik bayangan tersebut. Yang membuat Xiao Yun semakin terkejut adalah keberadaan sebuah batu raksasa yang berdiri tepat di depan pintu masuk gua.

Batu itu tampak tidak alami.

Permukaannya dipenuhi ukiran simbol kuno yang tersusun dalam pola rumit. Sebagian simbol masih memancarkan cahaya putih redup, sementara sebagian lainnya tampak kusam seolah telah kehilangan kekuatannya setelah melewati waktu yang sangat panjang.

Xiao Yun belum pernah melihat tulisan seperti itu.

Bahkan buku-buku tua peninggalan kakeknya tidak pernah memuat simbol aneh semacam ini.

Dengan rasa penasaran yang semakin besar, ia melangkah mendekat.

"Apa sebenarnya tempat ini?" gumamnya pelan.

Ketika jaraknya tinggal beberapa langkah dari batu penyegel tersebut, sebuah suara tiba-tiba terdengar di dalam kepalanya.

"...kemari..."

Tubuh Xiao Yun langsung membeku.

Matanya membelalak.

Ia menoleh ke kiri dan ke kanan dengan panik, tetapi tidak menemukan siapa pun.

Kabut tetap tenang.

Lembah tetap sunyi.

Tidak ada tanda-tanda keberadaan manusia.

Namun suara itu kembali terdengar.

Kali ini lebih jelas.

"...akhirnya..."

"...seseorang datang..."

Suara itu terdengar tua dan sangat lemah, seolah berasal dari seseorang yang telah lama tertidur dan baru saja terbangun.

Bulu kuduk Xiao Yun langsung berdiri.

Berbagai cerita hantu yang pernah didengarnya dari penduduk desa bermunculan di benaknya.

Apakah tempat ini benar-benar dihuni roh?

Apakah jurang ini merupakan sarang makhluk gaib?

Naluri dalam dirinya memerintahkan untuk segera berbalik dan melarikan diri.

Namun pada saat yang sama, rasa penasaran yang diwarisi dari kakeknya menahan langkahnya.

Dengan jantung berdebar keras, ia melangkah semakin dekat.

Suara itu terasa seperti memanggilnya.

Seolah menunggunya sejak lama.

Perlahan-lahan ia mengangkat tangan dan menyentuh salah satu simbol kuno yang terukir pada permukaan batu.

Sesaat setelah ujung jarinya menyentuh ukiran tersebut, perubahan besar terjadi.

CRAAAK!

Suara retakan keras bergema ke seluruh lembah.

Xiao Yun tersentak kaget dan segera menarik tangannya.

Retakan kecil muncul pada simbol yang disentuhnya.

Cahaya yang sebelumnya memancar dari simbol itu langsung padam.

Pada saat yang sama, jauh di dalam gua yang gelap gulita, sesuatu terbangun.

Sepasang mata perlahan terbuka.

Mata itu telah tertutup selama ratusan tahun.

Mata yang menyaksikan lahir dan matinya generasi demi generasi.

Dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, pemilik mata tersebut tersenyum.

"Akhirnya..."

suara tua itu bergema pelan.

"Aku menemukanmu."

Getaran mulai menyebar ke seluruh lembah.

Tanah bergetar pelan di bawah kaki Xiao Yun.

Simbol-simbol kuno pada batu penyegel menyala satu demi satu seperti bintang yang terbangun dari tidur panjang.

Cahaya putih mengalir di sepanjang ukiran, membentuk jaringan rune yang rumit dan megah.

Debu mulai berjatuhan dari langit-langit gua.

Kemudian sebuah ledakan kecil terdengar.

BOOM!

Salah satu simbol kuno hancur menjadi serpihan cahaya.

Kabut ungu di sekitar gua tiba-tiba bergerak.

Mula-mula perlahan.

Lalu semakin cepat.

Seluruh kabut di lembah berkumpul menuju satu titik di depan batu penyegel.

Xiao Yun menahan napas.

Matanya tidak berkedip sedikit pun.

Kabut yang berputar itu perlahan membentuk sosok manusia.

Tubuh.

Tangan.

Wajah.

Jubah panjang.

Tak lama kemudian, sesosok lelaki tua berjubah putih berdiri di hadapannya.

Rambutnya yang panjang menjuntai hingga pinggang, sementara janggut putihnya mencapai dada. Wajahnya memperlihatkan jejak usia yang sangat tua, tetapi matanya memancarkan ketajaman yang membuat siapa pun sulit berani menatap langsung.

Namun hal yang paling mengejutkan bukanlah penampilannya.

Tubuh lelaki itu transparan.

Ia tampak seperti bayangan yang terbentuk dari cahaya dan kabut.

Xiao Yun membeku selama beberapa detik sebelum akhirnya menjerit.

"Hantu!"

Lelaki tua itu berkedip heran.

"Hantu?"

"HANTUUUU!"

Xiao Yun langsung berbalik dan berlari secepat mungkin.

Namun karena terlalu panik, kakinya tersandung batu besar.

Bruk!

Tubuhnya jatuh telungkup dengan wajah menghantam tanah.

Lelaki tua itu memandangi pemandangan tersebut beberapa saat.

Lalu sesuatu yang telah lama tidak dilakukannya akhirnya terjadi.

Ia tertawa.

"Hahahaha!"

Suara tawa itu menggema ke seluruh lembah.

Sudah sangat lama sejak terakhir kali ia tertawa seperti ini.

Berabad-abad kesepian membuatnya hampir lupa bagaimana rasanya melihat manusia hidup.

Apalagi seorang bocah yang ketakutannya begitu jujur dan lucu.

Xiao Yun perlahan mengangkat kepalanya.

Melihat bahwa sosok tersebut tidak menyerangnya, keberaniannya sedikit kembali.

"Mau apa kau?" tanyanya dengan waspada.

Lelaki tua itu mengelus janggutnya sambil tersenyum tipis.

"Aku sudah menunggu terlalu lama untuk kedatanganmu."

"Aku tidak mungkin membunuh satu-satunya tamuku."

Jawaban itu justru membuat Xiao Yun semakin bingung.

Namun setidaknya ia tidak lagi merasa berada dalam bahaya langsung.

Lelaki tua itu memperhatikan Xiao Yun selama beberapa saat sebelum akhirnya bertanya,

"Siapa namamu, Nak?"

"Xiao Yun."

"Usiamu?"

"Lima tahun."

Lelaki tua itu mengangguk perlahan.

"Namaku Luo Hai."

Nama itu terdengar asing di telinga Xiao Yun.

Ia belum pernah mendengarnya sebelumnya.

Namun entah mengapa, berdiri di depan Luo Hai memberikan tekanan yang jauh lebih besar daripada ketika berhadapan dengan Serigala Iblis.

Rasanya seperti berdiri di hadapan gunung yang tak terlihat ujungnya.

Luo Hai mulai mengamati Xiao Yun dengan lebih serius.

Awalnya hanya sekilas.

Namun semakin lama, ekspresinya berubah.

Tubuh bocah itu terlalu biasa.

Tidak ada gelombang Qi.

Tidak ada aura kultivasi.

Tidak ada tanda-tanda bahwa ia pernah menyentuh jalur kultivasi sedikit pun.

Namun justru itulah yang membuat Luo Hai merasa aneh.

Jika Xiao Yun hanyalah bocah biasa, bagaimana mungkin ia mampu merusak salah satu rune penyegel yang bahkan telah bertahan selama ratusan tahun?

Tatapan Luo Hai menjadi tajam.

Ia mengangkat satu jari.

Seberkas cahaya jiwa melesat keluar dan memasuki tubuh Xiao Yun sebelum bocah itu sempat bereaksi.

Xiao Yun terkejut.

Namun ia tidak merasakan rasa sakit.

Sebaliknya, sensasi hangat menyebar ke seluruh tubuhnya.

Luo Hai menutup mata dan mulai memeriksa kondisi tubuh Xiao Yun menggunakan indera jiwanya.

Pada awalnya, tidak ada yang istimewa.

Meridian biasa.

Tubuh biasa.

Bahkan bakat kultivasi yang tampak di permukaan tergolong sangat buruk.

Namun beberapa saat kemudian, ekspresi Luo Hai berubah.

Matanya yang semula tenang perlahan membelalak.

"Apa...?"

Indera jiwanya terus menyelidiki lebih dalam.

Menembus lapisan demi lapisan yang tersembunyi di dalam tubuh bocah itu.

Lalu ia melihatnya.

Di pusat tubuh Xiao Yun terdapat sesuatu yang tidak seharusnya ada.

Sebuah pusaran hitam raksasa.

Pusaran itu tampak seperti jurang tanpa dasar yang mampu menelan seluruh cahaya di sekitarnya. Tidak ada batas. Tidak ada ujung. Bahkan indera jiwa Luo Hai tidak mampu melihat kedalamannya.

Semakin lama ia mengamatinya, semakin kuat tekanan yang dipancarkan pusaran tersebut.

Tubuh roh Luo Hai mulai bergetar.

Kenangan yang telah terkubur selama berabad-abad muncul kembali.

Legenda kuno.

Catatan terlarang.

Rahasia yang bahkan dianggap dongeng oleh sebagian besar kultivator.

"Nadi Kekosongan..."

gumamnya dengan suara nyaris tidak terdengar.

Jantungnya berdegup keras.

Mustahil.

Kekuatan itu seharusnya telah menghilang dari dunia sejak ribuan tahun lalu.

Namun sekarang, tepat di hadapannya, rahasia kuno tersebut hidup di dalam tubuh seorang bocah desa berusia lima tahun.

Luo Hai menatap Xiao Yun seolah sedang melihat harta terbesar yang pernah ditemukan sepanjang hidupnya.

Tidak.

Bahkan harta karun tertinggi di dunia tidak dapat dibandingkan dengan nilai keberadaan bocah ini.

Sementara itu, Xiao Yun hanya memiringkan kepala dengan bingung.

Ia sama sekali tidak memahami perubahan ekspresi Luo Hai.

"Ada apa?" tanyanya polos.

Luo Hai tidak langsung menjawab.

Ia masih berusaha menenangkan gejolak dalam hatinya.

Setelah beberapa saat, ia akhirnya menatap Xiao Yun dengan serius.

"Nak."

"Sejak kapan kau tidak bisa menyerap Qi?"

Dan untuk pertama kalinya sejak bertemu, nada suara Luo Hai tidak lagi terdengar santai.

Karena ia tahu bahwa takdir dunia mungkin baru saja berubah pada hari ini.

...BERSAMBUNG...

1
asri_hamdani
Sepertinya tidak ada paragraf yang menceritakan kemunculan tanda hitam tersebut
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: terima kasih koreksinya🙏🏻
kesalahan teknis auto koreksi keypad nya menyala,jeleknya keyboard handphone. 😅

segera di revisi.
total 1 replies
asri_hamdani
Sepertinya ada paragraf yang kurang.🤔
asri_hamdani
Ada yang aneh. Apa sebabnya dia jatuh kedalam jurang 🤔. Kesandung kelereng atau terpeleset 🤔?
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: ada yg tertinggal di notepad sudah di revisi kak.

makasih sudah di koreksi 🙏🏻
total 1 replies
Jojo Shua
up
Jojo Shua
7
Arinto Ario Triharyanto
muter-muter terus Thor, tinggal pake warisan, satset satset beres
Arinto Ario Triharyanto
lama, muter-muter mulu
💜⃞⃟𝓛 🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ🏡⃟ªʸѕ⍣⃝
ujian nya adalah pilihan
💜⃞⃟𝓛 🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ🏡⃟ªʸѕ⍣⃝
sama kek berapa waktu kah ini?
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
Jejak
𝐀⃝🥀ᴀʟᴇᴀˢ⍣⃟ₛ
gmn nasibmu stelah ini Xiao Yun ,ngeri juga ya masuk ke lembah iblis
☠️⃝✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘᎪℓ☘𝓡𝓳
aku kasih vote ya kk, semangat berkarya kk
☠️⃝ вͬяͦσᷤηᷠιͣк🏀zc❖
best
THE GIRL COOL😑
cerita panjang banget jirrr😭
Ney
aku hadir
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: makasih 🙏🏻
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛 🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ🏡⃟ªʸѕ⍣⃝
jejak jejak...
Yun ada kaitannya sama tokoh sblm nya nggak sih?
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: gak ada
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!