NovelToon NovelToon
Tertolak Rindu

Tertolak Rindu

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:20.1k
Nilai: 5
Nama Author: Rahma AR

Perhatian Kian Sakala selalu tercuri pada teman perempuan SMAnya, Wanda Safia yang selalu diperlakukan seperti babu oleh Aditama Hasta.

Wajah lelah dan tertekannya selalu mengusik hati manusiawinya Kian. Tapi sepertinya pertolongannya terhadalp Wanda malah selalu berbuah pahit untuk temannya itu

Semoga suka, ya♡♡♡
Spin off Pesona Cassanova. Tapi bisa dibaca terpisah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma AR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Debat keluarga part dua

"Jadi kamu akan membersihkan kamar mandi selama satu minggu?" Sean tergelak begitu tau hukuman yang akan diterima putra tengilnya-Alen.

Ariella-istrinya pun tergelak mendengarnya ditambah melihat wajah merajuk Alen.

Alen menatap papanya dengan kesal. Dia mendengus pelan.

"Mam, katakan pada Bu Elia agar hukuman kami dibatalkan," rengeknya lagi.

"Sebaiknya kamu latihan membersihkan kamar mandi rumah kita dulu," usul Sean.

" Jadi nanti kamu ngga akan canggung saat dapat giliran kerja." lanjut Sean lagi dengan semburan tawanya yang bertambah keras. Ariella istrinya pun tak mampu menghentikan tawanya. Kata kata Sean sangat menggelitik hatinya.

Maaf, sayang, batin Ariella merasa bersalah ketika melihat wajah putranya yang makjn masam. Tapi hal itu malah menjadikan suami menyebalkannya makin senang, hingga membuat tawanya sulit dia redakan.

"Sean, sudahlah." Akhirnya setelah sepersekian detik, Ariella baru bisa menguasai ketenangannya kembali. Dia mendelikjan matanya pada Sean.

"Alen, ini pelajaran berharga buat kamu. Jangan berantem terus." Ariella tak lupa menasehati putranya.

"Aditama aja lebay, ma. Hobinya maen pukul aja," sungut Alen mengadu.

"Sudah tau sifatnya begitu, masih saja dilayani," sergah Sean setelah tawanya agak mereda karena pelototan mata istrinya.

Alen hampir mendengus, sementara Ariella meliriknya penuh ejekan.

Sesama sumbu pendek dilarang saling menghina, batinnya mencibir.

Seakan tau sedang diperhatikan istrinya, Sean mengerutkan keningnya.

"Kenapa, sayang? Aku ngga salah ngomong, kan?"

Ariella tersenyum manis dengan menahan tawa.

"Enggak, sayang."

Alen memalingkan wajahnya sekadar ingin menyembunyikan cibirannya pada daddynya.

Sean tersenyum senang mendengar panggilan sayang dari istrinya.

"Atau begini saja, daddy." Alen menarik nafas dalam dalam. Memutus perasaan bahagia pdadynya.nya.

"Jodoh, kan, saja Bu Elia dengn Om Ezra, mam. Tadi mereka bahkan saling menukar nomer ponsel." Alen menyisipkan kebohongannya untuk membuat orang tuanya agak tersentak dan saling tatap ngga yakin.

Dia suka dengan kebimbangan orang tuanya.

"Masa?" Ariella kini menatap tegas putranya yang biasa berbuat jahil.

"Tanya aja, mam, dengan yang lainnya," jawab Alen cuek.

Sean masih menatap tajam putranya.

"Kalo benar begitu; syukurlah. Kalian akan punya tandem kuat," ucapnya ngga lama kemudian.

Alen menyeringai. Dia hampir berhasil membuat orang tuanya percaya.

"Sikap.Om.Ezra juga agak lebay, mam. Dia seperti buaya yang sudah mendapatkan mangsanya. Tapi Bu Elia tampaknya masih hati hati. Mungkin dia tau rumor tentang Om Ezra di luar sana sebagai pemain wanita." Aern mulai ngarang agar orang tuanya terkesan dan bisa mempercayainya.

Dia masih kesal karena Om Ezra hanya menerima mentah mentah keputusan Bu Elia. Tanpa pernah menawarnya.

"Hemm.... Aku setuju kalo Ezra bersama Bu Elia. Ezra membutuhkan istri yang tegas" Sean mulai terpengaruh.

Alen hampir saja berteriak Yess!

Ariella masih terdiam, mencoba meyakinkan hatinya kalo putranya tidak ngibul.

"Nanti akan aku bicarakan dengan Ziza, agar bisa mengatur jadwal kencan adik jomblonya itu dengan Bu Elia," putus Sean.

Lagi lagi hati Alen bersorak. Dia senang kalo omnya nantinya akan merasa kesal terhadapnya.

Ariella menganggukkan kepalanya.

"Lakukanlah. Ziza pasti juga ingin Ezra cepat menikah."

Alen ingin guling guling untuk merayakan ide jeniusnya.

Rasain, om.

Kalo memang jadian nantinya dia ngga masalah. Dia akan ikut bahagia. Tapi kalo nanti On Ezra ditolak Bu Elia, itu merupakan kesenangan terbesarnya karena berhasil mengerja-i omnya.

*

*

*

Wanda mengompres pipinya dengan handuk yang sudah direndam di air dingin. Rasa panas akibat tamparan itu mulai.sedikit berkurang.

"Laen kali jangan buat nyonya marah," ucap neneknya-Sunarmi sambil menatapnya datar.

Wanda mencibir di dalam hati.

"Kenapa aku tidak dilempar ke panti asuhan saja," ucapnya dengan bibir bergetar. Ada tangis yang tertahan. Kejadian tiga tahun yang lalu berseliweran di dalam kepalanya.

"Kamu kira enak hidup.di panti. Di sana bisa jadi lebih mengerikan." Sunarmi masih menatap lekat cucunya.

"Belum tentu juga begitu," ngeyel Wanda menahan perih. Sejak awal dia dibawa ke rumah megah ini, hatinya sudah ngga tenang.

"Di sini kamu akan lebih mudah diawasi."

Perkataan neneknya menimbulkan perasaan aneh di dalam hatinya.

"Buat apa?"

Nenek Sunarmi menghembuskan nafas panjang.

"Agar kamu ngga salah langkah seperti mamamu."

DEG

Makin bertambah umur, Wanda mulai mengerti dengan perkataan yang diucapkan dengan nada pedih dari wanita tua yang mengaku neneknya.

Dia mulai paham kenapa tidak memiliki seorang papa yang bisa membelanya. Mungkin dia lahir dari kesalahan yang tidak disengaja dan orang yang dipanggil papa, lari dari tanggung jawab.

Hanya itu saja yang bisa terpikir oleh Wanda.

"Nyonya dan tuan sudah memungutmu. Merema membiayai sekolahmu dan memastikan kamu tidak kelaparan. Jadi, hormati dia," tegas Nenek Sunarmi dengan tatapan tajamnya pada cucunya.

Hormati? Batin Wanda menyahut miris. Pipinya selalu jadi korban kemarahan wanita itu tanpa sebab yang jelas. Wanda merasa setiap sudah menamparnya, nyonya-nya itu merasa sangat pu@s.

Wanda enggan menjawab lagi perkataan neneknya, Dia teringat kembali bagaimana dirinya bisa terdampar di tempat ini tiga tahun yang lalu.

Saat itu dia menunggu mamanya di sebuah toko es krim. Mamanya berjanji akan meninggalkannya sebentar saja, ngga lama lagi akan dijemput. Selama menunggu, dia bebas memesan es krim yang dia suka.

Hampir satu jam dan perutnya sudah dipenuhi denga es krim favoritnya. Yang menjemputnya bukan mamanya. Bahkan mamanya tidak pernah datang lagi menemuinya, karena dia mendapat kabar yang membuatnya sangat shock. Mamanya sudah meninggal dunia.

Sakit dan nyerinya masih terasa hingga sekarang. Nyonya yang menatapnya dingin dan wanita tua yang mengaku neneknya ini, selalu memberikan tatap menyalahkan.

Juga sikap semena mena tuan mudanya.

Sebenarnya dia siapa? Jeritnya dalam hati, Penuh keputus asa-an. Nenek yang tinggal satu satunya keluarganya, tidak pernah membelanya. Malah tidak ambil pusing dengan perlakuan nyonya-nya padanya

1
Pujierde
aiiish gak malu gitu hidup jadi benalu gak punya harga diri donk gw klo jadi wanda ogah punya suami jadi benalu pada orang tuanya wlo hartanya berjibun
Pujierde
sepertinya perkiraan kamu salah deh soalnya para sepupu yang tengil" itu sudah memicu amarah aditama
Pujierde
ya ampun ngebet banget mw nikah siiiiih kamu masih muda kiaaaaan belum waktunya nikah kamu mw ngasih apa sama istrimu masa jadi benalu orang tua siiiih malu tau sama daddy kamu yg kerja dan mapan dulu baru menikah
Rahmawati
penasaran nanti gimana sikap tama kl tahu Wanda saudaranya
Bunda Keisha
Nasibnya Wanda hampir sama dengan Emely, cuma Emily disayang Papa dan saudara tirinya.. ❤
Pujierde: betul banget bun bedanya saudara tirinya yang sudah jadi istri aaron (klo gak salah) sudah tau dari mereka masih kecil dan papanya emily gak selingkah tapi di jebak sama rekan bisnisnya
total 3 replies
Khey Rachmat
jgn sampe menyesal km panji trs2 belain si anak cengeng... mending jujur aja sihhh
🟡MENTARY
om Erza mempet bu guru
anggita
iklan☝☝like👍
Rahmawati
ternyata daadyy dewa gk sembarangan ngasih ijin nikah, di gembleng dulu biar siap jd kepala keluarga
NurKasih
Jodoh mahesa apakah dlm circle kian cs😄
NurKasih
Moga aja nanti bila tama tahu wanda adik nya tidak membenci wanda lagi dan akan merasa menyesal kerna perlakuan nya yg terlalu jahat, udahlah panji jika isteri mu masih x memaafkan kisah lalu mu tinggalkan saja, lagian sekarang isteri mu selingkuh atas dasar ingin balas dendam..cari la wanita yg bisa menerima masa lalu mu.. Moga tama punya hati baik seperti mu bkn seperti ibunya yg pendendam
falea sezi
nenek nya goblok🤣 si tua bego😒
🟡MENTARY
Keren
🟡MENTARY
Untung Ada Keyra
Susma Wati
pelan -pelan rahasia tentang wanda terbongkar dan aditama mengetahuinya, akan sehancur apakah aditama mengetahuinya rahasia tentang wanda, dan rahasia tentang papa dan mamanya yang ternyata saling selingkuh, tapi kalau mamanya wanda beda ya dia korban dari panji yang memaksa nya memuaskan hasrat bejat nya, kalau merelin mah memang sengaja niat selingkuh, alasan nya mau balas panji, tapi dengan kelakuan merelin apakah aditama akan memaklumi kelakuan ibunya!
Rahmawati
daripada terus ditutupi mending kasih tu aja sih, sudah resikomu panji dibenci sama anakmu sendiri
Lusi Hariyani
semoga aditama th klo wanda adik y
Pujierde
aditama itu dan dia bakalan cari tau siapa wanda semoga aditama tidak semakin membenci wanda ketika mengetahui kebenarannya
Pujierde
kenakan lo klo kamu menghormati nenek sebagai tangan kanan kakek dan nenek kamu tama setidaknya kamu menganggap wanda teman kamu
Pujierde
mantaaaaap 👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!