NovelToon NovelToon
Cinta Wanita Pedang

Cinta Wanita Pedang

Status: tamat
Genre:Cinta Istana/Kuno / Fantasi / Transmigrasi / Tamat
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

Bagaimana jadinya, hidup kembali sebagai wanita ahli pedang di zaman kuno?

Sudah pastinya begitu tidak menyenangkan, Anya seorang dokter Bedah yang meninggal karena di khianati oleh seorang sahabat nya.

Ia bereinkarnasi menjadi wanita ahli pedang di zaman Kerajaan China kuno. Bagaimana kisah nya?


Baca kisahnya... Di

— Cinta Wanita Pedang —

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 Zaman Modern

Dokter memeriksa gadis tersebut yang nampak aneh dan sesekali bertanya apakah yang ia lihat. Dokter menyimpulkan bila Anya itu hilang ingatan membuat Wiko mangut-mangut ia merasa kasihan sekali dengan gadis teman kecilnya itu,

Wiko menatap heran gadis yang sedang ia suapi tersebut, walaupun gadis itu enggan menerima suapannya namun ia paksa gadis itu selalu berkata kalau dirinya ' Sari Mayang dari Dinasti Lii ' membuat kepala Wiko berdenyut nyeri

" Anya! " Panggil Wiko membuat sosok berwajah Anya menoleh ia menghela napas kasar " Namaku Sari Mayang!, panggil Mayang atau Puteri mayang! " Perintah Mayang dengan nada menekan

" Nama mu Anya! " Tekan Wiko tidak mau kalah membuat Mayang menggulung lengannya lalu menaruhnya di dada,

" Kau berani menentang ku?, asal kamu tahu ya pedang ku bisa merusak tubuh mu yang paripurna itu! " Kata Mayang dengan suara meninggi penuh ancaman

" Anya!, ini Zaman modern bukan zaman novel yang selalu kamu baca itu! " Tekan Wiko

Mayang terdiam matanya menatap lekat sosok dokter tersebut, rambutnya se tengkuk tidak panjang dan tidak seperti di negeri nya serta pakaiannya bukan jubah yang menyapu lantai dengan mahkota yang di kenakan oleh sang tunangannya.

Mayang mangut-mangut ia teringat kala ia sedang mengibaskan Pedangnya. Ia hampir saja ingin menusuk seorang pengawal istana kerajaan Batu Elang yang menjadi musuh kerajaan Terompet Emas milik sang ayahanda nya.

Namun ia malah terjatuh ke sebuah selokan, hingga kepalanya terbentur pada di batu besar — lalu ia tidak ingat lagi dan berada di zaman sekarang. Mayang menyimpulkan segalanya

" 𝘈𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘦𝘪𝘯𝘬𝘢𝘳𝘯𝘢𝘴𝘪?, 𝘢𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳?... 𝘉𝘶𝘬𝘵𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘻𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘦𝘯𝘵𝘢𝘩 𝘢𝘱𝘢 𝘯𝘢𝘮𝘢𝘯𝘺𝘢? " Batin Mayang begitu ragu ia menatap sekali lagi Wiko yang tengah mengeluarkan beberapa obat-obatan dari kantung plastik.

" 𝘒𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳 𝘢𝘬𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘦𝘪𝘯𝘬𝘢𝘳𝘯𝘢𝘴𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘳𝘢𝘨𝘢 𝘣𝘢𝘳𝘶𝘬𝘶, 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘥𝘢𝘱𝘵𝘢𝘴𝘪 𝘵𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘳𝘢𝘨𝘢 𝘮𝘶 𝘱𝘢𝘥𝘢𝘬𝘶... 𝘚𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪 𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘬𝘦𝘢𝘣𝘢𝘥𝘪𝘢𝘯! " Batin Mayang

" Anya! " Panggil Wiko membuat Mayang menoleh ia menatap lekat lelaki tersebut

" 𝘚𝘪𝘢𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘭𝘦𝘭𝘢𝘬𝘪 𝘪𝘯𝘪? " Batinnya

" Kamu minum obat habis itu tidur " Kata Wiko sembari membuka bungkusan obat ia menyerahkan dua kapsul kepada mayang, yang menatap kapsul tersebut aneh ia tidak pernah melihat kapsul tersebut di negeri nya

" Ini di telan? " Tanya Mayang

" Ya agar kamu lekas sembuh " Sahut Wiko ia tersenyum manis memperhatikan Mayang yang sedang meminum obat,

" Terimakasih " Kata Mayang sembari menyerahkan gelas nya ke Wiko lelaki itu tersenyum lembut " Ngga usah terimakasih!, kita itu kan sahabat Anya " Sahut nya

" Oh ya aku mau nanya " Kata Mayang tatapannya menatap lekat lelaki tersebut

" Tanya apa silakan? " Tanya Wiko

" Kenapa aku bisa masuk ke rumah sakit ini? Dan kenapa aku bisa di rawat disini?, karena apa? " Cecar Mayang membuat Wiko berubah raut nya tidak mungkin ia menceritakan yang sebenar nya, kalau Anya di bunuh oleh Janeeta sahabatnya sendiri

" Kamu perlu istirahat!, jangan pikirkan yang berat - berat fokus ke sehatan kamu aja " Cakap Wiko sembari membantu gadis itu berbaring ia bahkan memperbaiki selimut yang menyelimuti gadis itu.

" Aku mau bertugas dulu, sudah ada beberapa pasien anak-anak yang harus aku tangani nanti jam makan siang aku kesini. Kamu istirahat aja, kalau misalnya bosan udah banyak novel di laci sana kamu bisa baca " Kata Wiko penuh perhatian

" Terimakasih!, siapa nama kamu? " Pertanyaan dari Mayang membuat hati Wiko nyeri mendengarnya ia meraba dadanya,

" 𝘕𝘢𝘮𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘫𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘭𝘶𝘱𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘕𝘺𝘢, 𝘢𝘱𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘢𝘥𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘥𝘪 𝘩𝘢𝘵𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘶? "

" Hei! " panggil Mayang membuyarkan lamunan Wiko

" Wiko!, teman masa kecil kamu! "

" Terimakasih Wiko, kamu baik sekali denganku aku bersyukur memiliki mu! " Cakap Mayang tulus membuat senyuman manis terbit di bibir Wiko " Aku yang beruntung memiliki kamu " Sahutnya dalam hati

Sementara itu di zaman kuno, nampaknya sosok berwajah Sari Mayang sedang gundah sekali ada ketakutan terpahat jelas di wajah gadis cantik tersebut.

Matanya menatap jendela yang begitu menyajikan pemandangan yang sangatlah indah sekali, pemandangan yang jarang ia temui di kota " Kenapa?, aku merindukan zaman modern ku? " Tanya Anya pada dirinya sendiri

" Aku rindu pasien ku, rindu Ka Wiko, rindu segalanya " Ungkap Anya buliran bening menetes dari pelupuk mata indahnya

Ia menyandarkan dagunya di kayu jendela, tatapannya menatap kosong ke arah langit

" Gimana dengan raga ku?, apakah ragaku jatuh ke jurang dan di makan hewan buas?, atau terbawa arus sungai?, atau aaahh tidak!.. Kenapa hidup ku tragis sekali! " Isaknya wajahnya berubah drastis, antara sedih dan kesal " Hidupku tragis sekali! " Gumamnya

1
Memey
Bagus ceritanya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!