NovelToon NovelToon
Perjalanan Menuju Kebahagiaan

Perjalanan Menuju Kebahagiaan

Status: sedang berlangsung
Genre:Keluarga & Kasih Sayang
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: elva19 fitriani

Ruqqaya, gadis cantik dan cerdas berusia 19 tahun, memiliki impian besar untuk masa depan nya. Namun, keputusan orang tua membuat nya harus meninggalkan mimpi-mimpi nya. masalah demi masalah datang, perdebatan antar kakak adik dan orang tua semakin memanas.
ketika sang ibu yang tiba-tiba pergi tanpa kabar, Membuat Ruqqya dan adik-adik nya harus berjuang untuk menemukan sang ibu dan memperbaiki kehidupan keluarga mereka.
Bagaimana kelanjutan kisah nya? Mari ikuti kisahnya di "Perjalan Menuju Kebahagiaan"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elva19 fitriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

Ruang tamu pukul 14.00, terlihat Ibu, Amalia dan Fajar yang tengah sibuk pada aktivitas mereka masing-masing.

Ibu tampak sibuk menyulam baju dengan gelisah, gelisah memikirkan putri nya (Ruqqa) yang tidak terlihat sejak pertengkaran mereka tadi. kemana Ruqqa? apa dia sedang tidur? monolog nya dalam hati bertanya-tanya.

"Lia, apa kakak mu masih tidur ya? kok enggak keluar kamar dari tadi? tanya Ibu pada Amalia yang tengah sibuk meronce kalung dan gelang manik-manik di pangkuan nya.

Amalia menoleh heran pada sang Ibu.

" Bukan nya Kakak pergi dari tadi siang, Bu? tanya nya balik.

"Pergi? kapan? tanya Ibu terkejut.

" Memangnya Kakak enggak izin sama Ibu tadi?

"Enggak, kenapa kamu enggak bilang sih dari tadi. omel nya berlalu menuju kamar putri nya itu. Amalia yang di omeli sang Ibu hanya menghendikkan bahu nya acuh.

tok tok tok..

Ibu mengetuk pintu kamarnya.

" Ruqqa.. Ruqqa, Ibu masuk ya!! seru Ibu sambil membuka pintu kamar sang putri.

kosong.

"Enggak ada, Jangan-jangan beneran pergi? batinnya pada dirinya sendiri. Ibu keluar dari kamar putri dan menuju ruang TV dengan tergesa-gesa.

" Kamu tahu, kakak mu pergi kemana?

"Enggak tahu, Bu. jawab Amalia sambil menggeleng.

"Kenapa kamu enggak tanya sih. omel nya.

" Bagaimana mau tanya, Bu? aku pulang tadi, kakak udah nangis di kamar sendirian. aku tanya, kenapa? kakak malah marah-marah. jelas nya sambil cemberut.

"Huft. Ibu menghela nafas, duduk dekat Amalia. sedangkan Fajar hanya menjadi penonton sekaligus pendengar setia Ibu dan Adiknya itu. namun diam nya Fajar menyimpan rahasia besar yang tidak Amalia ketahui, dia hanya memendamnya sendiri tanpa mau ikut campur.

Disisi lain. Gemericik air sungai terdengar menenangkan, Ruqqa duduk termenung di balai-balai dekat sungai yang di kelilingi hamparan persawahan yang membentang luas di sekitarnya.

Hijau nya sawah yang damai seolah menghiburnya, mengurai rasa sakit dan kecewa yang tengah dia rasakan.

" Khem. terdengar deheman seorang pemuda mengagetkan nya.

"Pergilah dim, aku mau sendiri. ketus nya mengusir Dimas, ya pemuda itu adalah Dimas, teman masa kecil sekaligus sahabat nya.

"Enggak mau, jawab Dimas sambil duduk di sebelah Ruqqa.

" Huft. Indah nya.. teriak Dimas meregangkan badan nya sambil menikmati keindahan alam di hadapan nya. dia menoleh ke arah sang sahabat yang tengah melamun di samping nya.

"Kelihatan nya, kamu sedang sedih, Aya. monolog nya dalam hati.

" Jangan melamun di pinggir sungai sendirian, nanti kerasukan looh. kata Dimas bercanda.

"Iya.. kamu hantu nya. sindir Ruqqa cuek.

" Eh.. bisa bercanda juga ternyata. aku kira..

"Kira apa? tanya nya tajam sambil menatap nya tajam.

" jangan marah-marah, Aya.

"Huft.

" Kenapa?

"Huft. Lagi-lagi Ruqqa hanya menghela nafas sambil menunduk sedih, tanpa menjawab pertanyaan Dimas.

"Kamu kenapa sih? ada masalah? tanya Dimas sambil menolehkan wajah Ruqqa agar menatapnya.

" Apaan sih.! seru nya sewot.

"Maka nya kalau di tanya itu di jawab, jangan diam aja. gemas Dimas sambil mencubit hidung Ruqqa pelan.

" Dimas... teriaknya kesal.

"Oke, oke. maaf ya..

" Eem..

"Kamu kenapa sih? lagi haid ya?

"Ngawur.

"Lalu kenapa?

" Aku bertengkar sama Ibuku. Jawab nya sambil menunduk.

"Kamu?

" Iya. angguk nya lemah, menunduk menyembunyikan kesedihan nya, mata nya berkaca-kaca.

1
Celty Sturluson
Kurang tidur demi baca ini, thor cepetan terbitkan yang selanjutnya!
bellvania28: alhamdulillah, kalau kakak suka cerita nya. doa kan semoga amanah ya kak.
total 2 replies
★lucy★.
Aku suka banget tokoh-tokohnya. Jangan berhenti nulis thor.
bellvania28: doakan yak semangat nulisnya ya... makasih supir nya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!