seorang wanita cantik yang mencintai pria secara ugal-ugalan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Zzar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 16
Pagi itu, kedua orang tua Gigi dan beberapa kerabat terlihat sedang menikmati sarapan mereka. Kakek Sky yang tidak terlalu nyaman tinggal berlama-lama di hotel, memilih pulang terlebih dahulu dan tak lupa menitip salam kepada Gigi dan sky.
Sedangkan kedua pengantin baru itu masih terlelap. Entah siapa yang memulai, mereka saling berpelukan erat di bawah selimut.
Samar-samar Sky mendengar dering ponsel yang berasal dari milik Gigi.
Sky membuka matanya dengap pelan, ia melihat dirinya sedang berpelukan sengan sang istri. Dia memperhatikan wajah polos gigi dengan intens seraya menyibakkan anak rambut yang menganggu wajah cantiknya.
Dering ponsel itu berbunyi kembali, Sky kesal siapa yang menelpon istrinya pagi-pagi begini. Ia mengulurkan tangannya meraih ponsel yang berada di meja sebelah Gigi, ia melihat nama kontak yang aneh.
" monyet betina" gumam Sky. Siapa monyet betina? pikirnya.
Ia memilih mematikan ponsel gigi yang sangat mengganggu itu, dan segera meletakkan kembali.
Gigi yang merasa terganggu, ia ikut membuka matanya perlahan.
Yang dia lihat pertama kali adalah suaminya, ia melihat tangannya sedang memeluk erat perut Sky. Gigi tersenyum.
"Good morning suamiku" ucapnya kepada Sky.
"Cepat sekali suasana hati wanita ini berubah. Bukan kah semalam dia marah?. Lihatlah, sekarang dia kembali ke setelan pabrik" ucap sky dalam hatinya.
Sky tidak memperdulikan sapaan istrinya, ia segera berjalan ke arah kamar mandi.
Gigi yang sudah terbiasa di abaikan oleh suaminya itu, segera meninggalkan tempat tidur dan membuka gorden dengan lebar. Ia menuju ke arah balkon dan menghirup angin pagi yang begitu sejuk.
"Ahhhh.... segarnya" gumam Gigi.
Gigi teringat kelakuan nakalnya semalam. Dari yang sengaja berpura-pura tidur di sofa, hingga meraih tangan Sky yang sedang tertidur itu untuk memeluk dirinya.
" aku memang jenius" ucapnya dalam hati sambil terkekeh
Sky yang telah selesai membersihkan dirinya segera keluar, ia hanya memakai handuk di atas perutnya. Dia memandangi tempat tidur yang sudah kosong.
Sky yang melihat pintu balkon terbuka, segera berjalan mendekat. Ia melihat gigi sedang berdiri yang hanya menggunakan pakain mininya.
" GISELLA!" Teriak Sky yang tidak terlalu keras.
Gigi yang merasa namanya dipanggil, dengan cepat menoleh ke sumber suara.
Dia melihat suaminya yang sedang bertelanjang dada, sedang melihat sinis ke arahnya.
"MASUK!" Bentak Sky.
Gigi segera berjalan dengan cepat menghampiri suaminya yang ke tampak kesal. Namun di mata Gigi, Sky semakin hot jika seperti itu.
"Untuk apa kau berdiri di sana dengan pakaian seperti ini? Apakah kau ingin menggoda orang-orang yang ada di seberang sana? Iya? " kesal Sky.
"Hah? Aku? Ingin menggoda"
"Iya! Jika bukan menggoda, lalu apa?"
"Kak, aku hanya sedang menikmati angin pagi. Tidak lebih"
Gigi heran dengan pemikiran suaminya ini, kenapa dia selalu saja berfikir negatif tentang dirinya.
"Jangan cari alasan! Jika kau masih berpakain seperti ini, aku akan.."
"Akan apa?" Sanggah Gigi.
Entah mengapa, gigi sangat senang melihat Sky memarahinya. Bukankan ia terlihat seperti seorang suami yang sedang cemburu kepada istrinya. Pikir Gigi.
"Uhh,, kenapa kak Sky sangat menggoda?. Oh my god, lihatlah roti sobeknya itu. Yaampun ingin sekali ku kecup rotinya itu" tentu saja, gigi hanya mengatakan dalam hatinya.
Sky yang tak suka omongannya di potong oleh seseorang, seketika menarik tangan gigi dengan kasar, namun tak menyakiti wanita itu.
"Kau harus dihukum!" Ucap Sky dengan tatapan yang tajam
" hukum? Ya ampun, mati aku! Apa kak Sky akan mengunci ku di dalam kamar mandi? Tidak, tidak. Itu tidak mungkin! Atau jangan-jangan, kak Sky akan memukulku? Daddy, tolonglah putri mu ini" ucap Gigi dengan panik di dalam hatinya.
Sky menarik pinggang Gigi semakin mendekat, hidung keduanya sudah bersentuhan.
Deg!
Mata Gigi terbelalak merasakan bibir lembut sky menyentuh bibirnya. Awalnya Sky hanya menempelkan bibirnya, namun lama kelamaan dia mulai memperdalam ciumannya.
Gigi merasakan tubuhnya meremang akan permainan bibir Sky. Tanpa sadar ia mengalungkan tangannya ke leher Sky.
Sky menggigit dengan pelan bibir bawah milik gigi, Gigi segera membuka bibirnya.
"om my god, sebentar lagi apakah kita akan..???" batin gigi teriak
Sky yang telah puas, segera menghentikan ciumannya.
Gigi yang tak terima Sky mengehentikan ciumannya secara sepihak, langsung saja mencium kembali bibir suaminya itu.
Mereka berdua berciuman dengan sangat mesra. Sky menuntun Gigi hingga bersandar ke dinding.
"oh my god, oh my god. Sherin tolong akuuu"
Sky tersenyum penuh arti, ia dengan segera menghentikan ciumannnya.
"loh, kenapa berhenti?" batin Gigi
"kau bau! Cepat bersihkan dirimu" ucap sky lalu meninggalkan Gigi yang sedang kesal.
"KAK SKY" teriak gigi.
Gigi menghentakkan kakinya dengan kesal, ia berjalan dengan gusar masuk ke dalam kamar mandi.
......................
"Wah, lihatlah siapa yang datang" celutuk salah satu kerabat Gigi.
Gigi dan Sky saat ini sedang berjalan menuju ke arah keluarga yang sedang sarapan.
Wajah Gigi masih terlihat kesal karena perkataan suaminya. Bisa-bisanya dia mengatakan jika dirinya bau.
"Kenapa wajah mu cemberut seperti itu? Harusnya kau memancarkan aura bahagia" goda mommy nya.
Gigi segera duduk untuk bergabung sarapan, wajahnya masih saja cemberut.
"Sepertinya Gigi tidak puas dengan malam pertamanya aunty" kekeh lelaki tampan yang merupakan sepupu Gigi.
Gigi yang mendengarkan celotehan keluarganya terlihat makin kesal. Ia melirik ke arah Sky yang sedang tenang menikmati sarapannya.
"Diamlah kalian semua!" Ketus gigi. Setelah mengatakan itu, ia mengambil sarapannya sendiri.
"Sudah, jangan menggoda Gigi lagi" ucap sang daddy membela putrinya yang terlihat sedang kesal itu.
"Oh ya, kalian mau pulang kemana habis ini?" lanjutnya bertanya kepada pasangan baru itu.
"Langsung ke rumahku saja dad" jawab Sky
"Rumahnya? Tapi kan pakaian ku masih ada di rumahku" gumam gigi dalam hati.
"Aku dan gisella sudah sepakat untuk pulang kerumah ku" lanjut Sky.
"Hah? Kapan dia memberitahuku?" Gigi melirik sky dengan heran.
"Baiklah, terserah kalian saja" ucap sang Daddy.
"Tapi dad, bagaimana dengan barang-barang gigi?"
Celutuk gigi, tidak mungkinkan jika setiap hari dirinya membeli pakaian baru.
"Kau tenang saja, mommy akan menyuruh pak ujang mengantar barang-barang mu" ucap mommy monica.
"Huh, baiklah" ucap gigi pasrah
Satu persatu, kerabat Gigi meninggalkan hotel untuk kembali ke kediaman masing-masing.
Mommy dan daddy memeluk putri satu-satunya sebelum mereka kembali.
"Aku hanya pindah rumah mom, bukan pindah alam" ucap gigi yang melihat mommynya sedang menangis.
"Sudah, sudah. Pak ujang sudah menunggu kita." Ucap daddy Alex mengajak istrinya untuk segera pulang. .
" Daddy menitip Gigi kepada mu nak, kalau dia nakal, hukum saja dia" ucapnya kepada Sky sebelum meninggalkan pasangan itu.
Melihat mertuanya telah pergi, Sky pun ikut berlalu tanpa mengajak sang istri.
" ih.... tunggu" teriak Gigi.
Gigi ikut masuk ke dalam mobil Sky, ia dengan cepat memasang seat belt nya.
Setelah itu, Sky melajukan mobilnya. Di dalam mobil, Gigi tampak terdiam. Ntah apa yang sedang dia pikirkan.
Suara dering ponsel memecah keheningan di antara mereka. Dengan cepat gigi melihat layar ponselnya.
"Bagaimana?" Tanya seseorang di balik ponsel
"Apanya?" Jawab gigi
"Ck. Itu?"
"Itu apa bodoh? Bicaralah yang jelas"
"Malam pertama mu! Apakah nikmat?" Kekehnya
"Coba saja sendiri!"
"Huh, pelit sekali kau"
"Jika tidak ada yang penting, aku matikan!. Kau menganggu saja"
"Tunggu dulu, aku belum selesai!"
"Ada apa lagi?"
"Besok kau sibuk tidak?
"Kalau tidak kenapa? Dan kalau iya kenapa?
"Aku serius! Kalau kau tidak sibuk, aku ingin mengajakmu bertemu"
"Nanti aku pikirkan!"
Setelah mengakatakan itu, Gigi langsung mematikan dan menyimpan ponselnya kembali.
Ia melirik sebentar ke arah suaminya, Sky terlihat tidak terganggu sama sekali dengan obrolan Gigi.
"Kaku sekali!" Tentu saja Gigi hanya mengatakan di dalam hati.
"Lihat saja Sky Vincent Rum, aku akan membuat mu jatuh cinta kepada ku! Aku akan mencintai mu secara brutal dan ugal-ugalan. Kemarin-kemarin aku sudah bersabar. tapi kali ini, aku akan lebih agresif mendekati mu" lanjutnya, ia tersenyum licik.
"HAHAHAHAHA" Gigi tertawa dengan keras. Ia lupa jika disampingnya masih ada sang suami.
Sky yang melihat Gigi tiba-tiba tertawa, seketika menoleh. "Dasar wanita aneh" gumamnya.
"Sorry" jawab Gigi.