TRANSMIGRASI MELODY & AUDY
*****
gadis cantik bermata biru dan bibir tipis adalah PUTRI AUDY ADITAMA, adalah anak tunggal dari pasangan Gerry Aditama Dan Anisa Mawarni, Audy seorang ketua mafia dia juga terbunuh oleh kekasihnya sendri yaitu Alex
jllebb
" k-kau!
" hahaha,,, itulah akibat nya bila kau menentang ku, aku dan Aulia sudah berpacaran "ucap Alex
" tunggu pembalasanku " ucap Audy dan dia menutup matanya
*****
di Indonesia
ada gadis cupu berkacamata tebal baru saja di tabrak oleh mobil yang melintas dia di dorong oleh tunangannya sendri adalah Jimi
bruuaakkk
" bukan,,, bukan aku yang membunuhnya, dia yang menabraknya sendri " ucap Jimi dan langsung pergi dari kecelakaan tersebut
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Viie27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jonatan Wiliam
...----------------...
Prok,,, prokk
Deg!
Melody melihat dia adalah ayah dari Jimi, ya dia sangat licik dia tidak tahu kalau di tubuh ini terdapat jiwa Audy sang ketua mafia.
" kau sungguh hebat, calon mantuku " ucap Jonatan
" ckk,,,! Calon mantu, memangnya aku mau sama orang pembunuh" ucap melody
" membunuh,! Siapa yang dia bunuh!
" Aku!
Jonatan tidak tahu kalau putranya membunuh calon tunangan nya sendiri demi pacarnya
" Asal kau tahu pak tua, Aku bukan melody, tunangan anakmu ini sudah mati bersama jiwanya juga mati karna dia membunuhku, mendorong ku ke jalan raya hingga aku di tabrak truk besar " ucap melody
Deg!
Dia sudah menyayangi melody sebagai putri nya, apa lagi sekarang dia berubah menjadi gadis yang kejam dan tidak rasa ampun.
" ingat! Aku tidak Sudi kembali ke Jimi yang sudah membunuh ku, Ayo Naura kita kembali ke sekolah" ucap melody
Jonatan hanya diam beribu bahasa, dan dia akan menghajar anaknya yang sudah mencelakai melody, karna dia sudah menyayangi melody.
~
Disekolah
Dibelakang sekolah melody dan Naura yang sudah manjat ini malah berebut untuk masuk.
" cepetan Ra,! Sebelum guru masuk " ucap melody
" ini juga gw udah mau manjat, kenapa susah tadi pas berangkat kita tidak kesusahan ko manjat, kenapa sekarang susah sekali " ucap Naura
" coba Lo naik ke gw!
Happp
" nah udahh kan, Ayo turun Lo " ucap melody
" sabar Napa !
Bugh
Bugh
" Ayo cepat kekelas!
" Ayo!
Tap
Tap
Tap
Setelah masuk mereka pun banyak yang melihat Naura dan melody dengan tatapan Aneh.
" Ada apa sih!
melody dan Naura mencium bau mereka pantas saja mereka masih belum bersih karna Abis bau darah atau Anyir.
" bau Amis ya kalian lewat, kalian ngga habis bunuh orang kan !
Deg!
Ucapan temannya pun membuat mereka diam, memang nyatanya mereka habis bunuh orang dengan tangannya sendri.
Dikantin
Sebelum nya melody dan Naura sudah berganti seragam yang baru, karna yang pertama mereka pakai baju Amis.
disini mereka sedang makan bersama tidak ada yang menganggu makanan mereka hingga saat sudah selesai, mereka melihat Lia yang bersama Jimi pun hanya senyum sekilas.
" mereka cocok ya Mel, sama sama pembunuh " ucap Naura yang di dengar oleh Lia dan Jimi
Katanya benci masih saja duduk bersama ya, Author binggung hehehe
" Apa yang kau maksud hah,,! Bentak Lia
" kalau Lo ngga ngerasa ya sudah ngga usah sewot kali, biasa aja " ucap Naura
" ckkk,,,! dasar cewe gila,,!
" Lo yang gila sialan " ucap Naura
Jimi hanya diam, diam diam dia memperhatikan melody intens, dia merindukan saat dia menempel terus ke dirinya, sekarang dia hanya memandang nya dingin tidak sehangat dulu.
" Aku merindukan mu Mel " batin Jimi
Melody pun hanya tidak perduli dengan tatapan mata Jimi, dia sudah tidak ada apa apa pun, yang sekarang Jiwa nya bukan milik melody tapi Audy sang ratu mafia.
" Ayo Ra! Jangan hiraukan Dia, Anggap saja anjing sedang mengonggong" ucap melody
" Apa kau bilang hah!
Naura hanya terkekeh geli melihat kemarahan Lia, rasanya Naura ingin menjabak rambutnya hingga rontok.
Melody dan Naura pun langsung pergi dari hadapan Lia dan Jimi, setelah mereka sudah menghilang dari pandangan Jimi, Jimi diam seribu kata, ya dia menyesal sekang, dia menyesali perbuatannya kepada melody.
Dikelas melody hanya duduk dan memejamkan matanya, dia sudah sangat lelah dengan kehidupan melody, punya kakak yang kejam dan ayah yang tidak menginginkan dirinya.
" Mel, Lo ngga apa apa kan " ucap Naura
" ya ! Gw ngga apa apa ko, cuman lelah aja dengan kehidupan dia " ucap melody
" yang gw kenal melody itu selalu menempel Mel, ke jimi aku ngga suka saat Lo nempel terus ke Jimi " ucap Naura
" huufttt,,,! Aku lelah aja Ra! kenapa tubuh ini terlalu mengejar laki laki yang ngga tau diri itu " ucap melody
Setelah itu guru pun masuk, di sana juga Jimi baru saja masuk, dia memperhatikan terus wajah melody yang sekarang tambah cantik dan sangat enak di pandang.
Waktu terus berlalu dan mereka pun memasukan buku buku mereka ke dalam tas dan langsung meninggalkan kelasnya.
Di parkiran melody dan Naura tidak langsung pulang, mereka malah mampir ke caffe di depan sana
Dicaffe
" gw rasa di Lia itu punya sakit jiwa ya,! Aku benci banget tatapan itu bikin gw pengen tabok " ucap Naura yang sudah emosi
" sabar atuh, nama nya juga terobsesi dengan seorang Jimi Wiliam, cuuiiihhh,,, bikin jijik " ucap melody yang udah meludah di sana
" bener banget! Jijik gw " ucap Naura
Tidak terasa makanan mereka pun sudah ada di depan mereka, selanjutnya mereka menelan semua yang tersedia di depan mata mereka dengan lahap.
" spaghetti ya enak tau Ra ini " ucap melody
" iya enak banget !
Tiba tiba hanpone milik melody pun berbunyi, di sana tertera orang yang sedang mengadakan acara balapan dan melody selalu ikut turnamen balap.
{ hallo,,, Ada apa } melody
{ nanti malam ada balapan, Lo mau ikut ngga, atau gw dafta'n dulu } Sky
{ Oke,,, daftar kan aja dulu, hadiahnya apa } Melody
{ seperti biasa } sky
{baik} melody
Setelah itu Naura pun bertanya apa yang di bicarakan oleh melody dan sang penelepon barusan
" siapa Mel!
" kak sky! Ayok Lo ikut temen'n gw tanding " ucap melody
" siap lah !
Tiba tiba Alvaro mengagetkan mereka hingga melody terbaik menyembur ke wajah Naura
Dor!
" Anjing
" bangsat
uhhukk,,, byuurrr
" sialan Lo Mel, malah nyembur lagi " ucap Naura
" maaf,, maaf! Ini sih si biang kerok ngaget'n aja " ucap melody menatap Alvaro tajam
" sorry! Gw ngga sengaja " ucap Alvaro dengan tanda pis di tangannya
Setelah itu Alvaro pun bersama makan di sana bersama melody dan Naura, saat sedang makan asisten Alvaro pun datang dengan sebuket bungga mawar putih di sana.
" bos,, ini bungga nya " ucap kevin
" taro di dekat melody, kamu duduk di sebelah Naura " ucap Alvaro
Melody menatap Alvaro tanda tanya ngapain dia bawakan bungga mawar putih dia tidak suka bungga
" ngapain kamu bawa bungga, aku ngga suka " ucap melody
" terus aku bawa apa buat kamu senang !
" tuan Alvaro, melody sukanya bungga bangkai haahaha " ucap Naura dengan senyuman di bibirnya
Kevin yang dari tadi memperhatikan Naura pun ikut tersenyum, menurutnya dia sangat lah manis bila tersenyum atau lagi tertawa
" sangat manis" batin Kevin
Setelah itu mereka pun melanjutkan makanan mereka tidak memperdulikan bungga yang tidak di sentuh sama sekali oleh melody.
" kamu mau balapan sayang " ucap Alvaro tiba tiba
Deg!
Bersambung
Happy reading semua semoga suka dengan bab ini ya , sehari hanya satu bab ya soal nya aku juga masih nulis di fizzo terima kasih
buat author ny tolong d revisi ulang novel ny dan perbaiki kata kata ny
smngt thor