Berawal dari patah hati karena dikhianati oleh sang kekasih, wanita bernama Floella Kayshila menghabiskan waktu di sebuah Club malam dan berakhir mabuk.
Hingga saat ia terbangun di pagi hari, mendapati dirinya sudah berada dalam pelukan seorang pria tidak dikenal. Namun, langsung pergi meninggalkan pria yang tidak ia ketahui asal-usulnya dengan memberikan uang.
Petaka cinta satu malam yang membuatnya berakhir hamil, membuatnya harus menerima perjodohan demi menjaga nama baik keluarga.
Akankah Floella menerima perjodohan? Ataukah ia akan mencari pria yang merupakan ayah dari janin di rahimnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dianning, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Erland
Saat ini, Erland menatap ke arah sang ayah yang duduk di sofa tak jauh dari kursi kerjanya. Ia yang sudah sering mendengar nama Hugo Madison adalah saingan sang ayah, kini hanya diam tanpa berniat untuk berkomentar karena tahu jika melakukannya hanya akan mendapatkan sebuah pukulan atau mungkin lemparan sepatu.
'Papa kenapa selalu kalah dari pria itu? Hingga selalu membenci pria bernama Hugo Madison itu,' gumam Erland yang sering mendengar nama itu disebut oleh sang ayah.
Hanya saja, ia tidak ingin mencari tahu dari perusahaan mana pria yang dibenci oleh sang ayah karena terlalu sibuk dengan pekerjaan sendiri. Kini, ia hendak bangkit berdiri dari posisinya untuk menghibur sang ayah agar tidak terlalu stres memikirkan tender yang gagal didapatkan.
Namun, suara notifikasi ponsel miliknya membuatnya mengurungkan niat untuk bangkit. Ia langsung membuka pesan yang ternyata dari detektif yang telah mengirimkan semua informasi mengenai sosok wanita yang sudah tidur dengannya di hotel.
'Floella Kayshila adalah seorang putri tunggal dari keluarga konglomerat Madison Grup dengan orang tua bernama Hugo Madison dan Lestari Juwita.'
Refleks Erland membulatkan kedua mata begitu membaca pesan dari sang detektif dan langsung beralih menatap ke arah sang ayah yang kini sudah membaringkan tubuh di atas sofa dengan menutup kedua mata.
'Tidak mungkin! Ini benar-benar sangat gila. Apa wanita itu sengaja menjebakku karena disuruh oleh ayahnya yang selalu mengusik ketenangan papaku?' gumam Erland yang kini kembali membaca pesan dari detektif andalannya.
Namun, ia mengernyitkan dahi begitu kembali membaca semua hal yang berhubungan dengan wanita yang tak lain adalah putri dari musuh ayahnya.
Bahwa wanita bernama Floella Kayshila adalah seorang wanita yang kini duduk di semester terakhir universitas negeri ternama yang selalu mendapatkan prestasi dan mengharumkan nama universitas serta keluarga.
Memiliki seorang kekasih yang berbeda jurusan hukum, baru saja memutuskan hubungan di malam ia dan wanita itu bertemu di Club malam karena kekasihnya ketahuan berselingkuh di hotel dengan seorang wanita.
Erland kini terdiam setelah membaca informasi panjang kali lebar di ponselnya karena mengingat sesuatu yang dibicarakan oleh Floe saat berisik di Club malam ketika ditegurnya.
'Jadi, ia mabuk karena patah hati saat melihat kekasihnya membawa seorang wanita ke hotel? Jadi, ia malam itu menganggapku adalah kekasihnya?'
Erland yang kini menemukan titik temu dari sesuatu yang ingin diketahui tentang wanita yang memintanya untuk bertanggungjawab atas kehamilannya, sekarang percaya dan yakin jika Floe tengah mengandung benihnya dari perbuatan di malam itu.
Apalagi mengetahui bahwa Floe adalah wanita baik-baik dan tidak pernah melakukan hubungan bebas dari informasi sang detektif.
Kemudian Erland kini membulatkan matanya begitu membaca satu informasi penting.
'Besok, Floella Kayshila akan menikah dengan seorang pria biasa yang merupakan mantan pekerja di salah satu supermarket dan memiliki ibu yang memiliki riwayat penyakit jantung dan sering bolak-balik di Rumah Sakit.'
Erland kini terdiam dan ia mulai bisa membaca permainan dari seorang putri konglomerat yang telah hamil benihnya.
'Jadi, besok kamu akan menikah dengan pria biasa yang kutemui di butik itu? Kira-kira berapa keluarga Madison membayar pria itu untuk mengakui janin di rahim Floe adalah anaknya?'
Kini, Erland masih menatap sang ayah dan mengingat sesuatu mengenai wanita yang hamil benihnya.
'Papa, sepertinya takdir berpihak pada keluarga kita. Aku akan membalaskan dendam papa pada pria bernama Hugo Madison yang selalu mengganggumu,' gumam Erland yang saat ini tahu apa yang harus dilakukan untuk membuat wajah sang ayah kembali cerah dan tidak masam serta dikuasai amarah seperti sekarang.
To be continued...
Sehat sehat ya thor, jangan dipending kelamaan, sayang, critanya bagus loh🙂
Rehat rehat aja dulu ya, yang penting nanti kembali lagi🤗