Danisha putri, gadis berusia 25 tahun yang harus bekerja seumur hidupnya untuk membayar hutang pada Boss nya atas apa yang dia lakukan, belum lagi dia adalah seorang single parent untuk seorang anak laki-laki berusia 5 tahun yang dulu tiba-tiba dia temukan didepan kost nya waktu anak itu masih bayi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachid Tiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 16
my Dika 16
Sesuai janji author yang mau kasih tau siapa ibunya Kevin sebenarnya
Yuuk capcuss 🤭
Happy reading 😉
-----------
Tari POV
"Sialan!!!!"
Aku berteriak saat aku di usir dari rumah sakit oleh Dika, bagaimanapun aku harus bisa mendapatkannya, siapa yang tidak mengenalnya, pria muda terkaya di kota C ini
Dan sialnya dia lebih membela si brengs*k Danish, aku begitu membencinya, bahkan sangat membencinya, sampai kapanpun aku akan tetap sangat membencinya
Gara-gara dia hadir di dunia ini kasih sayang ayah dan ibu berkurang pada ku, mereka terlalu menyayangi Danish, dan mengabaikan ku
Aku selalu kalah darinya, bahkan banyak cowok-cowok ganteng dan kaya yang selalu mendekati nya, sedangkan aku, entah kenapa mereka lebih memilih mendekati Danish daripada mendekati ku
Aku mulai memikirkan cara-cara buruk untuk menjatuhkan harga diri nya, berbagai macam hal buruk juga ku sebarkan bahkan ke pada ayah dan ibu, hingga mereka termakan oleh hasutan ku, dan membencinya juga, aku benar-benar ingin menghancurkannya hingga tak tersisa
Dia memutuskan untuk kuliah di Malang, sedangkan aku memohon ayah, untuk belajar ke luar negeri, namun gaya hidup ku yang begitu bebas, di tahun kedua aku sudah hamil, dan bahkan aku tidak tahu siapa ayah dari anak sialan ini
Aku sempat ingin menggugurkannya, namun otak ku berfikir lain, aku bisa menghancurkan Danish dengan anak ini, dan aku bisa memiliki Bima, pacar Danish saat itu, setelah tiba saatnya aku melahirkan aku memilih lahiran Caesar, aku benar-benar melakukan semuanya dengan hati-hati, bahkan orang tua ku juga tidak mengetahui nya
Aku membawa anak sialan ini ke Malang, aku letakkan tepat didepan pintu kontrakannya Danish, kali ini keadaan benar-benar mendukung ku, saat itu sedang hujan deras, jadi tidak ada yang melihat ku saat melakukan hal itu
Sebelum Danish pulang kembali ke Jakarta, aku sudah menyebarkan berita tentang kehamilan Danish, aku mengarang segalanya, dan semua orang percaya saat melihat Danish membawa pulang bayi itu
Ayah dan ibu sangat murka dan memutuskan hubungan keluarga dengan Danish, begitu pula dengan Bima yang memutuskan hubungannya dengan Danish, aku sangat menikmati saat-saat itu
Aku menang kembali, bahkan Bima, yang selama ini begitu mencintai Danish kini benar-benar membencinya, dan mau bertunangan dengan ku karena bujukan ayah dan ibu ku
Setelah itu aku tidak tinggal diam, aku selalu memprovokasi orang-orang disekitarnya agar membencinya, aku menyebarkan berita buruk agar dia dibenci orang-orang disekitarnya, sialnya, dia selalu beruntung, bagaimanapun aku menghancurkannya, dia selalu bisa mendapatkan yang lebih baik lagi, aku selalu iri dengan nasibnya yang begitu baik
Aku tidak pernah mencintai Bima atau bahkan Dika, aku hanya menginginkan apa yang Danish miliki, aku akan mengambil apa yang dia dapatkan, karena dia tidak pantas mendapatkan apapun
Aku akan kembali menghancurkannya, hingga Dika akan memilihku dengan senang hati, apapun caranya aku akan melakukannya, itulah tekad ku!
"ibu..." Aku memanggil mereka dengan derai air mata palsu ku
"Ada apa sayang, kenapa kamu sedih gitu?" Tanya ibuku yang mulai kemakan omongan ku
"Ibu, Bima selingkuh Bu, aku mau batalin pertunangan ini saja" tangisku, aku ingin segera memutuskan hubungan dengan Bima, supaya aku bisa mendekati Dika dengan leluasa
"Apa?!!" Ibu benar-benar terkejut
"Iya ibu, aku melihatnya kemarin, dia peluk-pelukan dengan seorang wanita" bohong ku pada ibu
" Benar-benar kelewatan, ibu akan membicarakan dengan ayahmu, supaya memutuskan pertunangan ini" jawab ibuku, dia terus mengelus kepala ku dengan lembut untuk menenangkan ku
"Terimakasih ibu" aku memeluknya, aku tersenyum bahagia saat ini, tinggal menunggu beberapa waktu lagi aku akan segera bisa dengan bebas mendekati Dika dan kembali menghancurkan Danish
---------
Author POV
Hari ini Danish keluar dari rumah sakit, Dika membantu Danish membereskan semua nya, Kevin juga ikut disana
"Mama, mama yakin udah sembuh?" Tanya Kevin khawatir
"Udah sayang, kamu tenang aja ya"
"Mama enggak bo'ong kan?" Tanya Kevin lagi
"Enggak sayang, mama udah sembuh, kalau mama di sini terus justru mama akan sakit lagi" jawab Danish
"Huh?? Maksud mama?" Tanya Kevin yang bingung dengan perkataan Danish
"Iya, biaya dirumah sakit ini mahal, mama enggak kuat lama-lama disini, nanti hutang mama, jadi segunung" jawab Danish sembari melirik kearah Dika yang tersenyum-senyum mendengar penuturan Danish
"Ya udah, yuk om Dika anterin kevin sama mama Kevin pulang" ucap Dika
"Enggak usah, saya naik taksi aja, naik mobil mahal bapak ongkosnya pasti mahal, jangan-jangan baru buka pintunya udah harus bayar satu juta" tolak Danish
"Kok kamu tahu, emang segitu tarifnya, dan saya sudah berada disini membantu kamu beres-beres, dan lagi hari ini saya sudah ambil cuti, jadi walaupun kamu enggak mau dianterin, biayanya tetap kamu harus bayar" jelas Dika membuat Danish melongo mendengarnya
'Hahahaha.... Lucu banget nih ekspresi wajah cewek aneh' tawa Dika dalam hati
"Ayok Kevin, kita tinggalin mama kamu, toh biayanya udah aku masukin ke dalam daftar hutangnya" Dika menenteng tas yang berisi perlengkapan Danish saat dirumah sakit kemarin, dan tangan satunya menuntun Kevin, mereka berdua berjalan meninggalkan Danish yang masih terdiam
"Tunggu aku ikut!!" Terik Danish kemudian mengejar Dika dan Kevin
-------
Author lega udah nyeritain tentang kebusukannya Tari, author udah ngerasa tenang sekarang, karena readers semua sudah tahu sekarang 😂😂
See you 😘
Jangan lupa like dan komen ya kakak 😉