NovelToon NovelToon
Beautyful Hunter

Beautyful Hunter

Status: tamat
Genre:Vampir / Cinta pada Pandangan Pertama / Demon Slayer / Romansa / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kaa_Zee

Bagaimana jadinya jika sang penguasa kegelapan, pemimpin tertinggi klan Domique yang terkenal karena klan Vampire berdarah murni no satu jatuh cinta pada seorang gadis keturunan terakhir dari keluarga pemburu Vampire. Keluarga Bathory yang selama ini memburunya hanya untuk melenyapkannya, Paul jatuh Cinta pada Joan Bathory, sang keturunan terakhir setelah keluarganya mati terbunuh oleh Mathias, adiknya sendiri.
"Bunuhlah aku untuk menyelamatkan kaummu, karena aku sudah hidup 1500 tahun dan aku akan mati dengan bahagia di tanganmu." Paul Sancwres.
"Aku adalah keturunan terakhir, jika aku tidak membunuhmu sekarang, kau yang harus membunuhku lebih dulu untuk menyelamatkan klan Vampiremu." Joan Bathory.

Apa cinta berbeda dunia itu akan bertahan, atau salah satu dari mereka harus mengorbankan diri untuk orang yang di cintainya?
ikuti terus kelanjutannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaa_Zee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.16(Keturunan Terakhir)

"Kalau begitu kau cobalah sendiri dan lakukan seperti apa yang dia lakukan!"

Mathias tentu saja kaget mendengarnya kenapa dia yang dijadikan kelinci percobaan tapi ini adalah perintah sang pemimpin yang tidak mungkin bisa dia tolak apapun yang terjadi.

"Ayo lakukan Mathias!" teriak Paul hingga semua barang yang berada di dinding berjatuhan saking kuatnya teriakannya itu.

Menakutkan? Tentu saja, Paul sangat menakutkan jika marah bahkan dia tidak akan segan membunuh adiknya sendiri karena terbukti melakukan kelalaian.

Mathias pun menelan exstrak yang sudah dibuatnya itu, hal yang sama terjadi, kepulan asap terlihat di permukaan kulitnya, serta ruam ruam kemerahan kini terlihat sangat jelas di kulitnya yang pucat.

Dengan sedikit keraguan, Mathias mengeluarkan tangan dari celah jendela dengan sinar matahari langsung yang mengenai kulitnya.

Dan yang terjadi sama halnya dengan budak Vampire yang kini telah musnah tanpa sisa, bahkan abu tubuhnya pun tidak terlihat sama sekali.

"Arrggh..."pekiknya dengan keras saat kulit tangannya melepuh terkena sinar matahari, tidak ada yang terjadi saat dia sudah mengkomsumsi extrak darah yang dibuat dari darah David, darah itu nyatanya tidak berguna sama sekali.

"Bedebaah!" teriak paul yang langsung melesat mendatangi Mathias yang berdiri di dekat jendela.

Bruk!

Alih alih menolongnya karena tangannya melepuh, Paul justru memukul Mathias dan menendangnya sampai pria yang berambut panjang itu terjungkal kebelakang dan menabrak dinding hingga dinding di belakangnya kini hampir roboh.

"Bereskan kekacauan ini Mathias!" serunya dengan berteriak keras, tak sampai di situ, dia pun mengambil pedang milik Mathias tanpa menyentuhnya. "Atau kau akan mati oleh senjatamu sendiri, aku tidak main main Mathias, jangan meremehkan hal ini, sesuatu akan terjadi jika hal ini sampai terdengar seluruh klan yang lain. Dan ingat, kau sendiri yang akan bertanggung jawab Mathias." ujar Paul marah dan langsung melesatkan pedang hingga hampir mengenai kepala Mathias lalu dia pergi.

Paul tersentak kaget, dia terhenyak saat pedangnya tertanjap tepat di atas kepalanya, kilatan pedang bahkan nyaris tidak terlihat olehnya.

"Kurang ajar, pria itu berbohong dengan mengatakan jika dialah keturunan terakhir dan tidak memiliki anak, aku akan mencari anak itu bagaimana pun caranya, ini pasti ada yang tidak beres karena aku tidak bisa mencium sedikitpun tentang keberadaannya. Tidak ada jejak sedikipun, aku kira aku salah mengira dan terlalu naif karena mengambil kesimpulan semudah itu, ini pasti sudah terencana dengan baik, Bathory biadabb lihat saja .. Aku pasti akan menemukannya cepat atau lambat!"

^Flashback Off^

Kini tatapaan Paul sedikit berubah, menatap Joan dengan sangat teduh dan membuat gadis itu mengernyitkan kedua alisnya.

"Dari mana saja kau ini? Kenapa pergi begitu saja dan tidak mengatakan sesuatu!"

"Ada sedikit urusan yang tidak bisa aku tinggalkan, aku fikir kau sudah aman dan kau butuh waktu sendiri."

Ingat Joan, kau tidak boleh sedikitpun percaya pada orang baru kecuali jika hati mu yang mengatakan hal itu, kau hanya perlu mengikuti apa kata hatimu saja. ucapan ayahnya didalam surat kembali teringat saat menatap Paul, Paul bisa dia percaya, setelah kemunculan Paul yang selalu tiba tiba di dalam hidupnya, bahkan kehadiran nya itu saat dirinya tengah dalam bahaya.

Melihat Joan yang hanya terdiam, Paul melangkah maju dan mendekatinya.

"Apa ada yang terjadi selama aku pergi?"

Tidak .. Aku tidak bisa mengatakan apa apa pada Paul. Aku tidak bisa mengatakan jika banyak hal yang aku temukan di rumah ini, termasuk dua orang pria yang datang menemui ku dengan tujuan yang berbeda. Aku masih belum bisa sepenuhnya percaya pada Paul, tapi melihatnya ada di sini aku jadi sedikit tenang. Batin Joan yang kini menatapnya nanar.

"Haei, kenapa kau menangis?" tanya Paul yang melihatnya berkaca kaca.

Paul semakin mendekatinya dan memegang kedua pundaknya lembut, membuat Joan sedikit tersentak karena dinginnya tangan yang menyentuhnya itu.

'"Katakan padaku Joan, kau bisa mengandalkanku."

Paul sendiri heran kenapa saat ini dia tidak bisa mendengar isi hati atau pun ucapan yang ada di fikiran Joan seperti tempo hari, apa yang sedang terjadi, kemunginan yang tengah terjadi dan apakah mungkin karena joan sendiri yang tidak ingin berbagi fikiran dengannya.

Tatapan Paul yang menenangkan, kehadirannya yang secara tiba tiba muncul dan selalu menolongnya di saat tepat, juga keraguannya yang kini hilang begitu saja.

"Paul ... Aku takut!" Lirihnya,

"Tenanglah, tidak akan ada hal buruk yang terjadi padamu, aku akan menjaminnya untukmu. Kau bisa percaya padaku Joan, aku akan selalu melindungimu..." tukas Paul dengan tatapan yang sulit diartikan.

Ada apa denganmu Joan, bahkan aku seperti kehilangan kekuatanku saat aku melihatmu, kau mampu mengosongkan fikiranku hingga rasanya aku lemah di depanmu. Batin Paul.

"Ada sesuatu hal yang saat ini aku takutkan akan terjadi Paul, tapi aku tidak tahu apa hal itu." cicit Joan

"Tidak ada yang perlu kau takutkan, selama masih ada aku di sisimu. Hm ... Kau percaya padaku bukan Joan?"

Joan menatap kedua manik Paul yang meneduhkan. dia ingin percaya tapi juga masih ada sedikit keraguan dihatinya jika pria itu sangat misterus dan Joan tidak tahua apa apa tentangnya, tapi satu hal yang dia tahu jika Paul benar benar membuatnya nyaman.

Percayalah jika hatimu yang mengatakannya Joan, percaya pada orang yang kau temui di saat hatimu yang mengatakanya sendiri, kau akan tahu kelebihanmu dan kuu akan tahu bagaimana hati dan fikiranmu menyatu.

Lagi lagi ucapan ayahnya di dalam surat terngiang ngiang didalam benaknya, dan keyakinan Joan yang saat itu muncul jika paul dapat dia percaya.

Gadis berusia 19 tahun itu memejamkan kedua matanya, meyakinkan hati dan fikirannya seperti apa yang dikatakan Ayahnya di dalam surat. "Paul ... Aku percaya padamu paul,"

Paul pun menarik tubuhnya dan mendekapnya erat, pria itu menarik dirinya kedalam pelukannya, "Tidak ada yang harus kau khawatirkan Joan, walau aku belum tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Kau hanya perlu percaya padaku dan aku akan melindungimu bagaimanapun caranya."

Joan mengabgguk lirih, saat ini dia memang memerlukan pelukan yang bisa membuatnya tenang, dan sedikit menghilangkan ketakutannya terhadap apa yang terjadi seperti yang dituangkan oleh ayahnya di dalam surat, kesulitan kesulitan yang akan dia hadapi sendirian.

Paul ... Bagaimana jika aku adalah keturunan terakhir dan hadirku adalah sebagai penerus yang harus meneruskan tugas Ayah. Tapi aku tidak tahu tugas apa yang dimaksud ayahku Paul, aku takut jika semua hal yang aku baca dan yang aku dengar dari pria berjubah hitam itu terjadi, vampir Paul ... Aku bahkan tidak tahu apa apa soal Vampire. Batin Joan.

"Paul ... Kenapa kau melakukan hal ini?"

1
Alsafia mom
nanggung ceritanya jd penasaran bagaimana kisah selanjutnya joan dan paul. lanjutiin lagi donkkk
Hilda Meryam Benyal
yahhh nanggunggg
starlaa
yaahh ga ada lanjutannya ini kak Thor?
Siti Rahmawati
kok ga diterusin
agetvir
bagus kak keren, mampir juga di karya aku jodoh atau tidak
nacl di Goodnovel
eh pampir modus 🤪
nacl di Goodnovel
aw aw aw Paul meskipun nama kamu susah nyebutnya bikin lidah kepelotek duh manis juga dia yah ❤️❤️❤️
nacl di Goodnovel
ngajak pampir ngupi kira kira di terima ga ?
pir nih ngupi dulu ☕
nacl di Goodnovel
mau liat pampir kazee 😎😎😎
Ara Aulia
vote 🌷🌷 buat kamu
lina
🤭🤭🤭 cinta biat bodoh joan
lina
calon laki mu ☺️☺️
lina
wiiih pangeran vampir
lina
waduh, bearti paul punya banyak bjni dong? pnya banyak anak dr wanita lain? alias vampur cewe gitu?
lina
paul kau menjebak ku 🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️ aaaaah kabur ada vampir
lina
calon bininya itu 🤣
lina
wah mulai aroma berantem nih
lina
ada vampir tau
∆_•MiMih•_∆
kaa_zee i came to stop by
nih ...🤭 yuk ahh...ngopi ☕bareng sambil ngehalu ria
lina
ko tau rau udah d rumah?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!