NovelToon NovelToon
Selingkuh Balas Selingkuh

Selingkuh Balas Selingkuh

Status: tamat
Genre:Poligami / Selingkuh / Pelakor / Teen Angst / Tamat
Popularitas:412.7k
Nilai: 4.5
Nama Author: 01Khaira Lubna

''Apa? Ternyata benar! Mas Faris dan Sintia berada dalam satu kamar hotel yang sama. Mereka sudah sama-sama dewasa, dan aku bukanlah wanita bodoh, sepertinya mereka telah bermain-main di belakang ku. Suami dan sahabat dekatku sepertinya telah mengkhianati aku lebih jauh. Oh ... Kenapa mereka kejam? Akan aku kumpulkan bukti-bukti akurat tentang perselingkuhan mereka, lalu aku akan menggugat cerai Mas Faris. Aku harus bermain cantik, secantik paras ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 01Khaira Lubna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Iri

Pintu terbuka, Faris muncul dari balik pintu dengan memasang senyum semanis mungkin dan dia juga berusaha pura-pura terlihat baik-baik saja. Tapi sayangnya, Nirmala masih bisa melihat gelagat salah tingkah dan tak tenang di wajah sang suami. Faris ingin memeluk tubuh Nirmala, tapi dengan cepat Nirmala mengelak dan mendorong kecil tubuh tegap yang ada di hadapannya.

''Mas kok lama buka pintunya? Bibik mana?'' tanya Nirmala dengan wajah di buat lelah.

''Sayang, maaf, ya, tadi Mas lagi siap-siap di kamar. Bibik lagi di dapur menyiapkan sarapan pagi.'' Faris menjawab sedikit gelisah. Ia melihat lekat wajah sang istri yang terlihat lebih cantik dari biasa. Wajah Nirmala nampak lebih bersih dan segar.

''Baiklah, aku mau masuk. Capek, Mas.'' Ucap Nirmala tanpa menatap wajah Faris.

''Kamu tidak salaman dulu sama, Mas? Tadi saat Mas mau memeluk kamu, kamu juga menghindar, apa kamu tidak kangen dengan suami mu ini?'' tanya Faris merasa aneh, biasanya Nirmala tidak pernah lupa menyalami tangannya dan mengecup dengan penuh cinta. Biasanya Nirmala selalu bersikap manja dengan nya. Tapi kali ini tak lagi. Nirmala terlihat abai.

''Ah, iya ... Maaf, aku lelah banget, Mas.'' Nirmala lalu menyalami tangan Faris dan menciumi nya dengan berat hati.

''Lelah? Tapi wajahnya terlihat segar dan makin cantik. Aku lihat Nirmala semakin hari semakin aneh saja, dia seperti sengaja menghindari aku.'' ucap Faris di dalam hati. Mendadak ia takut kalau-kalau Nirmala juga ikut mengkhianati nya. Seperti apa yang dia lakukan di belakang Nirmala.

Setelah itu mereka berjalan masuk ke dalam rumah dengan saling berdampingan. Nirmala tak ada minat sama sekali untuk menggandeng tangan Faris, entahlah, dia merasa jijik sama suaminya sendiri. Suami yang telah berbagi cinta serta tubuhnya juga.

Nirmala langsung berjalan ke kamarnya, untuk meletakkan beberapa barang bawaan nya. Ia masih pura-pura tidak tahu kalau Sintia berada di rumah itu. Begitupun Sintia, saat ini Sintia lagi berada di dapur, pura-pura membantu pembantu memasak.

''Lho, Mas. Kok sprai nya berantakan gini, sih!'' Nirmala berkata dengan wajah merenggut. Ia menarik nafas dalam sembari pandangan menyapu ke seluruh sudut kamar.

''Hehehe tadi malam Mas tidurnya sedikit tidak tenang karena begitu merindukan mu, Sayang. Makanya sprei nya jadi gini.'' Dirga berkata sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.

''Oh, kamu ada-ada saja.'' Nirmala menjatuhkan pantatnya di atas kasur.

''Oh ya yank, di bawah ada Sintia, tadi pagi-pagi sekali dia ke sini katanya dia ingin menyambut kepulangan mu.'' Akhirnya Faris mengatakan tentang keberadaan Sintia dengan santai. Karena ia melihat tidak ada tanda-tanda kecurigaan yang di tunjukkan Nirmala.

''Oh ya?'' tanya Nirmala dengan ekpresi wajah di buat kaget.

''Huum.'' Faris mengangguk mantap dengan senyum mengembang.

''Kok dia nggak ikut menyambut aku di depan pintu tadi?''

''Mungkin dia ingin memberikan mu kejutan.''

''Sintia ada-ada saja.'' Nirmala berjalan ke dapur untuk melihat Sintia. Faris mengikuti nya. Begitu mereka sudah tiba di ruang makan, benar saja, di sana nampak Sintia yang sedang menata beberapa hidangan sarapan pagi di meja makan.

''Hay, Sin, kamu kok repot-repot gini sih!'' sapa Nirmala memasang senyum simpul.

''Nirmala? Kamu udah pulang rupanya. Aku kangen banget tauk sama kamu.'' Sintia langsung menghampiri Nirmala yang berdiri tidak jauh darinya, lalu Sintia memeluk tubuh Nirmala.

''Sama, aku juga kangen benget sama kamu, Sin.'' Kata Nirmala lirih sembari memaksa senyum. Dia membalas pelukan Sintia. Membelai punggung Sintia pelan. Di bagian perut, Nirmala dapat merasakan perut Sintia yang menyentuh perutnya, ''Di dalam sana, mahluk kecil tak berdosa telah tumbuh, mahluk yang pastinya masih sangat membutuhkan kehadiran kedua orangtuanya. Aku takkan menghalangi jalan kalian untuk membesarkan anak kalian secara bersama. Setelah ini kalian bisa hidup bersama, berbahagia dengan keluarga kecil kalian. Karma? Biar itu jadi urusan yang maha kuasa.'' Ucap Nirmala di dalam hati seraya tersenyum getir. Dadanya terasa sesak. Ia sudah mencoba untuk kuat, tapi masalah nya berbeda, ia tidak hanya di khianati oleh sang suami, tapi dia di khianati oleh sahabatnya juga. Sahabat yang selama ini sudah di anggap saudara sendiri.

''Maaf, ya, aku pagi-pagi udah di sini aja, soalnya aku pengen ketemu kamu. Kita 'kan udah lama nggak bertemu.'' Sintia berucap seraya melepaskan pelukannya di tubuh Nirmala. Mereka berdua saling menatap lekat memasang senyum simpul. Sementara Faris yang sudah duduk di meja makan, merasa begitu terharu melihat kedekatan dua orang yang dia sayang. Dia harap saat Nirmala sudah tahu semuanya, Nirmala akan menerima Sintia dengan senang hati sebagai adik madunya. Tapi ia juga takut, takut Nirmala pergi meninggalkan nya.

''Nggak apa-apa. Em itu, lipstik mu kenapa keluar jalur gitu?'' Nirmala menunjuk bibir Sintia. Memang benar, lipstik warna merah menyala yang di pakai Sintia nampak hampir menyentuh area lubang hidung nya.

''Ah masak?'' tanya Sintia salah tingkah. Ia menoleh ke arah Faris, hingga Faris juga bisa melihat itu.

''Iya 'kan, Mas?'' tanya Nirmala para Faris.

''Iya, Sin.'' Jawab Faris. Pembantu yang sedang mencuci piring diam-diam tersenyum, mereka sudah menyadari itu tadi, tapi mereka tidak mau mengatakan.

''Ya ampun, kok gini sih.'' Sintia mengambil tissue di atas meja, lalu dia menghapus lipstik yang menempel tidak pada tempatnya dengan cepat.

''Ih, ini pasti karena aku terburu-buru tadi. Kenapa tuh pembantu tidak bilang apa-apa sih, padahal dari tadi aku 'kan sudah berada di dekat mereka. Dasar pembantu sialan! Awas saja kalian, akan aku pecat kalian berdua saat aku sudah resmi menjadi istri Mas Faris dan saat aku sudah tinggal di sini.'' Sintia ngedumel panjang lebar di dalam hati.

Setelah itu mereka bertiga duduk di kursi meja makan, mereka sarapan bersama. Nirmala masih melakukan kewajiban nya sebagai seorang istri, ia memasukkan nasi beserta lauk dan sayur ke dalam piring Faris. Saat Nirmala memasukkan nasi ke dalam piring Faris, Sintia tidak sengaja melihat cincin yang begitu indah melingkar di jari manis Nirmala. Mendadak saja hatinya di landa rasa iri yang teramat sangat. Ia tahu itu adalah cincin berlian yang memiliki harga yang fantastis.

Mereka bertiga makan, sesekali mereka berbicara. Sintia makan dengan tak bersemangat, dia hanya mengaduk-ngaduk makanan di piring nya dengan sendok. Ia masih mencuri-curi pandang ke arah jari Nirmala.

''Sin, kok makanan nya cuma di aduk gitu? Nggak enak, ya?'' tanya Nirmala. Faris pun melihat ke arah Sintia.

''Enak kok, Nirmala. Cuma aku nya aja yang lagi nggak berselera.'' Jawab Sintia.

''Di makan dong, Sin. Nanti kamu sakit, makan sesendok atau dua sendok aja.''

''Iya, Nirmala. Em Nirmala, itu cincin baru, ya?''

Bersambung.

1
Maria Magdalena Indarti
Faris mau Nirmala & Sintia. ampun
Maria Magdalena Indarti
dasar mertua, adik ipar sama jahat dg selingkuhannya
Maria Magdalena Indarti
salah juga Nirmala kl selingkuh dibalas selingkuh. tunggu sp cerai
Maria Magdalena Indarti
wow..... dihianati suami, di sayang bos
Mom Dee🥰🥰
tolong doakan juga para pelakor² artis iti mendapatkan karmanya juga 🙄😅
Rini Rohmawati
lumayanlah...
Erlinda
aq pikir si Nirmala pintar dan main cantik ternyata dia bodoh sekali udah tau klo suaminya mau nikah lg bukan nya dia mempersiapkan diri dan mengemasi aset aset nya ..eh malah sibuk dgn perasaan nya pada Dirga bukan nya aq ga suka sama Dirga cuma Nurmala kan masih berstatus istri org..
Jumiah: bagus ,jd lah wanita tegas
janga mau lg mau ,itu uangmu nirmala hasil keringat mu
uang mu nirmala bukan uang
suami mu ,tapi klo uang suami itu uang mu nirmala ,seharus nya kmu yg minta uang sma suami ...
jangan mau lg di bodohi ...
total 1 replies
Erlinda
mending pak Dirga lagi seorang CEO. ini suami mu cuma hanya manager aja udah betingkah mendua kan mu
Erlinda
ayo Nirmala jgn hanya sekedar ngomong aja mau membalas perbuatan mereka buktikan balas semua penghianata suami,sahabat mertua dan adik ipar mu itu
Nita Anita
ya ampun Thor kenapa pas pendarahan .ga kamu ambil sekalian nyawa baby itu kasian biar pun dia hidup tapi harus cacat .kenapa karma harus anak yg nanggung anak nya kan ga salah apa apa yg salah orang tuanya .mana anak perempuan lagi ga nanggung author ngasih karma nya tega
STARLA my journey
smngt gw bacany
btw org2x kek faris m keluargany in real life bnyk tau
Jumiah: haaaa yg licik kmu pelakor di mna2
faris yg kepedean masih datang kermh mantan ,gk nyadar klo
iti bukan harta gono gini...
gk bisa di bagi...
total 1 replies
Windarti08
ada apa dengan nama Anjani... knapa othor suka banget ganti nama Nirmala dengan nama Anjani🙏🤔
Windarti08
kangen Nirmala ya... atau kangen sama uangnya aja? hayoo ngaku...😏😏
Ajusani Dei Yanti
dasar laki-laki gak tau diri si paris tuh
Ajusani Dei Yanti
lanjut thorrrr
Ajusani Dei Yanti
calon camer datang nie ye
Ajusani Dei Yanti
lanjut thorrrr kuh semangat
Ajusani Dei Yanti
semangat thorrrr kuh lanjut
Ajusani Dei Yanti
dasar suami gak ada ahlak
Ajusani Dei Yanti
siapa2 jadi gebel berjamah nie ye
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!