NovelToon NovelToon
Kilau Berlian

Kilau Berlian

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:216.6k
Nilai: 5
Nama Author: Kiraz Dincer

Berlian gadis berusia 21 tahun, seorang yatim-piatu selama ini dia hidup bersama kakek neneknya. Berlian Punya seorang kakak laki-laki yang entah dimana keberadaan nya.

Berlian menjalin kasih dengan pemuda yang bernama Rangga. Rangga berjanji akan segera melamar Berlian. Tapi saat hari itu tiba , Berlian terkejut karena yang datang melamar bukanlah Rangga . Melainkan Bintang , sepupu dari Rangga. Anak dari pemilik perkebunan teh dimana kakek dan nenek Lian bekerja.

Bintang awal nya tidak mau dijodohkan dengan wanita pilihan mama nya itu . Karena dia sudah ada wanita pilihan nya sendiri yang bernama Bella. firasat seorang ibu mengatakan bahwa wanita itu tidak cocok dengannya akhirnya terbukti. Saat hendak menjemput Bella , Bintang harus menyaksikan perselingkuhan pujaan hatinya itu dengan laki-laki lain dengan mata kepalanya sendiri.

Untuk membalas rasa sakit hati nya, Bintang akhirnya pasrah saat harus dijodohkan dengan wanita yang sama sekali tidak dikenal nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiraz Dincer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16. Tempat rahasia Berlian

"Biasa saja" jawab Bintang begitu saja tanpa melirik sedikit pun kearah Kartika. Kartika di buat kecewa dengan sikap dingin Bintang yang tidak pernah berubah.

"Wajar kalau kamu bilang biasa saja. Nanti kalau kebaya ini sudah di pakai oleh Berlian, mama yakin pendapat kamu akan berbeda" gumam mama farida dalam hati.

"Ma, Bintang pergi dulu ya" pamit Bintang pada mama nya.

"Kamu tidak sarapan dulu. Memangnya mau kemana sih ? bukannya lagi libur kerja? . Mumpung ada Kartika disini, kita sarapan sama-sama" ingat mama Farida.

"Mama sarapan sama Kartika saja. Bintang masih banyak urusan" tolaknya.

"Aku pergi dulu. Assalamu'alaikum..."

"Waalaikumsalam..." jawab mama Farida dan Kartika bersamaan.

"Masih saja seperti yang dulu" desah Kartika kecewa tak pernah di anggap oleh Bintang.

"Tika, kamu temani tante sarapan yuk" ujar mama Farida membuyarkan lamunan Kartika.

"Baik tante" sahut Kartika kehilangan semangat.

...****************...

Bintang melajukan motor sport merah kesayangan nya menuju tempat di mana biasanya Berlian melewati jalan dengan sepedanya. Bintang sudah bertekad untuk membuat perhitungan dengan gadis kampung yang hampir saja merusak rencana besarnya.

Dua jam menunggu seperti orang gila, Berlian belum juga menampakkan batang hidungnya. Bintang mulai bosan dan dongkol harus menunggu berapa lama lagi.

"Cewek kampung itu kemana sih?. Apa aku harus menemui dia di rumahnya?" pikir Bintang.

"Kalau aku kerumahnya, aku bisa mati di libas oleh kakeknya yang sangar itu" Bintang jadi ragu dengan keputusannya mengingat bagaimana dia hampir mati di sambit dengan golok oleh kakek Berlian.

"Bodo ah...!. Masalah kakek sangar itu bisa di pikirkan nanti karena yang terpenting gadis kampung itu harus merasakan pembalasan dari ku" tekad bintang mantap.

Bintang kembali mengendarai motor merahnya melewati jalanan yang kanan kirinya terbentang luas perkebunan teh yang hijau.

Motor yang di bawa Bintang melaju dengan kencang membelah sebuah perbukitan di hiasi pohon pinus yang menjulang tinggi.

"Tunggu... gadis yang di bawah sana bukannya Berlian ya" Bintang rem mendadak ketika melihat bayangan seorang gadis di antara pohon pinus yang tertanam rapi. Dari atas ketinggian, Bintang bisa memastikan gadis itu adalah gadis yang dia cari.

Berlian menatap lekat cincin pemberian Rangga yang melekat pada jari manisnya. Perlahan cincin itu di lepas dan Berlian mengamati dengan seksama ukiran nama yang terdapat pada cincin tersebut.

"Rangga & Berlian" gumamnya dengan nada merindu.

"Oh... jadi di sini tempat persembunyian kamu?" seru seseorang mengagetkan Berlian. Berlian langsung menoleh kearah pemilik suara.

"Kamu?" ujar Berlian terkejut mengenali siapa yang berdiri angkuh menatapnya dengan sorot mata seperti mau menerkamnya hidup-hidup. Tanda tanya besar pun menyeruak dalam dirinya, bagaimana Bintang tahu tentang tempat ini karena ini tempat rahasia dia berdua dengan Rangga.

"Bagaimana kamu tahu aku ada di sini?" tanya Berlian penasaran.

"Itu bukan pertanyaan penting yang harus aku jawab. Kamu sudah membuatku harus berurusan dengan mama karena mulut ember kamu. Mulai besok, bawa keluarga kamu keluar dari rumah kamu karna aku akan meratakan rumah yang kamu huni dan rumah kamu adalah rumah pertama yang akan aku singkirkan dari pemukiman warga"

"Kamu tidak bisa main hakim sendiri. Tanah dan rumah itu milik kakek ku bukan perusahaan kamu"

"Orang miskin seperti keluarga kamu tidak mungkin bisa memiliki tanah seluas itu. Kalau memang punya,itu pun hasil rampasan tanah perusahaan milik keluarga ku. Secepatnya kamu pergi jauh-jauh dari daerah ini sebelum aku bertindak lebih kejam lagi" Bintang kembali melontarkan kata-kata pedas yang di sertai sebuah ancaman yang membuat darah berlian mendidih mendengarnya.

"Kamu pikir kamu semudah itu mengancam ku, sama semudah kamu menghina orang semau kamu?. Ancaman kamu tidak lebih dari sebuah gertakan omong kosong" balas Berlian tak pernah takut berhadapan dengan pria angkuh di depannya.

"oh begitu ya...." Bintang menyeringai menatap Berlian dari ujung kaki hingga kepala dan kembali ke tangan Berlian yang memegang sebuah benda mengkilap.

"aku akan buktikan kalau omongan ku bukan sekedar gertakan" Bintang mendekat dengan sorot mata sulit di tebak.

Berlian yang melihat arah sorot mata Bintang mengamati cincinnya, Berlian dengan cepat menyembunyikan tangan di balik punggungnya.

"Cincin itu cincin siapa?. Jangan-jangan cincin itu cincin mama yang kamu curi dari rumah kemarin?" tuduh Bintang tanpa bukti.

"Kamu jangan sembarangan bicara, cincin ini milikku, bukan cincin curian" ujar Berlian membela diri.

"Tidak mungkin gadis miskin seperti kamu memiliki cincin sebagus dan semahal itu" sengit Bintang.

"Kembalikan cincin itu" Bintang berusaha mengambil cincin yang di sembunyikan Berlian di belakang punggungnya.

"Enak saja. Ini cincin ku dan kamu tidak berhak mengambilnya dari ku"

Berlian berusaha menghindar dan mundur ketika Bintang terus mendesaknya sampai kakinya tersandung ranting pohon yang kuat.

"Aaaaaaa.... " Berlian terjatuh dan spontan menarik jacket yang di kenakan Bintang dengan kuat hingga Bintang ikut terjatuh.

Berlian menutup mata dengan cepat, tubuh Bintang menindihnya dengan cepat . Bintang juga tidak bisa menguasai keseimbangan tubuh dan wajahnya yang tepat mengecup kening Berlian.

"Huaaaa... dasar cowok mesum" Berlian mendorong tubuh Bintang dengan kasar dan dia cepat berdiri sambil menggosok keningnya berkali-kali.

"Najis... najis... najis... " Berlian bergidik jijik.

"Kamu bilang apa?. Kening kamu yang najis, bibirku bisa karatan kalau belum di cuci dengan air bersih sampai tujuh kali " balas Bintang.

"Memang dasar bibir kamu saja yang karatan" ujar Berlian.

Bintang berniat membalas perkataan Berlian, namun matanya tertuju melihat cincin yang tergeletak di atas rumput. Saat yang sama Berlian juga melihatnya.

"Cincinnya..." Bintang dan Berlian serentak berebut mengambil cincin tersebut dan Bintang lebih cepat bergerak sehingga bisa mendapatkan cincin itu dengan mudah.

"Itu cincinku, sini kembalikan" pinta Berlian.

"Cincin ini akan aku buang sebagai balasan karena kamu sudah berani cari perkara dengan ku "

Bintang berlari kearah telaga dan berdiri pada sebuah batu besar yang terdapat di sana.

"Bintang ,jangan... " Berlian ikut berlari dan menaiki batu yang sama dengan Bintang.

"Bin, aku mohon jangan buang cincin ku"

"Kamu mau cincin ini kembali, ambil sendiri kalau bisa" Bintang menegakkan tangannya hingga Berlian kesulitan merebutnya karena postur tubuhnya kalah tinggi.

"Bintang, kembalikan cincinku"

Berlian melompat dan melompat demi mendapatkan cincin pemberian Rangga kembali ke tangannya. Bintang lama-lama terdesak dan kakinya sudah berada di bagian pinggir batu yang dia pijak.

"Dapat..." teriak Berlian kesenangan mendapatkan kembali cincinnya.

"Huaaaaaaaa....." Bintang sudah tidak bisa menahan keseimbangan tubuhnya lalu terjatuh ke telaga dan tanpa sengaja menarik pinggang Berlian.

"aaaaahhhh..... " Berlian pun ikut berteriak.

"Byurrrr..... " keduanya tercebur ke telaga tanpa bisa dihindari.

1
Ema
Thor kapan up lg.
Gisha Anugraha
sangat bagus bikin nagih
Aya Hadad
Bintang msih kurang siaga jd suami 😏😏😜 lanjut lg trs updatenye dong jangan lama" Thor ditungguuu............👌👌😘🙏 tetap semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Lama bnget br up lg 🤨😏😏 lanjut lg trs dong updatenye jangan lama" Thor ditungguuu................👌👌😘🙏 semangaaat 💪💪
Heni Susiyani
bagaimana kisah kilau berlian selanjutnya
kok berhenti disini ?
🍒 شيري 🍒: insyaallah dilanjut kok kak. lagi ada sedikit kesibukan di real menjelang puasa jadi mungkin ke depannya ga bisa sering up 😁🙏 aku usaha kan hari ini up 1 episode ya.
total 1 replies
Aya Hadad
Ujung"nye Bintang minta rujak jg ngalamin ngidam jg 😏😜😜 lanjut lg trs updatenye jangan lama" Thor selalu ditungguuu.............👌👌😘🙏 semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Bintang ngidam jg pke sok gengsi didpn istrinye biar sm" merasakan ky istrinye Berlian 😜😜🤭😉 lanjut lg trs updatenye ditunggu selalu jangan lama" Thor.....................👌👌😘 tetap semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Adiknye udeh bahagia trs Kakaknye Arya jodohnye sp 😉😜😜🤪 lanjut lg trs updatenye selalu ditunggu jangan lama" Thor..................👌👌😘 tetap semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Mudah"an rumah tangga Berlian & Bintang harmonis & bahagia selalu bersama calon anaknye jngan sampe ada penderitaan lg 😍🥰🥰😉😉 lanjut lg trs updatenye jangan lama" Thor selalu ditungguuu.............👌👌😘🙏 tetap semangaaat 💪💪
Sifana 🐰
bintang adalah orang yang tidak peka,maunya si mengerti tapi dia sendiri hash sudahlah 🤣
Aya Hadad
Akhirnye Bintang bebas dr segala tuntutan & merasakan kebahagiaan semoga rumah tangganye harmonis & bahagia bersama berlian jg calon anaknye 🤗😉😉🥰 lanjut lg trs updatenye ditunggu selalu jangan lama" Thor.....................👌👌😘 tetap semangaaat 💪💪
Heni Susiyani
lanjut donk
bikin gregetan aja
Aya Hadad
Waaah akhirnye Arya lm" ada feeling dengan Kartika nich 🤗😜😜🤭 lanjut lg trs updatenye ditunggu selalu jangan lama" Thor...................👌👌😘 semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Lanjut lg trs updatenye dong jangan lama" Thor selalu ditungguuu.............👌👌😘🙏 tetap semangaaat 💪💪🤗
Aya Hadad
Kok lom up" lg Thor 😏😏😋 ditunggu updatenye selanjutnya lg jangan lama"....................👌👌😘🙏 semangaaat 💪💪
🍒 شيري 🍒: Udah diserahkan,masih nunggu review editor kak. 😁
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘreedha
☠️⃝🖌️M⃤
Sikap kayak gini nih yang suka bikin salah paham, kali-kali itu mulut sama hati coba disinkronisasi deh Bin... jangan sampe BerlIan pundung gara-gara mulut pedasmu
Aya Hadad
Lanjut lg dong updatenye jangan lama" Thor ditungguuu....................👌 👌😘🙏🙏 tetap semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Gimana reaksi Berlian ke Bintang aplgi Arya klu tahu yg sebenarnye penyebab meninggalnye ibunye krna menolong Bintang, penasaran nich 🤨🤔🤔😱 lanjut lg trs updatenye selalu ditunggu jangan lama" Thor.....👌👌😘 tetap semangaaat 💪💪
Aya Hadad
Akhirnye ketauan jg rahasia tentang meninggalnya ibunye Berlian dr mulut suami & mama mertuanye mudah"an aja gak kenapa" dengan kehamilannye biar Bintang sadar & gak egois 🤨😟😟🥺😬 lanjut lg trs selalu updatenye jangan lama" Thor ditungguuu.........................👌👌😘🙏 semangaaat 💪💪
Sifana 🐰
Wah akhirnya keungkap juga drama kematian ibunya berlian, semoga berlian dan bayinya tidak kenapa-kenapa 😢. Dan nanti bintang jadi tau kalau istrinya hamil dan sakit perutnya karena dia stress. eh tapi di buat dramatis aja mom berlian keguguran biar bintang penuh penyesalan 🤣🤣. duh jahat banget aku 😁
Sifana 🐰: biar kapok mom🤣🤣🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!