NovelToon NovelToon
Nyonya Muda Baru Untuk Suamiku

Nyonya Muda Baru Untuk Suamiku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 5
Nama Author: Shinta Aryanti

Kehidupan rumah tangga Vira dan Vicky luar biasa sempurna, kasih sayang yang tidak pernah Vira rasakan karena Vira seorang yatim piatu ia dapatkan dari sang suami dan Ibu mertuanya. Namun dunia selalu berputar bukan? Konflik dan intrik mulai menyusup ke dalam kehidupan rumah tangga Vira saat ia menerima kerabat sang suami masuk ke dalam rumahnya dengan tangan terbuka. Rumah tangga dengan pondasi yang kokoh perlahan mulai goyah karena gerilya sang kerabat yang diam - diam menginginkan posisi Vira. Akankah rumah tangga Vira dan Vicky bertahan, atau Vira akan menyerah mempertahankan cinta sejati dalam hidupnya? Dan adakah orang yang akan menyelamatkan Vira dari dera siksa yang didapatkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shinta Aryanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepergian Vira

...Malam itu juga Bram dan Salim menguburkan janjin kecil itu di taman belakang rumah Vicky, tanah yang masih basah akibat hujan sepanjang sore tadi menutup buah hati Vira dan Vicky, mereka sedih teramat dalam, masing - masing di pikiran mereka menyesali apa yang terjadi pada Vira, dan seandainya mereka berusaha lebih keras untuk bisa mendapatkan Vira, membuat Vira bahagia tidak hancur lebur seperti sekarang. ...

Salim berpamitan karena ada pasien darurat yang membutuhkannya di rumah sakit sekarang, begitu pun dengan Bram yang harus segera pulang ke rumah karena Ayahnya yang tiba - tiba drop, mereka berdua meminta Leni, Bi Welas, dan Sumirah untuk tetap berada di dekat Vira, memastikan untuk menhubungi mereka ketika Vira sadar nanti, kedua perawat yang ikut Bram juga diperintahkan untuk tetap berada disana memastikan kondisi Vira dan mengganti infusnya nanti.

Bi Welas memperhatikan wajah Vira yang menyiratkan rasa lelah yang luar biasa, ia seolah enggan bangun dari tidurnya, sekali - kali air mata keluar dari matanya yang masih terpejam. Malam itu Bi Welas, Sumirah dan Leni tidur di kamar tamu menemani Vira, begitu pun dengan kedua orang perawat tadi.

...Shubuh menjelang, Vira membuka matanya pelan.. ia melihat langit - langit kamar yang ia tempati sekarang, mengingat apa yang terjadi padanya kemarin sore, ia melihat bekas infusan di tangannya, tangannya kemudian turun merambat ke arah perutnya, ia mengelus pelan perutnya, air matanya mengalir perlahan...

...“Maafkan Ibu nak” ujarnya lirih...

Leni yang baru saja selesai melaksanakan sholat di kamar itu, bergegas mendekati Vira yang terlihat bergerak pelan

...“Nyonya sudah bangun?” Tanyanya lembut...

Vira menoleh ke arah suara, ia menelan ludahnya untuk membahasi tenggorokannya yang kering

...“Len, apa anak saya sudah dikuburkan?” Tanya Vira pilu...

...“Sudah Nyonya, dr. Bram dan dr. Salim yang menguburkannya tadi malam” ujar Leni sambil mencoba menyeka air matanya yang lolos begitu saja...

Vira menggerakan tangannya pelan, mencoba meraih tangan Leni, Leni segera menggapai danmenggenggam tangan Vira hangat

...“Terima kasih Len, terima kasih karena sudah baik sama saya” ucap Vira lirih...

...“Nyonya jangan ngomong gitu, Leni sayang sama Nyonya, Nyonya harus kuat!” Ujar Leni diiringi tangisnya yang sesenggukan...

Sumirah dan Bi Welas yang baru saja kembali mengantarkan kedua perawat itu pulang, segera mendekat

Bi Welas menyodorkan segelas teh hangat pada Vira, sementara Sumirah dan Leni membantu Vira untuk duduk

...“Minum dulu ya Neng, habis itu makan” ujar Bi Welas...

Vira mengangguk pelan, memasukan sedotan yang disodorkan Bi Welas ke dalam mulutnya dan meminum teh manis hangat untuk membasahi kerongkongannya

...“Bi, Vira mau minta tolong” ucapnya pada Bi Welas...

...“Apa yang bisa Bibi bantu Non?” ...

...“Tolong bantu Vira ke kamar Vira Bi” pinta Vira...

...“Tapi Non, Non masih lemah.. istirahat dulu ya” pinta Bi Welas...

...“Tolong Bi Welas, Bi Sumirah, Len, saya mohon tolong antar saya kesana” ucap Vira lirih...

Ketiga orang tersebut saling berpandangan, Bi Welas kemudian mengangguk pada Sumirah dan Leni, mereka bertiga pun membantu Vira untuk bangun dari tempat tidurnya

Leni merangkulkan tangan Vira di pundaknya, kemudian memegang pinggang Vira erat, membimbingnya berjalan dengan pelan

Bi Sumirah tangkas membuka pintu kamar tamu untuk Vira, sementara Bi Welas mengikuti Vira dari belakang

...Bi Sumirah kemudian membuka pintu kamar Vira. Begitu mereka sampai, kamar itu terasa mencekam untuk Vira, di kamar inilah ia dipaksa merelakan anaknya. ...

...Vira berjalan pelan ke arah meja kerja, Leni masih setia membimbingnya dan mendudukan Vira di kursi depan meja kerja, Vira kemudian membaca kertas yang teronggok disana, ia kemudian meraih pulpen di atas meja itu dan membubuhkan tanda tangannya pada surat permohonan cerai itu. ...

...Vira kemudian membuka laci kerja dan meraih buku nikahnya disana, membuka cincin nikah dan cincin bertahta berlian yang terakhir Vicky berikan, ia lalu meletakannya disana, ketiga orang yang melihat apa yang Vira lakukan itu hanya bisa terdiam, mereka seolah setuju dengan apa yang Vira lakukan....

Ingatan Vira melayang, kemarin sore sesaat sebelum ia tidak sadarkan diri, Gendis memperlihatkan kertas itu dan menyuruh Vira untuk segera menanda tanganinya, Gendis memastikan akan meyakinkan Vicky untuk menceraikan Vira segera. Jujur Vira merasa terbantu oleh Gendis, ia pun ingin segera lepas dari keluarga Vicky.. tidak ada satu pun alasan buat Vira untuk mempertahankan rumah tangganya

Vira kemudian meraih tas tangannya yang berada di dekatnya, ia mengeluarkan beberapa macam kartu dari mulai black card dan berbagai macam kartu ATM, ia hanya menyisakan 1 buah kartu ATM miliknya pribadi yang berisi hasil kerjanya selama di hotel. Vira meletakan kartu - kartu tersebut di atas kertas tadi.

Vira kemudian bangkit menuju walk in closet dengan tertatih, Leni bermaksud membantu tapi ditolak oleh Vira. Vira menutup pintu walk in closet tersebut, beberapa saat kemudian ia keluar dan sudah berganti pakaian, ia memakai dress semata kaki, dibalut dengan sweater, dipadu dengan sepatu flat, ia menjingjing tas kecil yang mungkin hanya muat 2 sampai 3 pasang baju. Vira mengedarkan pandangannya ke seluruh kamar yang ia tempati 3 tahun ini. Kemudian ia berjalan keluar kamar itu diikuti oleh Leni, Sumirah, dan Welas.

Bi Welas yang menyadari apa yang akan dilakukan oleh Vira bergegas meminta izin untuk ke kamarnya sebentar di paviliun, Vira pun mengizinkannya

Kini Vira berada di pagar tangga lantai 2, ia mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru rumah itu, rumah yang ia pikir akan menjadi tempat persinggahannya yang terakhir, tidak tampak satu orang pun disana, baik Gendis, Vicky, maupun Utari atau bahkan Diah, entah kemana mereka Vira pun tak mau tahu, ia hanya ingin segera keluar dari situ sebelum penghuni rumah itu kembali.

Para pelayan pun tampak belum hadir disana, Bi Welas memang sengaja menginstruksikan agar baik Bu Mirna maupun para pelayan yang lain tidak dulu datang ke rumah utama, berhubung para majikannya sedang tidak ada. Bi Welas tidak mau ada yang mengetahui apa yang terjadi pada Vira, ia tidak ingin kabar itu sampai ke telinga Vicky atau Diah sehingga rencananya untuk kabur bersama Vira jadi berantakan

Ya, Bi Welas memang sudah berencana untuk membawa Vira pergi, meskipun ia tidak tahu harus kemana, karena ia tahu kalau ia kembali ke kampungnya Diah dan Vicky pasti dengan mudah akan menemukannya dan Vira berhubung Diah dan Vicky sudah mengetahui alamat Bi Welas di kampung.

Beberapa saat kemudian Bi Welas kembali dengan tergopoh

“Neng, ayo pergi.. taxinya sudah menunggu di depan” ucap Bi Welas yang tahu - tahu sudah berdandan rapi, lengkap dengan tas besar yang turut ia bawa serta

...“Loh Bi Welas mau kemana?” Tanya Sumirah yang kaget melihat Bi Welas...

...“Mau pergi, aku ga sudi kerja di rumah terkutuk ini lagi” jawabnya lantang...

...“Bi, nanti kalau Tuan dan Nyonya besar nanyain Bibi gimana? Terus kalau nanyain Nyonya muda gimana? Tanya Leni yang ikut khawatir...

...“Tolong sampaikan saja pada Tuan Vicky dan Nyonya Diah kalau saya pergi dan tak tau kemana Len” jawab Vira tenang...

...“Bi, Bibi ga usah ikut pergi sama saya, saya ga mau Bibi ikut menderita sama saya nantinya” ujar Vira dengan lembut pada Bi Welas...

...“Mau Neng susah kek, tinggal di kolong jembatan kek Bibi tetep akan ikut sama Neng Vira!” Ucap Bi Welas mantap...

Vira yang masih lemah tidak punya kekuatan untuk mendebat wanita tua yang masih energik itu, ia hanya tersenyum seraya bersyukur dalam hatinya bahwa ada orang yang masih menyayanginya

Vira dan Welas kemudian berpamitan pada Leni dan Sumirah serta mengucapkan terima kasih atas bantuan mereka, perpisahan mereka berderai air mata.. Sumirah dan Leni tidak tega melihat Vira yang berjalan tertatih menuju taxi untuk pergi dan yang mereka yakini Vira tidak akan pernah kembali, hilang sudah keceriaan di rumah itu.

1
Arye Ghad'iz BinAngun
bagus
Maria Mebanua
Luar biasa
Fitri Yani
alex itu plin plan
Fitri Yani
ceritanya bagus, tapi koc nulisnya kex gini ya,aq kn jadi pusing
SR.Yuni
satu kata buat Alex....begoooooo.....maaf ya Thor jangan marah✌️✌️
SR.Yuni
Jangan sampai mereka mati dengan mudah ya .....
SR.Yuni
Ya ampun tiap baca satu part iklan....lama.pula iklannya....😭😭
Tania Franny
Luar biasa
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
mksh thor sehat n sukses selalu love sekebon
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
tor cinta terlarang beda kasta... lnjut apa stop nih
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
alvier nama belkng mu berat bngettt..... versi emak tuh beraty melebihi ciciln rumah... motor. mobil
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
kontan ya
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
mati jd abu vicky
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
tinggal balikin aja omongan maryam jangan sakiti wanita..... mkn tuh.. sakiti jg yg gimn dulu peaaaa
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
emng ada laki kaya gitu hamble ke cewek laen. ngk mau nyakitin tapi tanpa sadar dah nyakitin bini sendiri... vira trauma lah sama viky dulu
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
mampos kau
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
masih bego aja diah
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
dasar dajal y gitu dah tau anky salah tetep weh d bela.. gaya nya mau bikin ulah awas aja lo tor.....
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
pea setelah kehilngn vira..... adeh vicky
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
enak bnget diah ngomng.. ngk ada yg mau nerima vira seperti diri ye
hei hei hei bu ningrat...... ngk semua mertua bego kaya lo kena hasutan orang....lngsng lo bls budi. koplak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!