NovelToon NovelToon
MAAFKAN AKU, ISTRIKU

MAAFKAN AKU, ISTRIKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:14.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: nazwa talita

Perjuangan Abimanyu untuk mendapatkan kembali cinta Renata, sang istri yang telah berulang kali disakitinya.

Tidak mencintai gadis yang menjadi wasiat terakhir ibunya membuat Abimanyu seringkali menyiksa dan menyakiti hati Renata hingga berkali-kali.

Akankah Bima bisa kembali mendapatkan cinta istrinya? Sementara hati Renata telah mati rasa akibat perbuatan Abimanyu yang telah menyebabkan buah hati dan ibunya meninggal dunia.

"Mas Bima-"

"Panggil aku Tuan seperti biasanya, karena kau hanyalah seorang pembantu di sini!"

"Ta-tapi Mas, kata Nyonya-"

"Ibuku sudah meninggal. Aku menikahimu karena keinginan ibuku, jadi kau jangan berharap dan bermimpi kalau aku akan menuruti keinginan ibuku untuk menjagamu!"

"I-iya, Tu-Tuan ...."

Yuk! Ikutin ceritanya, jangan lupa siapin tisu karena novel ini banyak mengandung bawang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nazwa talita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 KEKESALAN RENATA

"Renata!"

"Katakan padaku, siapa laki-laki yang saat ini bersamamu?"

"Apa?" Kedua mata Renata membola mendengar teriakan Bima.

"Jawab, Renata! Kenapa kau lama sekali mengangkat panggilan teleponku?" Bima semakin kesal karena merasa diabaikan oleh Renata.

"Pertanyaan Tuan muda tidak jelas, aku bingung mau jawab apa," ucap Renata asal. Dia sungguh sangat kesal mendengar ucapan pria di ujung sana.

Jawaban Renata yang seenaknya membuat singa di ujung telepon tambah mengaum karena amarahnya langsung memuncak ke ubun-ubun.

"Heh, Jangan main-main denganku, Renata!" Bima mengalihkan panggilan teleponnya dengan panggilan video.

Pria itu benar-benar merasa penasaran dengan Renata.

Sementara di ujung sana Renata menggerutu kesal.

'Dia bilang dia tidak menyukaiku, dia membenciku dan tidak mencintaiku, tetapi kenapa dia seolah seperti orang yang sangat peduli denganku?'

'Lagipula, bukankah hari malam ini adalah malam pertamanya? Kenapa dia malah meneleponku malam-malam? Apa dia sengaja ingin menunjukkan padaku tentang malam pertamanya?'

Renata membenarkan posisi tidurnya. Perempuan itu merapikan rambutnya, tetapi dia lupa menutupi tubuhnya yang berbalut baju tidur dengan tali spageti itu dengan selimut.

Bima menelan saliva saat wajah cantik Renata terlihat memenuhi layar ponselnya. Perempuan itu terlihat sangat seksi

dengan baju tidur yang memperlihatkan bahu mulus dan area dadanya yang terbuka dan terlihat menggoda.

Segala pikiran buruk yang sedari tadi hinggap di kepalanya, semakin berputar membuat Bima hilang kendali. Amarahnya semakin memuncak melihat istri pertamanya itu berbaring dengan posisi yang menantang.

"Tunjukkan padaku di mana laki-laki itu?" teriak Bima.

"Apa maksud, Tuan? Laki-laki siapa yang Tuan maksud?" teriak Renata kesal. Perempuan yang awalnya membaringkan tubuhnya itu, langsung terbangun mendengar tuduhan suaminya yang tidak berdasar.

Amarahnya naik seketika. Kekesalannya pada Bima yang sempat mereda kembali naik.

'Apa dia sudah gila? Menuduhku menyembunyikan laki-laki di rumah ini malam-malam?'

'Dia pikir aku ini perempuan apa?'

Renata mengepalkan tangannya. Image sebagai gadis baik dan pendiam seketika sirna mendengar tuduhan Bima yang menyakiti harga dirinya.

Selama ini dia diam, karena dia merasa kalau dia harus menghormati Bima sebagai suaminya.

Namun, kesabarannya kini habis. Laki-laki itu sungguh keterlaluan karena menganggapnya sebagai perempuan murahan.

"Tidak usah berpura-pura, Renata! Tunjukkan di mana laki-laki itu bersembunyi!"

Wajah cantik Renata memerah. Dengan penuh amarah, perempuan itu mengarahkan kamera ponselnya ke seluruh ruangan kamarnya hingga ke kamar mandi.

Kamar yang ditempati Renata adalah kamar pembantu. Kamar berukuran kecil dengan ranjang besar yang biasanya di tempati oleh Renata dan ibunya saat sang ibu masih tinggal di rumah itu.

Dengan kesal, Renata bahkan mengarahkan ponselnya pada kolong tempat tidur. Tak berhenti di sana, Renata juga bermaksud keluar dari kamar.

"Berhenti! Mau kemana kau?" Suara teriakan Bima mengehentikan gerakan tangan Renata membuka kunci pintu.

"Aku mau keluar kamar dan menunjukkan pada Tuan kalau aku tidak menyembunyikan laki-laki di rumah ini!" Renata berteriak saking kesalnya.

Tangannya kembali bergerak ingin membuka pintu.

"Diam di sana Renata!" Teriakan Bima di ujung telepon kembali menghentikan Renata.

Perempuan itu dengan kesal memperlihatkan wajah cantiknya pada Bima. Napas Renata naik turun menahan amarah.

Sementara, Bima justru kembali menelan saliva melihat pemandangan yang menantang pada layar ponselnya.

Perempuan cantik yang terlihat pada layar ponselnya itu saat ini memakai baju tidur transparan setengah paha dengan tali spaghetti dan dada rendah. Bukan hanya itu saja, Renata bahkan tidak memakai dalaman di bagian tubuh atasnya, hingga membuat bagian tubuhnya tercetak dengan jelas.

Untuk sesaat, Bima tidak berkedip. Namun, detik berikutnya, harimau itu kembali mengaum meluapkan kekesalannya.

"Apa kau ingin menunjukkan tubuhmu pada semua orang karena itu kau ingin keluar dengan mengenakan baju seperti itu?"

"Selangkah lagi kau keluar dalam keadaan seperti itu, aku akan pulang saat ini juga untuk menghukummu!"

Bersambung ....

1
Gintania nia
bagus
evi carolin
gampang emang minta maaf wong cuma ngomong doang abis tu bersikap spt tidak terjadi apapun sdngkan yg tersakiti akan merasakan seumur hidup
Ratna Ningsih
visual bima, masih kurang thor🤦🤦
Ratna Ningsih
kehidupan sehari-hari memang banyak persamaan satu sama lainnya. begitu jga seorang penulis melihat satu kejadian, dia akan menuangkan kreatif dan halunya menurut versi sang penulis. readers hanya menikmati hasil karya, cocok kita baca bila ga cocok yaa tinggalin. penikmat ga bisa memaksa seorg penulis untuk mengikuti setiap keinginan apa maunya. by the way good job sister. semangat 💪💪💪👍👍
Yeni Yeni: setuju😄
total 1 replies
Muhardi
promo nya nnt aja thor...kurang seru jadi nya nih
Muhardi
lanjut thor...tetap semangaaaaat
Muhardi
bagus rena...cerai saja
Muhardi
rena bodoh....nggak usah peduli amanat ..bilang aja klw kamu mau bertahan krn sdh cinta...mikir Reeeeenn....
yuyunn 2706
wk wk wk Rena baper
yuyunn 2706
kasian Rena bagai pungguk merindukan bulan
Inooy
ini cerita luar biasa menguras emosi, emosi kemarahan dn emosi kesedihan..dr awal smp akhir banjir air mata 😭😭

cerita nya sih menurut aq bagus bgt,,bersih dr pelakor tp emosi ma kelakuan seorang suami yg menyia nyiakan istri nya..dn tingkat keegoisan s suami yg g ada dua nya bikin aq yg baca pengen nampol rasa nya 😁

bagus nya ni cerita hanya menceritakan seorang suami yg berusaha meminta maaf ma istri nya yg udh d sakiti yg sangat amat menyakitkan..dn d sini beda dgn cerita2 yg pernah aq baca yg kebanyakan nya langsung memaafkan..dn kembali rujuk lg,,d sini emosi pembaca benar2 d mainkan dgn keegoisan dn kengeyelan s suami utk mendapatkan maaf dr istri nya...aaahh benar2 menguras emosi buangeeet 👍👍
Jetva
harta gono gini adalah harta yg didapat selama pernikahan..bukan sebelum..apalagi harta peninggalan ortu/warisan...itu bukan harta gono gini..
Jetva
bagus Ren..jgn mau ama laki" biadab..
Jetva
saran aq, kamu bundir a,a Bim...ga ada guna kata maafmu...
Jetva
Luar biasa
Jetva
Renata lumpuh krn pinggangx cedera parah...
Jetva
TOOOOBAAAAAT...SYUKURIN BIMA...TERIMA KARMAMU...DIKASIH BERLIAN MALAH DIBUANG N MUNGUT KERIKIL DIJALANAN...
Jetva
Aldrian knapa ga videoin...??pada to. lol...
Siti Heriyah
bukan tinggal talak y ...
masa ke pengadilan dua2nya
Anonim
zxzPApDSddd qll
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!