NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Telah Pergi

Ketika Cinta Telah Pergi

Status: tamat
Genre:Pelakor / Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:763.8k
Nilai: 5
Nama Author: Alisha Chanel

"Aku akan selalu mencintaimu, tapi ketika kau mengkhianati aku, di saat itulah aku akan pergi." Yasmin

"Aku hanya sekali melakukan kesalahan, tolong maafkan aku dan beri aku kesempatan." Jacob

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alisha Chanel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Janji Javier

Yasmin dan Javier duduk bersebelahan di atas sofa yang terletak di balkon Vila, menikmati pemandangan pegunungan dan danau yang terlihat begitu menyejukan mata. Angin pegunungan yang segar membelai lembut kulit mereka, sinar matahari yang hangat menyinari puncak bukit dari kejauhan, membuat suasana terasa syahdu.

Setelah memakan puding coklat buatan Javier, perasaan Yasmin jadi sedikit lebih tenang. Tidak lagi terbayang dengan pengkhianatan Jacob dengan seorang wanita bernama Ara. Lapisan coklat yang meleleh di lidahnya seolah membungkus rasa gelisah yang telah mengganggunya selama ini.

"Terima kasih Javier, sejak kecil kau selalu ada saat aku merasa sedih." Ucap Yasmin dengan suara yang lirih, saking pelannya suara itu, bahkan hampir terkalahkan oleh desis angin yang berhembus.

Namun Javier masih bisa mendengarnya, telinganya seolah terlatih untuk menangkap setiap suara Yasmin, meski sekecil apa pun.

"Kenapa kau jadi lemah seperti ini Yasmin? Aku nyaris tidak mengenalimu. Ke mana perginya Yasmin yang penuh semangat dan ambisi seperti yang aku kenal dulu?" tanya Javier, matanya penuh kekhawatiran melihat wajah teman masa kecil sekaligus cinta pertamanya yang kini terlihat pucat dan menyedihkan.

"Aku tidak tahu." Yasmin menggeleng pelan, air matanya kembali mengembang. Namun Yasmin cepat-cepat memalingkan wajahnya, agar Javier tidak bisa melihat wajah sedihnya. Yasmin tidak ingin dianggap lemah lagi, terutama oleh Javier.

"Menangislah Yasmin. Menangislah sepuasnya hari ini, tapi mulai besok, berjanjilah kau tidak akan menangis lagi." Javier membawa Yasmin ke dalam dekapannya, mengelus bahunya yang mulai bergetar dengan lembut. Pelukan itu penuh rasa sayang dan perlindungan, sesuatu yang sudah lama tidak Yasmin rasakan.

"Dasar bajingan, berani sekali kau memeluk istriku."

Tiba-tiba saja Jacob sudah berdiri di belakang mereka. Matanya menyalak tajam di sertai rahangnya yang mengeras.

Di saat tengah kebingungan mencari keberadaan Yasmin, Jacob berpapasan dengan Mars yang sedang menuju arah kota. Jacob menghadang mobil Mars, menarik Mars turun, kemudian memaksa Mars untuk memberitahukan di mana keberadaan Yasmin. Awalnya mars menolak, namun pertahanan Mars runtuh setelah Jacob mengancam akan menghancurkan karir yang telah Mars bangun dengan susah payah jika ia tetap tidak mau memberitahukan di mana keberadaan sang Istri.

"Apa di Dunia ini tidak ada wanita lain lagi sampai kau harus merayu istri dari sahabatmu sendiri, Javier? Menjijikan!"

Suara keras Jacob merobek kedamaian Vila. Jacob menarik Javier dari sang istri dengan kekuatan penuh, memukul rahang Javier hingga membuat sudut bibirnya terluka dan darah segar sedikit menetes ke dagunya.

"Hentikan Jacob! Apa yang kau lakukan?!"

Yasmin pasang badan untuk melindungi Javier, menempatkan dirinya di antara dua pria yang teramat mencintainya.

Melihat reaksi Yasmin yang begitu peduli pada Javier, membuat kemarahan Jacob semakin memuncak. Tangan Jacob sudah terkepal erat, bersiap untuk melayangkan tinju lagi ke wajah Javier.

"Jangan, Jacob!" seru Yasmin dengan suara yang lebih tegas dari yang dia sangka bisa keluarkan.

"Yasmin kau lebih membela pria bajingan itu dari pada aku suamimu sendiri?" tanya Jacob dengan rahang yang mengeras, matanya menyala tajam dengan api cemburu. Hati Jacob begitu terluka kala melihat wanita yang dicintainya lebih peduli pada pria lain.

Tanpa ragu sedikitpun, Yasmin menjawab, "Ya."

Kata itu keluar begitu saja, seperti beban yang akhirnya Yasmin lepaskan setelah lama Ia pendam. Jacob menatapnya dengan tidak percaya, seolah tidak mengenal wanita yang telah dia nikahi tiga belas tahun yang lalu itu.

"Cukup main-mainnya Yasmin. Kesabaranku ada batasnya, ayo kita pulang." Jacob menarik tangan Yasmin keluar dari balkon, tanpa memperdulikan perlawanan yang dia lakukan.

Saat pintu vila tertutup dengan keras, Javier berdiri sendirian di balkon. Pria itu menghapus darah dari bibirnya sambil menatap jalan yang ditempuh oleh pasangan suami istri itu.

"Tunggu saja Yasmin, aku pasti akan membebaskanmu dari semua penderitaan ini." Janji Javier.

Di balik pemandangan pegunungan dan danau yang masih tenang, Javier tahu bahwa hari ini akan mengubah segalanya untuk mereka bertiga.

Bersambung.

1
Ds Phone
dia nak buat apa
Ds Phone
ya lah takut jadi bukan bukan
Ds Phone
akhir dapat bercakap juga
Ds Phone
dia sayang orang tua tu
Ds Phone
ya mula kan hidup baru
Ds Phone
dia tak tahu itu anak nya
Ds Phone
itu ayah kamu sebenar
Ds Phone
dah jadi masalah pulak
Ds Phone
anak nakal bolih ikut diam diam
Ds Phone
dia belum maaf kan ibu nya kot
Ds Phone
muncul aja tunjuk sombong bodoh
Ds Phone
mula dah emak metua kepoh
Ds Phone
dah ada dua anak rupa nya
Ds Phone
tak nak nikah pulak
Ds Phone
menesal pun tak guna
Ds Phone
ibu ayah nya tahu semua cerita meraka
Ds Phone
senang dia nak ambik tanda tangan
Ds Phone
laki dia ada dalam bilik
Ds Phone
kalau bapak dia dah masuk campur habis lah
Ds Phone
jantan bodoh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!