NovelToon NovelToon
Love Story

Love Story

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Romansa-Teen school
Popularitas:49k
Nilai: 5
Nama Author: is fitriani

Kinara Novelya Putri
Sakit hati tidak membuat Kinar menyerah untuk melanjutkan hidupnya. Karena ia percaya, jika suatu saat nanti ia akan mendapatkan cinta yang begitu tulus dari seorang pria.

Jefan Bintang Yudhistira
Jefan yang merasa dikhianati oleh Mecca akhirnya mendekati Kinar yang ia ketahui sudah lama menaruh hati padanya.

"Sebenarnya apa sih status hubungan kita?" Tanya Kinar sangat pelan tapi Jefan masih mampu mendengarnya karena jarak mereka yang dekat.

Jefan mengernyitkan dahinya mendengar pertanyaan Kinar. Ia diam, menunduk seakan tak memiliki keberanian untuk menatap wajah Kinar lagi.

"Kita ciuman, kamu panggil aku sayang, bahkan sikap kamu begitu manis sama aku. Tapi status hubungan kita nggak ada kejelasannya."

"Kamu sabar ya! Aku janji akan selesaikan hubungan aku sama Mecca secepat mungkin."

"Aku nggak butuh janji, Jef. Aku hanya butuh kamu jawab apa status hubungan kita selama ini?"

"Kamu maunya gimana?" Jefan membalikkan pertanyaan Kinar yang membuat Kinar kecewa dan keluar dari mobilnya begitu saja.

Akankah Kinar dan Jefan dapat bersatu dalam ikatan cinta? Akankah jalan cinta mereka mulus tanpa adanya lika-liku? Cerita selengkapnya langsung baca ya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon is fitriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps. 19 Mulai kerja

"Silahkan duduk!" Felly membentangkan tangannya mempersilahkan Kinar duduk.

Kinar pun duduk di kursi yang berhadapan langsung dengan Felly.

"Boleh saya lihat surat lamaran serta CV nya?" Tambah Felly yang kemudian langsung menerima berkas yang ia minta dari Kinar.

"Dia kan yang waktu itu jalan sama Jefan di mall. Jadi toko ini punya dia. Hhhh salah nih kayaknya gue ngelamar disini." Gumam Kinar seraya menatap Felly yang tengah sibuk meneliti berkas lamarannya.

"Jadi kamu masih kuliah?" Tanya Felly yang langsung mendapat anggukan dari Kinar.

"Pengalaman sebelumnya kerja dimana?"

"Eeee saya belum punya pengalaman kerja, Bu. Tapi, kalau saya diterima, saya janji akan bekerja dengan tekun dan insha allah nggak akan mengecewakan." Kata Kinar antusias, ia berharap Felly mau menerimanya bekerja disini.

"Kalau begitu selamat bergabung di bintang florist!" Felly beranjak dari duduknya, mengulurkan tangan kepada Kinar seraya tersenyum.

"Saya diterima, Bu?" Kinar turut berdiri dengan raut yang tak percaya.

Felly mengangguk dengan senyum yang semakin lebar sehingga menunjukkan jejeran giginya.

"Terima kasih, Bu!" Kinar menyambut uluran tangan Felly dengan tawa bahagianya.

"Sekali lagi terima kasih. Saya janji akan bekerja dengan baik. Terima kasih, Bu. Terima kasih!" Kinar membungkukkan setengah badannya seraya mengucapkan terima kasih tiada henti.

"Panggil saja kak Felly!"

"Baik, kak Felly." Ucap Kinar sedikit ragu.

"Putri!" Teriak Felly memanggil karyawannya. Tak lama Putri pun muncul.

"Put, ini Kinar. Mulai hari ini dia akan bergabung sama kita. Kamu bantu dia, kasih tau kerjaannya apa aja! Jangan lupa kamu kasih seragamnya juga ya!" Tutur Felly yang diberi anggukan oleh Putri.

Kinar keluar dari ruang ganti mengenakan t-shirt warna merah dengan bordiran di dada kanan bertuliskan bintang florist sebagai seragam kerjanya. Tak lupa ia juga mengikat rambutnya seperti ekor kuda.

Ia disambut ramah oleh 4 teman kerjanya. Ada Putri, Sinta, Arya, dan Sandi. Mereka saling berkenalan seraya tersenyum lebar. Belum banyak karyawan di florist ini, karena memang tokonya yang baru saja buka sekitar 1 bulan yang lalu. Sejak awal buka hanya ada Putri dan Sandi sebagai karyawannya. Tapi 2 minggu kemudian tambah Sinta juga Arya, dan kini Kinar pun ikut bergabung di florist yang sebenarnya milik Jefan. Tapi Kinar sama sekali tidak mengetahuinya.

"Selamat bergabung ya, Kin. Semoga kamu betah disini." Putri tersenyum ramah diikuti teman temannya yang lain.

"Semoga kalian juga sabar sama gue yang masih baru ini." Kata Kinar seraya tertawa kecil.

"Tapi lo jangan kaget ya kalau nanti ketemu sama ownernya." Celetuk Sinta.

"Lha kan tadi udah ketemu." Kinar menunjuk meja kerja Felly.

"Mbak Felly itu bukan owner disini, tapi kakak dari ownerya." Tutur Arya.

Kinar hanya manggut manggut sembari mulutnya membentuk huruf O.

"Sebentar lagi juga datang orangnya, Kin. Semoga aja lo nggak kaget nanti!" Timpal Putri.

"Emangnya kaget kenapa, Put?" Kinar mengernyitkan dahinya tak mengerti dengan ucapan teman temannya tentang owner florist itu.

"Orangnya suka marah-marah nggak jelas. Udah gitu nih, kadang baru nyampe langsung pergi lagi."

"Tapi orangnya ganteng banget, Kin. Bisa dibilang hampir sempurna deh." Kata Sinta yang memang mengagumi Jefan sejak pertama kali masuk kerja.

Kini 3 gadis perempuan itu masih berbincang mengenai ownernya. Tanpa Kinar ketahui kalau ternyata yang sedang digosipkannya bersama Putri dan Sinta adalah Jefan.

"Put, saya pulang dulu ya. Sebentar lagi Jefan juga datang. Oh iya, jangan lupa nanti kenalin Kinar sama Jefan ya!"

"Baik, mbak."

Kinar yang sedang sibuk melayani pelanggan sehingga tak mendengar tentang Felly yang menyebut nama Jefan.

Matahari mulai tergelincir ke arah barat. Terlihat mobil berwarna hitam parkir di depan bintang florist. Tak lama, Jefan pun keluar dari mobil tersebut seraya melepas kacamata hitamnya. Ia berjalan memasuki florist tanpa melihat Kinar yang masih sibuk dengan beberapa pelanggannya.

"Gimana hari ini?" Jefan menghampiri Putri yang diberi kepercayaan ketika Felly ataupun dirinya tidak bisa datang ke florist.

"Alhamdulillah, mas. Sampai siang ini toko masih ramai."

Jefan memperhatikan sekeliling tokonya, hingga pandangannya berhenti pada 1 karyawan yang baru pertama ia lihat.

"Itu karyawan baru, mas. Baru tadi pagi mbak Felly merekrutnya." Kata Putri yang seakan tau apa yang sedang Jefan perhatikan.

"Sebentar biar saya panggilkan orangnya." Putri berlalu menghampiri Kinar yang masih dengan sabar melayani pelanggannya.

"Arya, kamu gantikan dulu ya! Pak bos mau ketemu sama Kinar." Arya yang berada tak jauh dari mereka memberi anggukan kepada Putri.

"Put, kak Felly kema..."

Jefan menghentikan ucapannya ketika melihat Kinar, ia mengerjapkan matanya beberapa kali memastikan jika yang sedang ada di hadapannya saat ini benar Kinar.

Begitu juga dengan Kinar. Ia cukup terkejut dengan keberadaan Jefan di sana.

"Pak bos, kenalkan ini Kinar karyawan baru. Kin, ini mas Jefan owner florist ini." Jefan diam menatap Kinar dengan senyuman yang sulit diartikan, tidak seperti Kinar yang sudah mengulurkan tangannya hendak bersalaman dengan Jefan.

"Put, kamu bisa kembali kerja!" Pinta Jefan seraya menoleh ke arah Putri.

"Kenapa nggak ngabarin kalau udah dapet kerja?" Jefan langsung melontarkan pertanyaan setelah Putri tiada lagi di tengah tengah dirinya dan Kinar.

"Biasanya kan kamu duluan yang sibuk ngechat aku. Tapi hari ini..." Kinar memutus ucapannya seraya mengerdikkan bahu kemudian berbalik ingin pergi, tapi lengannya ditahan oleh Jefan.

"Maaf. Jangan marah gitu donk!" Jefan memutar pundak Kinar supaya menghadap dirinya.

"Aku nggak ada hak untuk marah."

"Oke, pak bos saya kembali kerja dulu." Kinar pun berlalu pergi meninggalkan Jefan.

"Jadi itu owner yang kalian gosipin tadi?" Kinar menghampiri Putri dan Sinta yang tengah sibuk merangkai bunga.

"Iya. Gimana ganteng kan, Kin?" Kata Sinta antusias. Ia memang paling semangat jika sudah menyangkut bosnya itu.

"Biasa aja." Ucap Kinar sinis.

Merasa pekerjaan sedikit longgar, Kinar duduk santai seorang diri seraya bermain ponsel miliknya. Membuka aplikasi whatsapp yang menunjukkan memang tidak ada pesan 1 pun yang ia terima dari Jefan hari ini. Tidak seperti hari hari sebelumnya yang selalu rutin mengganggunya.

Kinar mengangkat pandangannya, menoleh ke samping kanan yang menunjukkan adanya Jefan.

"Semalam aku begadang jadi paginya bangun kesiangan. Trus siap siap buat kesini, maaf karena belum menghubungi kamu." Tutur Jefan seraya menatap Kinar yang masih fokus pada ponselnya.

"Nggak apa apa. Kamu juga nggak perlu repot repot tiap pagi harus ngirimin aku pesan." Jawab Kinar tanpa menoleh ke Jefan.

"Kamu marah?"

"Nggak."

Jefan merebut ponsel Kinar dari tangan pemiliknya, kemudian meraih tangannya seraya menatap mata dalam Kinar.

"Kalau nggak, kenapa cuek gitu ngomongnya? Maaf, karena aku belum kasih tau kamu tentang usaha aku ini." Jefan mengatakannya dengan lembut sehingga selalu bisa meluluhkan hati Kinar.

"Kin..." Mata Putri melotot melihat Kinar yang sedang berduaan dengan Jefan.

"Ops! Maaf." Putri berbalik kemudian pergi.

Kinar melepaskan tangannya dari genggaman Jefan menyusul Putri yang sepertinya sedang mencari dirinya.

"Put, yang tadi itu...."

"Nggak apa apa, Kin. Gue lihat dari tadi pak bos emang merhatiin lo terus." Kata Putri memotong ucapan Kinar.

"Jangan bilang siapa siapa ya!" Pinta Kinar mengiba.

"Jadi lo sama pak bos?" Putri menggantungkan pertanyaannya.

"Kita emang saling kenal, tapi nggak ada hubungan apa apa kok. Plis ya, Put lo jangan bilang ke yang lain kalau gue kenal Jefan!"

"Emang kenapa, Kin?" Putri pun mulai penasaran. Pasalnya tanpa sengaja, sejak tadi ia memergoki Jefan tengah memerhatikan Kinar dengan tatapan yang berbeda. Ditambah lagi dengan kejadian yang baru saja dilihatnya.

"Nggak apa apa, Put. Gue cuma mau profesional kerja aja." Jawab Kinar yang diangguki oleh Putri.

1
Riris Hutapea
seperti nya sudah ada bibit2 cinta pada diri jefan untuk kinar ya Thor 👍😍😍🥰😘
Riris Hutapea
kasian jefan mending sama kinar thorr
Yasdar Yunk
lanjut thor
Rhirin Wulandary
thor yg baik jangan lupa upnya yah🤭
Ira Leatary
aaaa akhirnya..
Yasdar Yunk
semangat thor
Bie Cayang Cmu
kenapa cerita nya mundur gini ya
sutra kurniawan
suka sama sikap Putri. semangat author 💪
Yasdar Yunk
lanjut thor,semangat
Yani Ut
lanjut thor
Yasdar Yunk
lanjut thor,
Yasdar Yunk
lanjut thor
mey mey
salah paham jef,padahal itu anakmu.
Yasdar Yunk
lanjut thor
Fhify_94
Elsa terlalu egois.. padahal sudah dijelaskan panjang lebar titik masalahnya dan kesalah pahamannya.. hmmmm seharusnya sebagai sahabat rasa saudara, dia lebih mementingkan perasaan dan kebahagiaan sahabatnya.. hmmmn
Fhify_94
Sebenarnya cerita udah bagus..
cuma sangat disayangkan,, alurnya muter muter..
selalu diceritakan lagi dan lagi, bisa 1 bab tu yg muter..

semoga kedepan lebih baik lagi.. semangat
iis fitriani: terima kasih atas dukungannya 🙏🥰😊
akan saya perbaiki lagi ke depannya. di tunggu kritik dan sarannya selalu
total 1 replies
Fhify_94
Gimana kalo kinar cuma dibuat pelampiasan aja.. masak gak ada cwo lain yg deket sama kinar... hmmmm
Nafsiyah Syafiqah
😵😵
Yasdar Yunk
lanjut thor
antiloversn
haii kak... aku mampir nihh dikarya kakak udh ku kasi 55 like, 5 rate , sama gifts... feedback jgn lupa mampir juga di karya ku. Kasih 5 rate , sama gifts ya kak di salah satu ceritaku sama 55 likeback👍😄🙏
-POSESSIVE PILOT
-"AFFAIR WITH UNCLE++"
-My best friend's Daddy is my husband
-Pengantin Pengganti Tersakiti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!